Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Edukasi Media Flipchart Terhadap Pengetahuan Dan Kecemasan Orang Tua Tentang Penatalaksanaan Diare Anak Di RS Mitra Medika Bondowoso Muhammad Helmi Mubarok; Haswita; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i1.2064

Abstract

Diare merupakan salah satu penyebab utama morbiditas pada anak yang membutuhkan penatalaksanaan yang tepat. Pengetahuan orang tua yang kurang dan kecemasan tinggi dapat menghambat tindakan perawatan yang efektif. Edukasi dengan media flipchart diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan menurunkan kecemasan orang tua dalam menangani diare anak. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen one group pretest-posttest dengan sampel sebanyak 22 orang tua anak yang mengalami diare di RS Mitra Medika Bondowoso. Data pengetahuan dan kecemasan dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi edukasi media flipchart. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan dan kecemasan. Sebelum edukasi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang (77,3%) dan kecemasan berat (77,3%). Setelah edukasi media flipchart, terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan dengan 77,3% responden mencapai kategori cukup dan baik, serta penurunan kecemasan dengan 50% responden mengalami kecemasan ringan dan 9,1% tidak cemas. Nilai signifikansi uji statistik menunjukkan p=0,000 pada kedua variabel, menandakan pengaruh edukasi yang signifikan. Edukasi menggunakan media flipchart efektif meningkatkan pengetahuan dan menurunkan tingkat kecemasan orang tua dalam penatalaksanaan diare anak. Media flipchart direkomendasikan sebagai alat edukasi yang tepat dalam praktik keperawatan dan promosi kesehatan anak.
Upaya Peningkatan Edukasi Pasien Diabetes terhadap “DORMAN” (Diet, Olahraga, dan Monitoring Active, Normal) di Puskesmas Genteng Kulon Banyuwangi: Efforts to Enhance Diabetes Patient Education on “DORMAN” (Diet, Exercise, and Monitoring Active, Normal) at Puskesmas Genteng Kulon Banyuwangi Prasetyo, Joko; Kusumawati, Prima Dewi; Haswita, Haswita
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i2.10998

Abstract

Abstract Diabetes Mellitus (DM) is a non-communicable disease with a rising prevalence, including in Indonesia. Effective management of diabetes is crucial to prevent serious complications; however, many patients still have a limited understanding of how to control their blood sugar levels. This community service program aims to assess the effectiveness of an educational program in improving patients' knowledge about diabetes management at Puskesmas Genteng Kulon, Banyuwangi. The academic program is presented in a simple, easy-to-understand approach called DORMAN (Diet, Exercise, and Monitoring Active, Normal). This program utilizes various educational media such as leaflets, posters, and blood sugar monitoring tools. A total of 46 participants who met specific criteria were involved in this program. Program evaluation was carried out using knowledge questionnaires, program satisfaction surveys, and blood sugar monitoring forms. The results of this program showed a significant improvement in patient knowledge: more than half of the patients (52.2%) who initially had insufficient knowledge improved to a good level (80.5%) after participating in the educational program. Additionally, the blood sugar levels of patients who were initially abnormal, totaling 28 patients (60.9%), improved, with 30 patients (65.2%) achieving normal blood sugar levels after the education. These findings emphasize the importance of education grounded in clear, applicable information for self-management of diabetes. This program is expected to have a positive impact on community-level efforts to prevent diabetes complications.
EDUKASI BERBASIS SELF-EFFICACY SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI SDN 9 TEGALHARJO Yusron Amin; Haswita Haswita
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan angka kejadian kasus penyakit menular di lingkungan sekolah dasar berdampak signifikan terhadap penurunan kualitas pembelajaran dan penurunan derajat kesehatan peserta didik. Salah satu penyebabnya adalah budaya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang buruk. Oleh karena itu dibutuhkan adanya upaya peningkatan penerapan PHBS di sekolah salah satunya melalui edukasi kesehatan berbasis self-efficacy. Pengabdian masyarakat untuk bertujuan untuk meningkatkan praktik penerapan PHBS terutama olah para siswa di sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian edukasi kesehatan berbasis peningkatan self-efficacy dengan melibatkan 20 siswa SDN 9 Tegalharjo Glenmore. metode edukasi dilakukan melalui presentasi materi dengan bantuan PPT dan leaflet, diskusi, serta praktik atau demontrasi PHBS secara benar. outcome edukasi kesehatan ini berupa peningkatan pengetahuan, self-efficacy dan praktik penerapan PHBS di sekolah. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan (p=0,000), self-efficacy (p=0,000), serta praktik PHBS (p=0,000) setelah pemberian intervensi. selain itu hasil pengabdian masyarakat ini membuktikan bahwa terdapat hubungan signifikan antara self-efficacy dengan praktik penerapan PHBS (p=0,000; r=0,802). Hasil pengabdian masyarakat ini mengindikasikan bahwa edukasi kesehatan berbasis self-efficacy ini berbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan, self-efficacy, dan praktik penerapan PHBS oleh siswa yang berdampak positif terhadap pelaksanaan proses pembelajaran dan derajat kesehatan siswa untuk jangka panjang.