Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The Role of the Srikandi Tani 09 Women Farmers Group in Fulfilling the Right to a Healthy Environment Nurdiyana Nurdiyana; Suanto Suanto; Roni Rustandi; Trisakti Handayani; Sri Rumiati
JUSTISI Vol. 12 No. 2 (2026): JUSTISI
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/js.v12i2.5017

Abstract

This study aims to analyze the role of the Srikandi Tani 09 Women Farmers Group (KWT) in realizing the right to a healthy environment as part of the implementation of human rights at the community level in South Tangerang City. This study also identifies the supporting factors and barriers that influence the group’s environmental advocacy activities and examines its contribution to the realization of human rights-based sustainable development. This study employs a qualitative descriptive method, with data collected through interviews, observations, and documentation involving five active members of the PKK organization who participate in KWT activities. The data were analyzed thematically to gain a comprehensive understanding of community-based environmental practices. The novelty of this research lies in its focus on integrating gender empowerment and ecological participation in realizing the constitutional right to a healthy environment, positioned within a human rights perspective. The findings indicate that KWT Srikandi Tani 09 plays an active role in raising environmental awareness, managing limited land for urban agriculture, and processing organic waste into useful materials. The success of these activities is supported by participatory leadership, community solidarity, and collaboration with local government agencies, while challenges arise from limited land, funding, and public environmental awareness. Conclusions from the study indicate that the group’s activities significantly contribute to realizing the right to a healthy environment and the empowerment of women as key actors in sustainable community development.
Dinamika Moral Pekerja Gig di Era Digital: Studi Prekariat di Tangerang Selatan Nurdiyana Nurdiyana
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11690

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika pekerja gig economy di Kota Tangerang Selatan dengan menelaah tantangan dan peluang yang dihadapi dalam era ekonomi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap 30 pekerja gig di tujuh kecamatan, yakni Pamulang, Ciputat, Serpong, Serpong Utara, Pondok Aren, Ciputat Timur, dan Setu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pekerja gig mengalami ketidakpastian kerja, terbatasnya akses jaminan sosial, serta ketidakadilan dalam sistem kerja berbasis algoritma. Mayoritas tidak memiliki kontrak kerja formal, sehingga rentan terhadap eksploitasi dan tidak memperoleh perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan. Sistem algoritma platform digital yang tidak transparan sering merugikan pekerja dalam pembagian order dan besarnya potongan komisi. Di sisi lain, ekonomi digital memberikan peluang berupa fleksibilitas waktu, peningkatan pendapatan, dan pengembangan keterampilan. Pekerja dapat mengatur waktu kerja sesuai kebutuhan pribadi serta memperoleh tambahan penghasilan melalui kerja lembur atau order ekstra. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan regulasi inklusif serta perlindungan sosial yang memadai, sekaligus peningkatan transparansi sistem platform digital, agar pekerja gig dapat menikmati haknya dan berkontribusi optimal dalam perekonomian digital. Kebijakan publik yang tepat sangat penting untuk mendukung kesejahteraan pekerja.
Peran Penguatan Pendidikan Karakter dalam Mencegah dan Menangani Tawuran Pelajar di SMK Ganesa Depok Nurfaizal Rosyid; Nurdiyana Nurdiyana
LABIQA: Journal of Education and Learning Vol 1 No 1 (2026): LABIQA : Journal of Education and Learning
Publisher : PT LABIQA NASHA MULTIKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena tawuran pelajar masih menjadi persoalan serius dalam dunia pendidikan karena mencerminkan lemahnya pengendalian diri, rendahnya kesadaran moral, serta kurang optimalnya pembinaan karakter peserta didik di lingkungan sekolah. Permasalahan ini juga terjadi di SMK Ganesa Depok, sehingga diperlukan strategi preventif dan kuratif yang berbasis pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penguatan pendidikan karakter dalam mencegah dan menangani tawuran pelajar di SMK Ganesa Depok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, observasi aktivitas sekolah, serta analisis dokumen pendukung yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter yang diintegrasikan dalam pembelajaran, keteladanan pendidik, budaya sekolah, dan pembinaan siswa berperan penting dalam menekan perilaku tawuran dengan menumbuhkan nilai disiplin, tanggung jawab, empati, dan pengendalian diri. Meskipun demikian, efektivitasnya masih dipengaruhi oleh faktor lingkungan keluarga dan pergaulan siswa di luar sekolah. Kesimpulannya, pendidikan karakter merupakan pendekatan strategis dalam pencegahan dan penanganan tawuran pelajar apabila dilaksanakan secara konsisten dan kolaboratif. Oleh karena itu, disarankan adanya penguatan sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat guna mendukung keberlanjutan pembinaan karakter peserta didik