Claim Missing Document
Check
Articles

Menyulap Etika dan Laba: Mengapa Profit Tanpa Integritas Tidak Bisa Bertahan dalam Tata Kelola Modern Fritzy, Viorelia Claressa; Agustin, Citra Eka; Kusumaningtias, Rohmawati; Kusumaningsih, Ambar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28847

Abstract

Di era globalisasi dan tata kelola perusahaan modern, banyak perusahaan yang berfokus pada pencapaian keuntungan finansial jangka pendek, yang sering kali mengorbankan prinsip-prinsip etika dan integritas. Namun, sejarah bisnis menunjukkan bahwa perusahaan yang mengabaikan etika cenderung gagal dalam jangka panjang, baik dalam bentuk kerugian finansial, kerusakan reputasi, atau bahkan kebangkrutan. Dalam lanskap bisnis kontemporer, tata kelola perusahaan yang efektif tidak dapat dipisahkan dari integrasi nilai-nilai etika. Artikel ini mengeksplorasi hubungan antara etika dan pencapaian laba dalam konteks tata kelola perusahaan modern dengan menggunakan tinjauan literatur dan metode analisis kasus. Dengan metode tersebut, disimpulkan bahwa laba yang dicapai tanpa landasan etika yang kuat berisiko tidak berkelanjutan. Budaya perusahaan yang beretika terbukti dapat memperkuat reputasi perusahaan, loyalitas pemangku kepentingan, dan ketahanan jangka panjang. Penelitian ini merekomendasikan integrasi prinsip-prinsip etika dalam sistem tata kelola sebagai pendekatan strategis untuk mencapai kinerja keuangan yang berkelanjutan.
Transparansi dan Akuntanbilitas: Strategi Dalam Mencegah Fraud di PT Multi Karya Liftindo: Transparency and Accountability: Strategy in Preventing Fraud at PT Multi Karya Liftindo Artika Ratna Sari Devi; Nur Kummala Prahasti; Kinanti Putri Rosalina Dewi; Rohmawati Kusumaningtias; Ambar Kusumaningsih
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 5: Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i5.7479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran transparansi dan akuntabilitas dalam pencegahan fraud di PT Multi Karya Liftindo, sebuah perusahaan jasa penyewaan alat berat. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajemen dan staf, serta studi dokumentasi laporan keuangan dan kebijakan internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perusahaan belum memiliki unit audit internal formal, praktik transparansi melalui pelaporan terbuka dan komunikasi internal yang intensif telah membantu meminimalkan potensi fraud. Namun, kelemahan ditemukan pada aspek akuntabilitas, terutama terkait prosedur formal pelaporan, kurangnya dokumentasi, dan lemahnya sistem penghargaan dan sanksi. Penelitian ini merekomendasikan pembangunan sistem pelaporan formal, pembentukan unit audit internal, pemanfaatan teknologi digital, serta pelatihan anti-fraud untuk memperkuat tata kelola perusahaan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi perusahaan jasa lain dalam membangun sistem pengendalian internal yang efektif guna mencegah risiko fraud.
ESG sebagai Retorika Tata Kelola Korporat: Praktik Social Washing dan Greenwashing dalam Kasus Lumpur Lapindo: ESG as Corporate Governance Rhetoric: Social Washing and Greenwashing Practices in the Lapindo Mud Case Indira Ayu Fitria; Melinda Puspita Devi; Lukas Eric Danutirtho; Rohmawati Kusumaningtias
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7643

Abstract

Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin populer sebagai indikator keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan. Namun, tidak semua implementasi ESG mencerminkan komitmen nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ESG digunakan sebagai alat pencitraan oleh PT Lapindo Brantas melalui praktik greenwashing dan social washing dalam kasus semburan lumpur Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur, mengkaji laporan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta referensi akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Lapindo Brantas lebih menekankan pencitraan sosial dan lingkungan dibandingkan tindakan nyata, yang terlihat dari pelaksanaan program tanggung jawab sosial yang tidak konsisten dan pengelolaan lingkungan yang tidak sesuai prosedur. Tindakan ini mencerminkan strategi simbolik untuk mempertahankan legitimasi publik, namun justru memperkuat ketidakpercayaan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa pencapaian legitimasi tidak dapat dibangun hanya melalui retorika, tetapi memerlukan konsistensi antara klaim dan tindakan nyata. Penelitian ini penting untuk menyoroti perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap penerapan ESG dan mendorong perusahaan agar lebih transparan dan bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.
Pengaruh Independensi Dewam Komisaris terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022–2023): The Influence of the Board of Commissioners' Independence on Company Transparency and Accountability (Empirical Study on Manufacturing Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange in 2022–2023) Ahmad Fiqih Baidhlowi; Luis Leonaldo; Rohmawati Kusumaningtias
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7644

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana independensi dewan komisaris mempengaruhi transparansi dan akuntabilitas perusahaan, dengan fokus pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022-2023. Independensi dewan komisaris dianggap sebagai komponen kunci dalam good corporate governance, karena dapat memastikan bahwa keputusan perusahaan diambil secara objektif dan tidak terpengaruh oleh konflik kepentingan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Sampel penelitian dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, seperti ketersediaan laporan tahunan dan data terkait struktur dewan komisaris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi dewan komisaris memiliki dampak positif dan signifikan pada tingkat transparansi dan akuntabilitas perusahaan. Temuan ini sejalan dengan pandangan bahwa keberadaan komisaris independen dapat meningkatkan kualitas pengawasan dan memperkuat kepercayaan stakeholders terhadap kinerja dan pelaporan perusahaan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya memperkuat peran dewan komisaris independen dalam kerangka tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan stakeholders dan meningkatkan kinerja perusahaan.
Peran Dewan Komisaris Dalam Implementasi Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance Untuk Memperkuat Sistem Pengendalian Internal: Studi Pada Pt Kereta API Indonesia: The Role of the Board of Commissioners in the Implementation of Good Corporate Governance Principles to Strengthen the Internal Control System: A Study of PT Kereta API Indonesia Parisya Muthi Pasa; Firdausi Arrayyan Saputra; Lola Putri Kalita; Rohmawati Kusumaningtias; Ambar Kusumaningsih
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7690

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dinilai krusial untuk memperkuat sistem pengendalian internal di perusahaan BUMN, seperti PT Kereta Api Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dewan Komisaris dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip GCG—termasuk komponen COSO—untuk meningkatkan efektivitas pengendalian internal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi pustaka, data sekunder dikumpulkan dari jurnal ilmiah, prinsip GCG global, serta laporan korporasi yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Dewan Komisaris secara aktif menetapkan lingkungan pengendalian yang berbasis etika, mengawasi penilaian risiko dan aktivitas pengendalian, memastikan kualitas informasi dan komunikasi, serta memantau efektivitas sistem pengendalian internal. Kesimpulannya, keterlibatan Dewan Komisaris yang berkualitas dan independen terbukti signifikan dalam memperkuat tata kelola dan keamanan operasional perusahaan.
Kegagalan Tata Kelola Korporat dan Dampaknya terhadap Kepercayaan Publik: Studi Literatur pada PT Asuransi Jiwasraya A’isyah Hani Agustin; Safania Anindya; Rohmawati Kusumaningtias; Ambar Kusumaningsih
GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Akuntansi
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/gemilang.v5i3.2266

Abstract

Failure of corporate governance in State-Owned Enterprises (SOEs) can have systemic impacts, including loss of public trust in state institutions. The case of PT Asuransi Jiwasraya is a clear example of how violations of Good Corporate Governance (GCG) principles can lead to major financial scandals. This research aims to analyze the causes of governance failure and its impact on public trust. The method used is a descriptive qualitative approach through a literature study of secondary sources such as scientific journals, official agency reports, and news from trusted media. The results showed that the failure was caused by weak internal and external supervision, unprudent investment management, and manipulation of financial statements. The scandal had a widespread impact on the decline of public trust in the financial industry and the credibility of the government. This research emphasizes the importance of comprehensive reform of SOE governance, strengthening the role of regulators, and improving public financial literacy as an effort to prevent similar cases in the future.
Implementasi Good Corporate Governance Dalam Menanggapi Tindak Korupsi Study Kasus PT Pertamina Admojo, Muhammad Yansen Suryo; Ramadhandy, Hary Kurnia; Afifuddin, Muhammad; Kusumaningtias, Rohmawati; Kusumaningsih, Ambar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19232

Abstract

The mega corruption case at PT Pertamina in 2023 with state losses of IDR 193.7 trillion reflects the failure of Good Corporate Governance (GCG) implementation in SOEs. This research analyzes the relationship between weak GCG and corruption and formulates strategies to strengthen governance. Using a qualitative case study approach through analysis of legal documents and literature, it is found that weak accountability, transparency and independence trigger systemic corruption. The failure of the three lines of defense exacerbates this condition. The research emphasized the importance of organizational culture reform and external oversight. Recommendations include strengthening the whistleblowing system, utilizing technology for transparency, and evaluating the ISO 37001 standard. The findings are relevant for GCG improvement in SOEs as well as enriching theoretical studies on post-scandal governance.
PENGARUH PENGUNGKAPAN EMISI GAS RUMAH KACA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN STEM CEO SEBAGAI VARIABEL MODERASI Tantri, Margaret Retno; Kusumaningtias, Rohmawati; Muthohhari, Abdullah Hanif
Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan Vol 11 No. 1 Tahun 2025
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to analyze the effect of greenhouse gas (GHG) emissions disclosure on firm value in Indonesia's energy sector, considering the CEO's educational background in STEM as a moderating variable. The phenomenon that triggered this research is the increasing attention to the environmental impact of companies, especially in the energy sector which is the second largest contributor to emissions in Indonesia. The method used in this study is regression analysis with data from annual reports and sustainability reports of companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The findings show that GHG emissions disclosure has a negative and significant relationship with firm value measured using Tobin's Q ratio. In addition, the CEO's STEM background does not show a significant moderating influence on the relationship. The implications of this study emphasize the importance of transparency in emissions disclosure and the need for more effective strategies in environmental management to increase firm value, as well as provide insights for decision makers within companies to consider STEM-based leadership in the management of environmental issues.
ETHICAL DYNAMICS IN CORPORATE GOVERNANCE: A GLOBAL PERSPECTIVE ON CORPORATE GOVERNANCE PRACTICES Diva Aulia Ni`masari; Pinky Permata Sari; Rohmawati Kusumaningtias
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article explores the crucial role of ethics in corporate governance (CG), emphasizing that good governance is not solely about legal compliance but about embedding ethical principles into corporate decision-making for long-term sustainability. Ethical governance strengthens stakeholder trust and mitigates risks associated with corporate misconduct, as illustrated by past scandals like Enron and Volkswagen. The study examines the ethical dynamics of corporate governance on a global scale, analyzing practices, challenges, and emerging standards across diverse cultural and regulatory contexts. Drawing insights from literature reviews, international reports (OECD, World Bank, UN Global Compact), and relevant case studies, the article highlights the roles of stakeholders, the interplay between cultural norms and legal frameworks, and the impacts of globalization and digitalization on ethical governance. The findings provide actionable recommendations to enhance ethical practices in corporate governance, aiming to build resilient, transparent, and socially responsible organizations in an increasingly interconnected world.
Capital Structure and Their Influence on Firm Value in Indonesia’s Consumer Cyclicals Sector Anggraeni, Dhea Puspita; Rohmawati Kusumaningtias; Muthohhari, Abdullah Hanif
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol. 7 No. 1 (2025): Juny
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v7i1.3377

Abstract

This study aims to analyze the effect of capital structure on the firm value of consumer cyclicals sector companies in Indonesia for 2018-2023. Capital structure is measured using Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), Long-term Debt to Equity Ratio (LDER), and Long-term Debt to Asset Ratio (LDAR), while firm value is measured by Tobin's Q. The results showed that DER has a significant negative effect on firm value, where an increase in DER reduces Tobin's Q due to high debt that exceeds the optimal limit. In contrast, LDER has a significant positive effect, reflecting the success of long-term debt management to support firm value. However, DAR and LDAR have no significant effect, indicating that investors pay less attention to asset financing through debt. This study supports the trade-off theory that explains the optimal relationship between the use of debt and firm value. The research results are expected to be a reference for companies in managing capital structure to increase their firm value
Co-Authors Abdullah Hanif Muthohhari Abrory, Mochamad Kasful Anwar Achmad Ardanu Admojo, Muhammad Yansen Suryo Afifuddin, Muhammad Agustin, Citra Eka Ahmad Fiqih Baidhlowi Aini, Rahmaniar Cholifahtul Alia Ariesanti Ambar Kusumaningsih Amelia Candra Murti Andriani, Elisabeth Natalie Joy ANDRIYANA, ERFA Angelina, Vira Anggraeni, Dhea Puspita Anggraeni, Diva Syaiful Anggraini, Aprilita Dina Anindita, Shafa Tanaya Anita Anita Anita Anita ARIF HIDAJAD Ariqah, Nadia Faustina Artika Ratna Sari Devi ASMARANI, MARLIA ASTI SALAMAH, SILKA Atika Maulydina Damayanti Soedibyo Aulia, Nisrina Ayu Fitriatul Ulya Ayu, Siti Aisyah Putri Azizah, Najma Auralia Ayu Nur Azzahra, Jihan A’isyah Hani Agustin Bachtiar, Jihan Zahidah Imtinan Bayu Rama Laksono Cantika Sari Siregar Cantika, Marsha Choirina, Najwa Widya Damayanti, Novita Dwi Dandy Christian Vieri Daniar Pasha Prillia Adi Ningrum Desi Marilin Swandayani Desi Marilin Swandayani, Desi Marilin Desviani, Dicha Putri Dewi ANGGRAENI DEWI ASMASARI, WANITA Dian Anita Nuswantara Diana Rahmasari Diva Aulia Ni`masari EKA PUTRA, FAISHAL Eko Prasetyo Faidhoh, Minchatul Maula Umi Fatmala, Nawang Fikriyah, Siti Mashlahatul Fira Kartika Ningtyas Firdausi Arrayyan Saputra Fitri, Nadia Fitri, Tita Sahabsari Supraba Fransisca, Theresia Adelia Frare, Ritha Lidia Fritzy, Viorelia Claressa Gita Cahya Puspita Gita Cahya Puspita, Gita Cahya Hafsah, Salvany Maulida Rahma Hariyati Hariyati Hariyati Hassanah, Annisa Uswatun Hendrik, Skolatiska Listyana Herbekti Riyandhono Hidayat, Rendra Syarief Hikmah, Daris Hilmawati, Mei Ruli Ninin Imlika, Lyra Hafsari Darapuspita Inayah, Nayla Putri Indira Ayu Fitria Indryani, Alifia Putri Julietta Fairuzar Awrasya Khoirul Wakhid Khotijah, Faradita Sabrina Khotizah, Nur Hidayatul Kinanti Putri Rosalina Dewi Kusumanigsih, Ambar Kusumaningsih, Ambar Lawalata, Alexandra Gabriella Lintang Venusita Loggar Bhilawa Lola Putri Kalita Luis Leonaldo Lukas Eric Danutirtho Made Dudy Satyawan Manullang, Lydia Natasya Mardiana, Arie Citra Mariana Meilina, Sintya Melinda Puspita Devi Merlyana Dwinda Yanthi Muthohhari, Abdullah Hanif Nabila, Zaqiyatin Natasya, Faiq Nerisafitra, Paramitha Novia Yusfiyanti Laili Novita Sari Nur Kummala Prahasti Nuril Firdaus Nuswantoro, Jabang Tetuko Oktafiana, Prestika Parisya Muthi Pasa Permata, Amelia Pinky Permata Sari Prasetia, Sagita Shafa Prasetya, Dinisa Mareta Diva Pujayanti, Bella Apryani Pujiono Pujiono Putra, S.E., MSA, Rediyanto Putri Asmiati Cahya Putri, Salsabila Athira Najla Sanda PUTRI, SILVIA Rahmadhani, Oktavia Dwi Rahmawati, Rita Ayu Rahmawati, Rizka Amalia Ramadhan, Aulia Wahyu Ramadhandy, Hary Kurnia Ramadhani, Nur Rouf Rizqi Ratnasari, Zenita Nur Ilmi Redianto Putra Rediyanto Putra Rendra Arief Hidayat Rizqi, Moch. Fathu Ardan Rohmah, Neilly Alfiatur Romi Ilham, Romi Roudhotun Ni’mah Safania Anindya Safira Amelia Santoso Salsabila, Aliya Dinar Salsabila, Kirana Anindya Salsabilah, Dzakiyah Sari, Vita Amelia Fatma Fatika Sechan, Oneng Sarah Setiawan, Niastika Anggreini Setyawan, Nadine Diura Shanfariza Nevada Sianipar, Christiani Martha Maharani Sinatra, Zaneta Ardelia Ruth Siti Aisyah Sudjianto, Manuela Vanlentera Kasih Berlinda SUHADI, ARINNA Sutjahjo, Julia Angelica Syifa, Zahra As Sylvia . Tantri, Margaret Retno Ulfiana, Novi Vilary, Maria Gabriela Bella Virnanda, Resty Rahayu Widjaya, Ega Hardyan Putra Witis Anggraito WIWIN YULIANINGSIH Wulandari, Imelda Dwi Wulandari, Riska Ayu Yanti Yanti Yolandha Dewi Rosestino Yusuf, Faradila Desiyanti Zahro, Ana Masniatuz