Sri Astutik
Department Of Geography Education, Universitas Jember, Jl. Kalimantan 37 Jember, East Java, 68121, Indonesia

Published : 37 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penggunaan SIG Untuk Pemetaan Mitigasi Bencana Banjir di Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang Nur Lailatul Khomariyah; Sri Astutik; Bejo Apriyanto
MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI Vol 5 No 1 (2022): Majalah Pembelajaran Geografi
Publisher : DEPARTMENT OF GEOGRAPHY EDUCATION, UNIVERSITY OF JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.351 KB) | DOI: 10.19184/pgeo.v5i1.31194

Abstract

Bencana banjir termasuk salah satu bencana alam yang dapat dikaji dari segi geografi melalui keruangan. Bencana banjir merupakan limpasan air yang melebihi tinggi muka air normal, sehingga melimpah dari palung sungai menyebabkan adanya genangan pada lahan rendah di tepi sungai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Penggunaan SIG untuk pemetaan jalur mitigasi bencana banjir Di Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang. (2) Arahan mitigasi bencana banjir Di Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei deskriptif dengan pendekatan spasial. Populasi adalah seluruh satuan lahan dan individu di Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung, serta pemerintah. Sampel penelitian adalah satuan lahan dan individu yang terkena banjir di Desa Sidorejo, serta BPBD Kabupaten Lumajang. Jumlah satuan lahannya adalah 7. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan overlay dan skoring parameter tingkat kerawanan banjir, yaitu bentuk lahan, kemiringan lereng, tanah, dan penggunaan lahan untuk menganalisis data. Rujukan mitigasi banjir ditentukan berdasarkan tingkat kerawanan dan jenis banjir tersebut. Hasil penelitian ini adalah (1) tingkat kerawanan banjir di Kecamatan Rowokangkung terdiri 3 kelas, yaitu (a) kelas sangat rendah meliputi Desa Sidorejo sampai 8,03 ha; (b) Kelas rentan meliputi 2 desa yaitu Desa Kedungrejo dan Desa Rowokangkung dengan luas 29,78 ha; (c) Kelas kurang rentan terdiri dari 4 desa yaitu Desa Nogosari, Desa Sumbersari, Desa Sumberanyar, dan Desa Dawuhan Wetan dengan luas 50,15 ha. (2) Arahan mitigasi banjir dibagi menjadi 4 tipe, yaitu Tipe I untuk sangat rawan dan banjir kiriman, Tipe II untuk tingkat rawan dan jenis kiriman banjir, Tipe III untuk tingkat rawan dan tipe banjir lokal, kelas Tipe IV untuk tingkat kerawanan rendah dan tipe banjir kiriman.
ANALISIS KEMAMPUAN PENGUASAAN KONSEP IPA TERPADU DAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN MAHASISWA MELALUI PENGGUNAAN BAHAN AJAR PENGOLAHAN TEBU SEBAGAI ENERGI TERBARUKAN Lailatul Nuraini; Supeno Supeno; Sudarti Sudarti; Sri Astutik; Shinta Nuriyah Mahbubiyah Royani
Jurnal Kumparan Fisika Vol. 5 No. 1: April 2022
Publisher : Unib Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.5.1.15-22

Abstract

ABSTRAK Jember merupakan daerah yang memiliki potensi tebu yang besar. Akan tetapi, potensi pengolahan tebu belum banyak dikembangkan sebagai sumber belajar dalam proses pembelajaran sehingga belum dapat menumbuhkan kesadaran akan kepedulian lingkungan akibat keberadaan limbah dari pabrik pengolahan tebu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang penguasaan konsep ipa terpadu dan tingkat kepedulian lingkungan mahasiswa setelah pembelajaran menggunakan bahan ajar tentang pengolahan tebu sebagai energi terbarukan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa calon guru fisika yang menempuh mata kuliah IPA Terpadu. Teknik pengumpulan data secara observasi, dokumentasi dan test penguasaan konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penguasaan konsep IPA Terpadu mahasiswa mengalami peningkatan sebesar 0,43 dan berada dalam kategori sedang. Mahasiswa menunjukkan adanya peningkatan sikap kepedulian lingkungan terhadap potensi lokal pengolahan tebu sebagai energi terbarukan yang ada di Jember. Kemampuan penguasaan konsep dan sikap kepedulian lingkungan sangat penting dimiliki oleh mahasiswa agar mahasiswa mampu mengintegrasikan konsep yang dimiliki ke dalam sikap peduli lingkungan dalam kehidupan nyata.Kata Kunci: IPA Terpadu, Penguasaan Konsep, Kesadaran Lingkungan, Tanaman TebuABSTRACT Jember is a regency which has a great potential of sugar cane. Meanwhile, the potential of the processing of sugar cane was not yet to be developed as a learning resource and hence was not able to grow the environment awareness which was caused by the waste of sugar cane factory. The aimed of this research was to describe the mastery concept learning of integrated science and level of students’ environment awareness after learning by using teaching material about the processing of sugar cane as a renewable energy. The method was experimental research with one group pretest-posttest design. The sample of this research was physics students who took integrated science course.  The research data which was collected by using observation, documentation, and mastery concept test was analyzed by using normalized gain. The result showed that there was an increasing of N-gain around 0,43 and came to medium category. It also showed that there was environment awareness toward local potential of sugar cane manufacturing as a renewable energy in Jember. The ability of mastery concept and environment awareness was very important to be had by students, so the students were able to integrate the science concept into environment awareness behaviour in the daily life.Keywords: Integrated Science; Mastery Concept Learning; Environment Awareness; Sugar Cane.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Komunikasi Ilmiah dan Hasil Belajar Fisika Siswa SMA Oviane Brian Pramesti; Supeno Supeno; Sri Astutik
Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP) Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.278 KB) | DOI: 10.19109/jifp.v4i1.5612

Abstract

The purpose of this study is to examine the effect of guided inquiry learning models on the ability of scientific communication and physics learning outcomes of class X students at SMAN 1 Gambiran, Banyuwangi. This research is a quasi-experimental research conducted by posttest-only design. The research sample is students of Class X Science 1 as an experimental class and students of Class X Science 2 as a control class with each class having 34 students. The experimental class received treatment in the form of physics learning using the guided inquiry learning model while the control class used the learning model commonly used by teachers at the school. Research data obtained through observation and tests. The data analysis technique used is the t test which was previously tested by data normality. The data obtained shows that the average scientific communication ability of students in the experimental class is greater than the control class, namely 74.5 and 68.2, respectively. The average student learning outcomes in the experimental class were also greater than the control class, namely 69.7 and 58.8, respectively. Statistical test results show that there are differences in scientific communication skills and learning outcomes between experimental class students and control class students so that it can be concluded that the guided inquiry learning model influences the scientific communication skills and physics learning outcomes of high school students.
KEMAMPUAN DECISION MAKING SISWA SMA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING Alivea Pisca Dianty; Supeno Supeno; Sri Astutik
JURNAL PEMBELAJARAN FISIKA Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Pembelajaran Fisika (JPF) Universitas Jember
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.677 KB) | DOI: 10.19184/jpf.v9i1.17935

Abstract

Students must be able to make decisions effectively in urgent conditions and be able to formulate strategies to take action in an effort to make the situation under control. During learning at school, there are still many students who tend to be more receptive to information than to provide solutions that can solve the problems. The ability to make decisions can be trained using the guided inquiry learning model, because the essence of the guided inquiry strategy is relate to the decision making skills. The use of guided inquiry models in learning can increase student to think critically, be more productive, be more skilled in obtaining information and making decisions. The research aims is to know the ability to take the decision making of students high school in learning physics based on guided inquiry. This type of research was descriptive research. This research is used to describe the participation of high school students in making decision on guided inquiry on physics learning. The results obtained by the study of guided inquiry learning models can increase student participation in making decisions.
Evaluasi Daya Tampung Beban Pencemaran Air Sungai Menggunakan Pendekatan Metode Neraca Massa Muhammad Asyroful Mujib; Fahrudi Ahwan Ikhsan; Bejo Apriyanto; Sri Astutik; Anik Nur Khasanah
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 21, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.21.2.152-161

Abstract

Latar belakang: Sungai Bedadung merupakan sungai utama di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bedadung yang mengalir di tengah wilayah perkotaan dan berpotensi mengalami pencemaran akibat aktifitas manusia melalui pembuangan limbah domestik, industri, dan pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kualitas air sungai dan daya tampung beban pencemaran air di Sungai Bedadung Hulu.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis korelasional dan metode neraca massa. Teknik pengambilan sampel kualitas air dengan cara grab sampling pada delapan segmen yang terdiri dari 8 sampel sumber nirtitik (non-point source) dan 1 sampel titik (point source) pada kondisi debit rendah di musim kemarau. Parameter yang diuji adalah kualitas fisika air yaitu suhu, pH, Daya Hantar Listrik (DHL) dan Total Dissolved Solids (TDS), serta kualitas kimiawi air yaitu Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), dan Dissolved Oxygen (DO).Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh parameter kualitas air Sungai bedadung hulu berdasarkan analisis metode neraca massa memiliki nilai yang tidak melebihi standar baku mutu kualitas air kelas II Peraturan Pemerintah RI Nomor 22 Tahun 2021. Beban Pencemaran Aktual (BPA) untuk kualitas kimiawi air yaitu BOD, COD, dan DO masing-masing sebesar 651,10 kg/hari; 80009,47 kg/hari; dan 3091,70 kg/hari.Simpulan: Nilai Beban Pencemaran Aktual (BPA) ketiga parameter berada di bawah batas Beban Pencemaran Maksimum (BPM) sehingga masih memiliki selisih daya tampung untuk dapat menerima beban pencemaran. Upaya pengelolaan air limbah dan menjaga kelestarian lingkungan masih diperlukan untuk meningkatkan kualitas air di Sungai Bedadung hulu. ABSTRACT Title: Evaluation of River Water Pollution Load Capacity Using Mass Balance Method ApproachBackground: The Bedadung River is the main river in the Bedadung watershed that flows in the middle of urban areas and can experience pollution due to human activities through domestic, industrial, and agricultural waste disposal. This study aimed to determine the characteristics of river water quality and load capacity of water pollution in the Upper Bedadung River.Method: This study uses a qualitative descriptive approach with correlational analysis and mass balance methods. The water quality sampling technique was taken through grab sampling on eight segments consisting of 8 non-point source samples and 1 point source sample at low discharge conditions in the dry season. The parameters tested were the physical quality of water, namely temperature, pH, Electrical Conductivity (DHL) and Total Dissolved Solids (TDS), as well as the chemical quality of water, namely Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), and Dissolved Oxygen (DO).Result: The results showed that all the water quality parameters of the upstream Bedadung River based on the mass balance method analysis had a value that did not exceed the class II water quality standards of the Republic of Indonesia Government Regulation Number 22 of 2021. Actual Pollution Load (BPA) for the chemical quality of water, namely BOD, COD, and DO each of 651.10 kg/day; 80009.47 kg/day; and 3091.70 kg/day.Conclusion: The BPA value of the three parameters is below the Maximum Pollution Load (BPM) limit so that it still has a difference in the capacity to accept the pollution load. Efforts to manage wastewater and preserve the environment are still needed to improve water quality in the upstream Bedadung River.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN (CC) BERBASIS SCAFFOLDING TERHADAP KEMAMPUAN SCIENTIFIC REASONING FISIKA SISWA SMA Devi Tri Ulul Azmi; Sri Astutik; Subiki Subiki
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 10 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v10n1.p1833-1843

Abstract

The purpose of the research is conducted to examine the effect of Scaffolding-based  (CC) learning models on the ability of scientific reasoning physics of high school students. The research population was MAN Bondowoso 2019/2020 students and the research sample was the students of class XI IPA 1 and XI IPA 2. The research techniques used were observation, tests and documentation. There are two stages of data analysis technique, they are normality test and independent sample t-test using SPSS version 23. The result shows that the experimental class and control class data are normally distributed, that is the sig value. > 0.05. Independent test sample t-test using SPSS 23 on the scientific reasoningphysics capability obtained sig. (2-tailed) by 0,038 and the result of sig. (1-tailed) for 0,019 meaning that the test is <0.05. The results showed that the  model based on Scaffolding had a significant effect on the ability of scientific reasoning physics of high school students of high school students.
The Effect of Cosheet Strategy-Based on Collaborative Creativity Learning on Energy Literation Ability and Physics Learning Outcome Sri Astutik; Lu'luul Maknuniyah
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v11n2.p180-192

Abstract

The purpose of this study was to find out how the energy literacy abilities of high school students while using Cosheet Strategy based on the Collaborative Creativity (CC) learning model and to determine the effect Cosheet Strategy based on  the Collaborative Creativity (CC) learning model on physics learning outcomes in high school students. This type of research is experimental research with post-test only control group design. The study population was all students in Mumbulsari 1 Senior High School. The determination of the study sample used was cluster random sampling which was then obtained in class X Mathematics and Natural Science 3 as the experimental class and class X Mathematics and Natural Science 2 as the control class. The research instruments were observation, interviews, tests, and documentation. Analysis of research data for energy literacy skills is by using the energy literacy formula, while for physics learning outcomes use statistical tests on the SPSS application program. Based on the results of the analysis it can be said that students' energy literacy abilities while using the Cosheet Strategy based on Collaborative Creativity (CC) learning model are good, and the Cosheet Strategy based on Collaborative Creativity (CC) model has a significant effect on physics learning outcomes in high school students.
Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru SMAN Panarukan Situbondo Sri Astutik; Subiki; Singgih Bektiarso
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.031 KB) | DOI: 10.53621/jippmas.v1i1.5

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mengimplementasikan PTK dan menyusun hasil penelitian PTK adalah dengan mengadakan pelatihan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran dan penilaian hasil belajar seiring dengan meningkatnya keterampilan guru dalam mengimplementasikan PTK dan menyusun hasil penelitian PTK serta terjalin kerjasama yang baik antara FKIP dengan khalayak sasaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan adalah metode ceramah, metode diskusi, dan metode praktik dalam mengimplementasikan dan menyusun hasil penelitian PTK. Khalayak sasaran yang menjadi objek dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah guru SMAN Panarukan Situbondo sebanyak 41 orang guru. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya kemampuan guru dalam mengimplementasikan PTK dan menyusun hasil penelitian PTK sehingga memberikan dampak terhadap kinerja guru dan proses belajar mengajar.
Analisis Peningkatan Jumlah Penduduk Terhadap Perubahan Penggunaan Lahan Tahun 2016-2020 Berbasis Citra Landsat 8-OLI di Kecamatan Sumbersari Dan Patrang Iqni’a Fajril Wahida; Y. Yushardi; Elan Artono Nurdin; Sri Astutik; M. Asyroful Mujib
MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI Vol 5 No 2 (2022): Majalah Pembelajaran Geografi
Publisher : DEPARTMENT OF GEOGRAPHY EDUCATION, UNIVERSITY OF JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1011.789 KB) | DOI: 10.19184/pgeo.v5i2.32948

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk yang terjadi di kecamatan Sumbersari dan Patrang mengakibatkan perubahan penggunaan lahan yang semakin tinggi pada lima tahun terakhir, yaitu pada tahun 2016-2020. Analisis perubahan penggunaan lahan menggunakan citra Landsat 8-Oli dilakukan untuk mengidentifikasi luas perubahan penggunaan lahan yang terjadi di wilayah kajian berdasarkan data multitemporal serta data jumlah penduduk yang didapatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan jumlah penduduk terhadap perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Sumbersari dan Patrang Kabupaten Jember tahun 2016-2020 dilihat dari ekstraksi citra landsat 8-OLI. Adapun penelitian ini menggunakan metode klasifikasi supervised maximum likelihood. Uji akurasi citra dalam penelitian ini digunakan untuk melihat keakuratan citra yang telah di klasifikasi dan data lapangan. Akurasi citra Landsat klasifikasi penggunaan lahan memperoleh hasil sebesar 91,43%, dan kelas penggunaan lahan yang menunjukkan luas perubahan penggunaan lahan yang paling banyak mengalami perubahan yaitu lahan bangunan dengan total penggunaan lahannya sebesar 443.717 Ha. Ini menunjukkan bahwa adanya perubahan penggunaan lahan yang terjadi pada lima tahun terakhir berupa lahan pertanian ke non-pertanian akibat kebutuhan lahan pemukiman semakin meningkat yang diikuti peningkatan jumlah penduduk yang semakin tinggi di kecamatan Sumbersari dan Patrang kabupaten Jember.
Pengaruh Media Pembelajaran Google Earth Terhadap Kemampuan Berpikir Spasial Siswa SMA Agus Santoso; Muhammad Asyroful Mujib; Sri Astutik
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v6i2.5998

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mengenai rendahnya kemampuan berpikir spasial siswa SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media pembelajaran geografi berbasis Google Earth terhadap kemampuan berpikir spasial siswa SMA. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen semu. Indikator kemampuan berpikir spasial meliputi: comparison (kondisi dan koneksi spasial), aura (spatial aura atau zona pengaruh objek ke sekitarnya), region, hirarchy, transition, analogy, pattern, dan association (korelasi). Data yang diperoleh melalui tes kemampuan berpikir spasial siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran geografi berbasis Google Earth berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir spasial siswa, dengan hasil uji T-Test yang meninjukkan sig.2-tailed 0,000. Pemanfaatan media pembelajaran geografi berbasis Google Earth mampu meningkatkan kemampuan berpikir siswa, yang dibuktikan dengan kelas eksperimen memiliki skor Gain yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, yaitu 0,7 dan 0,43, dengan selisih skor Gain sebesar 0,23. Kemampuan berpikir spasial siswa setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan Google Earth mengalami peningkatan yang signifikan.