Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pemanfaatan Google Apps di era literasi digital pada siswa Sekolah Dasar Bahrul Ulum; Frendy Aru Fantiro
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2019): Periode Maret - Juni
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.028 KB) | DOI: 10.33654/pgsd.v1i1.459

Abstract

The purpose of this study was to describe the use of Google Apps in the era of digital literacy for primary school students. The research method uses descriptive qualitative research with data collection techniques using literature study. Digital literacy is the ability to use information technology from digital devices effectively in various contexts of daily life. One of the efforts of digital literacy is the use of information technology using Google Apps for education that has been provided by the google search engine company for all components of education in schools. By utilizing Google Apps in the learning process that can be opened through smartphones and tablets, it allows teachers to prepare and present learning materials online (and offline) that are easily accessible to students.
Pendampingan Penulisan Penelitian Tindakan Kelas Pada Guru Mi Miftahul Ulum Di Tumpeng Bondowoso Delora Jantung Amelia; Frendy Aru Fantiro
International Journal of Public Devotion Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 Number 1 July 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v3i1.2027

Abstract

ABSTRAKBanyaknya permasalahan yang dihadapi guru baik berupa nilai peserta didik yang tidak sesuai, inovasi pembelajaran yang belum bisa diterima peserta didik, permaslahan sosial yang dialami peserta didik dan masih banyak yang lainnya. Pengabdian kelompok merupakan suatu program yang mencoba dan mengatasi kendala yang ada. Melalui pendampingan pembuatan karya ilmiah Penelitian Tindakan Kelas maka dapat meningkatkan profesionalisme guru di MI Miftahul Ulum Tumpeng Bondowoso. Adapun kegiatan pendampingan yang dilakukan dimulai ari kegiatan workshop penyusunan Pelitian Tindakan Kelas, pendampingan pembuatan proposal, pengaplikasiaan proposal dan menyusnan analisis data yang diperoleh dari kegiatan pendampingan. Secara keseluruhan dari kegiatan pendampingan penyusunan penelitian tindakan kelas di MI Miftahul Ulum di Tumpeng Bondowoso dapat berjalan dengan lancar dan baik. Kegiatan di mulai dari workshop pemberian materi penelitian tindakan kelas kemudian dilankutkan dengan analisis problematika yang ada di dalam kelas dan dilanjutkan dengan penyusunan proposal penelitian tindakan kelas setelah penyusunan proposal selesai dilanjutkan dengan penerapan penelitian tindakan kelas di dalam kelas dan penyusunan analisis data yang diperoleh di dalam kelas.  Dengan adanya kegiatan pendampingan ini guru menjadi paham dan mengerti akan kegiatan penelitian tindakan kelas yang ada di dalam kelas. Dengan menerapkan penelitian tindakan kelas dapat mengatasi problematika yanga ada di dalam kelas dengan dukungan teori dan jurnal.Kata Kunci: Pendampingan Penelitian Tindakan Kelas  ABTRACTThere are many problems faced by teachers in the form of students' scores that are not suitable, learning innovations that cannot be accepted by students, social problems experienced by students and many others. Group service is a program that tries and overcomes existing obstacles. By assisting the making of Classroom Action Research scientific papers, it can improve the professionalism of teachers at MI Miftahul Ulum Tumpeng Bondowoso. The mentoring activities carried out began with a workshop on the preparation of Classroom Action Research, assistance in making proposals, application of proposals and compiling data analysis obtained from mentoring activities. Overall, the assistance activities for the preparation of classroom action research at MI Miftahul Ulum in Tumpeng Bondowoso can run smoothly and well. Activities started from workshops providing classroom action research material then continued with problematic analysis in the classroom and continued with the preparation of classroom action research proposals after the proposal preparation was completed, continued with the application of classroom action research in the classroom and compiling analysis of data obtained in class. . With this mentoring activity, the teacher understands and understands classroom action research activities in the classroom. By applying classroom action research, it can solve problems in the classroom with the support of theories and journals.Keywords: mentoring, classroom action research 
Perbedaan pengaruh latihan ladder drill speed run dan ladder drill crossover terhadap peningkatan kelincahan (agility) siswa Sekolah Dasar Moh. Hatta Kota Malang Frendy Aru Fantiro
Journal Power Of Sports Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.291 KB) | DOI: 10.25273/jpos.v1i2.2514

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang: (1) pengaruh latihan Ladder Drill Speed Run terhadap kelincahan (agility); (2) pengaruh latihan Ladder Drill Crossover terhadap kelincahan (agility); (3) perbedaan pengaruh latihan Ladder Drill Speed Run dan Ladder Drill Crossover terhadap kelincahan (agility);. Sasaran penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler olahraga SD Moh. Hatta kota malang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Hasil penelitian menujukkan: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan program latihan ladder drill Speed Run terhadap kelincahan (2) Terdapat pengaruh yang signifikan program latihan ladder Drill Crossover terhadap kelincahan. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada test kelincahan untuk masing- masing kelompok setelah diberikan latihan. Selain itu, terdapat perbedaan pengaruh antara kedua kelompok dilihat dari peningkatan kelincahan melalui uji ANOVA, dimana latihan Ladder Drill Crossover  memberikan pengaruh yang lebih baik dari latihan Ladder Drill Speed Run.
Pemanfaatan Google Apps di Era Literasi Digital Pada Siswa Sekolah Dasar Bahrul Ulum; Frendy Aru Fantiro; Mochamad Novi Rifa’i
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.872 KB) | DOI: 10.33654/jpl.v14i2.843

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemanfaatan Google Apps di era literasi digital pada siswa Sekolah Dasar (SD). Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan. Literasi digital merupakan kemampuan kemampuan penggunaan teknologi informasi dari perangkat digital secara efektif efisien dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari. Salah satu upaya literasi digital adalah pemanfaatan teknologi informasi menggunakan Google Apps for education yang telah disediakan oleh perusahaan mesin pencari google untuk segenap komponen pendidikan disekolah. Dengan memanfaatkan Google Apps dalam proses pembelajaran yang dapat dibuka melalui smartphone dan tablet, memungkinkan para guru menyiapkan dan menyajikan materi pembelajarannya secara online (dan offline) yang mudah diakses siswa.
PANDANGAN GURU PJOK SD KABUPATEN MALANG TERHADAP PENDIDIKAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Frendy Aru Fantiro; Abdurrohman Muzakki
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 9: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.962 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui “Pandangan Guru PJOK SD Kabupaten Malang terhadap Pendidikan pada Masa Covid-19”. Penelitian ini menggunakan desain fenomenologis, yang merupakan salah satu desain penelitian kualitatif. Rombongan tersebut terdiri dari 31 guru yang melaksanakan tugas di 11 Sekolah berbeda di Kabupaten Malang selama tahun ajaran 2020-2021, Sejalan dengan tujuan tersebut, penelitian dilakukan dengan para guru yang dapat berkontribusi secara sukarela. Untuk mengetahui pandangan para guru, digunakan formulir wawancara terstruktur. Formulir wawancara terdiri dari empat pertanyaan yang bertujuan untuk menentukan perlunya pendidikan jarak jauh di bidang pendidikan jasmani, pembelajaran mana di daerah tersebut dapat diberikan dalam lingkup pendidikan jarak jauh, kemungkinan pengajaran terapan melalui pendidikan jarak jauh dan masalah yang mereka hadapi dalam pembelajaran di proses pendidikan jarak jauh yang diberlakukan secara wajib karena pandemi. Penelitian dilakukan dengan menjangkau guru-guru tersebut melalui wawancara telepon antara 1 Agustus sampai 2 Desember 2020 dan menyampaikan pertanyaan melalui email. Teknik analisis deskriptif digunakan dalam analisis data. Dalam studi tersebut, 79% responden menekankan bahwa pembelajaran terapan tidak boleh diajarkan melalui pendidikan jarak jauh, sementara 51% menyatakan bahwa semua materi teori dapat diajarkan melalui pendidikan jarak jauh. Menelaah pandangan para guru terhadap permasalahan yang mereka hadapi dalam proses pendidikan jarak jauh; 55% menyatakan bahwa masalah terkait dengan sistem, 36% efisiensi pembelajaran, 30% partisipasi siswa yang tidak memadai, 21% umpan balik siswa yang tidak memadai, 21% evaluasi, 19% pengalaman tentang pendidikan jarak jauh dan 17% kurangnya internet dan peluang komputer di rumah siswa. Mempertimbangkan temuan penelitian secara terintegrasi, diyakini bahwa pengajaran terapan melalui pendidikan jarak jauh tidak memadai dan tidak efisien. Juga dimungkinkan untuk menyatakan bahwa mungkin tidak tepat untuk mengajar materi teori melalui pendidikan jarak jauh, kecuali bila diperlukan.
Life Skill-Based Education on Entrepreneurship Using Business Model Canvas in Vocational School Bahrul Ulum; Frendy Aru Fantiro; Mohammad Novi Rifa'i
IJER (Indonesian Journal of Educational Research) Vol. 4 No. 2 (2019): Vol 4 No 2 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.619 KB) | DOI: 10.30631/ijer.v4i2.117

Abstract

The entrepreneurship-based life skill education program for students continues to be improved andendeavored to be better learning than the previous one. The Purpose of this study was to describe lifeskills education based on entrepreneurship using a business model canvas at Vocational High School.The research used descriptive qualitative and using recorded technical literature study. Life skillseducation can be seen from entrepreneurship learning of Vocational high school students. One of them isusing a business model canvas which is a business planning tool that is presented in a visual form on onecanvas to explain, visualize, assess, and change an effort so that it can produce more optimalperformance.
Peningkatan Fisik Motorik Menggunakan Modifikasi Permainan Pada Pembelajaran Penjas Melalui Lesson Study Di SDIB KBRI Thailand Bahrul Ulum; Frendy Aru Fantiro; Bustanol Arifin
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 10 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v10i2.20727

Abstract

This research aims to improve children's physical motor skills through physical education learning at Indonesian Elementary Schools at the Indonesian Embassy in Thailand in the form of game modifications. Game modification in sports learning needs to be done to create new innovations in the field of sports education, which is no less important than fulfilling the growth and development of elementary school children. It aims to accommodate the needs at every stage of concrete operational development experienced by elementary school children abroad, it is necessary to use concrete games for children and develop children's physical motor skills. This study employed a qualitative descriptive method that focused on improving physical motor skills using game modifications in physical education through a Lesson Study. The design that has been carried out using the Pre-Experimental Design type of research in the form of Lesson Study Implementation at the SDIB Indonesian Embassy in Thailand can be the Key to the Implementation of Research using Lesson Study in SDIB of the Indonesian Embassy in Thailand that at the planning stage that has been prepared for RPP, LK and evaluation of LS learning, the stages are carried out by model teachers accompanied by observers and the research team., LS is carried out in 2 cycles each. The data on the results of increasing the physical motor skills of 4th-grade students of the Indonesian Embassy in Thailand in the first cycle was 72.5; Cycle II is 77, which means that the modification of the game has an impact on students' physical motor skills as well as on the enthusiasm and activeness of students in carrying out learning activities and so that the results of students' motoric physical ability from cycle I to cycle II have increased.
Pengaruh Model Pembelajaran Dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Sains Di Kelas 5 SD Negeri Frendy Aru Fantiro; Mumu Muzayyin Maq; Gamar Al Haddar; Muhammadong Muhammadong; Adi Nugroho Susanto Putro
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3330

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk memahami perbedaan dalam hasil belajar di antara penggunaan model pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) dan model pembelajaran make a match. Metode eksperimen dipergunakan pada kajian ini dengan pendekatan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan tes hasil belajar yang diberikan kepada siswa sebagai sampel penelitian. Teknik analisa data mencakup anova 2x2 dan independent samples t test. Hasil penelitian memperlihatkan jika terdapat perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar antara penggunaan model pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) dan model pembelajaran make a match di kelas 5 Sekolah Dasar (SD) Negeri.
Model Active Education Fun Experience dengan Media Wordwall pada Pembelajaran IPAS di Kelas IV Sekolah Dasar Utami, Ima Wahyu Putri; Fantiro, Frendy Aru; Fazlyn, Nor Hazlina
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7060

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi berdasarkan observasi yakni kurangnya strategi model pembelajaran oleh guru, media pembelajaran yang digunakan hanya youtube dan kurang antusiasnya siswa dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan asesmen otentik model active education fun experience dengan media worwall dalam pembelajaran IPAS. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan subyek penelitian terdiri 19 siswa. Sumber data pada penelitian ini siswa kelas IV SDN Tunjungsekar 02 Kota Malang Penelitian dilaksanakan pada semester genap 2023/2024 di bulan Februari, teknik pengumpulan data melalui wawancara, tes, observasi dan dokumentasi serta analisis data melalui reduksi data, penyajian data, mengambil dan verifikasi data. Indikator keberhasilan penelitian ini berupa tercapainya antusias siswa dalam pembelajaran IPAS. Dalam asesmen model active education fun experience dengan media Wordwall pada materi IPAS siswa sudah cukup antusias dan semangat belajar pada pembelajaran IPAS materi Indonesiaku kaya budaya, aktivitas siswa diluar kegiatan pembelajaran sudah berkurang dan tidak membuat onar atau ramai didalam kelas. Saat guru memberi pemahaman dengan media kuis Wordwall terkait materi perhatian siswa sudah tefokuskan kepada guru. Dalam asesmen ini, siswa sudah mengerti petunjuk guru.
Meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran olahraga: Peran modul elektronik, kreativitas guru, dan teknologi Fantiro, Frendy Aru; Muzakki, Abdurrohman; Prakoso, Bayu Budi; Saputra, Setiya Yunus; Cendani Putri, Adelya Dwi
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 11 No 2 (2025): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v11i2.24904

Abstract

Student engagement in physical education is essential for promoting active participation and effective learning. However, traditional teaching methods often struggle to maintain students’ interest and motivation. In response to technological advancements, this study explores how e-module development, teacher creativity, and technology use affect student engagement in sports education, with technology acting as a moderating variable. A quantitative approach was applied, involving 150 Indonesian high school students selected through purposive sampling, focusing on those actively participating in physical education and using e-modules. Data were collected via structured questionnaires measuring e-module development, teacher creativity, technology use, and student engagement. The data were analyzed using Partial Least Squares (PLS) 4.0. The results show that e-modules (β = 0.420, t = 7.746, p < 0.001), teacher creativity (β = 0.212, t = 3.668, p < 0.001), and technology (β = 0.200, t = 4.392, p < 0.001) significantly enhance student engagement. Moreover, technology strengthens the influence of both e-modules (β = 0.303, t = 5.908, p < 0.001) and teacher creativity (β = 0.214, t = 3.783, p < 0.001) on student engagement. These findings underscore the importance of integrating digital tools and creative teaching strategies in physical education. The study provides practical implications for educators aiming to boost student involvement through innovative, technology-supported instruction.