Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN MODUL MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GENERALISASI MATEMATIS SISWA SMP Nirfayanti Nirfayanti; Hamsu Abdul Gani; Mustafa Mustafa
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2688

Abstract

The purpose of this research is to analyze the need for mathematics textbooks that can improve the mathematical generalization abilities of class VIII students of SMPN 32 Makassar according to the cooperative learning model. This research is a descriptive qualitative research with research subjects of class VIII students of SMP Negeri 32 Makassar, and Mathematics teachers. Research data was collected through tests of mathematical generalization abilities, interviews and documentation. Data analysis techniques using data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed: (1) the mathematics books used were not in accordance with core competencies, basic competencies, competency achievement indicators, and the existing questions were considered difficult by students; (2) lack of understanding of the learning model applied in math books. So that textbooks are needed in the form of modules that can improve mathematical generalization abilities in students with cooperative learning models; teachers and students state that they need textbooks in the form of math modules that can be understood, motivated in learning, there are many models of real questions so that students agree and support the creation and development of math modules to improve mathematical generalization abilities; (3) the learning model applied is not in accordance with the characteristics of the students; and (4) students' mathematical generalization ability is low because they are not used to being given questions on tests of mathematical generalization ability.
Student Responses in Distance Learning at Muslim University Maros and STKIP Paris Barantai Kotabaru Nirfayanti, Nirfayanti; Nasir, A. Muhajir
EduMa: Mathematics education learning and teaching Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/eduma.v11i1.10325

Abstract

During the Covid-19 pandemic, alternative learning solutions were mostly using online. So like it or not, lecturers and students must carry out lectures online. It is true that implementing distance learning is not easy considering that distance learning is a new thing in today's world of education. Nevertheless, Maros Muslim University continues to conduct distance learning in the context of implementing the tridharma of higher education in the form of education and teaching. The research method used in this study is a descriptive method with a quantitative approach that aims to analyze student responses in distance learning using Google Classroom during the Covid-19 pandemic at the Mathematics Education Study Program, FKIP Maros Muslim University. The population and sample in this study were Maros Muslim University students and STKIP Paris Barantai Kotabaru students who took the ICT-Based Learning Design course as many as 41 students who were students of Indonesian Language and Literature Education, and Mathematics Education. The instrument used was a student response questionnaire during distance learning which was made using google form which was analyzed descriptively quantitatively. Based on the results of research and discussion, it was found that most of the student responses indicated that distance learning carried out by lecturers at Maros Muslim University, had been implemented well. This can be seen from the percentage of distance learning indicators that apply at Maros Muslim University, each of which is in the very good and good category or above 90%
Pengaruh Kemampuan Metakognisi Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMA Nirfayanti, Nirfayanti; S, Erna
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2021): Mathline
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v6i1.178

Abstract

Jenis penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan metakognisi terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 3 Maros. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Siswa kelas X SMA Negeri 3 Maros yang berjumlah 300 siswa, terdiri dari 6 kelas MIPA dan 3 kelas IPS. Sedangkan sampel yang akan diteliti adalah 100 siswa dengan teknik pengambilan sampel adalah Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kemampuan metakognisi dan tes hasil belajar matematika. Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan pengujian hipotesis penelitian menggunakan analisis Regresi Linier Sederhana. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan statistik deskriptif, untuk pengetahuan metakognisi diperoleh nilai rata-rata 27,6 berada pada kategori sedang dari 100 sampel diperoleh nilai terendah 19,51 dan nilai tertinggi 33,28. Sedangkan untuk pengalaman/regulasi metakognisi diperoleh rata-rata 47,8 berada pada kategori sedang dari 100 sampel diperoleh nilai terendah 37,95 dan nilai tertinggi 55,55 dan untuk hasil belajar matematika diperoleh nilai rata-rata 76 berada pada kategori sedang dari 100 sampel diperoleh nilai terendah 56 dan nilai tertinggi 92. Hal ini juga dapat dilihat dari persamaan regresi dengan besar konstribusi 5,8%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan metakognisi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE AKTIF, KOLABORASI, DAN INDUKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GENERALISASI MATEMATIKA SISWA SMP Nirfayanti, Nirfayanti; Syamsuriyawati, Syamsuriyawati
De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/defermat.v7i1.316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran kooperatif tipe aktif, kolaborasi, dan induktif dalam meningkatkan kemampuan generalisasi matematis siswa SMP yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan mengadopsi desain model Plomp yang terdiri dari lima tahap, yaitu tahap penyelidikan awal, tahap perancangan, tahap realisasi/konstruksi, tahap pengujian, evaluasi, dan tahap revisi dan implementasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan beberapa instrumen berupa angket analisis kebutuhan, angket validasi, lembar observasi, angket respon guru, dan tes kemampuan generalisasi matematika. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil uji validasi menunjukkan buku model dan perangkat pembelajaran dinyatakan valid berdasarkan penilaian ahli. Selanjutnya hasil uji praktikalitas juga menyatakan bahwa model praktis berdasarkan hasil observasi pelaksanaan pembelajaran, pengelolaan pembelajaran, dan angket respon guru. Sedangkan hasil uji efektivitas melalui uji n-gain dari data pretest dan posttest menunjukkan bahwa model pembelajaran ini dinyatakan efektif untuk meningkatkan kemampuan generalisasi matematis siswa SMP
IMPLEMENTASI BAHAN AJAR BERBASIS INQUIRY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MTS Mayang; Nirfayanti; Ernawati
Jurnal Penalaran dan Riset Matematika Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/prisma.v3i2.480

Abstract

This study uses a quasi-experimental method that aims to determine the improvement of mathematical communication skills of 8th grade students of MTs Al Irsyad Biringkaloro before and after the application of mathematics teaching materials based on the Inquiry Learning model. This study used an initial test (pretest) and final test (posttest) to compare students' abilities before and after learning. The research sample was taken purposively from class VIII-A. The research data were obtained through a test specifically designed to measure students' ability to communicate mathematically, and this test has been assessed as valid by experts. The data obtained were analyzed using descriptive statistics to describe the data in general, and inferential statistics (independent sample t-test) to test for significant differences between pretest and posttest scores. The results showed an increase in mathematical communication skills where the average value of the pretest was 64.15 with a sufficient category while in the posttest results 77.30 with a high category and the results of the independent sample t-test which showed that there was a positive effect of the Inquiry learning model mathematics teaching materials on the mathematical communication skills of 8th grade students of MTs Al Irsyad Biringkaloro
The Effectiveness of Mathematics Learning with the STEAM Approach in Improving Students' Critical Thinking Skills Ichsan Ichsan; Mulyati Mulyati; Sonny Yalti Duma; Nirfayanti Nirfayanti
Aksioma Education Journal Vol. 1 No. 3 (2024): September-AEJ
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/kdepgn33

Abstract

This study aims to assess the effectiveness of the STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) approach in mathematics learning to improve students' critical thinking skills through a literature review method. The STEAM approach integrates various disciplines with the aim of creating relevant and innovative learning experiences, so as to support the development of critical thinking skills. This study utilizes a literature review method, where various sources such as scientific journal articles, academic books, and related publications are analyzed to identify the impact of the STEAM approach on improving students' critical thinking skills in mathematics learning. The analysis was carried out descriptively qualitatively by reviewing the results of previous studies that discussed the implementation of STEAM. Based on this study, it was found that the application of STEAM in mathematics learning consistently had a positive impact on improving students' critical thinking skills. This is due to the nature of the STEAM approach which encourages collaboration, analytical thinking, and the application of theoretical concepts to practical contexts. This study shows that the STEAM approach is effective in developing high-level thinking skills and can be used as an innovative learning model at various levels of education.
Pendampingan pemanfaatan teknologi untuk guru melalui penggunaan Google Suite For Education Aisyah, Nur; Nirfayanti, Nirfayanti; Rismawati, Rismawati; Sari, Siti Rahma
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v8i2.2560

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru-guru MA DDI Alliritengae dalam menggunakan teknologi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah dan mengenalkan pentingnya Google Suite for Education dalam pembelajaran online dan bagaimana cara menggunakannya dengan aplikatif. Sasaran program pengabdian masyarakat ini adalah Guru MA DDI Alliritengae yang berjumlah 22 orang. Guru-guru kurang familiar dengan teknologi digital dan fitur-fitur yang ada di Google Suite for Education. Hal ini membuat mereka merasa kesulitan dalam mengadopsi teknologi baru dalam pembelajaran, sehingga permasalahan tersebut diselesaikan dalam tiga tahapan kegiatan yaitu analisis kebutuhan mitra, koordinasi serta pelaksanaan dan pendampingan kegiatan. Analisis kebutuhan dilakukan dengan melakukan survey pendahuluan untuk melihat kondisi dilapangan mengenai kesulitan yang dialami guru dalam menggunakan teknologi untuk proses pembelajaran pada masa pandemic covid-19. Kemudian dilanjutkan dengan koordinasi pelaksanaan kegiatan kepada sekolah dengan menyesuaikan jadwal pelaksanaan yang diberikan. Pelaksanaan dan pendampingan dilakukan dengan proses pengajaran gabungan (online dan tatap muka) dengan menggunakan metode ceramah, demontrasi atau praktik dan diakhiri dengan evaluasi. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk masing-masing tahap dengan mengumpulkan dan menyimpulkan data dari masing-masing tahapan kegiatan. Dari hasil kegiatan pelatihan yang dilakukan diperoleh bahwa guru mampu mengoperasikan Google Classroom, Google Forms, Google Meet, Google Docs, Google Sheets, dan Google Slides dengan baik. Hal ini juga menunjukan respon yang positif atas penggunaan fitur-fitur Google Suite for Education yang Guru yakini akan sangat membantu dalam proses belajar mengajar online serta kehadiran dan keaktifan peserta yakni mencapai 86,95%. Selain itu, pengetahuan dan kemampuan peserta dalam memanfaatkan fitur-fitur yang terdapat pada Google Suite for Education juga meningkat, hal ini dapat dilihat dari kemampuan guru dalam mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran
Peningkatan Kualitas Pembelajaran melalui Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Quizwhizzer pada Guru Sekolah Dasar Nirfayanti, Nirfayanti; Rahmawati, Rahmawati; Setyawan, Dedy
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i1.1025

Abstract

Integrasi teknologi dalam pembelajaran menjadi tantangan bagi banyak guru sekolah dasar, terutama dalam memanfaatkan aplikasi berbasis gamifikasi seperti QuizWhizzer. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengaplikasikan QuizWhizzer sebagai media pembelajaran interaktif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, workshop, pendampingan, dan praktikum dengan mitra UPTD SD Negeri 180 Barru, yang melibatkan 9 guru. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi selama pelatihan serta tindak lanjut pasca pelatihan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru, dengan 100% peserta menyatakan mampu membuat dan mengintegrasikan kuis interaktif dalam pembelajaran. Selain itu, 100% peserta merasa lebih percaya diri dalam menggunakan teknologi ini dan merekomendasikan pelatihan kepada rekan guru lainnya. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan literasi digital guru dan mendorong inovasi dalam proses pembelajaran.
Application of Ethnomathematics in Tumpi-Tumpi Food for Math Learning Ulfa Ainul Qalbi; Muhammad Yusran Arif; Nirfayanti Nirfayanti
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2025): Range Januari 2025
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpm.v6i2.8953

Abstract

This research aims to apply the concept of ethnomathematics in mathematics learning through traditional Bugis-Makassar food, namely Tumpi-Tumpi. Ethnomathematics refers to understanding how mathematical concepts can be found in local cultures. The method used in this research is a literature study to review relevant literature on ethnomathematics in Bugis-Makassar typical food, especially Tumpi-Tumpi. The data obtained were then systematically synthesized and analyzed within a systematic literature review (SLR) framework to identify trends, gaps, and existing understandings regarding the application of mathematical concepts in traditional foods such as Tumpi-Tumpi. The results showed that Tumpi-Tumpi contains mathematical elements that can be used as teaching tools, such as the pattern and size of the food. This application of ethnomathematics can increase students' engagement in mathematics learning by linking mathematical concepts to their local culture. These findings highlight the importance of integrating ethnomathematics into mathematics learning through Tumpi-Tumpi to not only enrich students' learning experiences that are more meaningful and relevant, but also strengthen their cultural identity and understanding of mathematics in everyday contexts.
PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA SD PADA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 8 Nirfayanti, Nirfayanti
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.6147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Kampus Mengajar Angkatan 8 dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa Sekolah Dasar (SD) di Indonesia. Literasi dan numerasi merupakan keterampilan dasar yang krusial bagi perkembangan akademik dan kehidupan sehari-hari siswa. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, kemampuan literasi dan numerasi siswa Indonesia masih tergolong rendah, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil survei internasional seperti PISA. Program Kampus Mengajar diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai upaya untuk mengatasi masalah ini dengan melibatkan mahasiswa sebagai pengajar di sekolah-sekolah yang memerlukan bantuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen, yang melibatkan siswa, mahasiswa, guru, dan kepala sekolah yang terlibat dalam program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kampus Mengajar Angkatan 8 telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa SD melalui program kegiatan mengajar di kelas, gerakan literasi sekolah, dan program giat numerasi. Siswa yang terlibat dalam program ini cenderung memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi, percaya diri, dan memiliki keterampilan sosial yang lebih baik.