Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pemanfaatan Drum Bekas (Incenerator) Sebagai Pembuatan Penanda Alur Navigasi Yang Ekonomis Bagi Nelayan Tradisional Di Desa Kembung Luar Aprizawati, Aprizawati; Bobi Satria, Bobi Satria; Robyansyah, Robyansyah; Zusniati, Zusniati
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/1476sk85

Abstract

Desa Kembung Luar yang merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis dimana sebagian masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan traditional selain bekerja di Malaysia, yang mana masih banyak menggunakan kapal kapal kayu dan mereka pergi melaut dimulai dari sore hari hingga ke subuh hari. Oleh karena itu terkadang mereka mengalami kendala pada saat akan memasuki alur Sungai yang tanpa penanda alur navigasi sehingga menyebvabkan mereka sering kali terlewat Ketika hendak berbelok dan memutar arah kembali. Dalam hal ini beberapa tempat yang menjadi titik selalunya terjadi kapal-kapal nelayan tersebut menabrak bakau atau terlewat dikarenakan tidak melihat penanda akibat kondisi malam terlalu pekat tanpa penerang yang mana hanya mengandalkan lampu senter sorot yang dipakai di kepala. keselamatan para awak kapal maupun penumpang kapal harus diperhatikan dengan baik, untuk itu biasanya dalam sebuah pelayaran akan disiapkan selain berbagai macam alat keselamatan sehingga para awak kapal dan penumpang bisa merasa lebih aman juga kondisi arus dan arah balik serta keluar para nelayan. Oleh sebab itu, berdasarkan pantauan di lapangan perlu diadakan penyuluhan atau sosialisasi tentang pentingnya alat penanda alur navigasi bagi nelayan di Desa Kembung Luar, Bengkalis serta melakukan pemanfaatan drum bekas(Incenerator) untuk dijadikan sarana penanda alur navigasi karena belum mendapatkan penanda alur tersebut dari Distrik Navigasi.
Development of Smart Assessment System For Evaluating Maritime English Competence Using Machine Learning Aprizawati Aprizawati; Romadhoni Romadhoni; Budhisantoso Budhisantoso
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2026): MARCH 2026
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v18i1.9624

Abstract

Maritime English proficiency assessment is essential for cadets and maritime professionals, yet manual scoring can be time-consuming and prone to inter-rater variability. This study proposes a web-based smart assessment system that integrates machine learning to classify Maritime English proficiency into Beginner/Intermediate/Advanced using four feature scores: listening, reading, writing, and speaking. The dataset used in this work is simulated (1,000 records) for proof-of-concept evaluation because access to large, standardized real examination data was limited and required institutional clearance; simulation enables controlled class balance and repeatable experimentation. Class labels are generated using rubric-based threshold rules, and the labeling scheme is validated by two Maritime English examiners who review the thresholds and independently rate a random subset of 200 samples; agreement is quantified using Cohen’s kappa (κ) to ensure reliability. We adopt an 80/20 hold-out split and apply stratified 5-fold cross-validation on the training set for model selection, using grid-search hyperparameter tuning. We compare Support Vector Machine (SVM) and Random Forest and report accuracy, precision, recall, macro-F1, and brief per-class performance for Beginner/Intermediate/Advanced. SVM achieves 92% accuracy with macro-F1 = 0.905, outperforming Random Forest (89%, macro-F1 = 0.875). Future work will validate the system using real assessment datasets in operational training settings.
DIGITALISASI PROSES APPROVAL AKADEMIK NAUTIKA MELALUI SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB DI JURUSAN KEMARITIMAN Aprizawati Aprizawati; Robyansyah Robyansyah; Zusniati Zusniati; Romadhoni Romadhoni; Adelia Fitriyani
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 9 No. 3 (2026): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/avykda40

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menerapkan sistem informasi berbasis web yang akan membantu digitalisasi proses persetujuan akademik di Program Studi Nautika, Jurusan Kemaritiman. Selama ini, proses persetujuan seperti pengajuan penerimaan taruna, sistem Kartu Rencana Studi (KRS), izin praktek laut, dan validasi nilai dilakukan secara manual, yang memakan waktu lama dan rentan terhadap kesalahan administrasi. Metode penelitian dan pengembangan (R&D) ini menggunakan model pengembangan Waterfall, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan basis data MySQL dan menerapkan konsep kontrol akses berbasis peran untuk siswa, pengajar, dan admin. Hasil pengujian fungsional menggunakan Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh modul sistem berjalan sesuai kebutuhan dengan tingkat keberhasilan 100%. Di sisi lain, skala kemudahan sistem (SUS) terhadap 30 responden menerima skor rata-rata 82,5, yang menempatkannya dalam kategori "baik". Sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi proses persetujuan hingga lima puluh lima persen lebih cepat dibandingkan dengan metode manual. Selain itu, penerapan sistem ini meningkatkan transparansi dan akurasi data akademik. Oleh karena itu, digitalisasi melalui sistem informasi ini dapat membantu meningkatkan efisiensi layanan pendidikan dan mendorong transformasi digital dalam pendidikan vokasi kemaritiman. Kata Kunci: Digitalisasi, Approval Akademik, Sistem Informasi, Web-Based, Nautika, Waterfall
Pemanfaatan Drum Bekas (Incenerator) Sebagai Pembuatan Penanda Alur Navigasi Yang Ekonomis Bagi Nelayan Tradisional Di Desa Kembung Luar Aprizawati Aprizawati; Bobi Satria Bobi Satria; Robyansyah Robyansyah; Zusniati Zusniati
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/1476sk85

Abstract

Desa Kembung Luar yang merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis dimana sebagian masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan traditional selain bekerja di Malaysia, yang mana masih banyak menggunakan kapal kapal kayu dan mereka pergi melaut dimulai dari sore hari hingga ke subuh hari. Oleh karena itu terkadang mereka mengalami kendala pada saat akan memasuki alur Sungai yang tanpa penanda alur navigasi sehingga menyebvabkan mereka sering kali terlewat Ketika hendak berbelok dan memutar arah kembali. Dalam hal ini beberapa tempat yang menjadi titik selalunya terjadi kapal-kapal nelayan tersebut menabrak bakau atau terlewat dikarenakan tidak melihat penanda akibat kondisi malam terlalu pekat tanpa penerang yang mana hanya mengandalkan lampu senter sorot yang dipakai di kepala. keselamatan para awak kapal maupun penumpang kapal harus diperhatikan dengan baik, untuk itu biasanya dalam sebuah pelayaran akan disiapkan selain berbagai macam alat keselamatan sehingga para awak kapal dan penumpang bisa merasa lebih aman juga kondisi arus dan arah balik serta keluar para nelayan. Oleh sebab itu, berdasarkan pantauan di lapangan perlu diadakan penyuluhan atau sosialisasi tentang pentingnya alat penanda alur navigasi bagi nelayan di Desa Kembung Luar, Bengkalis serta melakukan pemanfaatan drum bekas(Incenerator) untuk dijadikan sarana penanda alur navigasi karena belum mendapatkan penanda alur tersebut dari Distrik Navigasi.
EVALUATING EDLINK’S IMPACT ON ENGLISH LANGUAGE TEACHING FOR VOCATIONAL STUDENTS Pretti Ristra; Agnes Arum Budiana; Desi Wahana; Aprizawati Aprizawati
TELL - US JOURNAL Vol 11, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/tus.2025.v11i3.9660

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pemanfaatan platform Edlink terhadap kualitas pengajaran Bahasa Inggris di Politeknik Negeri Bengkalis, dengan fokus pada aspek produk dari model evaluasi CIPP. Penelitian ini melibatkan 60 mahasiswa vokasi dan 3 dosen Bahasa Inggris yang secara aktif menggunakan Edlink dalam proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa 75% mahasiswa merasa bahwa penggunaan Edlink bermanfaat dalam pembelajaran Bahasa Inggris mereka, terutama dalam meningkatkan pemahaman materi dan manajemen waktu. Para dosen juga melaporkan adanya peningkatan efisiensi pengajaran serta keterlibatan mahasiswa. Uji t berpasangan menunjukkan peningkatan yang signifikan secara statistik pada performa Bahasa Inggris mahasiswa (t = 3,45, p = 0,002). Temuan kualitatif juga mengungkapkan persepsi positif dan beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti keandalan sistem dan pelatihan pengguna. Secara keseluruhan, Edlink memberikan kontribusi positif terhadap kualitas pengajaran Bahasa Inggris, meskipun dukungan teknis berkelanjutan dan pengembangan literasi digital tetap diperlukan untuk mengoptimalkan pemanfaatannya.Kata kunci: Edlink, Mahasiswa Vokasi, Pengajaran Bahasa Inggris,  AbstractThis study investigates the impact of Edlink utilization on the quality of English Language Teaching (ELT) at Politeknik Negeri Bengkalis, focusing on the product aspect of the CIPP evaluation model. The research involved 60 vocational students and 3 English lecturers who actively use Edlink in teaching and learning. Data were collected through structured questionnaires and semi-structured interviews to evaluate students’ learning outcomes, teaching effectiveness, and overall satisfaction with the platform. Quantitative data were analyzed using descriptive and inferential statistics via SPSS, revealing that 75% of students perceived a positive impact of Edlink on their English proficiency, with a statistically significant improvement in student performance (t = 3.45, p = 0.002). Qualitative findings from interviews indicated that students appreciated Edlink’s flexibility and ease of access, although technical limitations and inconsistent usage behavior were noted. Lecturers reported improved instructional management but emphasized the need for better system integration and training. Overall, the study concludes that Edlink contributes positively to ELT quality but requires continuous improvement and institutional support to maximize its potential in vocational education. Keywords: Edlink, ELT, Vocational Students