Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Optimizing Interactive Flipbooks as a Literacy Learning Media in Elementary School Khusnul Fatonah; Ahmad Muzaki
Proceeding of the International Conference on Global Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2024): December : Proceeding of the International Conference on Global Education and L
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/icgel.v1i2.123

Abstract

This research aims to optimize the use of interactive flipbooks as a literacy learning media in elementary schools. Interactive flipbook media offers an innovative approach in the learning process, combining engaging visualization, interactivity, and digital accessibility that meets the needs of 21st-century students. The method used in this research is a literature review involving the collection, analysis, and synthesis of various literature related to the use of interactive flipbooks in the context of primary education. The results indicate that interactive flipbooks can enhance reading interest, literacy skills, and student comprehension through a combination of text, images, audio, and animation. This media also allows students to learn independently and collaboratively by utilizing interactive features. In addition, interactive flipbooks have proven effective in supporting thematic and integrative learning, which is often implemented in elementary schools. This study recommends the development of curriculum-based interactive flipbooks, teacher training in their use, and the integration of this media into teaching strategies. With proper optimization, interactive flipbooks can become an innovative solution to improve the literacy quality of elementary school students.
Potret Penggunaan Bahasa di Kantor Palang Merah Indonesia Jakarta Selatan: Kajian Lanskap Linguistik Hilaliyah, Hilda; Chadis, Chadis; Ahmad Muzaki; Aditya Rahman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3762

Abstract

Lanskap Linguistik (LL) telah menjadi bidang penelitian yang cukup dinamis. Semua kajiannya berfokus pada pemakaian bahasa di ruang publik. Hal tersebut tidak terkecuali sebuah kantor pemerintahan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penggunaan bahasa Indonesia dalam lanskap linguistik di Kantor Palang Merah Indonesia Jakarta Selatan (KPMIJS). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data berupa gambar visual dikumpulkan dengan cara dipotret dan didokumentasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama, bahwa monolingual berbahasa Indonesia sebanyak 47%, merupakan situasi kebahasaan yang dominan ditemukan pada penggunaan bahasa di KPMIJS, disusul oleh monolinguistik Bahasa Inggris sebanyak 35%, dan bilingualistik bahasa Indonesia dan bahasa Inggris hanya 18%. Kedua, bentuk bahasa yang paling banyak digunakan adalah kata sebesar 34%, kalimat sebesar 34%, disusul oleh frasa yaitu 24%, dan wacana yaitu 8%. Ketiga, kesalahan penggunaan bahasa kerap ditemukan di area publik. Bentuk kesalahan berbahasa bahasa di KPMIJS dikarenakan salah tik (typo), penggunaan kata tidak baku, dan beberapa kesalahan berbahasa lainnya. Keempat, KPMIJS masih-masing bahasa memiliki fungsi, salah satu yang terbanyak adalah berfungsi sebagai pemberi petunjuk sebanyak 50%. Hal ini karena ada banyak sekat dan ruang di PMI olehnya petunjuk tertulis sangat dibutuhkan, terutama bila tidak ada orang untuk bertanya sesuatu, karenanya petunjuk lokasi, petunjuk tempat, petunjuk ruangan sangat penting. Selain itu, fungsi bahasa sebagai sumber informasi dan imbauan turut menghiasi di KPMIJS. Hal ini karena pengunjung yang datang ke KPMIJS, baik untuk mendonorkan darah maupun mencari darah sangat membutuhkan informasi, misal di mana harus mendaftar, bertanya (posko pengaduan), dan sebagainya. Selanjutnya, fungsi bahasa imbauan biasanya berisi perintah atau larangan kepada pengunjung.
MOTIF NIKAH SIRI DAN KETAHAN KELUARGA PASANGAN NIKAH SIRI (Studi kasus di daerah Desa Sumberkare Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo) Ahmad Muzaki; Arifin, Mohammad
USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/usrah.v4i1.634

Abstract

Untuk menata hidup yang lebih harmonis dalam keluarga/rumah tangga, maka sebagai umat nabi Muhammad Saw kita disunnahkan untuk melangsungkan pernikahan dengan tujuan ibadah kepada Allah Swt. Hal ini nantinya demi mencegah adanya perzinahan serta timbulnya maksiat-maksiat lainnya yang membuat kita jauh dari sang pencipta. Tujuan dari nikah itu sendiri yakni hidup bersama, atau secara logis membentuk suatu ikatan lahir dan batin dengan tujuan menciptakan suatu keluarga/rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warahmah. Hubungan Pernikahan tidak hanya menyalurkan naluri seksual suami/istri saja namaun hubungan pernikahan yaitu untuk mengharap rahmat dan ridlo dari Allah swt. Berdasarkan hal tersebut peneliti ingin menkaji dan ingin mengetahui tentang MOTIF NIKAH SIRI DAN KETAHAN KELUARGA PASANGAN NIKAH SIRI (Studi kasus di daerah Desa Sumberkare Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif kualitatif dengan mewawancarai masyarakat desa sumberkare kec.wonomerto kab.probolinggo.
ANALISIS TEORI TINDAKAN SOSIAL MAX WEBER TERHADAP MENTORING POLIGAMI YANG VIRAL DI MEDIA SOSIAL (Studi Kasus di Pesantren Tahfidz Qur’an Ma’had Yashma Serang Banten). Ahmad Muzaki; Saifullah; Ali Hamdan
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 15 No. 1 (2023): September 2023
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v15i1.2267

Abstract

Artikel ini meneliti tentang mentoring poligami yang dilakukan oleh Kiai Hafidin. Mentoring poligami awalnya adalah kebutuhan sebagian masyarakat yang ingin berpoligami tetapi tidak cukup ilmunya melakukan poligami dan mereka mencari mentor poligami yang menurut mereka sukses berpoligami. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui manifestasi tindakan sosial Max Weber yang dilakukan Kiai Hafidin terhadap mentoring poligami. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang menggunakan pendekatan sosiologi hukum yaitu menggunakan teori tindakan sosial Max Weber. Sumber data primer berasal dari wawancara dan buku Kiai Hafidin yang berjudul 45 Hari Sukses Poligami. Hasil penelitian ini adalah tindakan sosial Kiai Hafidin dalam mentoring poligaminya sesuai dengan indikator tindakan sosial Max Weber yaitu a) Tindakan Tradisional, upaya untuk menjaga tradisi dan hukum Islam yaitu melaksanakan poligami dan mendoktrin masyarakat untuk tidak takut berpoligami; b) Tindakan Afektif, yaitu Kiai Hafidin merasa miris dan khawatir terhadap masyarakat sebab minimnya pengetahuan terhadap poligami dan merasa bangga sebab dapat membantu masyarakat menyelesaikan permasalahan rumah tangganya khususnya poligami; c) Tindakan Rasional Instrumental yaitu rela membayar iklan untuk mengkampanyekan mentoring poligami di media sosial; d) Tindakan Rasionalitas Nilai, meliputi nilai-nilai Agama dan moral seperti keberkahan poligami, nilai keadilan dalam poligami dan selain nilai Agama yaitu nilai ekonomi.
PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS VIII DI MTS TARBIYATUL QURRO’ TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Ahmad Muzaki; Juliangkary, Eliska; Zaitun, Zaitun
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 1 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v1i1.8

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan koneksi matematis siswa kelas VIII di MTs Tarbiyatul Qurro’. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP MTs Tarbiyatul Qurro’. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dua kelas dimana kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol, kemudian kedua kelas diberikan perlakuan yang berbeda yaitu pada kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan model pembelajaran kontekstual sedangkan kelas kontrol diberikan model pembelajaran konvensional(ceramah)., setelah diberikan perlakuan selanjutnya diberikan posttest untuk mengetahui kemampuan akhir siswa. Adapunn pengambilan data pada penelitian ini menggunakan tes yang terdiri dari 3 soal berbentuk essay. Dari hasil uji hipotesis nilai sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05. maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kontesktual terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Kata Kunci: Pembelajaran Kontekstual, Kemampuan Koneksi Matematis
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA DI SMA NEGERI 1 LEMBAR Ahmad Muzaki; Sri Yuliyanti; Ade Kurniawan; Mawarni
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan serta keefektifan dari media pembelajaran berbasis GeoGebra dalam meningkatkan motivasi belajar dan representasi matematis siswa di SMA Negeri 1 Lembar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI MIPA 3 yaitu 31 siswa dengan jumlah sampel berjumlah 6 siswa. Data penelitian diperoleh menggunakan angket validasi media pembelajaran, validasi instrumen tes, respon guru dan siswa, serta tes representasi matematis siswa berupa soal pre test dan post test. Berdasarkan hasil penelitian, validasi media 92% dan 82% termasuk ke dalam kategori sangat valid sedangkan untuk validasi instrumen tes mendapatkan 96% yang mana termasuk ke dalam kategori sangat valid juga. Hasil kepraktisan sendiri dengan diberikan lembar respon kepada 1 guru yang mana berada pada interval dapat diartikan masuk ke dalam kriteria sangat baik. Lembar respon juga diberikan kepada 6 siswa yang mana 4 diantaranya berada pada interval dapat diartikan masuk ke dalam kriteria sangat baik sedangkan 2 subjek lainnya berada pada interval dapat diartikan masuk ke dalam kriteria baik. Untuk melihat keefektifan media dapat dilihat dari jawaban pre test dan post test subjek yaitu pada awalnya subjek salah dalam menggambar grafik maka saat pmerian soal post test subjek telah mampu menggambar grafik dengan benar (representasi grafik), lalu telah mampu menggunakan rumus yang benar untuk mencari nilai gradien, dan persamaan garis singgung (representasi ekspresi), terakhir subjek mampu menuliskan apa yang diketahui dan tidak diketahui dari soal yang telah disajikan (representasi tertulis)