Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN FISIK DAN PSIKIS SISWA MTS PONDOK PESANTREN AL-QUR’AN HARSALLAKUM KOTA BENGKULU Fatsiwi Nunik Andari; Susilawati Susilawati; Bintang Agustina Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPondok pesantren pada umumnya berbentuk asrama atau kamar-kamar kecil dengan desain bangunan yang sederhana. Dalam kesehariannya para santri/siswa menempati satu kamar yang biasanya dihuni oleh lebih dari 3 orang. Kondisi ini dapat menyebabkan munculnya berbagai macam penyakit menular, khususnya di masa pandemi Covid-19 saat ini. Kondisi ini tentu saja memberikan ancaman kesehatan baik secara fisik maupun secara psikis bagi para siswa, bahkan ancaman kesehatan ini dapat berdampak pula pada ancaman kematian. Ancaman kesehatan fisik yang terjadi di Pondok Pesantren Harsallakum Kota Bengkulu diantaranya penyakit skabies, cantengan (paronikia) dan Corona Virus Desease-19 (covid-19). Untuk mencegah dampak yang lebih jauh dari tidak sehatnya fisik dan psikis para siswa, perlu dilakukan upaya edukasi kesehatan dalam bentuk penyuluhan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa sehingga dapat menjaga kesehatan fisik dan kesehatan psikis guna mencegah penularan penyakit. Melalui kegiatan pengabdian ini, pengetahuan siswa tentang penyakit skabies, cantengan, covid-19 dan perkembangan psikologi remaja meningkat. Pengetahuan yang telah dimiliki diharapkan dapat diterapkan dalam kesehariannya dan menjadikan siswa pondok pesantren sehat baik secara fisik maupun psikis. Kata Kunci : cantengan, covid-19, sehat fisik dan psikis, skabies
INTERVENSI BRAIN GYM MAMPU MENSTIMULASI PENINGKATAN SHORT MEMORY ANAK RETARDASI MENTAL Padila Padila; Juli Andri; Fatsiwi Nunik Andari; Panzilion Panzilion; Dhea Septeah Ningrum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan retardasi mental (RM) mengalami kesulitan dalam hal mengingat terkhusus memori jangka pendek (Short Memory). Hal tersebut perlu mendapat perhatian khusus bagi guru dan tim kesehatan dalam memberikan pengetahuan dan intervensi masalah tersebut. Upaya yang dapat dilakukan dengan pelaksanaan intervensi Brain Gym atau senam otak yang dikhususkan untuk anak RM. Gerakan senam otak bertujuan untuk merangsang otak kanan dan otak kiri, dapat memberikan rasa ringan atau relaksasi pada bagian depan otak dan belakang otak. Dari hasil wawancara yang dilakukan tim PKMS didapatkan data : Saat ini sekolah belum pernah mendapatkan informasi terkait senam otak khusus anak RM, beberapa anak RM baru diajarkan belajar mandiri secara bertahap, akan tetapi setelah diulang dan ditanyakan hanya dalam beberapa hari saja sudah tidak mampu mengingat apa saja yang telah mereka kerjakan. Kegiatan  ini bertujuan  untuk menstimulasi peningkatan Short Memory anak RM dengan intervensi Brain Gym di SDLB NO.05 Kota Bengkulu. Adapun tahap kegiatan yang dilaksanakan 1) Anak RM, guru pendamping dan orangtua dijelaskan apa itu intervensi Brain Gym, 2) Demonstrasi gerakan Brain Gym yang diikuti Anak RM, guru pendamping dan orangtua. Hasil dari kegiatan PKMS ini adalah didapatkan 1) anak RM dapat mengikuti gerakan Brain gym, 2) terstimulasi short memory anak secara bertahap, 3) Sekolah melaksanakan kegiatan brain gym secara terjadwal dihari kamis. 4) Adanya peningkatan pengetahuan setelah dilakukan pelatihan. Dengan telah terjadwalnya pelaksanaan Brain gym ini disekolah, maka diharapkan anak RM memiliki peningkatan informasi dalam menerima, mengingat dan belajar. Simpulan terdapat peningkatan pengetahuan setelah dilakukan pelatihan. Keyword: Brain Gym, Retardasi Mental, Short Memory
PENURUNAN INSOMNIA PADA LANSIA DENGAN TERAPI ZIKIR Lussyefrida Yanti; Fatsiwi Nunik Andari; Dedy Novriadi; Ferasinta Ferasinta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insomnia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan gangguan dalam kuantitas, kualitas, atau waktu tidur seseorang. Gangguan tidur dapat memengaruhi perkembangan fisik, emosional, kognitif, dan sosial orang dewasa. Insomnia pada lansia sering terjadi bersamaan dengan penyakit lain yaitu penyakit fisik (hipertiroidisme, gout), penyakit jiwa (depresi, kecemasan) yang membuatnya tidak dapat tidur dengan normal. Lanjut usia atau yang biasa disebut dengan lansia adalah individu yang berada pada tahap akhir siklus kehidupan dengan usia 60 tahun ke atas. Proses penuaan yang terjadi pada lansia melibatkan perubahan kumulatif di dalam tubuh dimana jaringan dan sel tubuh mengalami penurunan kemampuannya untuk berfungsi. Lansia memiliki kapasitas regeneratif yang terbatas dan rentan terhadap berbagai macam penyakit atau sindroma. Salah satu terapi non- farmakologi  yang  dapat  diterapkan  untuk  menurunkan  insomnia  pada lansia  adalah  dengan  terapi  dzikir.  Terapi dzikir merupakan penanganan non-farmakologi yang dapat bermanfaat bagi lansia. Hal ini dikarenakan mekanisme dari terapi dzikir dapat membuat jiwa merasa nyaman dan tenteram  serta tidak memiliki efek samping sehingga insomnia pada lansia dapat diatasi. Kata Kunci : Lansia, insomnia, terapi dzikir
Pengaruh Peregangan Senam Ergonomis terhadap Skor Nyeri Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Pembuat Kaleng Alumunium Nunik, Fatsiwi
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol. 2 No. 1 (2015): Muhammadiyah Journal of Nursing
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijnp.v2i1.666

Abstract

The use of human labor to manually in industry often lead to complaints, particularly in parts of the skeletal muscle complaints. This complaint termed musculoskeletal disorders (MSDs). MSDs can trigger maladaptive response to the workers as lazy in doing his work, late for work, work absence, and the work that is not optimal. The main strategy to deal with complaints of MSDs is gymnastics ergonomic. The aims of this study was to determine the effect of ergonomic exercises to decrease pain musculoskeletal disorders (MSDs) in aluminum cans workers. This study used quasy experiment with pre-and post-test control group design, that was conducted in July and August 2014. The sample in this study was 30 people’s were divided into intervention group and control group with 15 people’s in each group. Instruments in this study was the Nordic Body Map Questionnaire. Statistical analysis used parametric test (T test dependent and T test independent) and non parametric (Wilcoxon dan Mann Whitney test).The results showed there is decrease MSDs pain score from 19 to 13 score in ntervention group after done gymnastics ergonomic with p<0.05. Based on statistical test with p<0.05 this showed that there are diff erences changes in pain scores MSDs between the intervention group and control group signifi cantly. The conclusion of the research there was gymnastic ergonomic intervention can reduce MSDs pain in aluminum cans workers. It is recommended for workers to perform gymnastic ergonomics exercises regularly at least 2x a weeks before and after work.Keywords: pain, musculoskeletal disorders, ergonomic gymnastics