Claim Missing Document
Check
Articles

Terapi Range Of Motion (ROM) dan Terapi Ambulasi untuk Pasien dengan Hambatan Mobilitas Fisik (Studi Kasus pada Pasien dengan Stroke di Desa Bobotsari Purbalingga) Zayidha Sayekti Asih; Amin Susanto; Prasanti Adriani
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.918 KB)

Abstract

Stroke merupakan kondisi kehilangan fungsi otak secara tiba-tiba yang disebabkan oleh gangguan aliran darah ke otak atau pecahnya pembuluh darah di otak. Masalah yang sering timbul pada penderita stroke adalah adanya hemipharesis yang dapat menimbulkan adanya hambatan mobilitas fisik. Tujuan penelitian ini adalah mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada klien stroke yang mengalami gangguan mobilitas fisik. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Pengumpulan data dengan wawancara, objek dan pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi. Berdasarkan pengkajian penelitian dengan pendekatan studi kasus pada pasien ditemukan masalah keperawatan yang ditegakkan ialah hambatan mobilitas fisik. Tindakan yang dilakukan adalah ROM (Range Of Motion) yaitu latihan gerak sendi dan terapi ambulasi atau perpindahan posisi. Setelah tiga hari diberikan tindakan keperawatan terjadi peningkatan kondisi. Hasil yang didapat yaitu mampu menunjukkan pemahaman tentang pentingnya latihan pergerakan sendi, mampu meningkatkan aktivitas secara mandiri pasien.
Gambaran Pasien Hambatan Komunikasi Verbal pada Tn I dengan Stroke Non Hemoragik di Desa Karangmangu Purwojati Mega Yanti; Prasanti Adriani; Suci Khasanah
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.417 KB)

Abstract

The main cause of stroke is usually high blood pressure which causes blockage of blood circulation so that the supply of blood and oxygen to the brain decreases. Symptoms of a stroke are usually sudden numbness of the face, arm, hand, and leg on one side or part of the body, usually accompanied by a sudden, severe headache. Nursing problems that may arise in patients with non-hemorrhagic stroke are verbal communication barriers. The purpose of this research is to be able to provide nursing care for verbal communication barriers. At Mr. I with non-hemorrhagic stroke in Karangmangu Village, Purwojati. This research method uses a descriptive case study design. In this case study, the subject is Mr. I with verbal communication barriers in Karangmangu Village, Purwojati. The results show that the author makes a nursing care plan for Mr. I which includes communicaton. Evaluation after carrying out nursing actions in accordance with the nursing action plan, an evaluation is carried out to find out and monitor developments and assess how successful the nursing actions have been to Mr. I Evaluation carried out for 3 days. Verbal communication barriers related to neuromuscular disorders
Gambaran Pasien Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas pada An. C dengan Pneumonia di Puskesmas Timbang Lutfatul Latifah; Noor Yunida T; Prasanti Adriani
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.995 KB)

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit peradangan parenkim paru yang ditandai dengan adanya demam tinggi, mengigil, sesak napas, napas cepat, batuk dan tarikan dinding dada ke dalam. Pneumonia merupakan penyakit yang menginfeksi kira-kira 450 jiwa orang pertahun dan terjadi di seluruh penjuru dunia (Wigati, 2019). Masalah yang muncul pada pasien pneumonia maka pemecahan masalah yang dapat dilakukan perawat untuk penyakit pneumonia adalah perawat menjadi educator, membantu orangtua untuk meningkatkan pengetahuan tentang penyakit pneumonia pada anaknya, dengan cara memberikan penjelasan tentang gejala pada penyakit pneumonia, serta tindakan-tindakan yang diberikan dan menghindari faktor resiko dari penyakit pneumonia agar tidak mengalami pneumonia berulang, sehingga terjadi perubahan prilaku dari orangtua klien setelah dilakukan pemberian pendidikan kesehatan. Selain penyuluhan kesehatan, terdapat penatalaksanaan lain untuk mengatasi masalah pneumonia (Anwar, 2016). Setelah dilakukan tindakan selama 3 x 24 jam didapatkan hasil pasien sudah tidak batuk dan mengeluarkan dahak, tidak batuk bisa mengeluarkan dahak,. Berdasarkan studi kasus dapat disimpulkan bahwa tindakan mengajarkan teknik fisioterapi dada dapat membantu pasien untuk mengeluarkan dahak yang dirasakan oleh pasien pneumonia.
Gambaran Pasien Kerusakan Integritas Jaringan Ny. S dengan Ulkus Diabetes di Ruang Edelweis RSUD R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Yusi Amelia; Prasanti Adriani; Suci Khasanah
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.432 KB)

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah gangguan metabolisme yang ditandai hiperglikemia yang berhubungan dengan abnormalitas metabolisme karbohidrat, lemakdan protein yang disebabkan oleh penurunan sekresi insulin atau penurunan sensitivitas insulin atau keduanya yang menyebabkan komplikasi kronis mikrovaskuler dan neuropati. Salah satu komplikasi yang sering terjadi adalah gangren, dimana kulit dan jaringan sekitar luka akan mati atau nekrotik dan mengalami pembusukan. Prinsip dalam pengelolaan kaki diabetik adalah pengelolaan yang holistik, menurunkan tekanan, kontrol infeksi, revaskularisasi, dan debridement. Tujuan penelitian yaitu mampu melakukan asuhan keperawatan kerusakan integritas jaringan pada Ny.S dengan diabetes melitus diRuang Edelwais RSUD Prof R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pada studi kasus ini yang menjadi subjek adalah Ny S dengan masalah utama erusakan integritas jaringan pada Ny.S dengan diabetes melitus. Pengumpulan data dimulai dari anamnesa, Dokumentasi dan Observasi. Hasil menunjukan bahwa penulis membuat perencanaan asuhan keperawatan pada Ny S yang mencakup NIC. Evaluasi setelah melakukan tindakan keperawatan sesuai dengan rencana tindakan keperawatan, dilakukan evaluasi untuk mengetahui dan memantau perkembangan dan menilai seberapa tingkat keberhasilan dari tindakan keperawatan yang telah dilakukan pada Ny S. Evaluasi asuhan keperawatan yang diberikan selama 3 hari masalah keperawatan kerusakan Integritas jaringan berhubungan dengan gangguan metabolisme teratasi sebagian.
Pengaruh Edukasi Menggunakan Video tentang Prosedur Pembiusan terhadap Kecemasan pada Pasien Pre Operatif Spinal Anestesi Daniel Nainggolan; Dwi Novitasari; Prasanti Adriani
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.21 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1042

Abstract

Kecemasan pre operasi adalah respon antisipasi terhadap pengalaman seseorang yang dianggap ancaman dalam integritas tubuh, peran hidup bahkan kehidupan. Tindakan bedah dengan anestesi spinal dapat mempengaruhi stres baik secara fisiologis dan psikologis, stress psikologis seperti kecemasan. Kecangihan teknologi untuk menyajikan edukasi selain gambar dapat berupa audio dan visual. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi menggunakan video tentang prosedur pembiusan anestesi spinal terhadap tingkat kecemasan pre operasi spinal anestesi di RSU Sint Lucia Siborong-borong. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen dengan one group pre and posttest design. Populasi penelitian ini yaitu pasien pre operasi dengan anestesi spinal sebanyak 30 pasien. Tehnik sampling incidental dengan cara pengambilan data menggunakan kuisioner APAIS dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian kecemasan pre edukasi video menunjukkan mayoritas kecemasan berat sebanyak 16 responden (53,3%) sedangkan post edukasi video menunjukkan mayoritas kecemasan ringan sebanyak 15 responden (50%), sehingga ada pengaruh yang signifikan dalam pemberian edukasi menggunakan video tentang prosedur pembiusan anestesi spinal terhadap penurunan skor kecemasan dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti p < 0,05. Media Video edukasi tentang prosedur pembiusan anestesi spinal dapat dijadikan alat untuk mengurangi tingkat kecemasan pasien.
Hubungan Riwayat BBLR Dan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Puskesmas Kutawis Anggi Nurin Kamarina; Prasanti Adriani; Arlyana Hikmanti
Viva Medika Vol 16 No 3 (2023): VOLUME 16 / Nomor 03 /JULI/ 2023
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i3.1038

Abstract

Stunting is the impaired growth experienced by children under five due to chronic malnutrition and repeated infections in the first 1,000 days of life. Children under five with a height of < -2 SD are considered stunting. This study aims to identify the relationship between Low Birth Weight (LBW) and exclusive breastfeeding with the stunting incidences in children aged 24-59 months in Puskesmas Kutawis. This quantitative study used case-control and retrospective designs involving 76 samples divided into two, case and control groups with 38 children of each using purposive sampling techniques. Data were analyzed using the chi-square test and showed that children with LBW history were 20 (52.6%) in the case group and 5 (13.2%) in the control group. Children under five with exclusive breastfeeding were 13 (34.2%) in the case group and 31 (81.6%) in the control group. The results of the Chi-square test found that children under five with a history of LBW obtained p-values of 0.001 (OR = 7.333; 95% CI: 2.355-22.835) and the history of exclusive breastfeeding obtained p-values of 0.000 (OR = 8.516; 95% CI: 2.953-24.561). It can be concluded that there is a significant relationship between LBW and exclusive breastfeeding with stunting incidences in Puskesmas Kutawis where children with a history of LBW have risks of 7,333 times and those without exclusive breastfeeding have risks of 8,516 times.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN UPAYA PREVENTIF KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA Wahyu Adi Arbianto; Prasanti Adriani; Dwi Novitasari
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p13

Abstract

Lansia ialah seseorang yang telah berusia lebih dari 60 tahun. Hipertensi sering terjadi tanpa adanya gejala, kondisi seperti ini bisa memperbesar risiko terjadinya stroke, beberapa penyakit jantung dan ginjal. Ada beberapa hal yang dibutuhkan oleh penderita hipertensi salah satunya adalah dukungan dari keluarga yang diberikan baik berupa materi, informasi, nasihat, dan bantuan yang nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan upaya preventif terhadap kejadian hipertensi pada lansia di wilayah Puskesmas Purwokerto Selatan. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien lansia berusia 60 ke atas di wilayah kerja Puskesmas Purwokerto Selatan dengan jumlah 209 jiwa, menggunakan teknik purposive sampling dan menetapkan rumus Slovin sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 137 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dengan skala likert tentang dukungan keluarga dan upaya preventif kejadian hipertensi. Analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat berupa usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dukungan keluarga, dan analisis bivariat menggunakan uji Sperman-Rank. Hasil penelitian didapatkan p-value (0,0001) serta nilai rho (0,391) yang mengartikan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan upaya preventif hipertensi.
Pengaruh Terapi Musik Gamelan Terhadap Kulitas Tidur Lansia di Desa Bateran kecamatan Sumbang 2021 Nanik Yuniarti; Prasanti Adriani; Suci Khasanah
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 2 No. 2 (2024): Mei
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v2i2.731

Abstract

A person's happiness with their sleep and the absence of symptoms of sleep deprivation and difficulty sleeping are indicators of good sleep quality. Sleep quality includes things like sleep duration, sleep latency, and subjective features of sleep. A person's capacity to maintain sleep conditions to achieve the appropriate REM and NREM sleep phases. The aim of this research is to determine the impact of gamelan music therapy. The research used a pre-experiment method with a one group pretest-posttest design. There is an influence of gamelan music therapy on sleep quality in the elderly in Banteran Village, Sumbang District, according to the sampling strategy, namely consecutive sampling, which shows a t-test analysis with a p-value of 0.001 (p 0.05).
Pemberian Intervensi Pijat Refleksi Kaki Pada Lansia Dengan Hipertensi Yang Mengalami Masalah Gangguan Pola Tidur Di PPSLU Dewanata Cilacap Wahyu Adi Arbianto; Prasanti Adriani
Jurnal Ventilator Vol. 1 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v1i4.683

Abstract

Introduction: Older adult with hypertension often experience several problems, one of which is disturbed sleep patterns. Disorders of sleep patterns experienced by the elderly have an impact on the recurrence of the disease, therefore the problem of sleep quality in the elderly must be addressed immediately One of them is providing foot massage reflexology Methods: This study uses a descriptive research design with a case study approach. This research is a study of the application of foot reflexology in the elderly with hypertension with nursing problems with sleep pattern disorders Result: The results of the study at the beginning of the study, on 3 Mey 2023 it was known that the respondent had problems with sleep patterns with a PSQI score of 18. Based on the evaluation results on 5 Mey 2023, it can be concluded that there was an increase in the quality of sleep of respondents with a PSQI score of 9 by giving intervention for 3 days starting from 3-5 Mey 2023 Discussion: Providing an effective foot massage reflexology intervention to overcome the problem of sleep pattern disorders in the elderly with hypertension, foot massage reflexology can relax the body so that sleep will feel more restful, foot massage reflexology intervention is recommended to be given every bedtime.
Asuhan Keperawatan Gerontik pada Lansia Dengan Pemberian Air Rebusan Daun Salam Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat dan Intensitas Nyeri Arthitis Gout pada Lansia di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Dewanata Cilacap Alfian Indriyanto; Prasanti Adriani
Jurnal Ventilator Vol. 1 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v1i4.701

Abstract

Elderly is an age group that is susceptible to disease due to decreased function in the body due to the aging process. Uric acid is produced by every living thing as a result of the main metabolic process, namely a chemical process in the cell nucleus that functions to support survival. To overcome complaints of pain that appear in patients with gout, there are various pharmacological and non-pharmacological therapies. The usual pharmacological therapy is taking painkillers, namely the Nonstereoidal Antiinflammatory Drugs (NSAID) group. Complementary therapy is a natural therapy including herbal therapy in the form of bay leaves. The aim of the study was to describe a decrease in uric acid levels by giving bay leaf boiled water to the elderly at the Cilacap Dewanata Institution. The results of this study were obtained after therapy by giving boiled bay leaf water, the patient was more comfortable, the pain was reduced, the last day's observations of vital signs (TTV) showed Td: 110/80 mmHg, Respiration: 20 x/minute, Pulse: 96 x /minute pain scale 2. In conclusion, the application of giving bay leaf boiled water is proven to be able to overcome the problem of diagnosing acute pain associated with physical injury agents, the implementation of self-invasion care was carried out for 3 days, with extraction the results of reduced pain.