Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Meningkatkan Performa Gerakan Kaki pada Atlet Bulu Tangkis Putra U-21: Dampak Latihan Gabungan Plyometrik dan Bayangan Arnando, Muhammad; Ihsan, Nurul; Syafruddin, Syafruddin; Okilanda, Ardo; Ockta, Yovhandra
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 11 No 3 (2025): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v11i3.24960

Abstract

Badminton is a high-intensity sport that requires excellent footwork, agility, and explosive movements. Footwork techniques are essential for positioning the body to execute optimal strokes, and deficiencies in this area can negatively affect performance. Plyometric training improves lower-body power and quickness, while shadow training enhances movement patterns and court positioning. Combining these two methods may significantly improve footwork performance, particularly among under-21 male athletes, yet this approach remains underexplored. This study examined the effect of combined plyometric and shadow training on the footwork ability of badminton athletes. A quasi-experimental one-group pretest–posttest design was used, involving fifteen under-21 male badminton athletes from Universitas Negeri Padang selected through purposive sampling based on inclusion criteria of being active, under-21, and injury-free. Participants completed sixteen training sessions of combined plyometric and shadow exercises. Footwork ability was measured before and after the intervention using the validated six-way footwork test with a shuttlecock, recorded manually with a stopwatch. Data were analyzed using SPSS 26, applying normality and homogeneity tests followed by a paired-sample t-test. The results showed a significant improvement in footwork performance (p < 0.05), with most athletes shifting from “poor” in the pretest to “good” or “excellent” classifications in the posttest. These findings demonstrate that the combined training effectively enhanced agility, coordination, and movement efficiency. In conclusion, the integration of plyometric and shadow training provides an effective and engaging approach for improving badminton athletes’ footwork ability and can be recommended for coaches aiming to optimize player performance.
Pelatihan P3k bagi Guru Pjok sebagai Upaya Pencegahan Cedera dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Kota Padang Arnando, Muhammad; Angelia, Lusi; Resmana, Riand; Sepriani, Rika; Darni, Darni; Yaslindo, Yaslindo; Hardiansyah, Sefri; Eldawaty, Eldawaty; Deswandi, Deswandi; Khairuddin, Khairuddin; Sari, Dessi Novita
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i1.1289

Abstract

Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari kurikulum sekolah yang berperan penting dalam meningkatkan kebugaran jasmani serta membentuk gaya hidup sehat peserta didik. Namun, aktivitas fisik dalam pembelajaran Penjas memiliki potensi risiko cedera, seperti keseleo, patah tulang, hingga kondisi darurat medis yang lebih serius. Di Kota Padang, yang secara geografis berada di wilayah dataran rendah dengan suhu relatif panas, risiko cedera semakin meningkat, termasuk kejadian dehidrasi akut pada siswa. Permasalahan utama yang dihadapi adalah masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama pada guru pendidikan jasmani, sehingga berpotensi memperlambat penanganan cedera dan membahayakan keselamatan siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kepercayaan diri guru Penjas dalam menangani keadaan darurat melalui pelatihan pertolongan pertama. Program ini mencakup pelatihan praktis berupa resusitasi jantung paru (CPR), perawatan luka, serta manajemen cedera olahraga. Kegiatan ini selaras dengan upaya pemenuhan standar keselamatan sekolah dan perlindungan peserta didik. Hasil yang diharapkan adalah terciptanya lingkungan pembelajaran yang lebih aman dan kondusif, meningkatnya kesiapsiagaan guru dalam menghadapi situasi darurat, serta tumbuhnya budaya keselamatan di sekolah. Luaran kegiatan meliputi publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi, artikel pada media massa/elektronik, video dokumentasi kegiatan, dokumen kerja sama program studi dengan nagari, serta peningkatan keberdayaan mitra sesuai permasalahan yang mengacu pada RPJM Nagari
Self-perception, learning environment, and learning motivation in physical education outcomes: a literature review Yopril Daus; Khairudin Khairudin; Sepriadi Sepriadi; Muhammad Arnando
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 4 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256690

Abstract

This literature review examines how self-perception, learning environment, and learning motivation influence Physical Education outcomes in elementary schools. Despite the recognized importance of Physical Education for developing motor skills and promoting lifelong physical activity, variations in student achievement remain poorly understood. Using PRISMA guidelines, fifteen empirical studies published between 2018 and 2025 were selected from international and national databases and analyzed through qualitative thematic synthesis. Findings indicate that positive self-perception enhances students’ engagement and motor performance, supportive learning environments foster autonomy and competence, and intrinsic motivation mediates the translation of psychological and environmental factors into measurable outcomes. However, most studies were cross-sectional, limiting causal inferences, and contextual variations suggest that cultural and pedagogical factors influence these relationships. The review highlights the need for integrated instructional strategies that promote confidence, autonomy, and motivation simultaneously, and recommends longitudinal and experimental studies to clarify causal pathways and optimize evidence-based practices in elementary Physical Education.
Pengaruh latihan drill, daya tahan kardiovaskular, dan konsentrasi terhadap ketepatan pukulan backhand tenis lapangan Igoresky, Andre; Andria, Yogi; Arnando, Muhammad; Cantika Marrita, Dara; Maharani, Intan
Education and Social Sciences Review Vol. 6 No. 2 (2025): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr679600

Abstract

Ketepatan pukulan backhand dalam tenis lapangan merupakan keterampilan teknis kritis yang dipengaruhi secara simultan oleh faktor fisiologis (daya tahan kardiovaskular), metodologis (kualitas dan frekuensi latihan drill), serta neurokognitif (kapasitas konsentrasi). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung latihan drill, daya tahan kardiovaskular, dan konsentrasi terhadap ketepatan pukulan backhand atlet tenis lapangan dengan pendekatan analisis jalur (path analysis) dalam kerangka model kinerja olahraga integratif. Penelitian menggunakan desain survei kausal dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 20 atlet tenis lapangan aktif dari lingkungan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang sebagai partisipan. Instrumen pengukuran meliputi tes statis dan dinamis untuk mengukur latihan drill (M = 35.75, SD = 10.61), Bleep Test untuk mengukur daya tahan kardiovaskular melalui estimasi VO2Max (M = 37.50, SD = 8.04), Grid Concentration Test untuk mengukur konsentrasi (M = 14.60, SD = 1.87), serta tes ketepatan pukulan backhand (M = 52.17, SD = 9.27). Analisis jalur dengan perangkat lunak AMOS menunjukkan bahwa latihan drill memberikan pengaruh langsung terbesar terhadap ketepatan backhand (beta = 0,384; p < .001), diikuti oleh daya tahan kardiovaskular (beta = 0,312; p = .003), dan konsentrasi sebagai mediator parsial (beta = 0,268; p = .004). Konsentrasi terbukti memediasi secara parsial hubungan antara latihan drill dan ketepatan backhand (efek tidak langsung = 0,092, BCI 95% [0,031; 0,178]). Model secara keseluruhan menjelaskan 48,1% variansi ketepatan pukulan backhand (R2 = 0,481). Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi pelatih tenis lapangan dalam merancang program latihan integratif yang memadukan aspek teknis, fisiologis, dan psikologis secara bersamaan.