Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analysis of the Effect of Learning Models, Cognitive Abilities, and Facilities on Students' Academic Achievements Mohzana; Firman Aziz; Muhammad Ridhwan; Susatyo Adhi Pramono; Iwan Henri Kusnadi; Bayu Purbha Sakti
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 01 (2025): Research Articles, April 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i01.5725

Abstract

This study analyses the influence of learning models, cognitive abilities, and facilities on students' academic achievement. Improving student learning outcomes heavily depends on the learning model used in the teaching and learning process. Both internal and external factors influence academic achievement. Internal aspects include students' cognitive capacity, while external factors include the availability of facilities. Students' cognitive capacities contribute to their understanding and application of the concepts taught, and selecting an appropriate learning model can enhance the efficacy of the learning process. Conversely, a better learning environment is supported by sufficient facilities. This study used a quantitative methodology based on survey research. Questionnaires distributed in senior high schools were used to gather data. In particular, the study found that student's academic achievement improved when they were more actively involved in and understood the content through technology-based learning models that were interactive and centred around technology. Compared to pupils with lower cognitive abilities, those with higher cognitive abilities tend to do better in school. Comfortable classrooms, access to technology, and sufficient teaching materials are all examples of full and high-quality learning facilities that positively affect student learning results. Using multiple linear regression analysis, we find that all three factors, the learning model in particular, contribute significantly to students' performance in the classroom. These results show that to raise the bar for education, we must enhance learning strategies, help students hone their cognitive capacities, and build better classrooms.
TEKS LAPORAN HASIL PENGAMATAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Dewi Anggraini Ramadhani; Marissa Salsabilla; Bunga Salshabilla; Bayu Purbha Sakti; Dimas Alfian Sandy Pradana; Bayu Eka Anggara
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.383

Abstract

Penelitian ini membahas pembelajaran teks laporan hasil pengamatan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui kajian berbagai sumber pustaka. Fokus penelitian diarahkan pada pemahaman struktur teks, penggunaan kaidah kebahasaan, serta penerapan model pembelajaran yang mendukung kemampuan menulis siswa. Metode yang digunakan berupa studi literatur dengan menelaah beberapa jurnal dan referensi yang berkaitan dengan materi tersebut. Berdasarkan hasil kajian, diketahui bahwa teks laporan hasil pengamatan memiliki karakteristik berupa penyajian fakta hasil observasi secara runtut dan objektif. Pembelajaran teks ini mampu membantu siswa meningkatkan kemampuan berpikir logis, keterampilan mengamati, serta kemampuan menyusun informasi secara sistematis. Akan tetapi, masih ditemukan sejumlah hambatan, seperti rendahnya kemampuan siswa dalam mengembangkan ide dan kurangnya variasi strategi pembelajaran yang digunakan guru.
ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS LAPORAN WAWANCARA PADA SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR: STUDI PUSTAKA Syahid Reshaf Chotib; Nurul Hafidzha; Nailah Khairunnisa; Muhammad Baasyir Ibadurrahman; Celvy Agnesia Nurmasila; Bayu Purbha Sakti
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan siswa kelas VI Sekolah Dasar dalam menyusun laporan hasil wawancara. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang membahas keterampilan menulis, pembelajaran Bahasa Indonesia, serta teknik penyusunan laporan wawancara pada jenjang sekolah dasar. Berdasarkan hasil kajian, ditemukan bahwa masih terdapat berbagai hambatan yang dialami siswa, seperti kurangnya pemahaman terhadap sistematika laporan, penggunaan ejaan dan tanda baca yang belum sesuai dengan kaidah, serta kesulitan dalam mengembangkan informasi hasil wawancara menjadi tulisan yang terstruktur. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran yang melibatkan keaktifan siswa, pemberian latihan secara berkelanjutan, serta penggunaan media pembelajaran yang menarik dapat membantu meningkatkan kualitas tulisan siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang tepat agar kemampuan berbahasa dan keterampilan menulis laporan wawancara siswa dapat berkembang secara optimal.
Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Peserta Didik Kelas III SDN 1 Banyuripan Daru Ken Mahanani; Gunawan Budi Santoso; Bayu Purbha Sakti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8872

Abstract

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi membaca pesan dalam poster promosi untuk peserta didik kelas III di SDN 1 Banyuripan menjadi fokus dalam penelitian ini. Selain menghasilkan produk pembelajaran, kajian ini juga menelaah tingkat kelayakan serta efektivitas LKPD terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Pendekatan yang diterapkan berupa Research and Development (R&D) melalui model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Proses pengembangan menunjukkan bahwa LKPD yang dirancang memenuhi kriteria validitas yang sangat tinggi. Penilaian dari ahli materi memperoleh persentase 96,25%, sementara hasil validasi ahli media mencapai 97,5%. Tingkat kepraktisan produk tampak pada respons peserta didik terhadap penggunaan LKPD dengan persentase sebesar 90% sehingga tergolong sangat praktis. Instrumen penelitian yang digunakan juga memenuhi persyaratan kualitas instrumen karena dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,935. Implementasi LKPD berbasis PBL memberikan dampak positif terhadap capaian belajar peserta didik. Hal tersebut terlihat dari peningkatan nilai rata-rata pre-test yang semula 65,56% menjadi 93,92% pada post-test, sehingga terdapat kenaikan sebesar 28,36%. Temuan lain diperoleh melalui uji N-Gain, yaitu kelas yang memanfaatkan LKPD memperoleh rata-rata 0,82 dengan kategori tinggi, sedangkan kelas yang belum menggunakan LKPD mendapatkan nilai -0,40 dengan kategori sedang. Keseluruhan hasil tersebut memperlihatkan bahwa LKPD berbasis PBL memiliki tingkat kelayakan tinggi, mudah digunakan dalam proses pembelajaran, serta efektif diterapkan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.