Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Validation and Practicality of ESD-Based Ecology and Biodeversity Materials in Enchacing Students’ Digital and Evironmental Literacy Tri Utami Setianingrum; Bowo Sugiharto; Sarwanto Sarwanto
Integrated Science Education Journal Vol 7 No 4 (2026): July
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/isej.v7i4.3326

Abstract

Purpose of the study: This study aims to determine the validity and practicality of learning media on ecology and biodiversity, incorporating Education for Sustainable Development (ESD), in improving the digital literacy and environmental literacy skills of lower secondary school students. Methodology: The research method employed was Research and Development (R&D) using Thiagarajan’s development model, which comprises the define, design, develop, and disseminate stages. Experts in media, subject matter, digitalization, and environmental education validated the learning media, whereas 28 Year 7 students and six science teachers at MTsN 2 Karanganyar evaluated its practicality. Main Findings: The study’s results indicate that the learning media received a ‘highly valid’ rating, with validation percentages of 86.75% from media experts, 85.6% from subject matter experts, 82.3% from digitalization experts, and 86.6% from environmental experts. The practicality test yielded 89% ratings from students and 99% ratings from science teachers, both categorized as ‘highly practical’, thus deeming the media suitable for use in junior high school science education. Novelty/Originality of this study: A study on the development of learning media on ecology and biodiversity, designed with learning activities incorporating Education for Sustainable Development. The study addressed gaps in the use of learning media in schools. The implications of this study are that teaching materials on ecology and biodiversity incorporating Education for Sustainable Development (ESD) can be used as a valid and practical alternative learning resource to support science education in lower secondary schools and enhance pupils’ digital and environmental literacy.
KELAYAKAN INSTRUMEN ASESMEN SUMATIF AKHIR TAHUN (ASAT) BIOLOGI SMA MELALUI ANALISIS MODEL RASCH Fauziah Azzahra; Bowo Sugiharto
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8686

Abstract

Penilaian dalam dunia pendidikan merupakan hal yang penting untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu penilaian yang digunakan oleh guru untuk mengukur tingkat keberhasilan siswa dalam belajar adalah butir soal. Dalam menganalisis butir soal dapat menggunakan Rasch Model untuk mendapatkan hasil yang akurat dan konsisten serta tidak terbatas pada jumlah data yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui butir soal Penilaian Akhir Akhir Tahun (ASAT) Biologi siswa Sekolah Menengah Atas dengan melakukan analisis validitas, reliabilitas, dan analisis distraktor pada butir soal yang diujikan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan model Rasch. Berdasarkan analisis menggunakan modal Rasch diperoleh hasil person reliability pada responden (siswa) sebesar 0,82 dengan kategori baik dan nilai sparasi 2,1 yang menunjukkan kemampuan instrumen yang baik untuk membedakan siswa pada tiga kategori kemampuan yaitu sedang, rendah, dan tinggi. Sedangkan nilai realibiltas pada butir soal menunjukkan 0,97 dengan kategori sangat baik dan nilai daya pembeda sebesar 5,79 yang menunjukkan bahwa soal tersebut memiliki daya pembeda yang baik. Dapat disimpulkan bahwa butir soal Asesmen Akhir Tahun (ASAT) yang dibuat layak untuk digunakan.