Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pelatihan Perencanaan Pembangunan dan Pemeliharaan Infrastruktrur Desa di Desa Beringin Taluk Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi Gusmulyani Gusmulyani; Dwi Visti Rurianti; Selpa Dewi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: Juni-September 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i3.2146

Abstract

Pembangunan desa merupakan bagian penting dalam pembangunan nasional. Berhasilnya pembangunan nasional termasuk pembangunan desa, ditentukan oleh pemerintah melalui berbagai kebijaksanaan di tingkat provinsi hingga Desa. Kondisi Desa Beringin Taluk masih memerlukan perbaikan infrastruktur guna memperlancar akses dalam bidang sosial dan ekonomi. Saat ini masyrakat belum begitu memahami tentang perencanaan pembangunan infrastruktur dan pemeliharaannya dan pelaksanaan pembangunan belum sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat desa beringin taluk karena kurangnya pengetahuan dan kemampuan di bidang itu. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat desa dan aparat desa dalam merencanakan pembangunan infrastruktur desa (gedung, jalan, drainase) serta meningkatkan pemahaman perlunya melakukan pemelihraaan infrastruktur desa sesuai dengan anjuran di bidang ilmu teknik sipil. Sehingga bisa memberdayakan masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat yang nantinya juga meningkatkan perekonomian masyarakat desa
Penyuluhan Bahaya Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja Pada SMK 1 Muhammadiyah Batu Sangkar Gusmulyani Gusmulyani; Endri Endri; Hamelya Putri
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i2.2349

Abstract

Kemajuan teknologi dan informasi membuat pengaruh budaya luar masuk dengan mudah dan salah satunya dalam hal pergaulan bebas. Remaja merupakan masa pencarian jati diri yang mendorongnya mempunyai rasa keingin tahuan yang tinggi, ingin tampil menonjol , dan diakui eksistensinya. Namun disisi lain remaja mengalami ketidakstabilan emosi sehingga mudah dipengaruhi teman dan mengutamakan solidaritas. Pengetahuan yang kurang memadai terhadap bahaya pergaulan bebas menyebabkan remaja banyak melanggar norma agama maupun norma hukum dan sosial. Pendidikan tentang pergaulan bebas seperti seks kebanyakan diperoleh dari informasi yang belum tentu benar melalui internet. Karena itu penting di berikan edukasi yang benar kepada remaja tentang bahaya pergaulan bebas. Penyuluhan di lakukan di SMK1 Muhammadiyah Batusangkar dengan metode ceramah, diskusi dan memberikan kuis/ pertanyaan kepada siswa tentang pemahaman mereka. Setelah diberikan penyuluhan rata-rata siswa SMK Muhammadiyah mengetahui bahaya pergaulan bebas dan dampaknya terhadap diri mereka, sehingga di harapkan dengan pengetahuan ini bisa mencegah pergaulan bebas pada SMK1 Muhammdiyah Batu Sangkar.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENUMPANG ATAS KUALITAS PELAYANAN ANGKUTAN UMUM (STUDI KASUS BUS. AKDP. PO. BINTANG PASAMAN) Septrianto, Septrianto; Ishak, Ishak; Gusmulyani, Gusmulyani
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 3, No 1 (2023): Vol. 3 No. 1 Oktober 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v3i1.2117

Abstract

Dalam kondisi persaingan yang ketat ini, hal yang harus di perhatikan oleh perusahaan bus adalah tingkat pelayanan dan kepuasan pelanggan atau penumpang agar dapat bertahan, bersaing dan menguasai pangsa pasar. Pemilik perusahaan harus tau apa saja yang dianggap perlu atau penting oleh peunmpang untuk menghasilkan kinerja dengan sebaik mungkin sehingga dapat memuaskan pelanggan atau penumpang. Tujuan dari penelitian ini adalah unuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat atas kualitas pelayanan angkutan umum di pasaman barat di tinjaudari 6 (enam) faktor kualitas pelayanan angkutan umum (PO.BintangPasaman) dan mengetahui tingkat kepuasan penumpang dilihat dari 6(enam) indicator standar pelayanan menurut peraturan Kementrian Dinas Perhubungan. Pada penelitian ini yang digunakan adalah metode teknik metode “importance and performance analysis (IPA) dan service quality (SERVQUAL)”. Yang dapat ditinjau dengan 6 (enam) faktor tingkat kualitas pelayanan yaitu keselamatan, keandalan, fleksibilitas, kenyamanan, kecepatan, dan dampak, serta 6 indikatorstandar pelayanan angkutan umum menurut peraturan Kementrian Perhubungan. Berdasarkan hasil penelitian dapat penulis simpulkan bahwa, Pelanggan yang menaiki angkutan umum PO. Bintang Pasaman merasa Kurang puas dengan dimensi pertanyaan responsiveness (tanggapan), dengan CSI yang diperoleh pada dimensi ini adalah 64,99%. Pelanggan yang menaiki angkutan umum PO. Bintang Pasaman merasa Kurang puas dengan dimensi pertanyaan tangibles (bukti fisik), dengan CSI yang diperoleh pada dimensi ini adalah 58,88 %. Pelanggan yang menaiki angkutan umum PO. Bintang Pasaman merasa Kurang puas dengan dimensi pertanyaan assurance (jaminan), dengan CSI yang diperoleh pada dimensi ini adalah 55,03 %. Pelanggan yang menaiki angkutan umum PO. Bintang Pasaman merasa Kurang puas dengan dimensi pertanyaan empathy (empati),  dengan CSI yang diperoleh pada dimensi ini adalah 54,91 %. Pelanggan yang menaiki angkutan umum PO. Bintang Pasaman merasa  Puas dengan dimensi pertanyaan reliability (keandalan), dengan CSI yang diperoleh pada dimensi ini adalah 65,39 %.Kata Kunci: Importance and Peformance Abalysis (IPA), SEVERQUAL, Bus.AKDP.PO Bintang Pasaman.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL DI SIMPANG 3 GANTING DEKAT MTsN 1 KOTA PADANG PANJANG Saputra Agam, Rahul; Gusmulyani, Gusmulyani; Dewi, Selpa
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 3, No 2 (2024): Vol. 3 No. 2 Februari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v3i2.2536

Abstract

A road intersection is a place for traffic flow from two or more roads to meet. The performance of the intersection must take into account the delay due to the existence of both signalless and signalized intersections. At unsignalized intersections there is congestion caused by side barriers, the high number of vehicles that are not matched by the availability Adequate road infrastructure. Analyzing the capacity and level of performance of an unsignalized intersection requires data from the field, in the form of intersection geometric data (width of each foot of the intersection), type and number of vehicles crossing the intersection after being multiplied by the passenger car equivalent number ( emp), so that the value in passenger car units (SMP) is obtained. Then the capacity and performance level of the intersection is calculated which includes the degree of saturation and delay of the intersection using the Indonesian Road Capacity Manual method (MKJI 1997). The results of the analysis showed that the capacity value (C) was 2321.033 pcu/hour, the degree of saturation (DS) was 0.41 sec/pcu, and the delay value (D) was 3.022 sec/pcu. Then obtained the level of service at the intersection of Jl. The Padang-Bukit Tinggi Sumatra route is still able to accommodate traffic volumes, because the degree of saturation (DS) is still small and the level of delay assessment is still in criterion C, so there is no need to re-calculate at the Jl. Cross Sumatra Padang - Bukittinggi. Keyword : Unsignalized intersection,road ferformance,side barrier, intersection, kapacity
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL (STUDI KASUS JALAN SUDIRMAN – R A KARTINI PAYAKUMBUH UTARA) Azmi, Rifki; Gusmulyani, Gusmulyani; Nurhasanah Habirun, Asiya
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 3, No 3 (2024): Vol. 3 No. 3 Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v3i3.2528

Abstract

Road intersections are places where traffic flows from two or more roads meet. Road network performance must take into account the delay due to intersections, both signal intersections and barriers, the high population of vehicles that are not matched by the availability of adequate infrastructure of the road. Analyzing the capacity and performance level of an unsignalized deviation is data from the field, in the form of geometric intersection data (width of each intersection leg), the equivalence number of each vehicle, so that uniformity in the car is obtained passenger (SMP). Then the capacity and level of intersection performance are calculated, which includes the degree of saturation, and the deviation delay with the Indonesian Road Capacity Manual method (MKJI 1997). The results of the analysis obtained, the capacity value (C) of the three observation days, the biggest value is 2362,626cu/hour, the degree of saturation (DS) is 0.566 sec/smp, and delay (D) deviation of 10,831sec / smp. Then obtained the level of service at the intersection of Jl. Sudirman – Jl.R.A. Kartini north Payakumbuh is still able to accommodate traffic volume, because the degree of saturation is still small and the level of delay assessment is still in criteria B, so there is no need to recalculate the unsigned intersection Jl. Sudirman – Jl. R.A. Kartini north Payakumbuh. Keywords : Unsignalized intersections, road performance, side barriers, intersections
PENGARUH GERAK U-TURN TERHADAP KINERJA LALU LINTAS DI JALAN SOEKARNO-HATTA KOTA PAYAKUMBUH Abrinanda, Viki; Gusmulyani, Gusmulyani; Zulhedi, Zulhedi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 3, No 2 (2024): Vol. 3 No. 2 Februari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v3i2.2533

Abstract

On a micro basis, there are several efforts to minimize the problem of traffic movement, especially on the safety and comfort on the road, which can be done by installing a median to separate the traffic flow in opposite directions. In planning the median, it is necessary to prepare a median opening that allows the vehicle to change the direction of travel in the form of a reversal movement or termed a U-Turn movement. One of the effects when doing a U-Turn is the speed of the vehicle where the vehicle will slow down and stop. This slowdown will affect traffic flow in the same direction, this circular movement will cause high traffic volume, lower vehicle speed, and higher density on the road. The author took the research location on roads in the West Payakumbuh District, Payakumbuh City, West Sumatra Province which dotted on the Soekarno-Hatta road section, Parit Rantang Payakumbuh City.The purpose of this study is to determine the performance of the road segment and the level of road service equipped with U-Turn facilities, analyze the average travel time of vehicles performing U-Turn, vehicle speed when performing U-Turn and queue lengths for U-Turn activities. To achieve this goal, the 2014 PKJI method was used. From the results of this study, it was found that the average travel time of the largest vehicle when making a u-turn was 12.68 seconds with a vehicle speed of 1.25 km/hour, with a queue when doing a u-turn of 50 meters. With service level C.Keywords: U-turn, travel time, speed, queue, level of service
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal Menggunakan Sofware PTV Vissim (Studi Kasus Simpang Tiga Asrama Polisi Batusangkar) Abista, Ghazi Ahmad; Ishak, Ishak; Yusman, Ana Susanti; Herista, Febrimen; Gusmulyani, Gusmulyani
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6229

Abstract

Abstrak. Batusangkar sebagai daerah kujungan wisata yang sangat potensial hingga mempengaruhi kenaikan jumlah volume lalu lintas yang berada di jalan menyebabkan volume lalu lintas mendekati/melebihi kapasitas suatu jalan dikarenakan ketidak seimbangan antara penyedia jaringan jalan dengan volume lalu lintas sehingga menyebabkan terjadinya kemacetan pada suatu ruas jalan dan persimpangan. Simpang yang memiliki permasalahan yaitu Simpang Tiga Asrama Polisi Kota Batusangkar. Pada simpang ini sering terjadi antrian kendaraan yang lumayan panjang pada saat jam-jam tertentu dikarenakan simpang ini menjadi jalur penghubung kota Batusangkar dan Bukittinggi , simpang ini juga menjadi akses menuju pusat kota batusangkar. Untuk mengetahui tingkat pelayanan simpang pada Simpang Tiga Asrama Polisi Batusangkar dilakukan analisis kinerja simpang, yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kualitas pelayanana simpang pada kondisi eksisting dan memberikan alternatif solusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada simpang tersebut. Bersarakan anlisis mengguakan Software PTV Vissim 23 dapat diketahui bahwa nilai tundaan rata-rata sebesar 61,08 detik dan Los berupa E (Buruk) pada kondisi eksisting. Pada scenario 2 nilai tundaan rata-rata sebesar 35,44 Detik dan Los berupa C (Cukup) sebagai hasil merubah fase pada waktu siklus. Berdasarkan hasil analisi permodelan tersebut maka dapat disimpulkan skenario 2 sebagai alternatif solusi terabaik untuk meningkatakan kualitas pelayanan pada Simpang Tiga Asrama Polisi Kota Batusangkar. Kata kunci: Simpang Bersinya, PTV Vissim, Tundaan, Panjang Antrain, Tingkat Pelayanan
Pelatihan Perencanaan Pembangunan dan Pemeliharaan Infrastruktrur Desa di Desa Beringin Taluk Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi Gusmulyani Gusmulyani; Dwi Visti Rurianti; Selpa Dewi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: Juni-September 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i3.2146

Abstract

Pembangunan desa merupakan bagian penting dalam pembangunan nasional. Berhasilnya pembangunan nasional termasuk pembangunan desa, ditentukan oleh pemerintah melalui berbagai kebijaksanaan di tingkat provinsi hingga Desa. Kondisi Desa Beringin Taluk masih memerlukan perbaikan infrastruktur guna memperlancar akses dalam bidang sosial dan ekonomi. Saat ini masyrakat belum begitu memahami tentang perencanaan pembangunan infrastruktur dan pemeliharaannya dan pelaksanaan pembangunan belum sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat desa beringin taluk karena kurangnya pengetahuan dan kemampuan di bidang itu. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat desa dan aparat desa dalam merencanakan pembangunan infrastruktur desa (gedung, jalan, drainase) serta meningkatkan pemahaman perlunya melakukan pemelihraaan infrastruktur desa sesuai dengan anjuran di bidang ilmu teknik sipil. Sehingga bisa memberdayakan masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat yang nantinya juga meningkatkan perekonomian masyarakat desa
Perencanaan Tanggul Sungai Petapahan Di Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar ade irawan; Dwi Visti Rurianti; Gusmulyani Gusmulyani; Chitra Hermawan; Surya Adinata; Fitra Andika Farse
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 1 (2021): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2021
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.779 KB) | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v1i1.1463

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan merupakan perwujudan dari Catur Dharma Perguruan Tinggi oleh Prodi Teknik Sipil. PKM dilaksanakan di desa Petapahan, Kec.Gunung Toar selama 1 hari dengan sumber dana berasal dari UNKS dengan judul “Perencanaan Tanggul Sungai Petapahan di Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar”, Kegiatan PKM bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kejadian – kejadian banjir yang terjadi khususnya di desa Petapahan akibat meluapnya Sungai Petapahan. Kegiatan PKM ini juga memberikan gambaran besaran debit atau banjir rancangan yang terjadi pada sungai Petapahan tersebut. Selain itu, kegiatan PKM ini juga dapat dijadikan sebagai alternatif perancangan bangunan banjir yang terjadi. Kegiatan PKM berlangsung dengan lancar, didukung oleh perangkat desa dan masyarakat desa Petapahan, sehingga luaran yang ditargetkan berupa peningkatan pemahaman masyarakat tentang permasalahan kejadian banjir dan alternatif bangunan penahan banjir bisa disampaikan tepat sasaran
PENGEMBANGAN IRIGASI UNTUK LAHAN PERSAWAHAN DI DESA BANJAR BENAI KECAMATAN BENAI Ade Irawan; Gusmulyani Gusmulyani; Surya Adinata; Chitra Hermawan; Joko Triyanto; Dwi Visti Rurianti
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2021): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2021
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.917 KB) | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v1i2.1823

Abstract

Daerah irigasi adalah kesatuan lahan yang mendapat air dari satu jaringan irigasi.Budidaya tanaman padi di Desa Banjar Benai masih terkendala oleh masalah kualitas sarana irigasi yang kurang menunjang, belum adanya data jaringan irigasi yang terbaru dan belum adanya aturan tentang operasi untuk distribusi daerah irigasi.Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PKM) didesa Banjar Benai dilakukan dengan pertemuan langsung antara aparatur pemerintah, masyarakat desa dan tim PKM teknik sipil. Proses identifikasi meliputi pengamatan, survey dan wawancara terhadap potensi pertanian disekitar irigasi yang akan dilakukan perencanakan dan pengembangan di Desa Banjar Benai.Data yang diperoleh dari hasil pengabdian, hasilnya jauh lebih besar dibandingkan dengan data yang diperoleh dari Dinas PUPR Kabupaten Kuantan Singingi. Hal ini bisa dipahami, karena data yang dimiliki oleh Dinas PUPR merupakan data yang lama dan banyak pembangunan yang dilaksanakan di daerah Irigasi Banjar Benai belum di masukkan kedalam data yang ada tersebut. Maka, untuk pembangan daerah Irigasi Banjar Benai diperlukan data terkini, yaitu data yang sesuai dengan pengabdian.