Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS POLA PERGERAKAN BERDASARKAN ESTIMASI MATRIKS ASAL TUJUAN MENGGUNAKAN DATA TELEPON SELULER (STUDI KASUS PROVINSI BALI) Safitri, Revy
SIPIL Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.683 KB)

Abstract

Pola pergerakan merupakan suatu hal yang penting untuk dipahami dalam penangananmasalah transportasi. Dimana, pola pergerakan sendiri dapat digambarkan menggunakanMatriks Asal Tujuan. Matriks Asal Tujuan adalah matriks berdimensi dua yang berisiinformasi mengenai besarnya pergerakan antarlokasi (zona) di dalam daerah tertentu.Berdasarkan penelitian – penelitian sebelumnya, diketahui bahwa pemanfaatan datatelepon seluler memiliki potensi yang besar dalam mengestimasi MAT secara efektif.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pola pergerakan di suatu wilayah denganmengestimasi MAT menggunakan data telepon seluler yang berisi informasi lokasi BaseTransceiver Station (BTS) yang terhubung dengan perangkat telepon seluler (mobilestation) dari waktu ke waktu selama kondisi aktif, dengan wilayah studi di Provinsi Bali.Pendekatan yang digunakan dalam mendefinisikan pergerakan asal tujuan berdasarkandata telepon seluler adalah dengan membangun trajectory individu berdasarkan datalokasi BTS yang diurutkan berdasarkan waktu (temporal sequence) untuk masing – masingpengguna telepon seluler. Kemudian, hasil estimasi MAT berdasarkan data telepon selulerakan menunjukkan pola pergerakan harian pengguna telepon seluler di wilayah ProvinsiBali. Berdasarkan hasil analisis pola pergerakan di Provinsi Bali, dapat diketahui bahwapuncak pergerakan terjadi di akhir pekan (weekend) yang didominasi pergerakan diwilayah Denpasar dan wilayah sekitarnya yang meliputi, Kuta, Kuta Selatan, Kuta Utara,Mengwi, dan Sukawati. Selanjutnya, dalam rangka meningkatkan hasil yang lebih baikuntuk penelitian sejenis dimasa mendatang, diberikan beberapa rekomendasi yang dapatdipertimbangkan. Kata kunci: Pola Pergerakan, Matriks Asal Tujuan, Data Telepon Seluler
ESTIMASI MATRIKS ASAL TUJUAN BERDASARKAN DATA TELEPON SELULER: STUDI KASUS PROVINSI BALI Safitri, Revy; Santoso, Idwan; Wibowo, Sony Sulaksono
Jurnal Transportasi Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.025 KB) | DOI: 10.26593/jt.v16i1.2155.%p

Abstract

Abstract Origin-Destination Matrix is a two-dimensional matrix that contains travel demand information between different locations (zones). Based on previous studies, it is known that using mobile phone data has great potential for estimating OD Matrix effectively. The purpose of this research to assess OD matrixestimation based on mobile phone data that recordingcontinuously Base Transceiver Station (BTS) location which connected to mobile station as long as the device is powered on, case study in Bali Province. The approach to estimate OD matrix based on mobile phone datais by generating individual trajectory based the temporal sequence of location BTS data for each mobile phone users. Results of OD matrix estimation based on mobile phone data show the hourly and daily trip patterns of mobile phone users from cellular provider in Bali Province. The conclusions of this research describe limitations of OD Matrix estimation based on mobile phone data and future research extension. Keywords: Origin-Destnation Matrix, mobile phone data, Base Transceiver Station, trajectory  Abstrak Matriks Asal Tujuan (MAT) adalah matriks berdimensi dua yang berisi informasi mengenai besarnya pergerakan antarlokasi (zona) di daerah tertentu. Berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya diketahui bahwa pemanfaatan data telepon seluler memiliki potensi yang besar dalam mengestimasi MAT secara efektif. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji estimasi MAT berdasarkan data telepon seluler yang berisi informasi lokasi Base Transceiver Station yang terhubung dengan perangkat telepon seluler dari waktu ke waktu selama kondisi aktif dengan wilayah studi di Provinsi Bali. Pendekatan yang digunakan dalam mendefinisikan pergerakan asal tujuan berdasarkan data telepon seluler adalah dengan membangun trajectory individu berdasarkan data lokasi BTS yang diurutkan berdasarkan waktu untuk masing-masing pengguna telepon seluler. Hasil estimasi MAT berdasarkan data telepon seluler menunjukkan pola pergerakan pengguna telepon seluler pada periode tiap jam dan harian di wilayah Provinsi Bali. Pada kesimpulan dijelaskan keterbatasan estimasi MAT berdasarkan data telepon seluler dari penelitian ini dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya. Kata-kata kunci: Matriks Asal Tujuan, data telepon seluler, Base Transceiver Station,trajectory
Evaluasi Tarif Parkir di Tepi Jalan Umum berdasarkan Zona di Kota Pangkapinang Safitri, Revy; Amelia, Ririn; Noviayanti Manik, Jeanne Darc
BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 7 No 2 (2019): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.708 KB) | DOI: 10.33558/bentang.v7i2.1751

Abstract

Kota Pangkalpinang sebagai Ibukota Provinsi Bangka Belitung menjadi pusat kegiatan yang menimbulkan pergerakan kendaraan yang tinggi, dimana tingginya pergerakan kendaraan akan mempengaruhi besarnya kebutuhan ruang parkir. Penyediaan ruang parkir di Kota Pangkalpinang tidak hanya menggunakan lahan parkir, namun juga menggunakan badan jalan sebagai tempat parkir kendaraan atau yang disebut parkir di tepi jalan umum. Implementasi kebijakan tarif parkir di tepi jalan umum di Kota Pangkalpinang dinilai belum berjalan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tarif parkir di tepi jalan umum Kota Pangkalpinang berdasarkan zona yang telah ditetapkan untuk mengetahui kesesuaian tarif parkir di tepi jalan umum yang berlaku saat ini. Evaluasi tarif parkir di tepi jalan umum dianalisis berdasarkan Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tarif resmi parkir di tepi jalan umum yang ditetapkan, baik untuk kendaraan roda 2 maupun kendaraan roda 4 masih terlalu rendah dan masih bisa ditingkatkan. Penyesuain tarif resmi dapat dilakukan mengikuti rata ? rata tarif yang berlaku atau lebih, namun idealnya tidak melebihi nilai ATP. Dalam penyesuaian tarif, hasil yang diperoleh dapat menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam mengevaluasi kebijakan tarif parkir di tepi jalan umum yang berlaku saat ini.
PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI TANJUNG RAYA DESA PENAGAN KABUPATEN BANGKA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Safitri, Revy; Amelia, Ririn; Puspita Sari, Fajar Indah
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 2 No 3 (2019): IKRAITH-ABDIMAS VOL 2 NO 3 BULAN NOVEMBER 2019
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.132 KB)

Abstract

Tanjung Raya merupakan pantai yang terletak di Desa Penagan, Kecamatan Mendo Barat,Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pantai ini merupakan salah satu potensilokal yang belum dikembangkan secara maksimal oleh masyarakat Desa Penagan. Tujuan darikegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan meningkatkan kesadaran masyarakatuntuk mengembangkan Pantai Tanjung Raya sebagai objek wisata. Minimnya pengetahuanmasyarakat mengenai pemanfaatan potensi lokal merupakan masalah yang diprioritaskan dalamkegiatan pengabdian ini. Terdapat beberapa metode pelaksanaan dalam kegiatan ini yaitu surveylokasi, koordinasi dengan pemerintah Desa Penagan, pembuatan dan pembangunan desain objekwisata, serta promosi objek wisata Pantai Tanjung Raya. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh bahwa87,33% masyarakat Desa Penagan mengatakan sangat puas dengan kegiatan ini. Pengetahuanmasyarakat pun meningkat hingga 6% dari 86,67% menjadi 92,67%. Sehingga, dapat dikatakanbahwa selain antusiasme yang tinggi, pengetahuan masyarakat Desa Penagan juga meningkat,khususnya dalam pengembangan objek wisata Pantai Tanjung Raya sebagai pontensi lokal.
Potensi Retribusi Parkir Kawasan Plaza Pangkalpinang – Bangka Trade Center terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Pangkalpinang Safitri, Revy; Yofianti, Desy
BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 9 No 1 (2021): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v9i1.2288

Abstract

The use of roadsides as parking spaces in the Pangkalpinang Plaza - Bangka Trade Center Area, if managed optimally, can be a source of Regional Original Income for Pangkalpinang City. The determination of this area as one of the on-street parking zones has the potential to be a significant contributor to parking fees revenue in Pangkalpinang City. Therefore, a study is needed to know the potential for parking fees in the Pangkalpinang Plaza - Bangka Trade Center Area to the Original Regional Income of Pangkalpinang City. The potential for parking fees revenue in Pangkalpinang City is analyzed based on three types of tariff conditions, consist of official tariffs, current tariffs, and adjustment tariffs. The results of the analysis of the potential parking fees for on-street parking in the Pangkalpinang Plaza - Bangka Trade Center Area shows that on-street parking fees revenue in this area has greats potential for the Original Regional Income of Pangkalpinang City. However, the management of the retribution receipt has not been carried out optimally, so that the revenue from this source is still low. Besides, coordination and transparency in managing parking fees also need to be improved. Furthermore, this research is expected to be used as a consideration for the government in making parking policies to optimize the receipt of parking fees in this area.
Walkability Index in Commercial Area of Pangkalpinang City Revy Safitri; Ririn Amelia
Jurnal Infrastruktur Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Infrastruktur
Publisher : Jurnal Infrastruktur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/infrastruktur.v5i2.1009

Abstract

One of the commercial areas in Pangkalpinang City is located in Pangkalpinang Plaza - Bangka Trade Center Area. As a commercial area, this area generates a large number of trips. Trip attractions towards this area are not only vehicle trips but also trips of the pedestrians. The trips of pedestrians in this area require pedestrian facilities. Evaluation of pedestrian facilities needs to be carried out to provide adequate pedestrian facilities. Pedestrian facilities can be evaluated based on walkability assessments. This study aims to evaluate the pedestrian facilities in Pangkalpinang Plaza - Bangka Trade Center Area through walkability index assessment. In measuring the walkability index, the pedestrian routes in this area are divided into 16 road segments. Then, the walkability index will be assessed using 9 parameters in each road segment. In this study, the walkability index assessment was carried out by comparing assessments based on the inventory of pedestrian facilities and based on perceptions of pedestrians. The results show that Pangkalpinang Plaza - Bangka Trade Center Area is in bad condition for walking. Besides that, this research reveals both based on an inventory of pedestrian facilities and based on pedestrian perceptions, that the disability infrastructure is not yet available. The results of this study also show that most of the parameters are not good enough, so it is necessary to improve pedestrian facilities. Furthermore, the results of this study can be used as a consideration of the government for improving pedestrian facilities in Pangkalpinang Plaza - Bangka Trade Center Area.
SOSIALISASI TERTIB BERLALU LINTAS BAGI PELAJAR SEBAGAI UPAYA MENGURANGI STATISTIK ANGKA KECELAKAAN DI KABUPATEN BANGKA Ririn Amelia; Revy Safitri; Fajar Indah Puspita Sari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v3i1.37

Abstract

Berdasarkan hasil identifikasi wilayah rawan kecelakaan di Provinsi Bangka Belitung, Kabupaten Bangka menduduki peringkat pertama sebagai wilayah rawan kecelakaan dengan rata – rata 67 kejadian per tahun. Sehingga perlu dilakukan penanganan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di provinsi Bangka Belitung, terutama wilayah Kabupaten Bangka. Jika dilihat dari statistik angka kecelakaan per kecamatan, terdapat tiga kecamatan yang memiliki jumlah korban kecelakaan tertinggi berdasarkan korban meninggal dunia yaitu Kecamatan Puding Besar, Mendo Barat dan Riau Silip. Salah satu program yang dapat dilakukan untuk mengurangi statistik angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bangka yaitu dengan memberikan sosialisasi tentang tertib berlalu lintas bagi masyarakat. Disisi lain, sesuai dengan data jumlah korban kecelakaan berdasarkan usia di Kabupaten Bangka pada tahun 2016 diketahui bahwa sebagian besar korban kecelakaan lalu lintas berada pada usia 16 – 30 tahun dengan persentase 47%. Pada rentang usia tersebut termasuk kategori usia produktif yang sebagian masih berstatus pelajar dan mahasiswa. Sehingga, sasaran dari program sosialisasi ini dimulai dan difokuskan untuk kalangan pelajar di Kabupaten Bangka. Metode pelaksanaan dalam kegiatan sosialisasi ini terbagi menjadi tiga tahap, pertama adalah tahap persiapan, dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan yang terdiri dari persiapan materi, pre test, pemaparan materi dan post test, kemudian tahap akhir adalah evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil pelaksanaan dan evaluasi kegiatan sosialisasi diperoleh bahwa rata-rata pemahaman peserta sebelum mendapatkan pemaparan materi hanya 86,67%. Namun setelah mendapatkan pemaparan materi dari masing-masing narasumber, pemahaman peserta mengalami kenaikan 6,25% sehingga tingkat pemahaman peserta menjadi 92,92%. Selain itu, rata-rata tingkat kepuasan dari peserta sosialisasi sebesar 97%, berdasarkanhasil ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan sosialisasi berjalan dengan baik sesuai rencana. Harapannya dengan bertambahnya tingkat pemahaman pelajar dalam sosialisasi ini dapat mengurangi statistik angka kecelakaandikalangan pelajar Kabupaten Bangka.Kata kunci: Sosialisasi, Pelajar, Tertib lalu lintas, Bangka
PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA-PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN (KKN-PPM) DESA PENAGAN KABUPATEN BANGKA Ririn Amelia; Revy Safitri; fajar indah puspita sari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v5i1.66

Abstract

Desa Penagan memiliki potensi lokal yang belum dikelola secara maksimal oleh masyarakat. Tentunya pemanfaatan potensi lokal harus didukung dengan sumber daya manusia yang memadai pula. Dalam hal ini, peningkatan sumber daya manusia tersebut dilakukan melalui program KKN-PPM di Desa Penagan. Adapun tahapan pelaksanaan kegiatan adalah melakukan koordinasi dengan pemerintah Desa Penagan, penyebaran kuesioner sebelum dan sesudah pelaksanaan program KKN-PPM, dan melakukan evaluasi kegiatan. Program KKN-PPM mendapat respon positifdan dukungan tidak hanya dari Pemerintah Desa Penagan saja, organisasi pemuda seperti: Karang Taruna, Ikatan Remaja Masjid (IRMas), ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), siswa-siswi sekolah dasar hingga menengah atas pun ikut berpartisipasi. Berdasarkan hasil evaluasi, diperoleh 99,33% masyarakat setuju bahwa pemberdayaan masyarakat diperlukan dalam menyukseskan kegiatan KKN-PPM Desa Penagan. Keaktifan, sikap, pengetahuan dan keterampilan masyarakat masing-masing mengalami kenaikan sebesar 13,93%, 0,59%, 6% dan 17,48% setelah program KKN-PPM terselesaikan. Artinya, pelaksanaan program KKN-PPM berpengaruh terhadap peningkatan sumber daya manusia di Desa Penagan. Harapannya kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat, pengetahuan mengenai potensi lokal dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Penagan secara maksimal.
PENGEMBANGAN WISATA HUTAN MANGROVE BERBASIS ECOTOURISM DI DESA PENAGAN KECAMATAN MENDO BARAT KABUPATEN BANGKA PROVINSI BANGKA BELITUNG Ririn Amelia; Revy safitri; Ferra Fahriani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v4i2.176

Abstract

Salah satu desa yang berpotensi untuk wisata Hutan Mangrove di Kecamatan Mendo Barat adalah Desa Penagan. Desa ini memiliki luas daerah sebesar 44,71 km2 dengan jarak 60 km dari pusat kecamatan. Desa Penagan memiliki kawasan Hutan Mangrove yang terletak di Pantai Tanjung Raya dan berpotensi untuk dijadikan kawasan wisata. Pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan wisata Mangrove berbasis ecotourism diharapkan menjadi solusi dalam permasalahan masyarakat dan merupakan kegiatan yang berkelanjutan. Berbagai kegiatan dilakukan untuk pengembangan wisata hutan Mangrove di Desa Penagan antara lain: penanaman 200 pohon Cemara Laut dan Bakau di kawasan Pantai Tanjung Raya, pembangunan Jembatan di kawasan hutan Mangrove, mengidentifikasi flora dan fauna disekitar kawasan, pembuatan spot selfie untuk mengundang daya tarik wisatawan, pembuatan cinderamata dari bahan baku lokal yaitu limbah cangkang kepiting, dan membuat media sosial instagram guna mempromosikan kegiatan yang ada di Desa Penagan. Kegiatan ini mendapat respon positif dari baik dari warga sekitar maupun pemerintah daerah. Hal ini ditunjukan oleh pernyataan Camat Mendo Barat dalam sambutannya pada acara peresmianwisata Hutan Mangrove untuk segera mengusulkan dan membuat peraturan desa mengenai pelestarian Hutan Mangrove di Desa Penagan. Selain itu, terdapat potensi lainnya yang dapat dikembangkan dari Desa Penagan, yaitu limbah cangkang kepiting yang dapat dijadikan souvenir sebagai cri khas dari Desa Penagan
Analisis Tarif Parkir di Kawasan Central Business DistrictT Kota Pangkalpinang Revy Safitri
Rekayasa Sipil Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2019.v08.i1.01

Abstract

Central Business District of Pangkalpinang, Plaza Pangkapinang – Bangka Trade Center Area, generate high vehicles trip. The high of vehicles trip that go to this area has created incerasing parking spaces requirement. One of the factors that influences in limiting parking spaces and as source of regional income is parking fee. So, the parking fee in Plaza Pangkalpinang – Bangka Trade Center Area needs to be analyzed to find out the suitablity of exsiting parking fee. In this research, analysis of parking fee was reviewed based on Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP). The result of analysis shows that the parking fee of motorcycle for both on-street parking and parking lot, and the parking fee of car for on-street parking need to be adjusted with increasing parking facilities. While, the parking fee of car on parking lot has suited if followed by increasing parking facilities.