Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Membaca Permulaan Peserta Didik Kelas II SD Dedy Irawan; Fithrotun Noor Kharisma; Agung Nugroho
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor penyebab kesulitan membaca permulaan peserta didik kelas II di SD. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dengan pendekatan penelitian kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas II yang mengalami kesulitan membaca permulaan teknik penagmbilan sampel dilakukan dengan tes membaca. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan analisis dokumen. Teknis analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 14 jumlah peserta didik terdapat 3 peserta didik yang mengalami kesulitan membaca. Faktor penyebab yang dialami peserta didik tersebut yaitu peserta didik pertama disebabkan karena terdapat gangguan pada penglihatannya yang membuat tidak bisa dengan jelas melihat tulisan, peserta didik kedua disebabkan kurangnya perhatian dan keterlibatan orang tua dalam mendampingi anaknya belajar, peserta didik ketiga disebabkan karena kurangnya motivasi dan minat dalam diri peserta didik untuk belajar.  Kesimpulan dari penelitian ini yaitu faktor penyebab peserta didik mengalami kesulitan membaca disebabkan karena faktor fisiologis, faktor lingkungan dan faktor psikologi. 
Peran Guru pada Penanaman Karakter dalam Profil Pelajar Pancasila di SD UMP Lutfiah Gunansyah; Dedy Irawan
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 13 (2023): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2023
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v13i.896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru pada penanaman karakter yang terdapat dalam Profil Pelajar Pancasila di SD UMP. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan pada bulan Juli hingga awal Agustus 2023. Partisipan penelitian ini adalah 1 orang kepala sekolah, 1 orang guru kelas dan 5 orang peserta didik SD UMP. Instrumen penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Jenis wawancara yang dilakukan adalah jenis wawancara semi terstruktur dalam bentuk pedoman wawancara. Analisis data dalam penelitian ini adalah studi kasus dari hasil penelitian di lapangan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan peran guru sebagai model, perencana, peramal, pemimpin dan petunjuk jalan ke arah pembelajaran dalam penanaman dimensi karakter Profil Pelajar Pancasila. di SD UMP. Profil Pelajar Pancasila terdapat 6 dimensi yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlaq mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif. Hal ini dibuktikan dengan berbagai metode yang telah dilakukan seperti mengingatkan sholat tepat waktu, menyediakan poster kebudayaan di Indonesia, membuat jadwal piket, menyediakan katering makan siang, membuat modul ajar dengan metode Problem Based Learning dan Project Based Learning. Guru juga menjalin hubungan yang erat dengan orangtua guna mendukung berjalannya penanaman karakter dalam diri peserta didik. Peserta didik yang memiliki ke-enam dimensi karakter Profil Pelajar Pancasila dapat mengaplikasikannya di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Kesiapan Guru Sekolah Dasar Kelas Rendah dalam Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Dedy Irawan; Atun Tri Astuti
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 4 Nomor 1, Maret 2023
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v4i1.17025

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran pada masa pandemi dilakukan secara daring. Pembelajaran daring mengalami berbagai kendala bagi peserta didik, guru, dan orang tua, sehingga membuat pemerintah membuka kembali pembelajaran tatap muka. Pembelajaran tatap muka dilaksanakan secara terbatas yaitu dengan membagi dua kelompok belajar daring dan luring. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka dilaksanakan dalam waktu terbatas, sehingga guru mengalami kesulitan dalam mencapai dan mengelola pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru sekolah dasar kelas rendah dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas. Bagaimana kesiapan guru kelas rendah dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas pada aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, serta penilaian hasil dan proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Subjek penelitian ini merupakan guru kelas rendah yang diambil dari sampel penelitian sebanyak 23 guru di wilayah korwilcam dindik Kembaran Kabupaten Banyumas. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner tertutup. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan guru sekolah dasar kelas rendah dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas secara umum memperoleh skor 188,26 dengan frekuensi sebanyak 16 guru masuk dalam kategori sangat siap, aspek perencanaan pembelajaran memperoleh skor 88,52 dengan frekuensi sebanyak 12 guru masuk dalam kategori sangat siap, aspek pelaksanaan pembelajaraan memperoleh skor 78,57 dengan frekuensi sebanyak 15 guru masuk dalam kategori sangat siap, dan aspek penilaian hasil dan proses pembelajaran memperoleh skor 21,17 dengan frekuensi sebanyak 23 guru masuk dalam kategori sangat siap. Maka dapat disimpulkan bahwa kesiapan guru sekolah dasar kelas rendah dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas berdasarkan interval penilaian skor pada aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, serta penilaian hasil dan proses pembelajaran dapat dinyatakan sangat siap.
Learning Model Discovery Learning for Enhancing Storytelling Skills of Elementary School Students Agni Kusuma Wardani; Lia Mareza; Dedy Irawan
Jurnal Lensa Pendas Vol 4 No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v4i2.593

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan bercerita siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bercerita menggunakan model discovery learning dan media pop up book. Teknik penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus, dan menggunakan desain penelitian Kemmis & McTaggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang dilakukan di SD Negeri 2 Purbadana menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan discovery learning dibantu dengan media pop up book berlangsung dengan baik. Hasil keterampilan bercerita pada siklus I mencapai rata-rata 3,1 dengan persentase ketuntasan sebesar 34%, artinya keterampilan bercerita siswa masih termasuk dalam kategori kurang. Pada siklus II rata-rata 3,9 dengan persentase ketuntasan sebesar 86%, artinya keterampilan bercerita siswa sudah termasuk dalam kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model pembelajaran discovery learning dibantu dengan media pop up book dapat meningkatkan keterampilan bercerita siswa kelas IV SD Negeri 2 Purbadana.