Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Dialektika Hukum dan Moral dalam Perspektif Sosiologis: Pengaruh Timbal Balik dalam Pembentukan dan Penegakan Hukum Fahmi Syahrial, Mario; Indrian Sasmito Adi, Handaru
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 6 No. 3 (2024): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v6i3.68

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan dialektis antara hukum dan moralitas dari perspektif sosiologis, dengan fokus pada pengaruh timbal balik dalam pembentukan dan penegakan hukum. Moralitas, yang terdiri dari nilai-nilai sosial seperti keadilan dan kebajikan, berperan sebagai landasan etis dalam pembuatan hukum, sementara hukum berfungsi untuk menginstitusionalisasi dan memperkuat norma-norma moral yang ada dalam masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, melibatkan analisis isi terhadap literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum yang efektif tidak hanya harus sah secara legal, tetapi juga harus mencerminkan nilai-nilai moral yang diterima dalam masyarakat. Sebaliknya, hukum juga memiliki peran signifikan dalam membentuk dan mengubah moralitas sosial, menciptakan tatanan sosial yang lebih stabil dan kohesif. Penelitian ini menyoroti pentingnya hukum yang adaptif dan responsif terhadap perubahan nilai-nilai moral dalam masyarakat yang semakin kompleks.
Makna Perilaku Sosial Remaja Penikmat Kopi Lelet di Kota Rembang Fahmi Syahrial, Mario
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 1 No. 2 (2019): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v1i2.382

Abstract

Kebiasaan dan tradisi ngopi dalam perkembangannya juga diikuti oleh remaja di kota Rembang. Semula kebiasaan ngopi didominasi oleh orang dewasa dan orang tua, tapi kini dalam perkembangannya remaja yang sebagian besar pelajar mulai terpengaruh dan mengikuti kebiasaan ngopi. Budaya ngopi pada masyarakat Rembang telah berkembang dan melahirkan sub-kultur penikmat kopi lelet sebagian besar masih remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan subjek penelitian adalah penikmat kopi di kotaRembang yang minum kopi lelet di warung kopi. Fokus penelitian adalah terhadap perilaku sosial remaja penikmat kopi lelet di Rembang. Tujuan penikmat kopi lelet berkumpul bersama selain bertujuan untuk menikmati secangkir kopi lelet juga memiliki tujuan untuk menjalin komunikasi, bertukar informasi dan menjalin keakraban antara sesama penikmat dan penikmat kopi. Perilaku sosial lain yang nampak dari penikmat kopi lelet adalah dari perilaku konsumsi, yang mana mempunyai selera kopi yang sama. Perilaku konsumsi yang dilakukan adalah minum kopi dan merokok. Aktifitas merokok, minum kopi (ngopi), dan melukis rokok dengan ampas kopi (nglelet rokok) pada saat nongkrong dan berkumpul bersama di warung kopi merupakan suatu hal yang wajib dilakukan, karena kopi dan rokok mampu mempererat dan mengakrabkan sesama penikmat kopi lelet. Minum kopi dan merokok di warung kopi sudah menjadi gaya hidup remaja di kota Rembang. Hal ini dikarena ada usaha dan keinginan untuk selalu memenuhi kebutuhan minum kopi dan merokok di warung kopi. Gaya hidup yang ditunjukan oleh remaja penikmat kopi lelet yang dapat diartikan sebagai ukuran harga diri dan munculnya perubahan perilaku menuju masyarakat konsumsi.
Pendampingan penyelenggaraan trail running event bagi karang taruna Desa Ngrejeng Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban Munir, Miftachul; Syahrial, Mario Fahmi; Putri, Rizca Yunike; Musrifah, Sri; Kurniahu, Hesti; Febriyanti, Ossy; Haristiono, Ridlo Zendhi; Dwi Secrisyah, Novi Ana; Setiawan, Sony; Al Muhtadhi, Muhammad Zain; Ibrahim, Munawar Malik
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34489

Abstract

Abstrak Sport ecotourism adalah kegiatan yang memadukan aktivitas olahraga dan pariwisata. Trail running merupakan salah satu sport ecotourism yang saat ini banyak diminati berbagai kalangan. Kabupaten Tuban Jawa Timur memiliki potensi besar untuk pengembangan sport ecotourism. Desa Ngrejeng Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi tujuan sport ecotourism karena wilayahnya terdiri dari perbukitan karst yang memiliki kontur tidak rata sehingga menimbulkan tantangan bagi pelari. Selain itu, bentang alam ekosistem karst  yang unik dan menarik dapat memberikan pengalaman bagi pelari. Oleh karena itu, kegiatan trail running bertajuk Ngrejeng Karst Running bukan hanya memberikan dampak kesehatan raga juga meningkatan kesehatan jiwa. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan kepada karang taruna Desa Ngrejeng Kecamatan Grabagan untuk menyelenggarakan event olahraga berupa trail running. Trail running bertajuk Ngrejeng Karst Running ini melintasi 3 Desa yaitu Desa Grabagan, Desa Banyubang dan berakhir di Desa Ngrejeng. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui 3 tahap yaitu: 1) tahap sosialisasi, 2) tahap pendampingan penyelenggaraan trail running event yang meliputi berbagai macam kegiatan, 3) tahap monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuk tim penyelenggara (panitia) kegiatan, penentuan rute lari, berhasil menyusun proposal sponsorship dan promosi event trail running di berbagai platform media sosial. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mitra secara mandiri maupun kolaborasi dengan tim PKM mampu menyelenggarakan berbagai macam event terkait sport ecotourism secara berkelanjutan guna mendukung upaya pembangunan desa melalui pengembangan ekowisata. Kata kunci: karang taruna; karst; ngrejeng; trail running. Abstract Sport ecotourism is an activity that combines sports and tourism. Trail running is one of the most popular forms of sport ecotourism that is currently gaining traction among various groups. Tuban Regency in East Java has significant potential for the development of sport ecotourism. Ngrejeng village has the potential to be developed into sport ecotourism destination because its terrain consists of karst hills with uneven contours, presenting a challenge for runners. In addition, the unique karst ecosystem landscape can provide an experience for runners. Therefore, the trail running activity entitled Ngrejeng Karst Running not only provides physical health benefits but also improves mental health. The purpose of this community service activity is to provide assistance to the Ngrejeng Village youth organization to organize a trail running event. The Ngrejeng Karst Running event traverses three villages: Grabagan, Banyubang, and Ngrejeng. The implementation of this activity is carried out in three stages: 1) the socialization stage, 2) the support stage for organizing the trail running eventand 3) the monitoring and evaluation stage. The outcomes of this activity include the formation of an organizing committee for the event, the determination of the running route, the sponsorship proposal, and the promotion of the trail running event. Based on the results of this community service activity, it is hoped that partners, either independently or in collaboration with the PKM team, will be able to organize various events related to sport ecotourism in a sustainable manner to support village development efforts through the development of ecotourism.  Keywords: karst; ngrejeng; trail running.