Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Melalui Latihan Enam Langkah Cara Cuci Tangan Yang Benar Pada Anak SD Negeri No 42 Kabupaten Seluma Andri Kusuma Wijaya; Eva Oktavidiati; Fatsiwi Nunik Andari; M Bagus Andrianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i12.2026

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan melaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan terkait PHBS serta sosialiasi terkait cara cuci tangan yang benar dan pemberian makanan sehat. Proses perjalanan hidup manusia tidak pernah lepas dari namanya kesehatan karena ini merupakan hal yang sangat penting. Manusia berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda akan tetapi kesehatan ialah hal yang paling penting dalam proses kehidupan manusia. Manusia yang rentan bermasalah dalam konteks kesehatan ialah kelompok anak usia sekolah. Bentuk pencegahan permasalahan kesehatan pada anak usia sekolah dengan cara melakukan peningkatan pola hidup sehat dengan melakukan berbagai kegiatan yang mampu menciptakan perilaku hidup sehat pada anak sekolah. PHBS yang dapat diberikan berupa pendidikan kesehatan tentang mencuci tangan dengan benar, makan makanan dan minuman sehat, tidak meludah sembarangan, tersedia jamban sehat, rutin olah raga, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok diarea sekolah, pemeriksaan berat dan tinggi badan. Hasil kegiatan menunjukkan pemeriksaan berat badan siswa rata-rata kelas 5 SDN 24 Kabupaten Seluma adalah 46 kg, sementara rata-rata tinggi badan siswa kelas 5 SDN 24 Kabupaten Seluma ialah 138 cm. Hasil pre-test dan post-test, terdapat peningkatan pengetahuan siswa terkait pengetahuanya tentang PHBS dan cara cuci tangan yang benar
Identifying the Presence of Anxiety in Heart Failure Patients Nurhayati, Nurhayati; Andari, Fatsiwi Nunik; Fredrika, Larra
Journal Of Nursing Practice Vol. 4 No. 2 (2021): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v4i2.122

Abstract

Background: Heart failure is an emerging disease associated with morbidity and mortality. The prevalence of heart failure is expected to expand largely due to population aging and rising risk factors of heart failure incidence.Purpose: To examine the presence of anxiety and its contributing factors among heart failure patientsMethods: A descriptive cross-sectional study was performed at a cardiovascular outpatient of a public hospital in Indonesia. The Zung Self-rating Anxiety Scale (SAS) was used to determine the anxiety level of respondents.Results: Thirty heart failure outpatients enrolled in this study, 76.7% were male with the mean age of 50.0 years (SD 12.8). Regarding the SAS score, 60% of respondents experienced anxiety. Age, gender, educational level, NYHA classification, comorbidities, and body mass index were associated with the presence of anxiety.Conclusions: This study indicated that coexisting anxiety was found in heart failure patients. The intervention on anxiety which focuses on individuals might be needed to improve health and decrease the anxiety level.