Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Karawang Barat Zahrani Dhea Safitri; Asih Miatun
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa yang mempunyai gaya belajar auditorial, visual, serta kinestetik serta dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrument pada penelitian ini menggunakan tes kemampuan berpikir kritis matematis dan angket gaya belajar. Analisis data yang dipergunakan ialah penyajian data, reduksi data, serta pengambilan kesimpulan. Teknik triangulasi dilakukan guna melakukan uji keabsahan data. Hasil penelitian membuktikan; (1) kemampuan berpikir kritis matematis siswa bergaya belajar visual sangat baik, karena mampu memenuhi indikator yakni, evaluasi, analisis, interpretasi, dan inferensi; (2) kemampuan berpikir kritis matematis siswa bergaya belajar auditorial baik, karena mampu memenuhi indikator yakni, evaluasi, analisis, dan inferensi, tetapi untuk interpretasi dalam menjelaskan masih kurang lengkap; dan (3) kemampuan berpikir kritis matematis siswa bergaya belajar kinestetik cukup baik, karena belum mampu mencapai indikator yaitu, analisis dan evaluasi. Siswa dengan gaya belajar visual mempunyai kategori sangat baik dalam kemampuan berpikir kritis matematis, karena lebih mampu mengjelaskan konsep matematika secara visual sebelum menyelesaikan permasalahan matematika. Dalam hal ini, siswa yang bergaya belajar auditorial dan kinestetik tetap mempunyai potensi mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis.
PENDAMPINGAN DAN SOSIALISI BILIK BACA “1000 BUKU” GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MASYARAKAT: PENDAMPINGAN DAN SOSIALISI BILIK BACA “1000 BUKU” GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MASYARAKAT Meita Larasati; Asih Miatun
SYUKUR (Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/syukur_vol2/is2pp147-155

Abstract

The purpose of the Community Service Activity (PKM) is to sociallize about the fuction of read booth “1000 Buku” as a school library in Kadiroma Village Sub-District of Wawewa Tengah District of Southwest Sumba, East Nusa Tenggara. The implementation of the PKM is also a real ongoing effort of the UHAMKA Faculty of Economics and Business (FEB) team to empowering and improving literatition and education in Sub-District Wawewa Tengah as the one of isolated region in Indonesia. Due to the geographical condition, this area is difficult to reached by the government and outside communities so that make the village backward. Therefore, to face the problem, the University of Muhammadiyah Prof Dr. HAMKA lecturer team took the initiative gave socialization about "1000 books" in the village of Kadiroma. Where the target socialization is elementary school students and teachers at SD Inpres Omba Repada. The Reading Room here means a library that already exists at SD Inpres Omba Repada to enrich the source of knowledge and reduce the percentage of illiterate sufferers in Kadiroma Village, Wawewa Tengah Sub-District.
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau dari Keaktifan Belajarnya di Sekolah Kejuruan Nur Alifa Deviar Refiyanti; Luffy Ardiansyah; Ayu Faradillah; Asih Miatun
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2021: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/snpmunpatti.2021.pp129-138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa SMK dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan keaktifan belajar. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Total subjek pada penelitian sebanyak 2 siswa yang terdiri dari 1 siswa dengan keaktifan belajar tinggi dan 1 siswa dengan keaktifan belajar sedang yang dilihat berdasarkan aktivitas selama pembelajaran semester genap pada kelas X jenjang sekolah menengah kejuruan di Jakarta. Teknik penelitian ini menggunakan tes tertulis dan wawancara. Pada penelitian ini terdapat 4 indikator, yaitu kelancaran, kelenturan, kebaruan, dan keterincian. Selanjutnya, hasil penelitian ini diperoleh bahwa subjek dengan keaktifan belajar tinggi mampu menyelesaikan soal pada indikator kelancaran, kebaruan dan keterincian tapi tidak dapat menyelesaikan soal pada indikator kelenturan. Sedangkan subjek dengan keaktifan belajar sedang mampu menyelesaikan soal pada indikator kelancaran saja tapi tidak dapat menyelesaikan soal pada indikator kelenturan, kebaruan dan keterincian.
Analysis of critical thinking ability in view of mathematical anxiety in islamic religion-based school Habibah Nurhani Zulfah; Asih Miatun
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2023): Mei - Agustus 2023
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v9i2.2252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis ditinjau dari kecemasan matematis menggunakan materi SPLTV pada SMA Plus Islam Village Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif model studi kasus. Subjek penelitian ini adalah enam orang perempuan kelas X, diambil menggunakan hasil kuesioner kecemasan matematis, nilai PTS siswa, dan rekomendasi guru. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes kemampuan berpikir kritis, metode angket kecemasan matematis, dan metode wawancara. Analisis data digunakan dengan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya yaitu subjek yang memiliki kecemasan matematis tinggi memenuhi indikator interpretasi dan analisis. Pada indikator evaluasi dan inferensi subjek yang memiliki kecemasan matematis tinggi masih belum terpenuhi. Subjek yang memiliki kecemasan matematis sedang memenuhi indikator interpretasi, analisis, dan evaluasi. Pada indikator inferensi subjek yang memiliki kecemasan matematis sedang masih belum terpenuhi. Subjek yang memiliki kecemasan matematis rendah memenuhi indikator interpretasi, analisis, dan evaluasi. Pada indikator inferensi subjek yang memiliki kecemasan matematis rendah masih belum terpenuhi.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Dan Tingkat Kecemasan Matematika Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Humaira Humaira; Asih Miatun
Euclid Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i1.8528

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji (1) pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, (2) pengaruh kecemasan matematika siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, dan (3) interaksi antara model PBL dan tingkat kecemasan matematika terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-experimental. Sampel pada penelitian ini merupakan siswa kelas VII SMPN 149 Jakarta yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Data pada penelitian dikumpulkan menggunakan tes kemampuan komunikasi matematis dan angket kecemasan matematika. Metode pengolahan data menggunakan ANOVA dua jalan dan uji komparasi ganda Scheffe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan komunikasi matematis sampel yang menerima pembelajaran  dengan model PBL lebih baik daripada sampel yang tidak menerima pembelajaran dengan model PBL; (2) ditemukan perbedaan yang signifikan dalam kemampuan komunikasi matematis siswa berdasarkan tingkat kecemasan matematika mereka. Siswa pada tingkat kecemasan matematika rendah memiliki kemampuan komunikasi matematis yang sangat baik dibandingkan dengan siswa pada tingkat kecemasan matematika sedang dan tinggi; (3) tidak ada interaksi antara model PBL dan tingkat kecemasan matematika terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa.Kata Kunci. PBL, Kecemasan Matematika, Komunikasi Matematis.
Pelatihan Penggunaan Liveworksheets Sebagai Salah Satu Media Pembelajaran Inovatif Bagi Guru Sekolah Menengah Kejuruan Asih Miatun; Syafika Ulfah; Hikmatul Khusna
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i2.5728

Abstract

Salah satu media pembelajaran inovatif adalah e-LKPD. Penggunaan e-LKPD sebagai salah satu respon guru terhadap perkembangan teknologi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan, pengetahuan, dan keterampilan guru dalam menggunakan aplikasi e-LKPD khususnya aplikasi Liveworksheets. Bertempat di SMK Muhammadiyah 11 Jakarta, Program studi Pendidikan Matematika, FKIP, UHAMKA melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan penggunaan Liveworsheets. Sebanyak 19 peserta mengikuti kegiatan pelatihan ini. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan pembelajaran langsung. Hasil dari kegiatan ini peserta sudah mempunyai akun Liveworksheets, dapat membuat grup kelas, menyusun e-LKPD, membuat workbook, dan men-dowload hasil pengerjaan e-LKPD siswa. Hasil angket kepuasan menunjukkan bahwa 50% peserta merasa puas dan 50% lainnya merasa sangat puas terhadap kebermanfaatan kegiatan, kepuasan pelaksanaan kegiatan oleh tim pengabdian, dan kepuasan penyampaian materi.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Berdasarkan Self Efficacy Dan Gender Yuliana, Devi; Miatun, Asih
Wahana Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v10i2.11126

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna menganalisis kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang didasarkan oleh self efficacy dan gender. Penelitian ini ialah penelitian desktriptif kualitatif yang menggunakan subyek penelitian siswa kelas X SMK Cendekia Batujajar. Teknik purposive sampling digunakan guna menganalisa kemampuan berpikir kritis matematis dari 6 subjek pada masing-masing kategori gender (laki-laki dan perempuan). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah tes kemampuan berpikir kritis matematis, angket self efficacy, dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan ialah reduksi data, kategorisasi dan sintesisasi, serta hipotesis/kesimpulan kerja. Simpulan dari penelitian ini ialah siswa laki-laki pada kategori self efficacy tinggi lebih baik dibandingkan dari siswa laki-laki pada kategori self efficacy sedang dan rendah. Terdapat 4 indikator yang telah terpenuhi pada siswa dengan laki-laki pada kategori self efficacy tinggi yakni indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Sedangkan, siswa laki-laki pada kategori self efficacy sedang telah terpenuhi 1 indikator TKBK yaitu indikator evaluasi dan siswa laki-laki pada kategori self efficacy rendah memenuhi 3 indikator TKBK yaitu indikator interpretasi, evaluasi, dan inferensi. Selain itu, siswa perempuan pada kategori self efficacy tinggi dan sedang kurang memenuhi semua indikator TKBK dan siswa perempuan pada kategori self efficacy rendah memenuhi 1 indikator TKBK.
PROFIL KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA BERDASARKAN RESILIENSI MATEMATIS SISWA SMA PADA PEMBELAJARAN NEW NORMAL Wahidah, Fithriya; Miatun, Asih
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/anargya.v5i2.8375

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan profil kemampuan berpikir kritis matematika ditinjau dari resiliensi matematis siswa SMA pada pembelajaran tatap muka terbatas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas X MIPA 3 SMAN 18 Jakarta Utara. Subjek penelitian sebanyak 3 orang terdiri dari 1 orang setiap kategori resiliensi matematis dipilih secara purposive sampling berdasarkan resiliensi matematis yang dimiliki untuk dianalisis kemampuan berpikir kritis matematikanya. Instrumen pada penelitian ini menggunakan tes kemampuan berpikir kritis matematika, angket resiliensi matematis dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan adalah penyajian data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Siswa dengan resiliensi tinggi memenuhi indikator kemampuan berpikir kritis yaitu interpretasi dalam kategori baik, analisis dalam kategori sangat baik, dan evaluasi dalam kategori cukup. (2)  Siswa dengan resiliensi sedang rata-rata mampu memenuhi indikator kemampuan berpikir kritis yaitu interpretasi dalam kategori sangat baik, analisis dalam kategori sangat baik, dan evaluasi dalam kategori cukup. (3) Siswa yang memiliki resiliensi rendah hanya mampu memenuhi satu indikator kemampuan berpikir yaitu analisis dalam kategori sangat baik.
SELF REGULATED LEARNING SEBAGAI PREDIKTOR KEMAMPUAN PEMBUKTIAN MATEMATIS CALON GURU MATEMATIKA Khusna, Hikmatul; Miatun, Asih
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 9, No 2 (2023): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/fbc.9.2.131-140

Abstract

Matematika yang diajarkan pada perguruan tinggi merupakan pembelajaran matematika tingkat tinggi. Sebagai calon guru matematika, kemampuan yang penting dimiliki salah satunya adalah kemampuan pembuktian matematis. Untuk menumbuhkan kemampuan ini diperlukan strategi khusus yaitu melalui self regulated learning. Penelitian mengenai dampak self regulated learning terhadap pencapaian belajar mahasiswa menunjukan hasil yang beragam, hal ini menjadi alasan dilakukannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara self regulated learning dengan kemampuan pembuktian matematis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Sampel penelitian ini terdiri dari 30 calon guru matematika yang mengambil mata kuliah analisis riil di FKIP UHAMKA tahun 2022/2023. Teknik pengumpulan data menggunakan angket self regulated learning dan tes kemampuan pembuktian matematis. Data penelitian yang telah didapat diolah menggunakan rasch model untuk mendapatkan nilai logit. Selanjutnya dengan menggunakan SPSS dilakukan uji normalitas dan linieritas. Untuk mencari korelasi antara self-regulated learning dan kemampuan pembuktian matematis dilakukan uji korelasional untuk mendapatkan nilai korelasi dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat hubungan antara self regulated learning terhadap kemampuan pembuktian matematis. Sehingga self regulated learning tidak memberikan pengaruh pada kemampuan pembuktian matematis calon guru matematika.
Analysis of critical thinking ability in view of mathematical anxiety in islamic religion-based school Zulfah, Habibah Nurhani; Miatun, Asih
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2023): Mei - Agustus 2023
Publisher : Universitas PGRI Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v9i2.2252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis ditinjau dari kecemasan matematis menggunakan materi SPLTV pada SMA Plus Islam Village Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif model studi kasus. Subjek penelitian ini adalah enam orang perempuan kelas X, diambil menggunakan hasil kuesioner kecemasan matematis, nilai PTS siswa, dan rekomendasi guru. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes kemampuan berpikir kritis, metode angket kecemasan matematis, dan metode wawancara. Analisis data digunakan dengan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya yaitu subjek yang memiliki kecemasan matematis tinggi memenuhi indikator interpretasi dan analisis. Pada indikator evaluasi dan inferensi subjek yang memiliki kecemasan matematis tinggi masih belum terpenuhi. Subjek yang memiliki kecemasan matematis sedang memenuhi indikator interpretasi, analisis, dan evaluasi. Pada indikator inferensi subjek yang memiliki kecemasan matematis sedang masih belum terpenuhi. Subjek yang memiliki kecemasan matematis rendah memenuhi indikator interpretasi, analisis, dan evaluasi. Pada indikator inferensi subjek yang memiliki kecemasan matematis rendah masih belum terpenuhi.