Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

TRANSFORMASI PARTISIPASI PEREMPUAN MELALUI LITERASI DIGITAL: IMPLEMENTASI PROGRAM SEGERPUAN DI DESA AMPELSARI Bahtiar, Arief Rais; Hikmaturokhman, Alfin; Nugraha, Novanda Alim Setya; Fadilah, Moh Lutfi; Anto, Novri; Ramadhani, Rima Dias
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39933

Abstract

Latar belakang dari Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam mendukung Desa Ampelsari sebagai Desa Anti Korupsi melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) perempuan. Berdasarkan kondisi di lapangan, partisipasi perempuan di Desa Ampelsari masih sangat rendah, hanya sekitar 30%, dan keterlibatan mereka dalam pembangunan desa cenderung hanya bersifat formalitas. Oleh karena itu, program Sekolah Penggerak Perempuan (Segerpuan) dibentuk untuk memberikan pelatihan literasi sosial dan teknologi kepada perempuan di Desa Ampelsari. Tujuan utama program ini adalah untuk memberdayakan perempuan melalui penggunaan teknologi digital, termasuk pengembangan aplikasi Segerpuan untuk mendokumentasikan kegiatan mereka secara digital, serta optimalisasi penggunaan media sosial dalam mendukung Desa Anti Korupsi. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi sosialisasi kepada masyarakat, pelatihan literasi digital, pengembangan aplikasi, dan pendampingan pelaksanaan program. Pelatihan ini difokuskan pada literasi teknologi agar perempuan mampu mengoperasikan aplikasi Segerpuan dan media sosial untuk mendukung transparansi dan keterlibatan mereka dalam pembangunan desa. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam partisipasi perempuan, dengan 81,3% dari anggota komunitas Wani Lemper aktif menggunakan aplikasi Segerpuan untuk mendokumentasikan kegiatan mereka. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemberdayaan perempuan melalui teknologi digital dapat meningkatkan partisipasi aktif mereka dalam pembangunan desa, dan memperkuat peran mereka dalam mendukung Desa Anti Korupsi. Rekomendasi diberikan untuk terus mengembangkan literasi digital perempuan dan memastikan keberlanjutan program melalui dukungan pemerintah desa dan masyarakat.
Peningkatan Kompetensi Guru di SMK Muhammadiyah 2 Malang melalui Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan Faiq Madani; Ahmad Ilham; Muhammad Sam’an; Rima Dias Ramadhani; Akhmad Fathurrohman; Safuan Safuan; Muhammad Munsarif; Lukman Assaffat; Wendy Sarasjati; Dhendra Marutho
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Februari: NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v6i1.7796

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the Artificial Intelligence-Based Learning Media Development Program (P3MP-AI) in enhancing teachers’ technological and pedagogical competencies at SMK Muhammadiyah 2 Malang. The program employed a descriptive approach using both quantitative and qualitative methods, including pre-test and post-test assessments, as well as direct observation of the training process. A total of 30 teachers from various disciplines actively participated in the program conducted on August 12, 2025. The evaluation results revealed an increase in the participants’ average scores from 100 to 130 out of a maximum of 150, indicating a significant improvement in their understanding of AI concepts and applications in education. Beyond competency enhancement, the training also fostered teachers’ confidence, creativity, and ability to integrate AI-based tools into interactive learning media. However, several challenges were identified, such as limited technological resources and time constraints in classroom implementation. Overall, this program has made a tangible contribution to strengthening teachers’ digital literacy and can serve as a replicable professional development model for other vocational schools seeking to advance AI-based educational transformation.