Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL PengaMAS

PEMBENTUKAN RINTISAN DESA INKLUSI DESA TLOGOAGUNG KECAMATAN KEMBANGBAHU KABUPATEN LAMONGAN Anik Fadlilah; Edy Susanto; Wahyuni Wahyuni; Muhammad Fathul Amin; Muhammad Khoiruddin
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v5i2.3558

Abstract

    Pembangunan selama ini ternyata belum sepenuhnya memberikan perhatian terhadap pembangunan yang berkeadilan dan memihak kepada kelompok minoritas, salah satunya adalah penyandang disabilitas, sementara jumlah penyandang disabilitas di Indonesia terus meningkat. Paradigma yang ada dimasyarakat difabel masih dipandang sebelah mata, dipinggirkan atau tidak dianggap ada. Pada difabel dalam satu hal tidak dapat disamakan dengan orang yang diberi kesehatan fisik. Semangat untuk membangun gerakan desa mandiri dengan pelayanan prima melahirkan pemikiran tentang desa inklusi, yaitu desa yang terbuka, dialogis, merangkul, dan toleran. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk rintisan Desa Inklusi, desa yang ramah pada penyandang difabel, agar memperoleh layanan yang sesuai pada semua bidang. Metode yang digunakan dengan observasi, focus group discussion. Hasil yang dicapai dari program ini yaitu pembentukan roadmap jangka panjang dan video siteplan Rintisan Desa Inklusi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA BERBASIS MAGGOT SEBAGAI PAKAN TERNAK LELE DI KECAMATAN SEKARAN KABUPATEN LAMONGAN Afian Adi Atma; Anik Fadlilah; Wahyuni Wahyuni; Muhammad Fathul Amin; Muhammad Narto; Dfilla Kusuma
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v5i3.3560

Abstract

    Salah satu permasalahan lingkungan yang terjadi pada setiap wilayah adalah masalah sampah. Sampah yang dihasilkan setiap rumah tangga tentunya menjadi hal yang tidak bisa dihindari, baik itu sampah organik maupun sampah anorganik. Desa Sekaran Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan merupakan salah satu kawasan penghasil sampah terbanyak, dengan jumlah penduduk sebesar laki-laki 21.248 dan perempuan 23.574 mayoritas penduduk Desa Sekaran adalah beternak lele dan bertani di sawah. Sampah organik maupun sampah anorganik yang dihasilkan oleh rumah tangga tentunya dapat berbahaya bagi lingkungan. Diperlukan upaya-upaya untuk mengurangi volume sampah yang akan dibuang ke lingkungan. Bentuk upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pengelolaan sampah rumah tangga berupa sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik yang berasal dari rumah tangga dapat dijadikan bahan untuk budidaya maggot sebagai pakan lele. Melalui kegiatan ini masyarakat Desa Sekaran yang di kelola oleh BUMDES yang diwakili oleh ibu-ibu rumah tangga di RT 11 dan RT 03 Desa Sekaran Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dengan cara mengolah  kembali sampah organik sebagai media budidaya maggot untuk pakan lele yang murah dan praktis, sehingga dapat mengurangi biaya pembelian pakan untuk ternak lele, selain itu dengan adanya kegiatan ini, maka dapat mengurangi pencemaran lingkungan. 
PENYULUHAN PEMBIBITAN SAPI DI KELOMPOK TERNAK SUMBER REJEKI Lailatul Fitrotin Nisa'; Siti Ida Nuryani; Ulin Nihayatul Bahriyah; Astri Nur Chabibah; Maksun Rifa’i; Ahmad Syihabuddin Abdillah; Setia Hadi Sutrisno; Achmad Bustanul Arif; Zanuwar Zanuwar; Ridho Setiya Aji; Irvan Sulthoni; Muhammad Fathul Amin
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i2.5057

Abstract

Kegiatan penyuluhan secara tidak langsung merupakan bagian dari upaya untuk mendukung pembangunan peternakan, melalui transfer ilmu dan teknologi diharapkan terjadi adopsi inovasi sehingga terjadi perubahan perilaku pada peternak, baik itu perubahan pengetahuan (koqnitif), perubahan sikap (afektif) maupun perubahan keterampilan (pisikomotor). Ilmu dan teknologi yang ditawarkan dalam kegiatan penyuluhan ini adalah penguatan kelembagaan, motivasi usaha, reproduksi ternak, pemanfaatan limbah pertanian jerami dan tebon jagung sebagai pakan ternak dan pemanfaatan limbah kotoran ternak. Metoda yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode Penyuluhan melalui diskusi, setelah dilakukan penyuluhan dilakukan pembinaan dan evaluasi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi peternak, meningkatkan pengetahuan (kognitif) dan keterampilan peternak (psikomotorik) dalam menerapkan suatu inovasi serta peternak mau dan mampu menerapkan inovasi (afektif) yang ditawarkan oleh  narasumber, sehingga pada gilirannya usaha peternakan sapi yang digeluti oleh peternak mampu meningkatkan pendapatan sehingga mampu memperbaiki perekonomian rumah tangga peternak. Pelaksanaan kegiatan ini menghasilakan beberapa perubahan pada peternak sasaran, seperti muncul keinginan untuk membuat asuransi BPJS, Peternak sasaran kegiatan mengalami peningkatan pengetahuan tentang pemilihan idukan yang bagus. pemanfaatan limbah pertanian jerami dan tebon jagung.  sebagai pakan ternak serta pengetahuan tentang pemanfaatan limbah kotoran ternak untuk dijadikan suatu produk yang bernilai ekonomi.
PENYULUHAN PEMBIBITAN SAPI DI KELOMPOK TERNAK SUMBER REJEKI Nisa', Lailatul Fitrotin; Nuryani, Siti Ida; Bahriyah, Ulin Nihayatul; Chabibah, Astri Nur; Rifa’i, Maksun; Abdillah, Ahmad Syihabuddin; Sutrisno, Setia Hadi; Arif, Achmad Bustanul; Zanuwar, Zanuwar; Aji, Ridho Setiya; Sulthoni, Irvan; Amin, Muhammad Fathul
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i2.5057

Abstract

Kegiatan penyuluhan secara tidak langsung merupakan bagian dari upaya untuk mendukung pembangunan peternakan, melalui transfer ilmu dan teknologi diharapkan terjadi adopsi inovasi sehingga terjadi perubahan perilaku pada peternak, baik itu perubahan pengetahuan (koqnitif), perubahan sikap (afektif) maupun perubahan keterampilan (pisikomotor). Ilmu dan teknologi yang ditawarkan dalam kegiatan penyuluhan ini adalah penguatan kelembagaan, motivasi usaha, reproduksi ternak, pemanfaatan limbah pertanian jerami dan tebon jagung sebagai pakan ternak dan pemanfaatan limbah kotoran ternak. Metoda yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode Penyuluhan melalui diskusi, setelah dilakukan penyuluhan dilakukan pembinaan dan evaluasi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi peternak, meningkatkan pengetahuan (kognitif) dan keterampilan peternak (psikomotorik) dalam menerapkan suatu inovasi serta peternak mau dan mampu menerapkan inovasi (afektif) yang ditawarkan oleh  narasumber, sehingga pada gilirannya usaha peternakan sapi yang digeluti oleh peternak mampu meningkatkan pendapatan sehingga mampu memperbaiki perekonomian rumah tangga peternak. Pelaksanaan kegiatan ini menghasilakan beberapa perubahan pada peternak sasaran, seperti muncul keinginan untuk membuat asuransi BPJS, Peternak sasaran kegiatan mengalami peningkatan pengetahuan tentang pemilihan idukan yang bagus. pemanfaatan limbah pertanian jerami dan tebon jagung.  sebagai pakan ternak serta pengetahuan tentang pemanfaatan limbah kotoran ternak untuk dijadikan suatu produk yang bernilai ekonomi.