Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Gerakan Literasi Sekolah Menulis di MTs Muhammadiyah 06 Sugihan Solokuro Lamongan Khoirun Nisa; Nadia Arifia; Abd. Hadi
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2021): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v3i1.340

Abstract

Gerakan literasi sekolah merupakan program pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Harapan dari gerakan ini untuk mengembangkan kompetensi peserta didik pada abad 21, yakni kempetensi literasi dan numerasi. Pada tataran implementasi di lembaga pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuat sebuah buku panduan agar proses implementasi pada satuan pendidikan dapat berjalan dengan lancar dan memperoleh hasil maksimal. Salah satunya adalah terfasilitasinya bakat yang dimiliki peserta didik. Tindak lanjut dari kebijakan kementerian tersebut direspon dengan cepat dan apik oleh civitas MTs. Muhammadiyah 06 Sugihan Solokuro Lamongan, sehingga sekolah ini menjadi salah satu icon sekolah swasta pertama setingkat SLTP/MTs yang memulai Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di Kabupaten Lamongan. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dalam pnegumpulan data. Hasil penelitian dari manajemen kepala madrasah dalam implementasi gerakan literasi sekolah khususnya pada aspek menulis adalah dengan menggunakan empat fungsi manajemen. Pertama, perencanaan dalam hal ini, merumuskan tujuan yang ingin dicapai. Kedua yaitu fungsi pengorganisasian, membagi tugas kepada para pelaku gerakan literasi sekolah. Ketiga, pelaksanaan yang dilakukan adalah menyesuaikan dengan apa yang telah direncanakan ditambah dengan motivasi disetiap tugasnya. Keempat, fungsi evaluasi, dengan melakukan perbaikan. Faktor pendukung dalam implementasi gerakan literasi menulis peserta didik adalah 1). Antusias kepala madrasah; 2). Dukungan stakeholder; 3). Antusias peserta didik; 4). Lingkungan yang bersahabat. Faktor penghambat dalam implementasi gerakan literasi menulis peserta didik adalah 1). Kemampuan peserta didik tidak merata; 2). Peserta didik tidak mengumpulkan karya tepat waktu/kedisiplinan kurang. Sehingga perlu adanya perlibatan seluruh komponen di madrasah agar problematika bisa teratasi dengan baik.
وسائل الإختبار لترقية حفظ المفردات لدى طلاب صف السابع في المدرسة المتوسطة الإسلامية دفوك Nisa', Khoirun; Fitriyani, Alfiana Amarol
Kilmatuna: Journal Of Arabic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober : KILMATUNA: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/pba.v4i2.1208

Abstract

Abstrak: Proses pembelajaran bahasa Arab di MTs Depok kurang diminati oleh siswa karena cenderung monoton dan membosankan. Permasalahan yang sering muncul antara lain siswa masih merasa kesulitan dalam memahami materi pelajaran dan sering merasa bosan dengan metode yang disampaikan guru saat mengajar. Oleh karena itu peneliti mencoba menerapkan media Quizizz untuk meningkatkan kemampuan menghafal mufrodat agar siswa dapat bermain sambil belajar dalam proses pembelajaran bahasa Arab sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar dan tujuan pembelajaran dapat tersampaikan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan media Quizizz terhadap peningkatan kemampuan menghafal mufrodat pada siswa kelas VII MTs Depok. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen kuantitatif, kemudian beberapa instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, wawancara, tes, dan angeket. Teknik analisis data menggunakan uji-T. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dengan penerapan media Quizizz terhadap peningkatan kemampuan menghafal mufrodat dimana rata-rata hasil pre-test sebesar 48 dan rata-rata hasil post-test sebesar 86 dengan taraf sinifikasi uji-t sebesar 8,89. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti menyarankan agar guru bahasa Arab sebaiknya menggunakan metode atau media yang bervariasi dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman sehingga dapat mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh siswa. Dengan strategi tersebut, pendidik dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa salah satunya dengan media pembelajaran interaktif yaitu media Quizizz.
Integrating Traditional Islamic Pedagogy and Communicative Language Teaching: The Use of the Muhādatsah Method in Arabic Speaking Instruction Arif, Widodo; Nisa, Khoirun; Sa’adah, Alfina Nuris; Safitri, Eli
Al-Ulum Vol. 25 No. 2 (2025): Al-ULum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/au.v25i2.7503

Abstract

Arabic language competence is essential in pesantren education for understanding classical texts, engaging in religious discourse, and academic communication. Despite emphasis on grammar and translation, many students lack active speaking skills (mahārah al-kalām). This study examines the implementation of the muhādatsah method at Sunan Drajat Islamic Boarding School, Lamongan, analyzing student responses and its impact on speaking skills. Using a qualitative classroom action research design over two cycles with third-semester students, speaking performance was assessed via a rubric covering fluency, pronunciation, vocabulary, grammar, and communicative confidence. Data were collected through observations, interviews, field notes, and pre- and post-assessments, analyzed descriptively with simple score comparisons. Findings indicate that systematic muhādatsah practice improved fluency, pronunciation, vocabulary, and confidence, fostering engagement. Despite small sample size and context-specific limitations, muhādatsah is effective for enhancing Arabic speaking skills in pesantren contexts.
The Implementation of Muhadhoroh as a Platform for Language Practice in Enhancing Arabic Speaking Skills Nur Rahmah Lailatul Aulia; Khoiriun Nisa
Assuthur: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 5 No. 1 (2026): Assuthur: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Pasca Sarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/as.v5i1.3523

Abstract

The purpose of this study is to describe and analyze in detail the process of conducting muhadharah, its role in fostering a linguistic environment, and its impact on improving the speaking skills of students at the Al-Humairo Dormitory of the Sunan Drajat Girls’ Islamic Boarding School in Lamongan. This study found that the limited practice of Arabic communication has led to low levels of confidence and fluency in speaking among the students. This study employs a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were then analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the implementation of these lectures was able to create a participatory, contextual, and adaptive learning environment, thereby gradually improving the students’ confidence, self-assurance, and fluency in speaking, as well as fostering the habit of actively using Arabic in daily life. The novelty of this study lies in the positioning of muhadharah as a structured pedagogical strategy for fostering a language-rich environment, rather than merely an extracurricular activity; thus, this study contributes to environment-based Arabic language learning in Islamic boarding schools.