Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Strengthening the search for information for homemakers in situations of information overload Halimah, Lien; Rullyana, Gema; Ardiansah, A.
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2023): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat), June 20
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v1i1.59224

Abstract

Information retrieval in a vital information retrieval system process learned by homemakers. Especially information relating to households. The service method implemented uses strengthening information retrieval based on interview results. The results of the interviews illustrate that the retrieval system is a series of system processes in carrying out information retrieval activities until documents or information are found based on queries so that they can meet user needs and satisfy requests for information from users. The steps in carrying out information search activities, namely: starting, chaining, browsing, differentiating, monitoring, extracting, verifying, and ending. Then to become community information, the community must be able to make changes. For example, there is progress in information, one of which is in the field of education. Strengthening is done by strengthening people's behavior towards information-seeking ways to avoid hoaxing information during an information overload.
Survey on The Need of Labelling Tools Kit Johan, Riche Cynthia; Ardiansah, Ardiansah; Suhardini, Dini
Edulib Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v13i1.52555

Abstract

Labelling books is one of the technical activities in the processing section of the library. This research is an initial study of the need to provide tools for labelling books, so as to provide convenience in the technical process of pairing bibliographic information in one book. The survey method was conducted on 21 librarians working in school libraries in West Java province. The results obtained were that every school librarian already had technical competence in processing library materials, and stated that they needed tools for the process of placing book labels. The librarians state that labelling is one of the library management activities to make the align collections or shelving easier for librarians so that collections can be accessible to library users. It is also beneficial for shelf reading to check if a library collection is improperly shelved and effectively locate missing or stolen books In addition to accessibility and shelf reading purposes, spine labels also give a sense of tidiness in the library because they are aligned and have the same size label used.
Role of inclusive school libraries for children with down syndrome Ikrimah, Awalia Latifa Mayda; Johan, Riche Cynthia; Khoerunnisa, Lutfi; Hadiapurwa, Angga; Ardiansah, Ardiansah
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 12, No 1 (2024): Accredited by Ministry of Education, Culture, Research and Technology of the Re
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkip.v12i1.46359

Abstract

The existence of libraries in inclusive schools is regulated in Indonesian legislation. Its management needs to be considered so that its existence can support each student with various special needs. This study aimed to identify the role of the library in helping to foster the speaking skills of students with Down syndrome (DS) with a qualitative approach and case study method. Data were collected through observation of one student with DS, interviews with one teacher in charge of the library, one class teacher, and one principal, and voice recording documentation from three informants. Triangulation data analysis was conducted to examine findings of data sources from observations and interviews, and reference documentation in the form of inclusive school library management standards. The inclusive school library provided collections of fiction, non-fiction, serial publications, and reference collections. Children with DS most often used fiction collections in the form of picture storybooks. The facilities and infrastructure of the inclusive school library are similar to school libraries in general. The predominant service provided and carried out by library staff – who are also teachers, is storytelling - telling stories from books chosen by students with DS to help develop an interest in reading and foster verbal communication. The library is used by teachers in learning activities, carrying out motor skills such as arranging books, thickening lines in books provided at school, playing on computer tablets, coloring, and developing cognitive abilities to recognize letters and connect letters; this helps foster speaking skills of students with DS.
EVALUASI HEURISTIK PADA INTERFACE SISTEM INFORMASI KEARSIPAN DINAMIS (SIKD) FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UPI Ardiansah; Nurdiansyah, Aulia
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v4i1.8123

Abstract

Jumlah arsip yang semakin banyak dibuat dan diterima oleh instansi, lembaga, organisasi, badan maupun perseorangan maka diperlukan manajemen pengelolaan arsip yang menggunakan TIK. Pengelolaan arsip elektronik dinilai lebih evektif dibandingkan dengan arsip cetak ditinjau dari segi kepraktisan dalam penciptaan dan penyimpananya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan SIKD pada lembaga-lembaga di lingkungan kerja FIP UPI tentang penerimaan pengguna terhadap SIKD masih jarang dilakukan, termasuk kajian tentang kepuasan akhir pengguna sebuah sistem informasi kearsipan juga masih jarang dilakukan. Padahal hal tersebut merupakan sesuatu yang penting dilakukan untuk mengukur kesuksesan penerapan sebuah sistem informasi. Peneltian ini menggunakan metode usability testing dengan menggunakan heuristik evaluasi pada interface suatu sistem. Hasil penelitian ini terjadi beberapa permasalahan yang ada di SIKD Tidak ada satupun petunjuk mengenai cara penggunaan dari SIKD dan panduan pengguna apabila mengalami kesulitan didalam menjalankan sistem dalam SIKD. Ikon yang tidak sesuai atau tidak memberikan arti sehingga membingungkan pengguna perlu perubahan ikon-ikon yang lebih familiar. Sistem harus dapat berbicara dalam bahasa pengguna, dengan kata, frasa dan konsep yang akrab bagi pengguna, dibandingkan dengan bahasa sistem. Sistem harus menginformasikan pengguna tentang apa yang terjadi, melalui tampilan dalam waktu yang tepat. Sistem juga harus dapat menjelaskan suatu kendali dan kesesuaian dengan fungsinya.
Personal Information Management oleh Mahasiswa: Finding, Keeping and Organizing, dan Meta Level Ardiansah; Khoerunnisa, Lutfi; Yanti Ramadhan, Suci; Wulandari, Yayu; Nurdiansyah, Aulia
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v5i1.12002

Abstract

Fenomena information overload terjadi ketika jumlah informasi yang diterima seseorang melebihi kapasitas kognitifnya untuk memprosesnya secara efektif. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan kualitas pengambilan keputusan dan peningkatan stress. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran aktivitas personal information management mahasiswa prodi perpustakaan dan sains informasi FIP UPI yang meliputi aktivitas finding information, keeping and organizing information and meta level. Teori yang digunakan yaitu Personal Information Management dipandang sebagai upaya untuk membangun, menggunakan, dan memelihara pemetaan antara kebutuhan dan informasi. Aktivitas penyimpanan dan pencarian digerakkan oleh interupsi (seperti yang dipicu oleh informasi atau kebutuhan yang masuk). Aktivitas tingkat M (meta-level) memiliki fokus yang lebih luas dan lebih strategis sifatnya. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data dengan bantuan aplikasi SPSS. Partisipan pada penelitian ini yaitu mahasiswa aktif pada tahun 2025 dengan jumlah 354 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 100. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Hasi penelitian menunjukan aktivitas PIM mahasiswa prodi perpustakaan dan sains informasi FIP UPI mengakses website sumber informasi dan menjelajah (browsing) ke semua source untuk meperoleh informasi yang sesuai dengan kebutuhan, pengorganisasian folder di komputer merupakan strategi efektif dalam mengumpulkan, mengklasifikasikan, menyusun, menyimpan, serta merawat informasi, sehingga memudahkan dalam menemukannya Kembali, dan pada tingkat meta mencakup upaya menjaga dan mengatur informasi, termasuk pengelolaan privasi dan keamanan, pengendalian arus informasi masuk dan keluar, serta evaluasi terhadap informasi tersebut.
Analisis Bibliometrik Tren Penelitian Literasi Pada Lansia dengan Menggunakan VOSviewer Azzahrawaani, Zhafirah; Riche Cynthia Johan; Ardiansah
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 44 No. 2 (2023): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember)
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/baca.2023.1679

Abstract

ABSTRACT This research focuses on bibliometric analysis related to trends in literacy research in the elderly. Elderly literacy has received quite a lot of attention in various research fields. This is because elderly people often have difficulty adapting to the rapid development of science. This research aims to determine the performance of published articles on elderly literacy research topics, and science mapping to find out areas of literacy that are often research topics. This research used 138 articles and proceedings indexed by Scopus as the research population. The bibliometric analysis utilized keywords derived from the abstracts and titles of the articles collected. The research results showed that of the 138 publications, there were 17 areas of literacy, which were the main topics in the research Of the 17 literacy fields, health literacy is the literacy field that has the highest frequency, to be precise, 73 articles. Bibliometric analysis of literacy in the elderly shows the popularity of a topic so that researchers can use it to determine research topics based on existing trends.   ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada analisis bibliometrik terkait tren penelitian literasi pada lansia. Literasi lansia mendapatkan cukup banyak perhatian di berbagai bidang penelitian. Hal tersebut, karena lansia kerap mengalami kesulian dalam beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari publikasi artikel topik penelitian literasi lansia, serta pemetaan pengetahuan guna mengetahui bidang-bidang literasi yang kerap menjadi topik penelitian. Penelitian ini menggunakan 138 artikel dan prosiding yang terindeks oleh Scopus sebagai populasi dari penelitian. Analisis bibliometrik yang dilakukan memanfaatkan kata kunci yang berasal dari abstrak dan judul artikel yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 138 publikasi, terdapat 17 bidang literasi yang menjadi topik utama dalam penelitian.  Dari 17 bidang literasi tersebut, literasi kesehatan merupakan bidang literasi yang memiliki frekuensi tertinggi, yaitu 73 artikel. Analisis bibliometrik literasi pada lansia menunjukkan kepopuleran suatu topik sehingga dapat digunakan bagi para peneliti untuk menentukan topik penelitian berdasarkan tren yang ada.