Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Pengukuran Kinerja Perusahaan Melalui Key Performance Indicator Pada PT. XYZ Ditya Ayu Damayanti; Risma Fitriani; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5682

Abstract

PT.XYZ adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan olahan minyak bumi, sehingga penggunaan Key Performance Indicator (KPI) sudah diterapkan di PT.XYZ untuk mengukur pencapaian kinerja teknis sebuah perusahaan. Penilaian kinerja adalah metode untuk mengukur kontribusi anggota organisasi individu untuk organisasi. Faktor penting bagi perusahaan yaitu Penilaian kinerja dapat digunakan untuk mengukur seberapa baik kinerja perusahaan dalam menggapai visi serta misi perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaannya. Penelitian ini menerapkan metode Balanced Scorecard dengan memerlukan empat perspektif untuk menjabarkan perspektif yang ada dalam Key Performance Indicator (KPI) yaitu perspektif finansial, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Sedangkan, dalam tahap Key Performance Indicator (KPI) menghasilkan sebanyak 27 indikator dalam penelitian ini diantaranya yakni Financial dengan 2 indikator, Costumer Focus dengan 11 indikator, Internal Process dengan 11 indikator, dan yang terakhir Learning and Growth dengan 4 indikator. Sehingga performance pada PT. XYZ yaitu sebesar 100% berada pada posisi Sangat Besar.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA CENTRAL STUDIO PHOTOCOPY MENGGUNAKAN METODE WATERFALL Mumun Fadhilah Abdurrohman; Ade Momon; Risma Fitriani
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i2.4220

Abstract

Adanya sistem informasi menjadi bagian yang sangat penting pada suatu perusahaan, banyak perusahaan menghadapi masalah dalam mengelola operasionalnya termasuk dalam sistem informasi. Selain itu, menggunakan bantuan dari sistem informasi sangat membantu dalam memudahkan segala kegiatan sehari-hari salah satunya adalah penjualan. Sistem penjualan ini sangat penting bagi perusahaan untuk membantu melaksanakan proses pendataan barang dan pelaporan secara sistematis, terencana, terkontrol, dan saling terintegrasi. Maka dari itu, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempermudah dan mempercepat perhitungan transaksi penjualan barang antara sistem manual dan sistem yang menggunakan media komputer. Metode waterfall digunakan untuk pengembangan sistem dengan penelitian tindakan (Action Research) mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Wawancara, dokumentasi, kuisioner, dan observasi adalah metode pengumpulan data. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proyek sistem informasi Central Studio Photocopy dalam melakukan penjualan barang sesuai dengan kebutuhan baik dari segi penjualan, pencarian, dan laporan penjualan. Diharapkan aplikasi ini dapat meningkatkan penjualan produk yang dilakukan di Central Studio Photocopy.
Analisis keandalan mesin roll menggunakan MTBF dan MTTR pada PT XYZ Karawang Muhamad Naufal; Risma Fitriani; Naufal Rabbani Sumitra
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 2 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i2.2252

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis keandalan mesin Spreader Roll pada PT XYZ Karawang menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data historis kerusakan tahun 2024. Permasalahan utama perusahaan adalah tingginya frekuensi kerusakan komponen kritis, khususnya bearing, yang menyebabkan peningkatan downtime produksi. Metode penelitian meliputi analisis Mean Time Between Failure (MTBF), Mean Time to Repair (MTTR), perhitungan availability, serta identifikasi akar penyebab kegagalan menggunakan diagram fishbone dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin Spreader Roll memiliki frekuensi kerusakan tertinggi dengan bearing sebagai komponen paling kritis. Interval preventive maintenance optimal diperoleh setiap 66 hari, lebih singkat dibandingkan jadwal aktual perusahaan sebesar 90 hari. Nilai availability sebesar 96,65% mengindikasikan kinerja mesin berada dalam kategori keandalan yang baik, namun masih berpotensi ditingkatkan melalui perawatan yang lebih terjadwal. Analisis FMEA menunjukkan faktor manusia, metode, dan pengukuran sebagai penyebab dominan kegagalan dengan nilai Risk Priority Number tertinggi. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa penentuan jadwal preventive maintenance berbasis MTBF dan MTTR efektif meningkatkan keandalan mesin serta menurunkan risiko downtime produksi.
PENENTUAN RUTE DISTRIBUSI PALLET MESH MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX (STUDI KASUS : PT. MMM) Fery Darus Nasution (Universitas Singaperbangsa); Ade Momon S (Universitas Singaperbangsa); Risma Fitriani (Universitas Singaperbangsa)
Jurnal Manajemen Industri dan Logistik Vol. 5 No. 1 (2021): page 01 - 74
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30988/jmil.v5i1.542

Abstract

AbstractDistribution of products from the company's warehouse PT. MMM to consumers so far the company only uses estimates of consumers which will be passed in one shipment only by looking at the number of requests without considering the shipping routes and distance from the warehouse to the location of the consumer. This study aims to determine an effective shipping route using the saving matrix and nearest neighbor methods then find out distance savings and transportation cost savings. Comparison of the product distribution routes of PT. MMM after using the saving matrix method and the nearest neighbor method results in an effective and efficient route where the initial distribution route is 40 routes into 7 routes for 7 days of product distribution to consumers. The saving matrix method is applied. shows a reduction in the distance of the original shipment of 1,673.6 Km to 810.7 Km, thus obtained a savings of a distance of 862.9 Km. As well as a significant reduction in transportation costs where the initial cost of transportation of Rp. 4,478,448.- dropped to Rp. 3,675,951.-, so the company can save on transportation costs by Rp. 802,497.-.AbstrakRute pendistribusian produk dari gudang perusahaan PT. MMM  ke para konsumen  selama ini perusahaan hanya menggunakan perkiraan konsumen mana yang akan dilalui dalam satu kali pengiriman, yaitu hanya dengan melihat jumlah permintaan tanpa mempertimbangkan rute pengiriman dan jarak tempuh dari gudang ke lokasi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute pengiriman yang efektif menggunakan metode saving matrix dan nearest neighbor, kemudian mengetahui penghematan jarak serta penghematan biaya transportasi. Perbandingan rute distribusi produk PT. MMM dengan menggunakan metode saving matrix dan metode nearest neighbor menghasilkan rute yang efektif dan efisien dimana rute awal distribusi sebanyak 40 rute menjadi 7 rute untuk 7 hari pendistribusian produk ke konsumen. Dengan diterapkannya metode saving matrix menunjukan penurunan jarak tempuh pengiriman yang semula 1.673,6 Km menjadi 810,7 Km, dengan demikian didapatkan penghematan jarak sebesar 862,9 Km. Serta menurunkan biaya transportasi yang signifikan dimana biaya awal transportasi sebesar Rp. 4.478.448.- turun menjadi Rp. 3.675.951.-, sehingga perusahaan dapat menghemat biaya transportasi sebesar Rp. 802.497
Pengembangan Strategi Pemasaran Business-to-Consumer (B2C) di PT Triguna Pratama Abadi Menggunakan Porter’s Five Forces dan Analisis SWOT Nadia Rofidah; Risma Fitriani
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i1.1691

Abstract

Transformasi digital, peningkatan kesadaran lingkungan, dan penguatan regulasi pengelolaan sampah yang mengandung B3 membuka peluang bagi perusahaan jasa pengelolaan limbah untuk menjangkau konsumen akhir. PT Triguna Pratama Abadi yang selama ini berfokus pada pasar Business-to-Business (B2B) perlu menilai kelayakan pengembangan pasar Business-to-Consumer (B2C). Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur persaingan industri, mengevaluasi faktor internal dan eksternal perusahaan, serta merumuskan prioritas strategi pemasaran B2C. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif dengan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui Porter’s Five Forces, SWOT, Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), dan matriks Internal–External (IE). Hasil Porter’s Five Forces menunjukkan hambatan masuk formal relatif tinggi karena tuntutan legalitas dan kapabilitas teknis, sedangkan daya tawar konsumen dan ancaman layanan informal atau substitusi cenderung tinggi. Skor IFE sebesar 3,00 menunjukkan posisi internal kuat, sementara skor EFE sebesar 2,85 menunjukkan respons eksternal pada kategori sedang. Kombinasi kedua skor menempatkan perusahaan pada Sel IV matriks IE dengan arah strategi grow and build. Strategi prioritas mencakup pengembangan kanal pemesanan digital, paket layanan rumah tangga sesuai ruang lingkup perizinan, promosi edukatif, kemitraan dengan pemerintah dan komunitas, serta efisiensi operasional untuk membentuk harga yang kompetitif.
Strategy for Increasing Competitiveness Based on Evaluation of Service Quality, Brand Image, Satisfaction, and Customer Loyalty in the Fresh Milk Beverage Shop Culinary Business Risma Fitriani; Ade Momon Subagyo; Muhammad Rusli Arafat; Ghema Rivana
Jurnal Teknologi Vol. 18 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi
Publisher : Faculty of Engineering Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.18.1.69-80

Abstract

The competition in the culinary industry has intensified, particularly among beverage shops offering fresh milk–based products. In this highly competitive environment, customers no longer evaluate products based solely on taste but also on the quality of service, the strength of the brand image, and the consistency of their overall experience. Field observations indicate ongoing issues, such as inconsistent service quality, a brand image that has not been strongly established, and varied levels of customer satisfaction all of which ultimately affect customer loyalty. These challenges highlight the need for data-driven strategies to strengthen business competitiveness. This study aims to analyze the influence of Service Quality, Brand Image, and Customer Satisfaction on Customer Loyalty, and to formulate the most appropriate strategy to enhance competitiveness in fresh milk beverage shops. A descriptive quantitative approach was applied by integrating the Analytical Hierarchy Process (AHP) to determine variable priorities and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) to identify the most effective strategic alternatives. Data were collected through direct observation of service activities, interviews with the business owner, and questionnaires distributed to customers with prior purchase experience. Results indicate that service quality holds the highest weight in shaping customer loyalty, followed by brand image and customer satisfaction. Through QSPM analysis, the recommended priority strategies include strengthening service standards, enhancing brand identity through more effective communication, and developing customer loyalty programs to maintain long-term relationships. These findings provide a strategic foundation for fresh milk culinary businesses to adapt to competition and evolving customer preferences, ensuring sustainable growth and improved market positioning.
Inovasi Produk dan Analisis Kelayakan Bisnis pada Lemari Pakaian Kayu Aviska Nuravianti; Risma Fitriani
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 2 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.20.2.48370

Abstract

Lemari pakaian merupakan kebutuhan yang penting untuk menyimpan pakaian agar bersih dan rapih. Perkembangan produk lemari pakaian terbatas pada fungsinya yaitu hanya digunakan untuk menyimpan pakaian. Lemari pakaian kayu dapat dikembangkan menjadi lemari pakaian dan hijab yang dapat digunakan untuk menyimpan pakaian dan hijab. Produk inovasi yang dibuat dapat menjadi solusi dan variasi baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan konsumen dan kelayakan bisnis lemari pakaian dan hijab. Produk lemari pakaian dan hijab yang diproduksi disesuaikan dengan kebutuhan konsumen menggunakan Quality Function Deployment (QFD) serta dilakukan analisis evaluasi peluang usaha lemari pakaian dan hijab. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan konsumen terhadap lemari pakaian dan hijab yaitu kuat, awet, aman, bahan berkualitas, warna menarik, bentuk unik, multifungsi, praktis, dapat dibongkar, ringan, modern, penyimpanan banyak, tidak mengahabiskan tempat, nyaman, harga terjangkau, dan mudah didapatkan. Evaluasi peluang usaha dilakukan dengan menganalisis tujuh aspek yaitu aspek yuridis, teknis dan teknologi, pasar dan pemasaran, finansial, organisasional, persaingan dan kajian SKB (Amdal). Berdasarkan tujuh aspek analisis evaluasi peluang usaha maka usaha lemari pakian dan hijab layak dijalankan.
Edukasi Pemilahan Sampah Sebagai Upaya Menjaga Kebersihan Lingkungan Di SDN Rengasdengklok Selatan 3 Fahmi Abdu Rafi; Falsha Satria Dwiputra; Sri Septiani; Lydia Maulani; Ferry Adimas Ristansyah; Aldi Dena Kusumah; Wahyudin Wahyudin; Winarno Winarno; Rana Ardila Rahma; Risma Fitriani
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi Vol 1 No 2 (2023): KREATIF
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/kreatif.v1i2.10241

Abstract

To achieve environmental cleanliness, high awareness of cleanliness and health is required. In terms of keeping the environment clean, one very serious problem is a lack of understanding about the waste problem. This problem can be overcome through an educational approach that provides an understanding of various types of waste, both organic and inorganic waste. Efforts to maintain the cleanliness of the surrounding environment must start from an early age. Therefore, this community service activity was carried out to provide education about waste sorting to students at SDN Rengasdengklok Selatan 3 located in Karawang. The purpose of this activity is to increase students' understanding and awareness of the consequences of environmental pollution arising from waste disposal. This activity is carried out with a holistic approach using two main stages, namely socialization and direct practical activities. Through this community service activity, students can not only increase their understanding and awareness of the impacts of waste, but also gain knowledge about the types of waste and the correct way to sort waste.