Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Konsep Materi Simetri Lipat melalui Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 5E Siti Sopi Sarinengsih; Epon Nuraeni L; Oyon Haki Pranata
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.535 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7303

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman konsep siswa terhadap materi simetri lipat dikarenakan kegiatan pembelajaran yang selalu digunakan kurang memperhatikan perkembangan berpikir siswa, kurangnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran, dan kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut, maka diperlukan sebuah model pembelajaran yang berpusat pada siswa dan sesuai dengan kriteria yang telah disebutkan, yaitu model pembelajaran Learning Cycle 5E. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pembelajaran pada materi simetri lipat dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E, memperoleh gambaran peningkatan pemahaman konsep materi simetri lipat menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E, dan mengetahui perbedaan peningkatan pemahaman konsep materi simetri lipat antara kelas yang menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan kelas yang tidak menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian quasi experimen dengan desain Nonequivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN IPK Mohammad Toha Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh yang terdiri dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Peneliti menggunakan instrumen tes sebagai alat utama pengumpul data dan instrumen observasi sebagai bukti bahwa kegiatan penelitian sesuai dengan model pembelajaran yang digunakan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E dapat terlaksana sesuai dengan fase-fasenya, peningkatan pemahaman konsep materi simetri lipat yang menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E terbukti berkategori tinggi, dan terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep materi simetri lipat kelas eksperimen dan pemahaman konsep materi simetri lipat kelas kontrol.
Pengaruh Media Kartu Bilangan terhadap Pemahaman Siswa Mengenai Operasi Pengurangan Bilangan Bulat Nurhaeni Nurhaeni; Oyon Haki Pranata; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.077 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.12598

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil studi pendahuluan peneliti yang dilakukan di Sekolah Dasar, yang menunjukkan bahwa pembelajaran matematika khususnya mengenai pengurangan bulat masih kurang dipahami oleh siswa karena kurang maksimalnya penggunaan media tentang pengurangan bilangan bulat. Pembelajaran matematika yang abstrak menyebabkan siswa SD yang berada pada tahap konkret memerlukan alat bantu berupa media yang dapat memperjelas apa yang akan disampaikan oleh guru. Hal ini yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian yang ditujukan untuk membuat siswa lebih memahami konsep pengurangan bilangan bulat yaitu dengan menggunakan media kartu bilangan. Penelitian ini berjudul “Pengaruh Media Kartu Bilangan terhadap Pemahaman Siswa mengenai Pengurangan Bilangan Bulat di Kelas IV SD” dengan tujuan untuk memperoleh informasi dan data mengenai bagaimana pengaruh media kartu bilangan terhadap materi pengurangan bilangan bulat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuasi eksperimen dengan sampel kelas IV-A sebagai kelas eksperimen dan kelas IV-B sebagai kelas kontrol. Dari hasil pengolahan dan analisis data terdapat informasi mengenai pengaruh media kartu bilangan terhadap pemahaman siswa mengenai pengurangan bilangan bulat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas kontrol nilai n-gainnya berada pada ketegori rendah yaitu 0,20 dan peningkatan nilai rata-rata dari hasil pre-test ke post-test yaitu 17. Pada kelas eksperimen nilai n-gainnya berada pada ketegori sedang yaitu 0,54 dan peningkatan nilai rata-rata dari hasil pre-test ke post-test yaitu 44. Berdasarkan hasil uji-t pada kelas eksperimen diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Ini membuktikan bahwa Ha (Hipotesis Alternatif) diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media kartu bilangan terhadap pemahaman siswa mengenai pengurangan bilangan bulat.
Pengembangan LKS Pembelajaran STEM untuk mencapai Keterampilan 4C dengan media Electrical Tandem Roller di Sekolah Dasar Tia Marliani; Ghullam Hamdu; Oyon Haki Pranata
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 2 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i2.35334

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Lembar Kerja Siswa. Penelitian ini dilakukan karena bentuk lembar kerja siswa di sekolah dasar pada umumnya sebagai soal-soal evaluasi dan dijadikan alat penilaian kognitif bagi siswa.   Sedangkan, makna LKS yang sebenarnya adalah sebagai gambaran proses tahapan belajar siswa untuk mendapatkan konsep/pengetahuan. Kuriulum 2013 sebagai pembaruan sistem yang menuntut guru untuk mendidik siswa melalui sejumlah aktivitas agar memperoleh keterampilan abad 21 atau yang disebut dengan 4C (communication, collaboration, critical thinking dan creativity). Pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 bersifat tematik dengan harapan siswa mampu menemukan maupun menerapkan konsep secara langsung pada saat pembelajaran. Penerapan pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematic) sebagai upaya pengembangan pembelajaran tematik Kurikulum 2013 menggunakan LKS akan menjembatani paket pembelajaran tematik dengan fokus pembelajaran IPA dan matematika, kemudian akan menghasilkan suatu produk dengan kemampuan 4C pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data Diskusi Kelompok Terarah (FGD). Dengan melakukan identifikasi dan analisis masalah secara kolaboratif sebagai langkah awal, kemudian mengembangkan solusi yang didasarkan pada patokan teori, design principle yang ada dan inovasi teknologi berdasarkan FGD. Sehingga diperoleh keputusan berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) pembelajaran STEM Berdasarkan Kemampuan 4C dengan Media Electrical Tandem Roller di Sekolah Dasar.
Pengembangan Soal High Order Thinking Skill untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Matematika Siswa Sekolah Dasar Sri Rahayu; Yusuf Suryana; Oyon Haki Pranata
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 2 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i2.25285

Abstract

Pengaruh Media Puzzle terhadap Hasil Belajar Siswa tentang Bangun Datar di Sekolah Dasar Wiwi Alawiyah; Yusuf Suryana; Oyon Haki Pranata
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.829 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.12799

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil studi pendahuluan yang dilakukan dengan guru kelas III SD Negeri 2 Setiamulya bahwa adanya permasalahan mengenai hasil belajar siswa tentang bangun datar pada materi luas daerah persegi dan persegi panjang yang tidak terlampau jauh dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM). Permasalahan disebabkan oleh proses pembelajaran yang cenderung monoton dan kurang bervariatif terutama penggunaan media pembelajarannya. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti menggunakan media puzzle untuk melihat bagaimana pengaruh media puzzle terhadap hasil belajar siswa tentang bangun datar di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan di kelas III A SD Negeri 2 Setiamulya (sebagai kelas ekperimen) dan di kelas III B SD Negeri 2 Setiamulya (sebagai kelas kontrol). Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment research dengan desain non equivalent control group design. Hasil temuan yang didapatkan yaitu hasil belajar siswa di kelas yang tidak menggunakan media puzzle (kelas kontrol) memperoleh nilai rata-rata postest sebesar 65,76, sedangkan hasil belajar siswa di kelas yang menggunakan media puzzle (kelas eksperimen) memperoleh nilai rata-rata postest sebesar 80,6. Berdasarkan hasil analisis data yang didapatkan setelah melakukan penelitian ini menunjukkan ada pengaruh media puzzle terhadap hasil belajar siswa tentang bangun datar di Sekolah Dasar.
Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Operasi Hitung Pembagian Bilangan Cacah pada Siswa Kelas V SD Meli Andriyani; Oyon Haki Pranata; Karlimah Karlimah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 2 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i2.35335

Abstract

Kesulitan siswa kelas V SDN Kamulyan dalam operasi hitung pembagian, merupakan hambatan pada operasi hitung lainnya dalam matematika. Karena itu perlu ditinjau secara seksama, hingga ditemukan faktor-faktor yang meyebabkan kesulitan tersebut. Dengan ditemukannya faktor-faktor kesulitan siswa dalam melakukan operasi hitung pembagian, dapat memudahkan siswa belajar operasi pembagian dan operasi hitung lainnya dalam matematika. Untuk itu diperlukan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian yaitu lima orang siswa kelas V SDN Kamulyan yang kesulitan dalam operasi hitung pembagian. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, kuesioner. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, penyebaran kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pemaparan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan dua faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa dalam operasi hitung pembagian. Faktor internal yaitu, rendahnya minat dan motivasi pada pelajaran matematika. Ditunjukkan dengan rasa tidak senang pada pelajaran matematika dan operasi hitung pembagian, mudah merasa bosan, menganggap bahwa operasi hitung pembagian merupakan materi yang sulit, mengerjakan tugas tentang operasi hitung pembagian masih dengan bantuan teman. Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam operasi hitung pembagian yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah.
Systematic Literature Review: Model Problem Based Learning pada Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar Mia Andani; Oyon Haki Pranata; Ghullam Hamdu
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 2 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.994 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i2.35391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh model problem based learning terhadap pembelajaran matematika di sekolah dasar, yakni dengan melihat ketercapaian dari tujuan pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Systematic Literature Review. Dari hasil strategi pencarian ditemukan sebanyak 196 artikel dari tahun 2010 sampai 2021, kemudian diseleksi secara bertahap dan sistematis menjadi 10 artikel yang relevan dengan topik model problem based learning pada pembelajaran matematika sekolah dasar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh model problem based learning pada pembelajaran matematika di sekolah dasar, dibuktikan dari 10 artikel yang diteliti mampu menjawab pertanyaan penelitian, yaitu: (1) Bagaimana ketercapaian tujuan pembelajaran matematika di sekolah dasar berdasarkan hasil review artikel penelitian mengenai model Problem Based Learning? (2) Apakah model Problem Based Learning berpengaruh terhadap ketercapaian tujuan pembelajaran matematika di sekolah dasar? Hasil dan temuan dalam artikel-artikel tersebut menunjukkan adanya peningkatan ketercapaian tujuan pembelajaran matematika setelah diimplementasikannya model problem based learning pada pembelajaran matematika, yakni: (1) meningkatnya kognitif peserta didik, (2) meningkatnya kemampuan pemecahan masalah, (3) meningkatnya hasil belajar peserta didik, (4) peningkatan peserta didik dalam mengomunikasikan ide dan (5) pengembangan karakter. Dari hasil ini membuktikan bahwa adanya pengaruh model problem based learning pada pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pengembangan Media Komik Pada Materi Pecahan Senilai Kelas IV SD Siti Hajar Mutmainnah; Oyon Haki Pranata
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 3 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.106 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i3.53444

Abstract

Penerapan Model Take And Give Dalam Pembelajaran Perkalian Bilangan Cacah Pada Siswa Sekolah Dasar Veraetris Yanuar; Oyon Haki Pranata
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.13148

Abstract

 Penelitian ini dilandasi adanya permasalahan dalam pembelajaran matematika yaitu masih banyak siswa yang belum menguasai perkalian dengan baik. Adanya penomena tersebut disusun pembelajaran yang menyenangkan dengan menggunakan model pembelajaran Take and Give dalam meningkatkan penguasaan perkalian. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Bagaimana penerapan model Take and Give dalam pembelajaran perkalian bilangan cacah pada siswa sekolah dasar?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrifsikan penerapan model Take and Give dalam pembelajaran perkalian bilangan cacah pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Partisipan dan subjek penelitian sebanyak 18 siswa kelas III SD Negeri 1 Kadugede Kecamatan Kadugede Kabupaten Kuningan. Pengumpulan data melalui lembar tes, pengolahan data kuantitatif diselesaikan melalui pengolahan data deskriptif dan uji t. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa penerapan model Take and Give dapat meningkatkan pembelajaran perkalian bilangan cacah pada siswa kelas III SD Negeri 1 Kadugede.
DESAIN DIDAKTIS SIFAT-SIFAT PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG BERBASIS PERMAINANAN ORAY-ORAYAN DI SEKOLAH DASAR Aat Nursaidah; Epon Nur'aeni L; Oyon Haki Pranata
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.467 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i4.12536

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya temuan hambatan belajar (learning obstacle) yang dialami siswa pada materi sifat-sifat bangun datar persegi dan persegi panjang. Hambatan belajar tersebut menyebabkan proses pemahaman siswa pada materi sifat-sifat bangun datar persegi dan persegi panjang mengalami hambatan. Oleh sebab itu, harus dirancang desain pembelajaran yang bisa mengatasi hambatan belajar tersebut. Desain pembelajaran berbasis permainan tradisional oray-orayan pada materi sifat-sifat bangun datar persegi dan persegi panjang dapat digunakan untuk memudahkan siswa dalam memahami materi sifat-sifat bangun datar persegi dan persegi panjang, sehingga dapat mengatasi hambatan belajar (learning obstacle) yang dialami oleh siswa serta dapat dijadikan alat dalam melestarikan kebudayaan daerah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan: learning obstacle siswa pada materi sifat-sifat bangun datar persegi dan persegi panjang, desain didaktis sifat-sifat bangun datar persegi dan persegi panjang berbasis permainan tradisional oray-orayan, implementasi desain didaktis sifat-sifat bangun datar persegi dan persegi panjang berbasisi permainan tradisional oray-orayan, dan respon siswa terhadap desain didaktis sifat-sifat bangun datar persei dan persegi panjang berbasis permainan tradisional oray-orayan.Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif model DDR (Didactical Design Research). Terdiri dari tiga tahap: prospetive analysis, analisis metapedadidaktik, dan analisis restrosfektif. Penelitian ini dilakukan di dua SD Negeri Kabupaten Majalengka yaitu SDN Argalingga I dan SDN Argalingga III. Hasil dari penelitian ini adalah suatu desain pembelajaran berupa bahan ajar dalam bentuk Lembar Aktivitas Siswa (LAS) dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dikembangkan sebagai desain bahan ajar alternatif yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika materi sifat-sifat bangun datar persegi dan persegi panjang.