Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENDEKATAN KEBIJAKAN HUKUM PIDANA DALAM PENCEGAHAN KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP YANG BERKAITAN DENGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL Darwance; Dwi Haryadi; Rafiqa Sari; Muhammad Syaiful Anwar; Ndaru Satrio; Aruna Asista; Reza Adriantika Suntara
Jurnal Hukum Unsulbar Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Hukum Unsulbar
Publisher : Program Studi Hukum Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-law.v9i2.6465

Abstract

Beberapa jenis kekayaan intelektual, salah satunya menjadikan aspek lingkungan hidup sebagai syarat, seperti perlindungan varietas tanaman, sumber daya genetik, pengetahuan tradisional, dan indikasi geografis. Pada indikasi geografis misalnya, kerusakan lingkungan hidup dapat berdampak pada reputasi sebuah produk yang diberikan perlindungan sebagai indikasi geografis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam mengenal faktor lingkungan hidup dalam konstruksi hukum tentang Hak Kekayaan Intelektual (HKI), untuk selanjutnya coba untuk memformulasikan upaya penanggulangan terhadap lingkungan hidup yang berdampak terhadap perlindungan HKI melalui kebijakan hukum pidana. Penelitian ini menggunakan metode yudiris normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, melakukan kajian terhadap kebijakan hukum pidana pada regulasi, terutama tentang pengelolaan kerusakan lingkungan hidup yang berkaitan dengan kekayaan intelektual. Dari hasil kajian yang sudah dilakukan, pada sejumlah peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang kekayaan intelektual yang berkaitan dengan lingkungan hidup, tidak semuanya mengatur sanksi pidana yang khusus diberikan terhadap kerusakan lingkungan hidup. Ini menjadi tidak relevan, terutama terhadap jenis kekayaan intelektual tertentu yang menjadikan faktor lingkungan hidup sebagai syarat utama pemberian perlindungan hukum, dan juga eksistensinya secara alami.
From Mining Pits to Eco-tourism: The Role of Tourism Awareness Groups in Fostering Environmental Citizenship in Bangka Belitung Reza Adriantika Suntara; Darwance; Ndaru Satrio; Muhamad Hijran
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 23 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114//jk.23.2.73076.319-334

Abstract

This research aims to describe the role of the tourism awareness group in the effort to restore post-tin mining land as a manifestation of environmental citizenship implementation. Tin mining activities in the Bangka Belitung Islands cause negative impacts in the form of abandoned mining pits that have not undergone proper and ideal reclamation processes. This research focuses on the study of the role of tourism awareness groups in the post-mining land rehabilitation process as a form of environmental citizenship in Pading Lake, Perlang Village. The research was conducted using a qualitative approach with a descriptive method. Data collection was conducted through observation, purposive sampling interviews, and also supported by document studies. The results of this study found that the tourism awareness group plays a role not only as managers of the tourist area but also as a driving force in raising environmental awareness and the collective responsibility of the community towards ecosystem sustainability. These activities align with the concept of environmental citizenship, characterised by individual and collective awareness to protect and care for the surrounding environment