Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Didactical Mathematics

Hubungan Antara Kemampuan Penalaran Adaptif Matematis dan Self-directed Learning Fadhilah Rachmawati; Karunia Eka Lestari
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v5i2.5818

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan penalaran adaptif matematis siswa yaitu kesalahan dalam mepresentasikan konsep, tidak mampu menuangkan ide matematika, keliru dalam mengenali hubungan dan pola, sehingga tidak dapat melakukan pembuktian serta menarik kesimpulan. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya kesadaran diri siswa untuk memperoleh informasi matematika secara mandiri. Salah satu faktor yang membantu meningkatkan kemampuan penalaran adaptif matematis adalah self-directed learning. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan penalaran adaptif matematis dan self-directed learning. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan soal tes berupa uraian dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistika inferensial dengan metode korelasi Kendalls Tau. Hasil penelitian dengan taraf kepercayaan 95% menunjukkan bahwa adanya hubungan signifikan dan kuat antara kemampuan penalaran adaptif matematis dan self-directed learning ditunjukkan dari perolehan koefisien korelasi  = 0,7168  dan besarnya hubungan antara kedua variabel tersebut sebesar 51,39%, sedangkan sisanya 48,61% dipengaruhi oleh faktor lain.
Pengaruh Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Nabilla Hudaini; Karunia Eka Lestari
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v5i2.6365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir reflektif matematis terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari 36 siswa. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa tes kemampuan berpikir reflektif matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji linearitas untuk kemudian data diolah dengan bantuan aplikasi SPSS 25.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pada taraf kepercayaan 95%, cukup bukti untuk menyatakan terdapat hubungan linier yang signifikan antara kemampuan berpikir reflektif matematis terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa; (2) terdapat pengaruh kemampuan berpikir reflektif matematis terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis dengan besar pengaruh kemampuan berpikir reflektif matematis terhadap variabilitas dalam kemampuan berpikir kreatif matematis sebesar 94,4%, sedangkan 5,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.
Deskripsi Disposisi Produktif Siswa pada pembelajaran Luring setelah Era New Normal Fadhia Isnaini Putri; Karunia Eka Lestari
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i1.9167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan disposisi produktif siswa pada masa transisi pembelajaran daring ke luring sebagai akibat dari pandemi covid-19 atau yang dikenal dengan era new normal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, dengan teknik analisis data adalah desktiptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan ialah instrumen non tes berupa angket yang terdiri dari 22 penyataan yang mengamati aspek disposisi produktif. Adapun aspek yang diamati antara lain (1) tidak mudah menyerah; (2) percaya diri terhadap kemampuan; (3) memiliki keingintahuan yang tinggi; (4) semangat dalam belajar; dan (5) mau berbagi pengetahuan dengan teman yang lain; (6) menyukai matematika. Penelitian ini melibatkan 25 siswa kelas IX SMP Al-Rahmah Jakarta Utara yang dipilih melalui metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa berada pada kategori “Baik” yaitu sebesar 80%. Hal ini mengindikasikan bahwa perubahan sistem pembelajran daring ke luring khususnya pada masa setelah era new normal tidak berdampak signifikan pada kemampuan disposisi produktif siswa, serta hal tersebut menunjukkan bahwa meskipun situasi sulit, banyak siswa mampu mempertahankan atau bahkan meningkatkan produktivitas mereka.
Pengaruh Kemampuan Eksplorasi Matematis Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Rahman, Agusti Aulia; Lestari, Karunia Eka
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i2.10375

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kemampuan eksplorasi matematis terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Klari tahun ajaran 2024/2025. Sampel penelitian ini terdiri atas 34 siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Klari yang dipilih secara acak menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes kemampuan eksplorasi matematis dan instrumen tes kemampuan berpikir kritis matematis. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana yang dibantu melalui Minitab Statistical Software 21. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pada tingkat kepercayaan 95% cukup bukti untuk menunjukkan adanya hubungan linear dan signifikan antara kemampuan eksplorasi matematis terhadap kemampuan berpikir kritis matematis dengan besar pengaruh 16,49% dan sisanya 83,51% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh Kemampuan Elaborasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Istiqomah, Nurul; Lestari, Karunia Eka
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i2.10390

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif masih rendah, terlihat dari kurangnya kemampuan peserta didik dalam menemukan solusi yang inovatif dan beragam. Salah satu kemampuan yang dapat menciptakan solusi inovatif adalah kemampuan elaborasi. Kemampuan elaborasi yaitu kemampuan menggabungkan beberapa konsep yang telah dipahami untuk menciptakan solusi baru yang inovatif.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan elaborasi terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik dalam menyelesaikan masalah matematis pada materi kesebangunan dan kekongruenan di salah satu SMPIT di daerah Karawang. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode non-eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan pengisian instrumen tes berupa soal uraian.  Instrumen yang digunakan terdiri dari dua paket soal yang memuat dua soal untuk mengukur kemampuan elaborasi dan tiga soal untuk mengukur keterampilan berpikir kreatif. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Temuan menunjukkan adanya pengaruh kemampuan elaborasi terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik sebesar 17% dengan interval kepercayaan 95%.