Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Studi Kelayakan Pembukaan Prodi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Syafruddin Syafruddin; Refisa Ananda; Nunung Supratmi; Rahma Dewi Hartati; Ratu Badriyah; Brillianing Pratiwi; Suparti Suparti
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v9i1.40

Abstract

The opening of a new study program at an institution must meet several aspects, including feasibility studies. The feasibility study can provide an overview of the prospects of the Study Program that will be opened. FKIP Universitas Terbuka (UT) has several potentials that can be considered to open a new Master of Education study program Indonesian. This research aims to produce an academic paper in the form of recommendations to UT leaders about whether or not the plan to open the Master of Education Study Program Indonesian be opened based on a) The response of prospective Master students to the plan to open a PJJ-based Indonesian Education Study Program; b) The competence of Master of Education graduates Indonesian needed by the community; c) Response from education experts (Association/reviwer Ban PT) to the feasibility of organizing a PJJ-based Indonesian Education S2 study program. The research method uses a descriptive design by conducting a survey in the form of questionnaire distribution, based on region. The results of the questionnaire data collection were analyzed using quantitative methods, then the FGD (interview) data was analyzed qualitatively using SWOT analysis. The research population of (1) undergraduate students of UT Indonesian Education who have programmed the TAP (Final Project Program) course, (2) Participants. Sampling using Proportional Area Random Sampling technique. The results showed that UT has the potential to open a Master of Education Indonesian study program. However, it is still necessary to develop and discuss in detail the curriculum that will be offered to prospective students
PENGEMBANGAN MAJALAH SEKOLAH VIRTUAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI PESERTA DIDIK DI KOTA DEPOK Refisa Ananda; Nunung Supratmi; Syafruddin Syafruddin
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Theschool'svirtualmagazineprovidesanopportunityforlearnerstopublishtheirwritings.Thedevelopmentofvirtualschoolmagazineswascarriedout in 4schoolsinDepokCity, namelySMP and MAMadinatulQuran, SMKBhaktiKarya,andMTs. Al-Ittihad.Theseactivitiesarecarriedoutbyutilizingtheissuudigitalplatform.Thepublicationoftheschool'svirtualmagazineiscarriedoutonceamonth.The school'svirtualmagazineismanaged by teachersandprovidedbytheschoolasaforumforstudentcreativity.Thewritingrubricsprovidedinthevirtualmagazinearepoetry, news, shortstories,andphotojournalism.Studentsinallfourschoolshavebeenabletopublish the firstissueoftheschool'svirtualmagazine.Each school has1(one)issuuaccountmanagedbyteachersastheirvirtualschoolmagazinepublishingplatformforfree.
Peran Sanggar Bahasa dan Sastra Indonesia dalam Upaya Meningkatkan Literasi Peserta Didik Rahma Dewi Hartati; Nunung Supratmi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran sanggar bahasa dan sastra Indonesia dalam meningkatkan literasi di sekolah terutama tingkat SMP maupun SMA sehingga dapat membentuk budaya literasi. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana ruang lingkup dan pengelolaan kegiatan sanggar bahasa dan sastra Indonesia berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan pemahaman karya sastra maupun ilmiah peserta didik. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif yang mengeksplorasi eksistensi dan respon berkaitan dengan tujuan penelitian dalam bentuk kuesioner, serta melakukan wawancara mendalam dengan guru mata pelajaran bahasa Indonesia sebagai responden. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sanggar bahasa dan sastra di sekolah masih belum optimal digiatkan, seperti: 1) pengelola sanggar masih berpusat pada guru mata pelajaran bahasa Indonesia, 2) penyelenggaraan kegiatan sanggar dilakukan di saat kegiatan ekstrakurikuler dengan menyiapkan program kegiatan berbahasa dan bersastra, 3) belum seluruh sekolah memiliki ruang khusus sanggar, namun demikian terdapat beberapa sekolah yang optimal dalam memfasilitasi dan mengembangkan sanggar bahasa dan sastra Indonesia, sehingga dapat meningkatkan literasi dan keterampilan berbahasa peserta didik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan informal yang lebih memperhatikan literasi di sekolah salah satunya melalui pengelolaan sanggar bahasa dan sastra Indonesia.
Campur Kode Fonologi dan Semantik dalam Puisi “0 Ammalek” Nunung Supratmi; M.Arifin Zaidin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5202

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengkaji bentuk dan fungsi, jenis, dan faktor-faktor penyebab terjadinya campur kode pada buku puisi “O AmmaleK”,karya Goenawan Monoharto. Penelitian i kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber penelitian diambil dari Buku Puisi “O Ammalek” sebagai data primer. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Teknik dokumentasi menjadi alat untuk mengumpulkan data penelitian dan teknik analisis data melalu proses penyempurnaan, penjelasan, dan pemberian verifikasi. Penyempurnaan berarti memperbaiki, mengkritkan, pemusatan pada kajian penting, dan membuang hal yang tidak penting. Penyajian data digunakan dalam penelitian kualititatif ini adalah formulasi naratif, dan penarikan kesimpulan berdasarkan dengan bukti dukungan yang diperoleh selama proses penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode bahasa mangkasak yang digunakan penulisnya dalam menyampaikan kepada pembaca adalah campur kode dalam bentuk fonologis dalam fonetik, fonemik, dan fonetik artikulatoris atau organis, sedangkan fonemik mencakup unsur fonemik. Campur kode dalam bentuk semantik dengan kajian makna bahasa mencakup makna leksikal, gramatikal, dan denotatif,yang berfungsi untuk penghormatan, menegaskan makna, makna seorang ibu /amma/ dalam suatu kehidupan hingga akhir khayat menjadi sangat penting, juga kepada orang lain, keinginan untuk memperkenalkan jati diri atau aktualisasi diri dan penekanan makna larik-larik puisinya sesuai dengan kondisi emosional yang dimilikinya.
Pelatihan Read Aloud untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Guru di Kota Tangerang Selatan Ika Tri Yunianika; Siti Hadianti; Refisa Ananda; Nunung Supratmi
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 3 No. 2 (2022): August
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v3i2.5533

Abstract

This community service program aims to improve the digital literacy skills of teachers in Kota Tangerang Selatan through read aloud training. This program was carried out using training method based on needs analysis of primary teachers in Kota Tangerang Selatan. The read aloud training through digital library consisting of four stages, namely: preparation, implementation, monitoring, and evaluation. The training was conducted online through the Zoom platform. Participants of this program consist of 58 teachers from 12 primary schools in Kota Tangerang Selatan. The instrument of evaluation used in this program was Kirkpatrick’s training evaluation model (level 1). Questionnaires of evaluation were distributed through google form. The evaluation data were analyzed using descriptive analysis. The results of this training were the improvement of teachers’ knowledge regarding read aloud, the development of teachers’ skills to use read aloud technic properly for teaching, and the improvement of teachers’ ability to access digital library and to use it in teaching learning process.
Efektivitas Instrument Penilaian Afektif dalam Pembelajaran Menyimak Cerita Daerah Siswa MI NWDI Pancor Kopong Ramlah H.A Gani; Nunung Supratmi; Herman Wijaya; Khirjan Nahdi
Widya Accarya Vol. 14 No. 2 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.2.1466.172-184

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang efektivitas instrumen penilaian afektif dalam pembelajaran menyimak cerita di MI NWDI Pancor Kopong. Tujuan penelitian ini untuk mendeksripsikan keefektifan instrumen penilaian afektif yang digunakan oleh guru MI NWDI Pancor Kopong. Sumber data penelitian ini berupa lembar instrumen penilaian sikap yang dibuat oleh guru meliputi skala likert, lembar observasi aktivitas sikap siswa dalam menyimak cerita rakyat, lembar aspek pengamatan, dan instrument rubrik penilaian sikap sosial dan spritual. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, pengelompokan data, pengecekan data, deskripsi data, sintesis dan interpretasi dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa instrumen penilaian sikap yang digunakan oleh guru MI NWDI sangat efektif. dari instrumen skala likert kejujuran siswa menyimak cerita diperoleh 72%, lembar observasi minat belajar mapel bahasa indonesia sebanyak 60% , lembar aspek pengamatan perilaku siswa menyimak cerita 80%, dan instrument rubrik penilaian sikap sosial ebanyak 80%, dan sikap spritual sebnayak 92%. Berdasarkan hasil instrumen penialain sikap tersebut maka dapat diambil simpulan bahwa instrumen penilaian sikap tersebut sangat efektif digunakan oleh guru MI NWDI pancor kopong pada mapel bahasa indonesia. Penggunaan instrumen penilaian sikap ini tentu harus disesuaikan dengan konteks sekolah. Maka perlu bagi guru harus selektif dalam menggunakan istrumen penilaian afektif agar mendapatkan informasi yang valid sesuai dengan tujuan yang sudah ditetapkan
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERMAIN DRAMA PADA SISWA KELAS XII SMA 4 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Ramlah H. A. Gani; Nurdin Nurdin; Nunung Supratmi; Herman Wijaya
KOLONI Vol. 1 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v1i1.42

Abstract

This research aims to improve the ability to play drama by using problem-based motode in students of class XII High School 4 Mataram Year of Study 2019/2020. This research is carried out in the form of Classroom Action Research (PTK) or (Classroom Action Research), so that in learning using stages in the form of cycles. To obtain data on the results of the given actions, the teacher uses a test. While to see the increase in student learning activities that occur, observation methods are used. To analyze the data that has been obtained, quantitative descriptive techniques are used. The results of the study showed that student learning outcomes can increase in two cycles. This is evidenced by the fact that the increase in active participation of students in asking questions, responding to teacher questions and being able to work independently. It can also be proven by an increase in student learning outcomes. This is seen in the results of student learning performance tests that increased in cycle I the classical completion rate in cycle I (61.29%) while the classical completion rate in cycle II (80.65%). Based on the data obtained shows that learning using problem-based methods can improve the ability to play drama in students of class XII C High School 4 Mataram Year of Study 2019/2020. Keywords: Play Drama, method, problem-based, drama-based