Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Agribisnis Melon Wates Blitar melalui IoT, Diversifikasi Produk, dan Digital Branding Nilawati Fiernaningsih; R. Moechammad Sarosa; R N Akhsanu Takwim; Anna Widayani; Pudji Herijanto
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/02jtfb05

Abstract

This community service program was carried out to address the main problems faced by the partner groups, namely the low production efficiency among melon farmers and the limited processing capacity of melon-based products in downstream partners. The purpose of this activity was to improve the productivity and quality of melon cultivation through the implementation of an Internet of Things (IoT) control system in the greenhouse, as well as to enhance the production capacity of processed melon chips using an upgraded vacuum fryer with a larger capacity. The applied methods included production system optimization, technology implementation assistance, training in production information management, and digital branding reinforcement. The results showed significant improvements in efficiency and product quality in two IoT-based automated greenhouses. Meanwhile, the downstream partner successfully increased melon chip production capacity from 10 kg to 30 kg per process, with improved product consistency and shelf life. Furthermore, the digital branding strategy positively influenced market competitiveness and consumer trust in the partners’ products
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA ORGANISASI Eko Boedhi Santoso; Nilawati Fiernaningsih; Rizky Kurniawan Murtiyanto
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v8i2.409

Abstract

Budaya organisasi adalah kebiasaan, norma, aturan yang dipahami dan disepakati bersama seluruh anggota organisasi. Budaya organisasi lebih kepada hal yang benar yang harus dipatuhi dan dilaksanakan dan hal buruk yang dilarang dan akan mendapat sanksi jika ada yang melanggar. Budaya organisasi sangat melekat dalam organisasi, baik dalam melaksanakan pekerjaan, berkomunikasi sesama anggota dan kebiasaan-kebiasaan lain yang sifatnya turun temurun. Berdasarkan hal tersebut, maka budaya organisasi adalah hal penting atau memiliki peran penting dalam keseluruhan aktifitas organisasi. Dalam penelitian ini, hipotesa yang dimunculkan adalah diduga adanya pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja organisasi. Maka, untuk membuktikan hipotesa disusunlah alat analisis yang dapat mengukur dan mengetahui. Informasi diperoleh dengan metode kuesioner yang disebarkan kepada responden. Diharapkan, hasil dari penelitian ini memberikan kontribusi bagi perusahaan sebagai objek penelitian, masyarakat luas, dan penelitian selanjutnya tentang topik yang serupa. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan dukungan untuk teori Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM).