Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Teacher's Understanding Level In Describing The Profile Of Pancasila Students Sulastri, Sulastri; Nurdiyana, Nurdiyana
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 3 No. 02 (2024): May, International Journal of Education, Vocational and Social Science( IJVESS
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v3i02.780

Abstract

One form of implementation of the Pancasila student profile is students who always practice Pancasila values such as devotion to God Almighty by carrying out worship according to their religion. Teachers as the spearhead of implementing learning have a big role in guiding and focusing students. The mentoring process carried out by teachers is not only related to intellectuality but also strengthening personality learning, one of the things that is in the spotlight in the world of learning and especially for teachers is improving students' morals and morals. In learning, teachers also have an important role in shaping students' personalities at school. Teachers are reliable educators who have the main task of educating, teaching, guiding, focusing, training, calculating and evaluating students. The level of understanding of teachers in realizing the Pancasila student profile must be increased because of the 6 indicators of implementing the Pancasila student profile, not all of them have been fully implemented by teachers. The first indicator, namely Faith, Devotion to God Almighty and having noble morals, was achieved by 95%, Global Diversity by 73%, mutual cooperation by 90%, creativity by 91%, critical reasoning by 71%, and independence by 58%. The inhibiting factor in implementing the Pancasila profile which is integrated with the module is that many teachers have not participated in intensive Merdeka curriculum training so that understanding in integrating the six elements of the Pancasila student profile into learning tools has not been fully implemented.
Fungsi Sosial Pagelaran Seni Reog Ponorogo Untuk Mempererat Kerukunan Masyarakat Amandha, Nabella; Suanto, Suanto; Nurdiyana, Nurdiyana
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 8 No 2 (2023): Volume 8, Nomor 2 - Desember 2023
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v8i2.8895

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana fungsi sosial pagelaran seni reog ponorogo dalam mempererat kerukunan masyarakat. Seni Reog Ponorogo merupakan seni atau kebudayaan yang berasal dari Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilaksanakan di Desa Ngrayun Kabupaten Ponorogo. Hasil dari penelitian ini memaparkan bahwa pagelaran seni Reog Ponorogo yang diselenggarakan  baik secara rutin maupun secara inseidental dapat menciptakan interaksi dalam masyarakat sehingga menciptakan dampak yang baik yaitu berupa komunikasi. Hasil dari komunikasi yang terjadi dalam masyarakat yang terjalin baik secara rutin maupun inseidental meningkatkan sikap toleransi antar masyarakat. Sikap toleransi tersebut antara lain penabuh gamelan atau seniman siap melayani atau mengiringi tarian penonton. selain itu juga gotong royong, gotong royong disini dimaksudkan seluruh warga yang terlibat turut bahu membahu mempersiapkan pagelaran sehingga dapat memperbaiki dan mempererat kerukunan. Rekomendasi penelitian ini yaitu kebudayaan lokal perlu dijaga agar tetap lestari sebagai hiburan dan pengembangan masyarakat.
Dinamika Moral Pekerja Gig di Era Digital: Studi Prekariat di Tangerang Selatan Diyana, Nurdiyana
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11690

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika pekerja gig economy di Kota Tangerang Selatan dengan menelaah tantangan dan peluang yang dihadapi dalam era ekonomi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap 30 pekerja gig di tujuh kecamatan, yakni Pamulang, Ciputat, Serpong, Serpong Utara, Pondok Aren, Ciputat Timur, dan Setu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pekerja gig mengalami ketidakpastian kerja, terbatasnya akses jaminan sosial, serta ketidakadilan dalam sistem kerja berbasis algoritma. Mayoritas tidak memiliki kontrak kerja formal, sehingga rentan terhadap eksploitasi dan tidak memperoleh perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan. Sistem algoritma platform digital yang tidak transparan sering merugikan pekerja dalam pembagian order dan besarnya potongan komisi. Di sisi lain, ekonomi digital memberikan peluang berupa fleksibilitas waktu, peningkatan pendapatan, dan pengembangan keterampilan. Pekerja dapat mengatur waktu kerja sesuai kebutuhan pribadi serta memperoleh tambahan penghasilan melalui kerja lembur atau order ekstra. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan regulasi inklusif serta perlindungan sosial yang memadai, sekaligus peningkatan transparansi sistem platform digital, agar pekerja gig dapat menikmati haknya dan berkontribusi optimal dalam perekonomian digital. Kebijakan publik yang tepat sangat penting untuk mendukung kesejahteraan pekerja.
PENGUATAN LITERASI INFORMASI DAN MEDIA DIGITAL REMAJA GENERASI MILENIAL Nurdiyana, Nurdiyana; Setiawati, Setiawati; Alinurdin, Alinurdin; Hayati, Eti; Rahmadi, Imam Fitri
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v2i3.13519

Abstract

Literasi informasi dan media digital memiliki peranan penting dalam menunjang berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pencarian dan produksi informasi di Internet. Inisiasi program peningkatan pada kedua jenis literasi tersebut perlu terus digalakkan untuk memastikan setiap warga digital dan terutama remaja generasi milenial dapat tetap santun dalam berbagi informasi dan menjalin komunikasi di dunia maya. Artikel ini melaporkan penguatan literasi informasi dan media digital, khususnya terkait dengan kesadaran akan pentingnya menjaga identitas, etika, hak cipta,  dan privasi digital dari hasil program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kepada para remaja milenial. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kepedulian remaja terhadap identitas dan reputasi digital di Internet meningkat secara signifikan sementara hanya ada peningkatan kecil terkait penghargaan terhadap hak dan kewajiban dalam menggunakan karya orang lain di Internet. Program pengabdian di masa depan perlu lebih fokus dalam menyosialisasikan hak cipta digital dan mengampanyekan Internet sehat.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RENCANA KERJA SEKOLAH Setiawati, Setiawati; Nurdiyana, Nurdiyana; Alinurdin, Alinurdin
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v3i2.20326

Abstract

Pendampingan penyusunan Rencana Kerja Sekolah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada warga sekolah SMK Sasmita Jaya 1 terkait penyusunan Rencana Kerja Sekolah, Setiap kegiatan pada satuan pendidikan dikelola atas dasar Rencana Kerja Sekolah (RKS) yang merupakan penjabaran rinci dari Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) satuan pendidikan yang meliputi masa empat tahun sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan. Oleh karenanya satuan pendidikan wajib menyusun Rencana Kerja Jangka Menengah yang selanjutnya disebut Rencana Kerja Sekolah yang akan menggambarkan tujuan yang ingin dicapai dalam kurun waktu empat tahun dan Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) yang dilaksanakan berdasarkan Rencana Kerja Sekolah sehingga kualitas pendidikan  di Sekolah dapat meningkat. kegiatan pengabdian ini diawali dengan melakukan observasi kepada warga sekolah kemudian dilakukan pendampingan dalam penyusunan Rencana Kerja Sekolah yang dikemas dalam bentuk workshop.  Setelah dilakukannya kegiatan pengabdian ini terdapat kenaikan yang signifikan terkait pemahaman warga sekolah mengenai Rencana Kerja Sekolahhal ini terbukti dengan kuisioner yang diberikan setelah dilakukannya kegiatan pengabdian ini.Kata kunci: Rencana Kerja Sekolah, Pendampingan, Rencana Kerja Jangka Menengah 
SOSIALISASI IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA Nurdiyana, Nurdiyana; Sulastri, Sulastri; Setiawati, Setiawati
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i2.31138

Abstract

Pelajar Pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan dengan judul “sosialisasi Profil pelajar pancasila, di SMA Pewaris Peradaban Ciseeng-Bogor”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan soialisasi terkait profil pelajar Pancasila kepada peserta didik di SMA Peradaban Ciseeng-Bogor. Tujuan kegiatan ini ialah Meningkatkan pengetahuan dan konsep tentang profil pelajar Pancasila, Menanamkan nilai-nilai karakter di dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbukti dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terkait profil pelajar Pancasila, hal tersebut tergambar dalam proses evaluasi yang diberikan oleh pemateri melalui kegiatan Tanya jawab dengan peserta pengabdian kepada masyarakat. kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan, Evaluasi terkait pelaksanaan pengabdian masyarakat dilaksanakan setelah siswa mampu menerapkan/mengimplementasikan enam dimensi profil pelajar Pancasila pada setiap poinya dengan baik. Indikator keberhasilan kegiatan ini dilihat dari respon positif dari para siswa melalui evaluasi yang diberikan. Evaluasi kegiatan juga dilakukan berupa siswa mengisi kuesioner, terkait dengan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah diikuti. Luaran yang dihasilkan adalah siswa mampu menerapkan dimensi profilpelajar Pancasila tiap poinya dalam kehidupan sehari-hari dengan konsisten, selain  itu kemampuan pemahaman siswa diperoleh berdasarkan hasil evaluasi terhadap siswa.Kata Kunci : Profil Pancasila, Implementasi, Pemahaman
Analisis Pemanfaatan ICT berdasarkan sudut pandang gender dalam menumbuhkan budaya literasi Nurdiyana, Nurdiyana; Suanto, Suanto
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.7 No.2 September 2020
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v7i2.y2020.p69-78

Abstract

Kemajuan Information and Communication Technology (ICT) yang demikian pesat serta potensi pemanfaatannya secara luas telah membuka akses, komunikasi jarak jauh secara langsung maupun tidak langsung yang efektif, dan membuka peluang dalam pendayagunaan informasi secara cepat dan akurat, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. Kebutuhan akan ICT dipandang berbeda sesuai kebutuhan dan pemanfaatannya akan berbeda antara laki-laki dan perempuan, begitu pula penggunaannya di dalam proses pembelajaran. Dalam dunia pendidikan tinggi, kehadiran ICT disambut dengan baik dalam Interaksi antara mahasiswa dengan dosen dan sumber belajar. Teknologi berperan bukan hanya sebagai alat, akan tetapi juga berperan sebagai proses maupun sumber pembelajaran. Namun dalam pelaksanaannya, mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan harus dipastikan untuk dapat memiliki kemampuan literasi yang baik, agar dapat menghasilkan calon guru masa depan harus dipastikan memiliki pengetahuan, keterampilan dan kompetensi teknologi yang baik, supaya dapat mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran dengan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mencari realita dalam pembelajaran di kampus sebagai tempat penelitian ini dilakukan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi penelitian.  Adapun responden dalam penelitian ini terdiri dari Ketua Program Studi PPKn, dosen dan mahasiswa semester 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik mahasiswa maupun mahasiswi memiliki pemahaman yang baik mengenai internet, mereka sering dan terbiasa dengan internet. Namun dalam penggunaan internet untuk pembelajaran seperti dalam mencari artikel-artikel jurnal, modul digital lebih sering dilakukan oleh mahasiswi, namun perbedaannya tidak terlalu besar.
Implementasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Suanto, Suanto; Nurdiyana, Nurdiyana
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.7 No.2 September 2020
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v7i2.y2020.p107-114

Abstract

Pendidikan “karakter pada satuan pendidikan formal menjadi suatu hal yang sangat penting hal ini tertulis dalam Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK),”akan tetapi bagaimana implementasi kebijakan dan pengintegrasiannya dalam kurikulum serta dampak pendidikan karakter bagi siswa dalam satuan pendidikan masih perlu dimonitoring dan dievaluasi implementasinya. Atas dasar “latar belakang tersebut maka tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis”data secara empiris tentang  implementasi“Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)”di SMK Letris Indonesia. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Normatif Empiris dengan menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket, studi dokumen, observasi, dan wawancara, dengan responden yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa sekolah telah mengimplementasikan dan mengintegrasikan kebijakan PPK yang terlihat dari prinsip pelaksanaan PPK sebagaimana telah diatur pada Pasal 5, dan Penyelenggaraan PPK yang sesuai dengan Pasal 6 ayat 1“Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Dengan demikian”dapat disimpulkan bahwa implementasi kebijakan PPK telah sesuai dengan perpres tersebut, namun masih perlu dievaluasi secara berkala pengintegrasiannya dalam proses belajar mengajar dan dampaknya bagi siswa.
Pengaruh Intensitas Penggunaan Aplikasi Media Sosial Tiktok Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII Di MTs Albashriyyah Bogor Nabila, Rika Asoka; Setiawati, Setiawati; Nurdiyana, Nurdiyana
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol.9 No.2
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v9i2.y2022.p82-90

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media sosial tiktok terhadap hasil belajar siswa di MTs Albashriyyah Bogor. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif korelasi dengan mengumpulkan data angket. Metode analisis data yang digunakan adalah uji validasi, uji normalitas, uji reliabilitas, uji linearitas dan uji T (uji hipotesis). Pengelolaan data dalam penilitian ini menggunakan aplikasi SPSS dan Microsoft Excel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh yang sangat signifikan antara Media Sosial Tiktok terhadap Hasil Belajar Siswa. Hal ini sesuai dengan perhitungan peneliti dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010, yang menggunakan Uji-correlations diperoleh nilai t(hitung) > t(tabel) yaitu 4,447470105 > 2,001717484 yang berarti adanya pengaruh yang signifikan antara Media Sosial Tiktok dengan Hasil Belajar Siswa di MTs Albashriyyah Bogor
Sanksi Kebiri Terhadap Pelaku Pedophile Ditinjau dari Konstitusi (UUD 1945) dan HAM Marasabessy, Abd. Chaidir; Nurdiyana, Nurdiyana; Hidayat, Arif
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v10i2.y2023.p88-97

Abstract

Riset ini berangkat dari dugaan kasus predator seksual yang mencuat di tahun 2021, serta menjadi sorotan publik. Pasalnya tindakan yang dilakukan oknum dapat dikatakan sangat biadab dan mencoreng dunia pendidikan. Riset ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk sanksi kebiri terdahap pelaku pedofil dan penerapan sanksi kebiri ditinjau dari UUD 1945 dan HAM. Jenis penelitian adalah hukum normatif. Pengumpulan bahan hukum melalui studi dokumen. Data dianalisis secara normatif kualitatif. Pendekatan penelitian yakni perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Kesimpulan bahwa; 1) kebiri merupakan suatu cara sterilisasi atau injeksi obat khusus dengan maksud menurunkan atau menghilangkan kinerja seksual pelaku. Dalam proses kebiri biasanya dilakukan dengan 2 (dua) metode yaitu dengan cara kebiri kimiawi dan operasi atau bedah; 2) Sanksi kebiri bertentangan hukum dasar tertinggi Negara (UUD 1945) dan tidak sejalan dengan komitmen Negara dalam penegakkan, perlindungan hak-hak asasi warga negaranya.Kata kunci: Kebiri; pedofil; konstitusi; HAM