Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

MEMBANGUN BADAN USAHA MILIK SEKOLAH DI SD MUHAMMADIYAH DENPASAR Wakhudin Wakhudin; Dedy Irawan; Try Yuliansyah Bintaro
Indonesian Collaboration Journal of Community Services Vol. 3 No. 2 (2023): Indonesian Collaboration Journal of Community Services
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/icjcs.v3i2.114

Abstract

This community service report aims to socialize the need for School-Owned Enterprises (BUMS) as an alternative source of funding for education units. Each school does have the opportunity to get funding from the government and local government, as well as the community, but in reality the education unit operates the education budget roughly. Therefore, education units need to find alternative sources of education funding. One way is to establish a School-Owned Enterprise. This BUMS is the same position as State-Owned Enterprises (SOEs) in the central government, Regional Owned Enterprises (BUMD) for provincial, district and city governments, and Village-Owned Enterprises (BumDes). The recommended BUMS can be PT, CV or Cooperative. But among the three economic institutions, cooperative is the most suitable for schools. Because, in cooperatives it is not only an economic matter, but in it there is a spirit of mutual assistance, and the spirit of education. BUMS is a manifestation of the creativity of education units under the responsibility of school principals, in addition to educational issues. All BUMS activities are the full responsibility of the principal. However, BUMS is carried out according to the rhythm of the business world, so that this institution is purely a professional economic institution
PENINGKATAN KAPASITAS WARGA SEKOLAH DI KAWASAN RAWAN BENCANA DALAM MENGURANGI RISIKO BENCANA GUNUNG API Agung Nugroho; Sri Muryaningsih; Lia Mareza; Aji Heru Muslim; Dedy Irawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16963

Abstract

Abstrak: Banyumas merupakan salah satu kabupaten yang berbatasan langusng dengan Gunung Slamet sebagai salah satu gunung api aktif di Pulau Jawa. Oleh karenanya pengetahuan kebencanaan menjadi kebutuhan mutlak bagi seluruh lapisan masyarakat yang berada di daerah rawan bencana termasuk siswa sebagai calon generasi penerus dalam rangka mengurangi resiko dampak dari bencana tersebut. Permasalahan yang dialami mitra yaitu belum terlaksananya pelatihan mitigasi bencana secara rutin dalam menghadapi potensi bencana gunung meletus. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan kebencanaan dan keterampilan warga dalam menghadapi potensi bencana gunung api. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di MI Muhammadiyah Gandatapa, Banyumas yang berada di kawasan resiko bencana. Jumlah peserta sebanyak 22 orang. Kegiatan dilaksankan dengan dua tahapan, tahap pertama berupa workshop atau pemaparan dari dua narasumber yang memang mendalami kajian mitigasi. Tahap kedua berupa praktek mitigasi yang diikuti oleh siswa sebagai peserta dalam pelatihan ini. Evaluasi kegiatan berupa pemberian angket setelah kegiatan selesai. Rangkaian kegiatan berjalan baik dan hasil dari pengisian angket peserta dapat disimpulkan bahwa respon peserta kegiatan sangat baik. Ada peningkatan dari pemahaman mitigasi bencana gunung meletus serta pengalaman praktek simulasi yang awalnya hanya 11% dari peserta pernah ikut simulasi menjadi 100%.Abstract: Banyumas is one of the regencies directly adjacent to Mount Slamet, one of the active volcanoes on the island of Java. Therefore disaster knowledge is an absolute necessity for all levels of society who are in disaster-prone areas, including students as candidates for the next generation in order to reduce the risk of the impact of the disaster. The problem experienced by partners is that they have not carried out routine disaster mitigation training in dealing with potential volcanic eruption disasters. Service activities are carried out through disaster mitigation training to provide disaster knowledge for residents of MI Muhammadiyah Gandatapa, Banyumas who are in disaster risk areas. The number of participants was 22 people. The activity was carried out in two stages, the first stage was in the form of a workshop or presentations from two resource persons who really studied mitigation studies. The second stage is in the form of mitigation practices followed by students as participants in this training. Evaluation of activities in the form of giving questionnaires after the activity is complete. The results of filling out the participants' questionnaire can be concluded that the understanding of volcanic eruption disaster mitigation after the participants attended the training was in the good category.
Peran Guru pada Penanaman Karakter dalam Profil Pelajar Pancasila di SD UMP Lutfiah Gunansyah; Dedy Irawan
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 13 (2023): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2023
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v13i.896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru pada penanaman karakter yang terdapat dalam Profil Pelajar Pancasila di SD UMP. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan pada bulan Juli hingga awal Agustus 2023. Partisipan penelitian ini adalah 1 orang kepala sekolah, 1 orang guru kelas dan 5 orang peserta didik SD UMP. Instrumen penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Jenis wawancara yang dilakukan adalah jenis wawancara semi terstruktur dalam bentuk pedoman wawancara. Analisis data dalam penelitian ini adalah studi kasus dari hasil penelitian di lapangan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan peran guru sebagai model, perencana, peramal, pemimpin dan petunjuk jalan ke arah pembelajaran dalam penanaman dimensi karakter Profil Pelajar Pancasila. di SD UMP. Profil Pelajar Pancasila terdapat 6 dimensi yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlaq mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif. Hal ini dibuktikan dengan berbagai metode yang telah dilakukan seperti mengingatkan sholat tepat waktu, menyediakan poster kebudayaan di Indonesia, membuat jadwal piket, menyediakan katering makan siang, membuat modul ajar dengan metode Problem Based Learning dan Project Based Learning. Guru juga menjalin hubungan yang erat dengan orangtua guna mendukung berjalannya penanaman karakter dalam diri peserta didik. Peserta didik yang memiliki ke-enam dimensi karakter Profil Pelajar Pancasila dapat mengaplikasikannya di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Kesiapan Guru Sekolah Dasar Kelas Rendah dalam Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Dedy Irawan; Atun Tri Astuti
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 4 Nomor 1, Maret 2023
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v4i1.17025

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran pada masa pandemi dilakukan secara daring. Pembelajaran daring mengalami berbagai kendala bagi peserta didik, guru, dan orang tua, sehingga membuat pemerintah membuka kembali pembelajaran tatap muka. Pembelajaran tatap muka dilaksanakan secara terbatas yaitu dengan membagi dua kelompok belajar daring dan luring. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka dilaksanakan dalam waktu terbatas, sehingga guru mengalami kesulitan dalam mencapai dan mengelola pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru sekolah dasar kelas rendah dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas. Bagaimana kesiapan guru kelas rendah dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas pada aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, serta penilaian hasil dan proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Subjek penelitian ini merupakan guru kelas rendah yang diambil dari sampel penelitian sebanyak 23 guru di wilayah korwilcam dindik Kembaran Kabupaten Banyumas. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner tertutup. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan guru sekolah dasar kelas rendah dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas secara umum memperoleh skor 188,26 dengan frekuensi sebanyak 16 guru masuk dalam kategori sangat siap, aspek perencanaan pembelajaran memperoleh skor 88,52 dengan frekuensi sebanyak 12 guru masuk dalam kategori sangat siap, aspek pelaksanaan pembelajaraan memperoleh skor 78,57 dengan frekuensi sebanyak 15 guru masuk dalam kategori sangat siap, dan aspek penilaian hasil dan proses pembelajaran memperoleh skor 21,17 dengan frekuensi sebanyak 23 guru masuk dalam kategori sangat siap. Maka dapat disimpulkan bahwa kesiapan guru sekolah dasar kelas rendah dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas berdasarkan interval penilaian skor pada aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, serta penilaian hasil dan proses pembelajaran dapat dinyatakan sangat siap.
Learning Model Discovery Learning for Enhancing Storytelling Skills of Elementary School Students Agni Kusuma Wardani; Lia Mareza; Dedy Irawan
Jurnal Lensa Pendas Vol 4 No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v4i2.593

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan bercerita siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bercerita menggunakan model discovery learning dan media pop up book. Teknik penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus, dan menggunakan desain penelitian Kemmis & McTaggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang dilakukan di SD Negeri 2 Purbadana menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan discovery learning dibantu dengan media pop up book berlangsung dengan baik. Hasil keterampilan bercerita pada siklus I mencapai rata-rata 3,1 dengan persentase ketuntasan sebesar 34%, artinya keterampilan bercerita siswa masih termasuk dalam kategori kurang. Pada siklus II rata-rata 3,9 dengan persentase ketuntasan sebesar 86%, artinya keterampilan bercerita siswa sudah termasuk dalam kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model pembelajaran discovery learning dibantu dengan media pop up book dapat meningkatkan keterampilan bercerita siswa kelas IV SD Negeri 2 Purbadana.
Enhancing Students' Reading Interest Through PQ4R Strategy Assisted by Comic Media at MI Muhammadiyah Panican Dedy Irawan; Laksono Yogi Wibowo; Agung Nugroho; Sri Muryaningsih
Journal of Childhood Development Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Childhood Development
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Ma'arif (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jcd.v4i1.4508

Abstract

Reading is a fundamental activity that affects every individual in learning various kinds of knowledge. Reading activities can become the foundation of an individual that supports the character formation process. Teaching reading is not an easy task because it requires the preparation of several things, such as environmental conditions, teaching techniques, learning strategies, and others. This research was motivated by the low interest in reading among sixth-grade students of MI Muhammadiyah Panican in Indonesian language learning. This study aims to provide solutions to the low reading interest of students through the implementation of the PQ4R strategy assisted by Comic media in the Indonesian language learning of the sixth grade at MI Muhammadiyah Panican. The research method used was Classroom Action Research (CAR), which was conducted in two cycles. The subjects of this study were the sixth-grade students of MI Muhammadiyah Panican, totaling 17 students. The results showed that the students' reading interest in the first cycle had reached a percentage of 64% with fewer criteria, while in the second cycle, it had obtained a percentage of 80% with good criteria. The research by applying the PQ4R strategy assisted by Comic media in the Indonesian language learning of the sixth grade at MI Muhammadiyah Panican has successfully increased the students' reading interest according to the expected success indicators
Peningkatan Keaktifan Berbicara Peserta Didik Kelas V pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia melalui Metode Role Playing dibantu Media Video Dedy Irawan; Rafi Ferdiansyah; Ilzam Afdila Putra
JANACITTA Vol. 9 No. 1 (2026): JANACITTA (Journal of Primary and Children’s Education)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v9i1.4983

Abstract

 This study is istended to improve the speaking participation of fifth-grade students at SD Negeri 1 Mrebet in Indonesian language learning through the impelemtation of a Role Playing method supported by educational videos. The research employs a classroom action research (CAR) approach, focusing on fifth-grade students s at SD  Negeri Mrebet, during the 2023-2024 academic year. The participants consist of 18 students and their  classroom teacher in the second semester. Data collected  using observation sheets, interviews, questionnaires, and documentation. The research design follows the Kemmis and Taggart model, which is conducted in two cycles, each consisting of planning, action,observation, and refletion stages. The results demonstrate that the application of the role-playing method, assistef by educational videos in Indonesian language learning, effectively increases students speaking participation. This is evidenced by the improvement in student engagement from the first cycle to the second cycle, successfully reaching the targeted 60% level of participation. Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi berbicara siswa kelas V SD Negeri 1 Mrebet dalam pembelajaran bahasa Indonesia melalui penerapan metode bermain peran yang didukung oleh video pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Classroom Action Research (CAR), dengan fokus pada siswa kelas V SD Negeri 1 Mrebet, Kecamatan Mrebet, pada tahun ajaran 2023/2024. Peserta penelitian terdiri dari 18 siswa dan guru kelas mereka pada semester kedua. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Desain penelitian mengikuti model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bermain peran, yang didukung oleh video pendidikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia, secara efektif meningkatkan partisipasi berbicara siswa. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan keterlibatan siswa dari siklus pertama ke siklus kedua, yang berhasil mencapai tingkat partisipasi 60% yang ditargetkan.
KEMANDIRIAN FINANSIAL ORGANISASI MELALUI PENINGKATAN PEMAHAMAN KEWIRAUSAHAAN PIMPINAN CABANG PEMUDA MUHAMMADIYAH (PCPM) PADAMARA PURBALINGGA Dedy Irawan; Iwan Fakhruddin; Imam Faisal Hamzah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38651

Abstract

Kegiatan ini terkait dengan usaha mandiri untuk memperoleh pendapatan yang bisa digunakan untuk menggerakan kegiatan organisasi. Hasil program Ibm Kewirausahaan Bagi Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Padamara yang dilaksanakan dengan kegiatan penguatan karakter kewirausahaan dan peningkatan pemahaman pemahaman mengenai kewirausahaan yang mendukung pengelolaan usaha organisasi serta peningkatan kemampuan untuk melakukan analisis potensi usaha yang meliputi aspek pemasaran dan manajemen usaha. Luaran dari penelitian ini adalah para peserta memiliki kemampuan untuk menganalisis ekonomi potensi usaha bagi PCPM Padamara. Kegiatan pengabdian juga meliputi aktifitas Ceramah dan Pelatihan dilakukan kepada 50 anggota PCPM Padamara. Penguatan pada perilaku kewirausahaan mampu menciptakan terbentuknya kemandirian usaha bagi pelaku usaha kecil termasuk usaha pada organiasi pemuda.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENEMUKAN INFORMASI PENTING DARI SEBUAH BACAAN PARAGRAF Eka Nur Oktafiani; Dedy Irawan
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Muara Pendidikan Volume 6 No 2, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v6i2.565

Abstract

Indonesian is a compulsory subject at all levels of education in Indonesia. Difficulties in learning Indonesian are the difficulties experienced by students in both low and high grades. This study aims to (1) find out the difficulties of students in finding important information from a paragraph reading in class V SD N 2 Dukuhwaluh (2) find out the factors that cause students to have difficulty in finding important information from a paragraph reading.This research is a qualitative descriptive research with case study method. Data collection techniques by means of observation, interviews and documentation analysis. Data analysis techniques from data reduction, data presentation and verification. The results showed that there were two students who had difficulty in finding important information from a paragraph reading in class V SD N 2 Dukuhwaluh
Pembelajaran Deep Learning sebagai Strategi Penguatan Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar pada Era Kurikulum Merdeka Dedy Irawan; Adam Latuconsina; Wahyu Laraswati; Muslim Muslim
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.727

Abstract

Reading literacy is a fundamental competency that supports elementary school students in understanding information, developing critical thinking skills, and constructing knowledge meaningfully. However, reading instruction in elementary schools is still frequently oriented toward memorization and literal comprehension, resulting in limited higher-order thinking abilities among students. This study aims to analyze deep learning as a strategy for strengthening reading literacy among elementary school students in the era of the Merdeka Curriculum. The study employed a qualitative descriptive approach using the literature study method. Data sources were obtained from national and international scientific articles indexed in Google Scholar, ERIC, Scopus, and Garuda databases published between 2017–2026. From the initial search results, 18 relevant articles were selected and analyzed using content analysis techniques through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that deep learning contributes positively to the improvement of reading comprehension, critical thinking skills, reflective learning, and student engagement in literacy activities. The implementation of strategies such as Problem Based Learning (PBL), Higher Order Thinking Skills (HOTS)-based learning, contextual learning, reflective learning, and digital literacy integration supports more meaningful and student-centered literacy learning. Therefore, deep learning can be considered a relevant pedagogical strategy for strengthening reading literacy in elementary schools in accordance with the objectives of the Merdeka Curriculum