Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat

PENYULUHAN DEMENSIA PADA GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF DAN TERAPI KOGNITIF SENAM OTAK TAHUN 2021 DI PANTI JOMPO LANJUT USIA HARAPAN KITA PALEMBANG Leni Wijaya; Bela Purnama Dewi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2694

Abstract

Masalah kesehatan yang sering terjadi pada usia lanjut salah satunya adalah penurunan fungsi kognitif.World Health Organization (WHO) 2015, terdapat 35,6 juta orang lansia di seluruh dunia mengalami gangguan fungsi kognitif. Fungsi kognitif dapat dipertahankan dengan memberikan dukungan sosial. Dukungan sosial yang adekuat terbukti berhubungan dengan fungsi kognitif (TAK). Pelaksanaan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) ini bertujuan agar setelah dilakukannya TAK senam otak diharapkan dapat mempertahankan daya ingat dan konsentrasi lansia. Metode yang digunakan untuk dapat mencapai target dari kegiatan ini adalah dengan cara pendekatan, ceramah dan permainan kelompok. Dengan demikian para lansia akan mendapatkan pelayanan melalui berbagai rangkaian kegiatan yang menunjang terjadinya dinamika interaksi yang saling bergantung dan saling membutuhkan. Luaran akhir dari kegiatan ini adalah para lansia mampu mengetahui manfaat dari senam otak, mampu melakukan senam otak dan senam otak dapat dimasukan dalam jadwal kegiatan panti.
PENCEGAHAN RESIKO JATUH PADA LANSIA DENGAN OSTEOPOROSIS DI RT 07 KELURAHAN TALANG JAMBE KECAMATAN SUKARAME KOTA PALEMBANG Bela Purnama Dewi; R.A Fadila
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4082

Abstract

Menapouse merupakan perdarahan terakhir dari uterus yang masih dipengaruhi oleh hormon – hormon reproduksi biasanya terjadi antara usia 45-55 tahun. Premenopause adalah masa 4-5 tahun sebelum menopause. Menopause yang merupakan penghentian menstruasi pada wanita biasanya terjadi sekitar umur 50 tahun. Proses terjadinya osteoporosis sudah di mulai sejak usia 40 tahun dan pada wanita proses ini akan semakin cepat pada masa menopause. Sekitar 80% penderita penyakit osteoporosis adalah wanita, termasuk wanita muda yang mengalami penghentian siklus menstruasi. Hilangnya hormon estrogen setelah menopause meningkatkan risiko terkena osteoporosis. Penyakit osteoporosis yang kerap disebut penyakit keropos tulang ini ternyata menyerang wanita sejak masih muda. Osteoporosis yang terjadi pada wanita yang menopause dapat meningkatkan resiko jatuh. Tujuan dari kegiatan ini meningkatkan pemahaman lansia menopouse tentang penyakit osteoporosis dan resiko jatuh akibat dari osteoporosis dikelurahan 07 Talang Jambe kota Palembang. Metode yang digunakan untuk dapat mencapai target dari kegiatan ini adalah dengan cara pendekatan, ceramah. Luaran akhir kegiatan PkM ini adalah dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang osteoporosis dan dapat mengenal penyakit yang terjadi pasca menopause serta dapat mengendalikan resiko jatuh dikarenakan osteoporosis pada usia lanjut.
EDUKASI KESEHATAN MENOPAUSE PADA IBU-IBU DI RT 06 TALANG JAMBE (SEHAT DAN BAHAGIA MENJELANG DAN SAAT MENOPAUSE) TAHUN 2022 Bela Purnama Dewi; Deah Kirana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9054

Abstract

Menopause merupakan masa yang pasti dihadapi dalam perjalanan hidup seorang perempuan dan suatu proses alamiah sejalan dengan bertambahnya usia. Tujuan dari Pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman ibu tentang menopause dan permasalahan, sehingga dapat mengalami masa menopause yang baik dan menyenangkan di RT.06 Kelurahan Talang jambe Tahun 2022. Metode yang digunakan untuk dapat mencapai target dari kegiatan ini adalah dengan cara pendekatan dan penyuluhan serta pemeriksaan kesehatan bagi ibu – ibu di RT 06 Talang Jambe (Sehat dan Bahagia menjelang dan saat menopause) . Dengan demikian masyarakat yang dalam hal ini adalah ibu premenopause dan menopause akan mendapatkan pelayanan melalui berbagai rangkaian kegiatan yang menunjang peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat tentunya. Luaran akhir dari kegiatan ini adalah setiap ibu p premenopause dan menopause mampu memahami dan mengaplikasikan tentang kesehatan menjelang menopause dan saat menopause di komunitas sehingga dapat memberikan pemantauan terhadap ibu karena pelaksanaan yang kurang maksimal dapat menyebabkan ibu mengalami berbagai masalah, bahkan dapat berlanjut pada komplikasi ke penyakit lain dimasa menopause.
EDUKASI KESEHATAN PENANGANAN ASAM URAT DENGAN SUSU KEDELAI PADA IBU-IBU RT 001 TALANG JAMBE TAHUN 2023 Bela Purnama Dewi; Italia Italia; Afrida Pratiwi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) menopause di artikan sebagai tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut yang disebabkan oleh hilangnya fungsi folikel ovarium dan penurunan kadar estrogen darah yang bersirkulasi (WHO, 2022). Wanita menopause memiliki resiko peningkatan kadar asam urat dalam darah (Sukma. N, 2020). Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan lansia menopause tentang manfaat pemberian susu kedelai terhadap penurunan kadar asam urat. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat khususnya para ibu-ibu yang hadir di acara penyuluhan kesehatan di RT.001 Desa Sugihwaras, Talang Jambe. Kegiatan tersebut dilakukan dengan penyuluhan terlebih dahulu, kemudian dilakukan demonstrasi pembuatan susu kedelai. Target luaran yang diharapkan yakni adanya peningkatana pengetahuan pada masyarakat khusunya perempuan menopause mengenai pengananan asam urat dengan terapi komplementer susu kedelai, adanya media promosi kesehatan berupa leaflet dan booklet untuk edukasi tentang asam urat. Sebelum dilakukan pendidikan kesehatan semula 7 orang responden dengan pengetahuan baik setelah dilakukan pendidikan kesehatan meningkat sebanyak 13 orang. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah wanita menopause telah mengetahui terapi komplementer penanganan asam urat pada Wanita menopause dengan susu Keledai.