Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMINJAMAN BARANG PADA PT. XYZ BERBASIS OBJECT ORIENTED Budi Asmanto; Ika Arthalia; Suyud Widodo; Ika Susanti
Jurnal Mahasiswa Sistem Informasi (JMSI) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Sistem Informasi (JMSI)
Publisher : Program Studi DIII Sistem Informasi - Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jmsi.v6i2.8981

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong kebutuhan akan sistem informasi yang efektif dan efisien dalam berbagai bidang, termasuk manajemen peminjaman barang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi peminjaman barang berbasis Object Oriented Programming (OOP) pada PT. XYZ guna meningkatkan kecepatan, akurasi, dan kemudahan pengelolaan proses peminjaman dan pengembalian barang. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), serta implementasi sistem dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Sistem yang dikembangkan mencakup modul autentikasi pengguna, manajemen data barang, pencatatan transaksi peminjaman dan pengembalian, serta pembuatan laporan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mempermudah proses pencatatan dan pelacakan peminjaman barang dengan antarmuka yang user-friendly dan responsif. Dengan penerapan konsep OOP, sistem juga memiliki struktur yang modular sehingga memudahkan pengembangan dan pemeliharaan di masa depan. Sistem ini diharapkan dapat membantu PT. XYZ dalam mengoptimalkan pengelolaan inventaris barang secara lebih terorganisir dan akurat
Pelatihan Manajemen Keuangan UMKM Kecamatan Kaliwungu Ninik Dwi Atmini; Rita Andini; Utami Puji Lestari; Ahmad Dwi Nurdiyanto; Ika Susanti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat STIE AKA Semarang Vol 4 No 2 (2025): Agustus 2025: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (ABDIMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/abdimas.v4i2.641

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kaliwungu District often face financial management challenges, including limited knowledge in basic bookkeeping and financial statement preparation. This study aims to enhance the financial literacy and management skills of MSME actors in Kaliwungu District through comprehensive training. The method involved three stages: preparation (licensing, media, and material preparation), implementation (lectures, tutorials, and discussions), and evaluation. The training, held on May 15, 2024, was attended by 43 MSME participants from Forkom UMKM Kaliwungu. The results showed a significant increase in participants' knowledge and understanding of financial statements, evidenced by active participation in discussions and practical exercises. Post-training evaluation indicated that 53% of participants understood the material well, and 33% understood it very well. The training methods were also positively received (45% strongly agreed, 40% agreed). This program successfully empowered MSME actors to prepare financial reports, contributing to better financial management and supporting the sustainable economic development of MSMEs in Kaliwungu.
MANAGERIAL OWNERSHIP MODERATES MATERIAL FLOW COST ACCOUNTING AND RISK MANAGEMENT WITH FINANCIAL PERFORMANCE Ika Susanti; Nofryanti; Holiawati
International Journal of Accounting, Management, Economics and Social Sciences (IJAMESC) Vol. 3 No. 4 (2025): August
Publisher : ZILLZELL MEDIA PRIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61990/ijamesc.v3i4.570

Abstract

This study aims to analyze the influence of material flow cost accounting and risk management on financial performance in companies, with managerial ownership as a moderating variable. This research was conducted on energy and industrial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2019 to 2023. The method used is quantitative, utilizing secondary data sourced from company annual reports. From a total of 149 registered companies, 27 companies were selected as samples through purposive sampling techniques, resulting in 135 data points for analysis. The results show that material flow cost accounting has a significant positive influence on financial performance, while risk management does not have a significant effect. Furthermore, managerial ownership significantly moderates the relationship between risk management and financial performance, but not for material flow cost accounting. These findings provide insights for investors and academics regarding factors influencing financial performance and serve as a reference for further research in business and finance.
Rancangan Logo Produk Gula Aren Sebagai Pengakuan dan Alat Pemasaran di Desa Margosari Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal Marsiska Ariesta Putri; Ika Susanti; Aji Priyambodo; Kristiawan Nurdianto; Martinus Apun Heses
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat STIE AKA Semarang Vol 3 No 1 (2024): Februari 2024: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (ABDIMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/abdimas.v3i1.367

Abstract

Tujuan pelaksanaan Pengabdian ini adalah untuk membantu UMKM gula aren di Desa Margosari agar memiliki lambang atau logo dalam meningkatkan identitas merek dengan sebuah pelatihan. Dengan demikian, logo UMKM ini akan memungkinkan masyarakat untuk mengenal produk mereka dengan lebih baik, dan baik dalam pemasaran tradisional maupun dalam pemasaran digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Gula Aren dilaksanakan di kediaman tokoh pengrajin gula aren. Cara yang digunakan pada program PkM ini dengan penyuluhan interaktif dimulai dengan penyampaian materi menyesuaikan kemampuan pemahaman peserta dan dilanjutkan dengan materi tanya jawab mengenai strategi pemasaran digital. Evaluasi dilakukan sebagai tahap akhir pengadian untuk memperoleh pemahaman tentang sejauh mana peserta mampu memahami materi yang disampaikan, baik itu materi paparan maupun materi tanyajawab. Lalu dilanjut dengan pelatihan pembuatan logo. Pelatihan sering dianggap sebagai aktivitas yang paling umum dan para pimpinan mendukung adanya pelatihan karena melalui pelatihan, para pekerja akan menjadi lebih trampil dan karenanya akan lebih produktif. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi yang baik dari pelaku pelaku UMKM gula aren Desa Margosari Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Dengan mengikuti kegiatan tersebut pelaku UMKM gula aren Desa Margosari mendapatkan pengetahuan tambahan tentang penggunakan logo untuk pemasaran. Pelaku UMKM menilai bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan harapannya dapat berkesinambungan agar dalam menjalankan usaha lebih tertata dan terstruktur. Perkembangan usaha lebih meningkat serta berdampak pada pendapatan laba yang meningkat.
Pelatihan Manajemen Keuangan UMKM Kecamatan Kaliwungu Ninik Dwi Atmini; Rita Andini; Utami Puji Lestari; Ahmad Dwi Nurdiyanto; Ika Susanti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat STIE AKA Semarang Vol 4 No 2 (2025): Agustus 2025: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (ABDIMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/abdimas.v4i2.641

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kaliwungu District often face financial management challenges, including limited knowledge in basic bookkeeping and financial statement preparation. This study aims to enhance the financial literacy and management skills of MSME actors in Kaliwungu District through comprehensive training. The method involved three stages: preparation (licensing, media, and material preparation), implementation (lectures, tutorials, and discussions), and evaluation. The training, held on May 15, 2024, was attended by 43 MSME participants from Forkom UMKM Kaliwungu. The results showed a significant increase in participants' knowledge and understanding of financial statements, evidenced by active participation in discussions and practical exercises. Post-training evaluation indicated that 53% of participants understood the material well, and 33% understood it very well. The training methods were also positively received (45% strongly agreed, 40% agreed). This program successfully empowered MSME actors to prepare financial reports, contributing to better financial management and supporting the sustainable economic development of MSMEs in Kaliwungu.
PENDAMPINGAN PERHITUNGAN BREAK EVEN POINT PADA PETERNAK AYAM “MASTER PITUNG” KABUPATEN KENDAL Utami Puji Lestari; Ahmad Dwi Nurdiyanto; Ika Susanti; Rita Andini; Fada’ Rafsanjani; Saidatun Hana
ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Januari
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/adima.v3i1.260

Abstract

Masalah pada pengebdian masyarakat ini ialah (1) Mitra belum memahami dengan baik arti penting dan manfaat menghitung BEP dalam usaha mereka. (2) Mitra belum mampu menghitung BEP dalam usaha mereka dan tidak mengetahui pada jumlah berapa (volume dan rupiah) usaha mereka tidak mendapatkan keuntungan dan tidak menderita keruagian. (3)Mitra belum bisa membuat perencanaan laba yang ingin dicapai terkait usaha mereka.Tujuan dari pengabdian Masyarakat ini ialah (1) Memahami dengan baik arti penting dan manfaat menghitung BEP dalam usaha peternakan ayam. (2) Mampu menghitung BEP dalam peternakan ayam dan mengetahui pada jumlah berapa (volume dan rupiah) usaha peternakan ayam tidak mendapatkan keuntungan dan tidak menderita kerugian. (3) Mampu menyusun perencanaan laba yang ingin dicapai terkait usaha peternakan ayam. Metode pengabdian dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi. Kegiatan ini pelaku peternak ayam “Master Pitung” Kendal memberikan apresiasi yang baik memahami dan dapat menghitung Break Event Point. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan harapannya dapat berkesinambungan agar dalam menjalankan usaha lebih tertata dan terstruktur. Perkembangan usaha lebih meningkat serta berdampak pada pendapatan laba yang meningkat.
EFEKTIVITAS BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA ANTARA YANG MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DENGAN YANG MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN WORK BASED LEARNING PADA POKOK BAHASAN GEOMETRI DI KELAS X SMA NEGERI 5 CIREBON ika susanti; Reza Oktiana Akbar; toto syatori nasehuddien
EduMa: Mathematics education learning and teaching Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/eduma.v4i2.27

Abstract

Pendidikan khususnya dalam bidang matematika kini sedang mengalami permasalahan yaitu pembelajaran matematika masih menggunakan metode pembelajaran ekspositori yang membuat siswa merasa jenuh sehingga hasilnya tidak maksimal. Sedangkan dalam belajar diperlukan inovasi, salah duanya adalah penggunaan metode pembelajaran, seperti metode Project Based Learning dan metode Work Based Learning.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas berpikir kreatif matematika siswa antara yang menggunakan metode Project Based learning dengan yang menggunakan metode Work Based Learning pada pokok bahasan geometri di kelas X SMA Negeri 5 Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, populasi yang diteliti adalah semua kelas X di SMA Negeri 5 Cirebon tahun ajaran 2014/2015, sampel yang diambil adalah kelas X7 dan X8 dengan menggunakan teknik cluster  random  sampling.  Hasil  penelitian  menunjukan  bahwa  berdasarkan  hasil independent-sample t test yaitu diperoleh nilai sebesar 0,410 dan nilai signifikansi sebesar 0,683 maka diperoleh sebesar 1,998 dengan demikian maka (0,410 <  1,998). Dengan taraf signifikansi  =  0,05 sedangkan nilai signifikans yang diperoleh adalah 0,683 maka nilai signifikansi lebih besar dari taraf signifikansi yaitu 0,683 >   0,05. Ini berarti  diterima. Hal ini menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan berpikir kreatif matematika siswa antara yang menggunakan metode Project Based Learning dengan yang menggunakan metode Work Based Learning, yang berarti bahwa penggunaan kedua metode tersebut efektif dalam segi kuantitas dan waktu, tetapi dalam segi kualitas metode Project Based Learning memberikan efek yang lebih baik, hal ini bisa dilihat dari pencapaian nilai yang memenuhi KKM sebesar 78,06 %.Kata kunci: berpikir kreatif, metode Project Based learning, metode Work BasedLearning