Claim Missing Document
Check
Articles

Pencegahan Hipertensi Dengan Senam Di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Sudagaran prasanti adriani; Made Suandika; Noor Yunida Triana
Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.187 KB) | DOI: 10.58466/literasi.v2i1.283

Abstract

Hypertension was defined as an increase in systolic blood pressure of at least 140 mmHg or a diastolic pressure of at least 90 mmHg. Blood pressure will increase after the age of 45-55 years, arterial walls will experience thickening by a buildup of collagen substances in the muscle layer so that blood vessels will gradually narrow and become stiff. Gymnastics for the elderly is a light exercise and easy to do, not burdensome if applied to the elderly. The elderly social service is one of the nursing homes with its address at Sudagaran Village, Kalibagor District, Banyumas Regency. This orphanage cares for the elderly with a total of 34 people consisting of 11 grandparents and 23 grandmothers. The purpose of this community service is the prevention of hypertension through health education about healthy exercise, the implementation of exercise and the formation of a healthy exercise group for the prevention of hypertension in the elderly. There is a significant change before and after the training, namely good knowledge which was originally 5.8% increased to 91.2%, while knowledge that was less originally 79.5% decreased to 3%. This community service activity was attended by 34 people and got very good enthusiasm from the participants. This is evidenced by the number of questions from participants related to hypertension exercise that can improve the health of the elderly. Suggestions for future activities can be carried out by training the same activities in other place.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Hipertensi pada Wanita di Puskesmas Karangjambu Imam Wakhyono; Ikit Netra Wirakhmi; Prasanti Adriani
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.008 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit the silent killer atau penyakit pembunuh senyap, dimana termasuk penyakit yang mematikan yang tidak diawali atau disertai dengan gejala - gejala terlebih dahulu sebagai peringatan bagi korbannya penyebab utama . Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi hipertensi meliputi umur, jenis kelamin, riwayat keluarga, ras, merokok, minum kopi, aktivitas fisik, konsumsi makanan berlemak, minum beralkohol dan kecemasan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan hipertensi pada wanita di Puskesmas Karangjambu. Jenis penelitian observasional analitik. Metode penelitian dengan survei dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan Acceidental/ Convenient dengan rumus slovin sebanyak 86 responden. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2021 dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian variabel yang berhubungan dengan hipertensi adalah riwayat keluarga (p=0,03), konsumsi garam (p=003), dan aktifitas fisik (p=0,00). Sedang yang tidak berhubungan adalah umur (p=0,463), minum kopi (p=0,64). Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga, konsumsi garam dan aktifitas fisik dengan hipertensi pada wanita di Puskesmas Karangjambu.
Hubungan Perilaku Caring Perawat dengan Kecemasan Pasien Selama Masa Pandemi di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara Nugroho Adi Purwanto; Prasanti Adriani; Refa Teja Muti
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.868 KB)

Abstract

Perilaku caring merupakan tindakan perawat yang didasari rasa empati, kasih sayang, keterampilan dan tanggung jawab yang mempunyai manfaat untuk kesembuhan pasien atau mendorong kondisi pasien lebih baik. Kurangnya perilaku caring yang diberikan pada pasien IGD sehingga dapat menimbulkan kondisi pasien seperti kurang diperhatikan, merasa tidak nyaman atau merasa cemas. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan kecemasan pasien selama masa pandemi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara. Desain penelitiannya menggunakan survei analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara sebanyak 106 responden dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale dan Gadar Caring Scale (GCS-46). Analisis data menggunakan uji spearman-rank. Hasil penelitian menunjukkan perilaku caring perawat selama masa pandemi dalam kategori cukup (58,5%), kecemasan pasien selama masa pandemi memiliki tingkat kecemasan sedang (47,2%) dan ada hubungan perilaku caring perawat dengan kecemasan pasien selama masa pandemi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara dengan nilai p value sebesar 0,0001 dan nilai rho: -0,466. Kesimpulan semakin baik perilaku caring perawat maka semakin menurunkan tingkat kecemasan pasien dengan kekuatan hubungan lemah.
Perbedaan Kecemasan Intraoperasi Pasien Sectio Caesarea (SC) sebelum dan sesudah Diberikan Terapi Musik di Ruang Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Ajibarang Siti Syah Sholati; Prasanti Adriani; Rahmaya Nova Handayani
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.877 KB)

Abstract

Sectio caesarea (SC) merupakan persalinan yang membutuhkan tindakan pembedahan. Tindakan pembedahan akan menimbulkan rasa sakit sehingga perlu dilakukan pemberian anestesi salah satunya dengan anestesi spinal. Pemberian anestesi spinal menyebabkan kondisi pasien tetap sadar selama proses pembedahan sehingga hal tersebut menyebabkan terjadinya kecemasan. Perawat perlu melakukan teknik untuk menurunkan kecemasan tersebut salah satunya dengan teknik terapi musik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi musik terhadap kecemasan intraoperasi pasien sectio caesarea (SC) di Ruang Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Ajibarang. Desain penelitiannya pre experiment dengan jenis one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien operasi SC di RSUD Ajibarang sebanyak 23 pasien dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar penilaian Visual Analog Scale for Anxiety (VAS-A) dengan analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan kecemasan intraoperasi pasien sectio caesarea (SC) sebelum diberikan terapi musik memiliki rata-rata skor kecemasan adalah 5,48 dan sesudah diberikan terapi musik memiliki rata-rata skor kecemasan adalah 3,61. Ada pengaruh terapi musik terhadap kecemasan intraoperasi pasien sectio caesarea (SC) di Ruang Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Ajibarang dengan nilai p value (0,0001).
Analisis Faktor Tingkat Pengetahuan dan Pola Makan terhadap Nyeri Berulang pada Lansia Penderita Rheumatoid Arthritis di Desa Kedungwuluh Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga Ita Murtiningsih; Wasis Eko Kurniawan; Prasanti Adriani
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.993 KB)

Abstract

Rheumathoid Arthritis merupakan gangguan peradangan kronis autoimun atau respon autoimun, dimana imun seseorang bisa terganggu dan turun yang menyebabkan hancurnya organ sendi dan lapisan pada sinovial, terutama pada tangan, kaki dan lutut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor pola makan dan tingkat pengetahuan penderita rheumatoid arthritis pada lansia di Desa Kedungwuluh Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel yang digunakan berjumlah 33 sampel diambil dengan teknik accidental sampling. instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat (distribusi frekuensi) dan analisis bivariat (uji rank spearman correlation). Hasil uji statistik membuktikan tingkat pengetahuan dan pola makan berpengaruh secara signifikan terhadap terjadinya nyeri berulang pada lansia penderita rheumatoid arthritis di desa Kedungwuluh Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga dengan nilai koefisien korelasi > 0.478 dan nilai p-value < 0.05.
Gambaran Post Power Syndrome pada Pasien Stroke di Ruang Rawat Inap RSUD Ajibarang Sugiyah Sugiyah; Prasanti Adriani; Rahmaya Nova
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.474 KB)

Abstract

ABSTRAK Stroke terjadi karena suplai darah ke otak terganggu. Ketika aliran darah ke otak terganggu, oksigen dan nutrisi tidak dapat diangkut ke otak. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan otak yang mengakibatkan dampak psikis berupa kelemahan anggota gerak, gangguan komunikasi dan kesulitan menelan. Sedangakan pada dampak psikologis berupa kesulitan mengendalikan emosi, cemas, gelisah, marah dan sedih atas kekurangan fisik dan mental yang mereka alami. Kondisi pada dampak psikologis ini disebut post power syndrome. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain deskripsi mendeskripsikan tentang post power syndrome pada pasien stroke. Responden penelitian ini berjumlah 42 pasien stroke. Penelitian ini menggunakan kuisioner Data dianalisis dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukan persentasi penderita stroke dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 64,3%, perempuan sebanyak 35,7%, kelompok usia terbanyak penderita stroke adalah 46-65 tahun dengan persentase 33,3%, Pendidikan responden terbanyak rendah 54,3% , sebagian besar responden bekerja 59,5%. Status sosial ekonomi rendah yaitu 45,2%. Dengan jenis stroke terbanyak adalah SNH yaitu 83,3% dan post power syndrome terbanyak yang dialami penderita stroke yaitu post power syndrome sedang dengan 64,3 % dari responden. Gambaran post power syndrome pada pasien stroke sebagian besar adalah post power syndrome sedang
Hubungan Motivasi Diri dengan Kemampuan Empati Mahasiswa Keperawatan di Universitas Harapan Bangsa Ray Hannif Fadillah; Tri Sumarni; Prasanti Adriani
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.789 KB)

Abstract

Motivasi yang tinggi pada seseorang diharapkan dapat menjadikan semangat dalam belajar dan dapat mendapatkan prestasi yang baik sehingga pada akhirnya dapat menjadi lulusan atau perawat yang berkualitas dan profesional. Penurunan motivasi diri seiring dengan penurunan kemampuan empati. Empati berperan penting bagi perawat yakni mampu memenuhi kebutuhan, perasaan dan permasalahan pada pasien. Empati mempunyai dampak yang positif antara kualitas hubungan perawat dengan pasien, juga kualitas dalam pemberian asuhan keperawatan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan motivasi diri dengan kemampuan empati mahasiswa Sarjana Keperawatan Universitas Harapan Bangsa. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik. Responden yang digunakan yaitu semua mahasiswa semester IV, VI dan VIII dengan menggunakan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sejumlah 71 mahasiswa. Kuesioner penelitian ini memakai kuesioner motivasi diri (Motivasi Menjadi Perawat) dengan kemampuan empati (Jeferson Scale Physician Emphaty), analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Spearman Rank. Peneliti mendapatkan hasil usia responden rata-rata berusia 21,28 tahun dengan jenis kelamin yang paling dominan perempuan (83,1) dengan mahasiswa yang memiliki hasil yang sama yaitu pada semester IV dan VI (33,8%). Motivasi diri pada mahasiswa Keperawatan S1 semester IV, VI dan VIII di Universitas Harapan Bangsa yang paling dominan adalah motivasi tinggi (70,4%). Kemampuan empati pada mahasiswa Keperawatan S1 semester IV, VI dan VIII di Universitas Harapan Bangsa sebagian besar pada kategori baik (95,8%). Hasil analisis didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan motivasi diri dengan kemampuan empati mahasiswa Sarjana Keperawatan Universitas Harapan Bangsa dengan p value 0,155 (p > α).
Karakteristik Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Prolanis Puskesmas 1 Kemranjen Kabupaten Benyumas Risqi Febriyantika; Rahmaya Nova Handayani; Prasanti Adriani
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.955 KB)

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit kronis serius yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa), atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Tujuan untuk mengetahui karakteristik pasien diabetes melitus tipe 2 prolanis di Puskesmas 1 Kemranjen Kabupaten Banyumas. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien prolanis di Puskesmas 1 Kemranjen yaitu 64 responden dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian menggunakan lembar mekanisme data yang diambil dari buku prolanis bulan Juni yang selanjutnya dimasukan ke dalam master tabel untuk mempermudah pengolahan data selanjutnya. Hasil penelitian dari 64 responden yaitu, karakteristik umur sebagian besar pra lansia sebanyak 45 orang (70,3%), sebagian besar perempuan sebanyak 53 orang (82,8%), sebagian besar berat badan beresiko dan obesitas 1 sebanyak 19 orang (29,7%)dan sebagian besar hiperglikemi sebanyak 50 orang (78,1%).
Pengaruh Senam Kaki Diabetes dalam Menurunkan Intensitas Nyeri pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Tyas Amalia Khaerunisa; Prasanti Adriani; Dwi Novitasari
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.944 KB)

Abstract

Diabetes mellitus adalah penyakit yang disebabkan karena glukosa dalam darah meningkat. Kadar gula darah yang tinggi dan berkelanjutan mengganggu non-konstriksi pembuluh darah dan mengurangi kemampuan untuk rileks. Hal ini menyebabkan penurunan aliran darah ke kaki, sehingga kaki akan terasa sakit saat berjalan, berdiri, dan melakukan aktivitas fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetik terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien DM tipe 2 di Desa Karanggedang Kecamatan Sidareja Kabupaten Cilacap. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, menggunakan dua kelompok metode pre-test design dan teknik sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikan senam kaki pada penderita DM tipe 2 < 0,05 yaitu 0,014 yang berarti berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri
Studi Kasus pada Pasien Ulkus Diabetes Millitus Pedic Dextra pada Tn.M dengan Nyeri Akut di Ruang Edelewis RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Hanesti Heron Olira; Danang Tri Yudono; Prasanti Adriani
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.7 KB)

Abstract

Diabetes Melitus adalah keadaan ketika tubuh tidak mampu menghasilkan atau menggunakan insulin atau (hormon yang membawa glukosa darah ke sel-sel dan menyimpannya sebagai glukogen), terjadi hiperglikemia yang disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal, melibatkan kelainan pada metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak serta menimbulkan berbagai komplikasi organ tubuh (Aridiana, 2016). Tujuan studi kasus ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan asuhan keperawatan Nyeri pada pasien Diabetes Millitus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Salah satu gejala atau keluhan yang dirasakan oleh pasien yang menderita luka ulkus Diabetes Mellitus adalah nyeri, rasa nyeri tersebut paling terasa pada tungkai bawah dan kaki sebelah kanan dan kiri. Dampak serta komplikasi yang mungkin terjadi apabila rasa nyeri pada klien tidak teratasi dengan baik dapat mengganggu kemampuan klien dalam melakukan aktivitas sehari-hari, mengganggu istirahat, dapat menurunkan nafsu makan, serta yang paling fatal dapat mengakibatkan kematian. Kata kunci : Asuhan Keperawatan, Diabetes Millitus, Nyeri Akut