Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM KESEHATAN REPRODUKSI BERBASIS SEKOLAH DI KABUPATEN SRAGEN Utami, Dyah Rahmawatie Ratna Budi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i2.224

Abstract

Pubertas yang terjadi pada masa remaja merupakan hal yang natural, akan tetapi jika tidak didasari dengan pengetahuan yang sesuai dapat berdampak negative. Pendidikan seksualitas dan reproduksi di sekolah memiliki sangat efektif diberikan disaat orang tua tidak berperan dalam memberikan pendidikan seksualitas kepada anak. Beberapa upaya pendidikan seksual diberikan kepada remaja di wilayah Kabupaten Sragen, tetapi masih ditemukan adanya perilaku seksual berisiko yang dilakukan remaja. Ekplorasi mengenai kegiatan pendidikan seks di sekolah belum teruraikan secara jelas, padahal ini penting untuk analisis situasi kebutuhan yang diperlukan untuk bisa menyusun program selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk eksplorasi mengenai implementasi pendidikan seksual dan reproduksi berbasi sekolah yang telah dilakukan di Kabupaten Sragen. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam kepada pemegang program kesehatan reproduksi remaja di Kabupaten Sragen. Analisis data kualitatif terdiri dari reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini sudah adanya program kesehatan remaja di tiap sekolah berupa sosialisasi dan edukasi. Adanya faktor penghambar anggaran, sumber daya manusia dan sarana prasarana. Perlunya program kesehatan reproduksi yang terintegrasi kurikulum dengan melibatkan beberapa pihak.
Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Sadari pada Wanita Usia Subur di Wilayah Puskesmas Pajang Winda Safitri; Ida Nur Imamah; Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i2.6390

Abstract

Breast cancer is the leading cancer affecting women, with 2.3 million diagnoses and 670,000 deaths globally in 2022. In Indonesia, there were 66,271 cases, representing 30.1% of all cancer cases. Early detection, such as through Breast Self-Examination (BSE) to identify breast lumps, can reduce mortality. BSE is effective for Women of Childbearing Age (15-49 years). However, early breast cancer detection rates remain suboptimal, potentially influenced by the knowledge and behavior of women of childbearing age regarding BSE. Objective: To determine the overview of the level of knowledge and behavior of Breast Self-Examination (BSE) among Women of Childbearing Age in the Pajang Public Health Center area. Methods: This study employed a quantitative descriptive method using purposive sampling. The population consisted of 7,538 Women of Childbearing Age, and the sample comprised 99 respondents. Results: The majority of Women of Childbearing Age in the Pajang Public Health Center area demonstrated a good level of knowledge about BSE, with 52 respondents (52.5%). Furthermore, most respondents exhibited good BSE behavior, with 65 respondents (65.7%). Conclusion:  The majority of respondents had good SADARI knowledge and good  Breast Self-Examination (BSE)  behavior.
Studi Korelasi Konsep Diri dengan Tingkat Stress Remaja Penghuni Panti Asuhan Keluarga Yatim Muhammadiyah Surakarta Utami, Dyah Rahmawatie Ratna Budi
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 5 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v5i2.1590

Abstract

Latar Belakang: Adanya ketidakmampuan remaja menyesuaikan diri atas keadaan kehidupannya menjadikan kerentanan pada keshatan mental remaja. Kehilangan orang tua, perpisahan dengan orang terdekat (keluarga), berada di panti asuhan merupakan stressor bagi remaja.. Konsep diri positif membantu individu dalam menghadapi stresor.   Tujuan: Menjelaskan hubungan konsep diri dan tingkat stress remaja penghuni panti di Kota Surakarta. Metode: Penelitian cross sectional dengan desain korelasional analitik yang menggunakan uji chi square. Sampel penelitian berjumlah 32 orang remaja yang tinggal di PAKYM Surakarta yang sesuai kriteria inklusi: usia 10-19 tahun, tinggal lebih dari 6 bulan. Kuesioner stress menggunakan Perceive Stress Scale. Kuesioner konsep diri menggunkaan Self Concept Short Scale. Pengkategorian konsep diri dan tingkat stress dibedakan menjadi tinggi dan rendah  didasarkan pada nilai mean. Hasil: mayoritas remaja penghuni PAKYM memiliki konsep diri tinggi dan tingkat stress tinggi. Nilai p value <0.05 yang berarti ada hubungan antara konsep diri dan tingkat stress remaja penghuni PAKYM Surakarta. Kesimpulan: Ada hubungan signifikan antara konsep diri dengan tingkat stress remaja penghuni PAKYM Surakarta.
A Study of Anemia Among Early Adolescent in Elementary School Maryatun, Maryatun; Rahmawatie Ratna Budi Utami, Dyah; Haryoto, Haryoto; Husain, Fida’
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2024: Proceeding of the 5th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/icohetech.v5i1.4180

Abstract

Adolescents health is one of the most critical aspects of health in next step. Health problems often experienced by adolescents are anemia. Anemia is a condition in which the hemoglobin level is less than 12 mg/dl. Anemia is one of the health problems in Indonesia. Anemia in adolescence cause health disorder. If not getting the right treatment will cause reproductive health disorder. The purpose of this research is to examine the status of anemia, nutritional status and identify its characteristics. The subject of this study is elementary school students of 35 people who get from 5 and 6 grades. The research has been carried out at Jetis Elementary School. In this study, the measurement of body weight, height and Hb rate against 35 students. The results showed that the characteristics of the respondent based on the age of majority aged 11 years as much as 42.9%. The measurement results of Anthropometry showed that most are in the thin BMI status as much as 74.3. The prevalence of anaemia is 8.6% with majority are non anemia. The conclusion of this research is the incidence rate of anemia in early adolescent amounted 8.6%
Penguatan Kesehatan Reproduksi: Menjadi Remaja Sehat dan Bahagia Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami; Anjar Nurrohmah
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v2i02.38

Abstract

Remaja merupakan masa transisi antara anak dan dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik, psikis dan social. Salah satu perubahan yang tampak adalah munculnya tanda seks sekunder yang kemudian remaja mengalami menstruasi dan mulai muncul dorongan seksual. Permasalahan yang muncul di Panti ‘Aisyiyah Putri Karanganyar adalah ketidakpahaman dan kurangnya kesadaran remaja putri yang berusia SD sampai dengan SMA akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Model pengebdiab masyarajat berupa pemberdayaan masyarakat dengan pemberdayaan remaja sebagai peer educator di panti. Tahapan edukasi yang akan dilakukan adalah kajian ekplorasi kebutuhan remaja terkait tema kesehatan reproduksi, persiapan media, dan proses edukasi. Edukasi dilaksanakan dengan pemaparan materi, diskusi dan simulasi menggunakan beberapa media seperti PPT, video, leaflet. Target luaran kegiatan pengabdian berupa jasa, media edukasi dan publikasi. Luaran jasa berupa peningkatan pengetahuan, sikap dan ketrampilan sebesar kurang lebih 50 %. Luaran publikasi berupa artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal nasional dan poster.
Studi Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Berdasarkan Indeks Massa Tubuh Di Kota Surakarta Nurrohmah, Anjar; Indarwati, Indarwati; Rahmawatie Ratna Budi Utami, Dyah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 17, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v17i1.1556

Abstract

Latar belakang: Anemia remaja merupakan salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi tinggi. Data Riskesdas (2018) menyebutkan bahwa kejadian anemia remaja putri berada pada 32 %. Masalah  gizi pada remaja putri berimplikasi serius terhadap kesejahteraan generasi di masa kini maupun masa depan. Tujuan  menganalisis hubungan antara indeks massa tubuh(IMT) dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metode Penelitian ini adalah analitik survey dengan pendekatan cross sectional. Responden remaja putri kelas 7,8 dan 9 dari SMP Muhammadiyah di kota Surakarta sebanyak 105 orang. Data dikumpulkan bulan Mei 2025, Instrumen penelitian berupa Timbangan injak, microtoice, alat dan pemeriksaan kadar hemoglobin dengan stik Hb(Hb meter). Data analisis menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian: Sebanyak 34,3% remaja putri mengalami anemia. Proporsi anemia lebih tinggi pada remaja dengan IMT kurang (69,4%) dibandingkan IMT normal (25,0%). Terdapat hubungan signifikan antara IMT dengan kejadian anemia (p-value = 0,002). Remaja dengan IMT kurang memiliki risiko anemia 1,8 kali lebih tinggi Simpulan:Terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan kejadian anemia pada remaja putri, di mana status gizi kurang merupakan faktor risiko tertinggi.
Optimization Of Positive Self-Concept Among Students of School Affected By The Drought Disaster Utami, Dyah Rahmawatie Ratna Budi; Nurrohmah, Anjar; Hermawan, Danang
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7378

Abstract

Adolescence is a transitional period between childhood and adulthood with various accompanying turmoil. Adolescents are also vulnerable to mental health problems and negative influences from the surrounding environment, including living conditions affected by disasters. SMPN 3 Miri is located in Gilirejo Baru Village, an area affected by drought. Drought disrupts the family economy, parents moving to find work raises anxiety for adolescents regarding the continuity of their education and health. The problems at SMPN 3 Miri are the limitations of students in developing a positive self-concept to face existing challenges, as well as the absence of educational media regarding strengthening positive self-concept in an effort to improve adolescent mental health. Improving children's mental health can be done by optimizing positive self-concept. The implementation of education includes analyzing adolescent needs, media preparation, and a socialization process. Self-love education is carried out through initial apperception, material presentation, discussion and sharing tips on self-love techniques using several media such as PPT, videos, and leaflets. The results of this community service are an increase in knowledge by 44% and attitudes by 48.3% regarding positive self-concept in adolescents. Other outputs include leaflets, community service videos, and scientific articles published in accredited national journals.