Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN JASA PENGIRIMAN BARANG DENGAN METODE SERVQUAL DAN QFD DI PT. APAS Donoriyanto, Dwi Sukma
JURNAL TEKMAPRO Vol 4, No 1 (2009): JURNAL TEKMAPRO
Publisher : JURNAL TEKMAPRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.081 KB)

Abstract

Abstraks Seiring dengan perkembangan dan persaingan dalam era globalisasi pasar bebas seperti sekarang ini, perusahaan berlomba – lomba untuk memenangkan persaingan ini dengan memperbaiki sistem pelayanan, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan pelanggan. PT. Antareja Prima Antaran Surabaya (PT.APAS) adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayanan atau pengiriman barang. Dalam bidang jasa, peningkatan kualitas pelayanan terhadap konsumen sangat penting dan dapat berpengaruh besar pada perusahaan. Dengan adanya permasalahan tersebut, PT.APAS berupaya untuk mengetahi tingkat kualitas pelayanannya dan berupaya untuk meningkatkan kualitas pengiriman barang demi mencapai kepuasan pelanggan. Metode yang dipakai untuk menganalisa adalah Servqual dan QFD (Quality Function Deployment). Servqual dirasakan sangat efektif untuk menganalisa perbedaan antara persepsi dengan harapan pelanggan. Sedangkan QFD  digunakan untuk merancang perbaikan kualitas layanan sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan oleh pelanggan serta kemampuan pihak manajemen PT.APAS. Hasil penelitian menunjukan bahwa atibut tertinggi tingkat pelayanannya adalah Waktu pengiriman barang tepat waktu, Variasi jenis pengiriman barang, Pemberian ganti rugi atau Money Back Guaranty (MBG) pada setiap kerusakan, Keramahan dan kesopanan pihak karyawan dalam melayani konsumen yang datang. Sedangkan tindakan teknis yang mendapat prioritas utama adalah Peningkatan metode kerja pegawai, Pelatihan karyawan, Evaluasi pekerjaan pegawai, Peningkatan pengawasan pelayanan, Penambahan armada transportasi pengiriman barang Kata Kunci : Service Quality, Quality Function Deployment, Kepuasan Pelanggan
PENENTUAN JUMLAH OPERATOR YANG OPTIMAL DI PT. X DENGAN METODE SIMULASI Donoriyanto, Dwi Sukma
JURNAL TEKMAPRO Vol 8, No 1 (2013): JURNAL TEKMAPRO
Publisher : JURNAL TEKMAPRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.111 KB)

Abstract

ABSTRAKBervariasinya jenis alloy dari emas yang dimurnikan dan banyaknya faktor penentu dari proses sebelumnya membuat sulitnya ditentukan berapa sebenarnya kapasitas dari reaktor pemurnian emas di PT X Surabaya. Pemenuhan tenaga operator selama proses menjadi tidak standar karena masih terdapat pos-pos yang memungkinkan terjadinya waktu delay dimana operator ada pada saat mesin dalam keadaan idle. Dibutuhkan suatu metode yang tepat untuk memecahkan masalah diatas, dalam penelitian ini penulis akan memakai metode simulasi yang dapat menggambarkan secara jelas aliran per proses. Software yang bisa dipakai untuk memudahkan perhitungan secara otomatis juga beragam dalam hal ini penulis memilih software Simul8. Dari hasil yang didapat diperoleh berapa kapasitas maksimum dari reactor pemurnian emas selama 1 periode (1 minggu) dan jumlah jam kerja yang efektif untuk hasil yang terbaik dan yang tidak kalah penting adalah diketahuinya kebutuhan operator selama proses berjalan.Kata Kunci : Operator, Output Produksi, Simul8ABSTRACTVariations in the type of gold refined alloy and number of determinants of the previous process makes it difficult to determine how much actual gold refining capacity of the reactor at PT X Surabaya. Fulfillment personnel carriers during the process became the standard because there are items that allow the operator time delay which existed at the time the machine is idle. It requires an appropriate method to solve the above problems, in this study the author will use simulation methods that can clearly describe a process flow. Software that can be used to facilitate automatic calculation also vary in this case I chose Simul8 software. From the obtained results are what the maximum capacity of the reactor during the first period of the gold refining (1 week) and the number of effective working hours for best results and that is no less important is knowing the needs of the operator during the run.Keywords: Operator, Production Output, Simul8
Designing Bkd Website Based In Industrial Engineering Department Of Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Dwi Sukma Donoriyanto; Tranggono Tranggono; M. Wildan Kautsar
International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering Vol. 1 No. 02 (2020): IJEISE
Publisher : Engineering Faculty, University of Pembangunan Nasional Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/ijeise.v1i02.20

Abstract

Lecturer Workload (BKD) is a portrait of the lecturer workload in the implementation of University’s Tri Dharma in the next semester. In college academic activities, the reporting of Lecturer Workload (BKD) is important because it is concerned with the productivity of lecturer’s performance. The lecturer workload is commensurate with a minimum of 12 credits and a maximum of 16 credits in each semester in accordance with academic qualifications. The Department of Industrial Engineering of UPN “Veteran” Jawa Timur has implemented a manual lecturer workload reporting system and indirectly the high potential obstacles to the evaluation process. So that in its application Lecturer Workload reporting (BKD) must be able to facilitate between lecturers, assessors and head of department in coordination. This research aims to produce Lecturer Workload Information System (BKD) effectively and efficiently. The design of this system uses the System Development Life Cycle (SDLC) method. From the results obtained, the output of this system is that lecturers report their performance online, assessors can verify files easily, and study programs can monitor lecturers' performance. It is hoped that the Lecturer Workload Information System (BKD) can help the Industrial Engineering Study Program of the East Java National Veterans Development University in conducting the lecturer workload reporting process (BKD)
Analisa Distribusi Barang pada PT. XYZ dengan Menggunakan Metode Algoritma Genetika Dzannisa Ghotrun Nada; Dwi Sukma Donoriyanto
JUMINTEN Vol 1 No 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.926 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i1.5

Abstract

PT.XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman barang maupun surat di Indonesia. PT.XYZ sendiri memiliki cabang di setiap kota di seluruh Indonesia. Dalam mewujudkan pendistribusian yang cepat, efektif, dan efisien maka perlu dilakukan penentuan rute distribusi. Rute distribusi ini bergerak dari satu tempat ke tempat lain dengan masing-masing tempat hanya dilewati satu kali. Permasalahan pada perusahaan ini yaitu terletak pada pengiriman barang yang tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan karena perusahaan belum menentukan rute terpendek dari proses distribusi barang. Oleh sebab itu terjadi pembengkakan biaya distribusi akibat rute yang dilalui dalam proses pengiriman barang belum optimal. Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan Algoritma Genetika untuk mendapatkan solusi optimal atau mendekati nilai optimal yang diinginkan. Berdasarkan perhitungan software matlab total jarak optimal yaitu 242,5 km dengan biaya distribusi Rp.562.837,5. Sedangkan total jarak perusahaan sebesar 336,3 km dengan biaya distribusi Rp. 850.000,- . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa rute optimal distribusi metode Algoritma Genetika lebih baik dari rute perusahaan.
Optimalisasi Lot Size Pemesanan Bahan Baku Rokok Filter Untuk Meminimasi Total Biaya Persediaan Menggunakan Metode Wagner Whitin Algorithm pada CV. XYZ Satriya Dwi Santoso; Dwi Sukma Donoriyanto; Handoyo Handoyo
JUMINTEN Vol 1 No 4 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.948 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i4.6

Abstract

CV. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi rokok. Saat ini Cv. XYZ belum memiliki perencanaan persediaan bahan baku yang baik, selama ini perusahaan memesan bahan baku jenis tembakau, cengkeh, saos dengan jumlah yang terlalu banyak dibandingkan jumlah yang dibutuhkan pada setiap periodenya sehingga terjadinya penumpukan bahan baku. Keadaan ini menjadikan biaya simpan membengkak dan mengaki-batkan tingginya biaya persediaan. Berdasarkan data kebutuhan bahan baku periode September 2018-Agustus 2019 tembakau 58.978 Kg, cengkeh 35.387 Kg , saos 1.533 Liter,sedangkan data total pemesanan baha baku tembakau 63.312 Kg, cengkeh 38.700 Kg, saos 1.850 Liter. Dari identifikasi kondisi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan Cv. XYZ adalah belum adanya pemesanan bahan baku yang optimal dengan mempertimbangkan dari segi biaya persediaan. Oleh karena itu dibutuhkan pengendalian perse-diaan yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Tujuan penelitian ini diharapkan mampu menentukan pemesanan bahan baku yang optimal sehingga mampu meminimasi total biaya persediaan dengan menggunakan metode Wagner Whitin Algorithm pada CV. XYZ. Perhitungan perbandingan metode awal perusahaan dengan metode Wagner Whitin Algorithm periode September 2018-Agustus 2019 diperoleh jumlah total biaya persediaan perusahaan sebesar Rp. 8.767.741.370 sedangkan total biaya persediaan metode Wagner Whitin Algorithm sebesar Rp.7.901.660.530. Sehingga metode Wagner Whitin Algorithm dapat memberikan pengehematan total biaya persediaan dan memberikan solusi terbaik dan dapat diterapkan untuk kebutuhan bahan baku dimasa mendatang.
Analisis Line Balancing Menggunakan Metode Largest Candidate Rule, Killbridge and Western Method, dan Ranked Positional Weights Method di PT. XYZ Masdani Irfan Prakoso Karmawan; Farida Pulansari; Dwi Sukma Donoriyanto
JUMINTEN Vol 1 No 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.944 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i1.10

Abstract

PT. XYZ berdiri pada tahun 2015 merupakan perusahaan yang bergerak di bidang prasarana lalu lintas yang memiliki produk berupa Tiang RPPJ (Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan). Pada lini produksi sering terjadi bottleneck pada proses pengelasan lantai tiang terhadap tiang utama sehingga mengakibatkan ada beberapa work station yang mengalami idle time yang signifikan dalam setiap proses produksi yang dilakukan. Penyelesaian masalah bottleneck menggunakan line balancing dengan membandingkan tiga metode yaitu Largest Candidate Rule, Killbridge and Western Method, dan Ranked Positional Weights yang akan dibandingkan. Mas-ing-masing dari ketiga metode tersebut akan menghasilkan line efficiency, balance delay, dan smoothness index. Metode yang memiliki line efficiency tertinggi akan dipilih sebagai metode yang direkomendasikan. Jika terdapat dua metode yang memiliki hasil line efficiency sama besarnya maka metode yang direkomendasikan dilihat dari nilai smoothness index yang paling mendekati 0 dari kedua metode tersebut. Dari hasil pengolahan data, dipilih metode Ranked Positional Weights sebagai metode rekomendasi yang mendapatkan line efficiency 90,27%, balance delay 9,72%, dan smoothnes index sebesar 19,56936
Pengendalian Persediaan Obat di Apotek XYZ dengan Menggunakan Simulasi Monte Carlo Moch Abu Naim; Dwi Sukma Donoriyanto
JUMINTEN Vol 1 No 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.316 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i2.11

Abstract

Persoalan manajemen yang potensial yaitu pengendalian persediaan. Tanpa adanya persediaan, pihak apotek Prima Farma akan dihadapkan pada resiko bahwa pada suatu waktu tidak dapat memenuhi keinginan para pembeli. Dengan tujuan memenuhi keinginan para pembeli tentu saja menimbulkan sebuah ketidak pastian permintaan. Pengendalian persediaan pada apotek Prima Farma dilakukan dengan cara seadanya tanpa melakukan perhitungan tertentu dan hanya berdasar jumlah pemesanan yang seperti biasanya. Hal tersebut mengakibatkan masalah yaitu tidak dapat terpenuhi nya semua permintaan pembeli dan sering kali terjadi kekosongan stok obat dengan tingkat permintaan yang paling tinggi dari jenis obat Supertetra, Glibenclamide, Simvastatin, Planotab, dan Kalmethasone. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan persediaan obat yang optimal pada apotek Prima Farma degnan menggunakan metode Simulasi Monte Carlo. Hal ini ditujukan untuk mendapatkan suatu solusi dalam pengendalian persediaan dengan dasar peramalan permintaan untuk satu periode berikutnya. Dengan begitu dapat ditentukan berapa EOQ dan ROP untuk setiap jenis obatnya. Pengendalian persediaan obat pada apotek Prima Farma berdasarkan simulasi peramalan persediaan dan permintaan diperoleh Total Cost sebesar Rp 165.588.329,07 yang mana lebih kecil dari pada Total Cost Riil apotek sebesar Rp 171.583.085,6 dengan penghematan biaya sebesar Rp 5.994.756,53 dan jika diprosentasekan sebesar 3,49%. Dengan EOQ berurutan yaitu 16 box, 68 box, 34 box, 33 box, dan 17 box. Dan ROP masing-masing berurutan yaitu 7 box, 12 box, 8 box, 4 box, dan 4 box. Sehingga dengan Metode Simulasi Monte Carlo dapat menurunkan total biaya persediaan.
Evaluasi Produktivitas dan Limbah Berbasis Green Productivity di CV. ABC Amanullah Fathurrahman; Iriani Iriani; Dwi Sukma Donoriyanto
JUMINTEN Vol 1 No 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.163 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i2.66

Abstract

CV. ABC merupakan pabrik yang bergerak dalam bidang olahan kayu seperti speaker aktif dan mebel-mebel. Dimana perusahaan tersebut memiliki sebuah komitmen internal dalam proses produksinya, agar dapat mengurangi dampak lingkungan dan memelihara ekosistem disekitarnya. Namun dalam kenyataannya, dalam proses produksinya baku mutu air perusahaan melebihi dari standar PERGUBJATIM No. 72 Tahun 2013, COD (Chemical Oxygen Demand) yang diatas batas standar sebesar 61,40 mg/l dan Oil and Grease sebesar 12 mg/l. Dimana akan berdampak pada lingkungan sekitar yang dapat mengganggu kesehatan lingkungan sekitar, selain itu dapat berdampak menurunnya produktivitas dan kinerja lingkungan perusahaan. Dengan adanya permasalahan tersebut pendekatan yang tepat untuk membantu perusahaan agar dapat mampu meningkatkan produktivitas serta kinerja lingkungan tersebut adalah dengan menerapkan metode Green Productivity (GP). Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengevaluasi pengelolaan limbah berbasis Green Productivity, serta dapat memberikan usulan perbaikan dalam pengelolaan limbah. Hasil yang didapat diketahui bahwa terdapat 2 alternatif yang dapat menurunkan tingkat BOD (Biological Oxygen Demand), COD (Chemical Oxygen Demand), TSS (Total Suspeded Solid), Oil and Grease. Akan tetapi solusi yang dapat dijadikan usulan perbaikan adalah alternatif 2, yitu pemasangan alat DAF (Dissolved Air Flotation). Keuntungan yang didapatkan CV. ABC dengan alternatif 2 ini adalah peningkatan Green Productivity Index yang ditunjukan Green Productivity Ratio sebesar 13,06 dan Tingkat Produktivitas meningkat sebesar 0,01 %
Rancangan Tata Letak Fasilitas Produksi Menggunakan Automated Layout Design Program di Perusahaan Makanan Teo Billy Chandra Yunanto; Dwi Sukma Donoriyanto; Tranggono Tranggono
JUMINTEN Vol 1 No 3 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.105 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i3.79

Abstract

Perkembangan industri yang sangat pesat mengakibatkan suatu perusahaan harus melakukan peningkatan daya saing dan efektivitas proses produksi. Salah satu cara dalam meningkatkan efektivitas proses produksi adalah melakukan penataan fasilitas produksi yang baik dan benar. Permasalahan yang ada pada perusahaan ini adalah pada penataan fasilitas produksi yang hampir tidak berubah banyak dari sejak didirikan dikarenakan alat maupun metode kerja yang tradisional. Dalam pengamatan yang terjadi di lapangan, diketahui bahwa dalam beberapa stasiun kerja terdapat pekerja yang sama. Proses pemindahaan bahan baku dalam proses dilakukan secara manual oleh para pekerja dan dilakukan berkali-kali oleh pekerja yang sama. Dari permasalahan diatas, maka perlu dilakukan perancangan ulang tata letak fasilitas produksi pada lantai produksi abon sapi. Salah satu proses perancangan tata letak fasilitas produksi yang dapat digunakan yaitu Automated Design Layout Program (ALDEP). Hasil output ALDEP yang sesuai dengan ARC memliki total Total Closeness Rating (TCR) terbesar sebanyak 970 dan diterapkan dalam layout usulan. .Dalam perhitungan perbandingan jarak total antara existing layout dengan layout hasil ALDEP terjadi penurunan sebesar 43 m dari 137 m untuk existing layout menjadi 94 m untuk layout hasil ALDEP.
Penentuan Interval Perawatan Mesin Extruder dengan Modularity Design dan Overall Equipment Effectiveness di PT. Kerta Rajasa Raya Imam Qulub Mustaqim; Endang Pudji W; Dwi Sukma Donoriyanto
JUMINTEN Vol 1 No 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.519 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i2.94

Abstract

PT. Kerta Rajasa Raya adalah sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi karung diantaranya woven bag, jumbo bag, dan AD*STAR block bottom bag. Perawatan mesin sangat penting dilakukan oleh perusahaan untuk selalu menjaga mesin agar tetap dalam kondisi yang optimal. Selama ini, perawatan mesin pada PT. Kerta Rajasa Raya belum dilakukan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas mesin extruder serta meminimalkan biaya perawatan dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness dan Modularity Design. Tahapan dalam melakukan penelitian ini adalah dengan menentukan tingkat efektifitas mesin dengan 3 Indikator yaitu Availability Ratio, Performance Ratio dan Quality Rate. Kemudian didapatkan hasil untuk Availability sebesar 89,52%, Performance Ratio sebesar 97,01%, Quality Rate sebesar 93,17%. Ketiga indikator tersebut menghasilkan nilai OEE sebesar 89,91%. Kemudian menganalisa Six Big Losses yang menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Six Big Losses meliputi Equipment Failure, Setup and Adjusment Losses, Idle and Minor Stoppage, Reduced Speed, Rework Losses, dan Yield Losses. Selanjutnya adalah menghitung biaya perawatan dari komponen kritis untuk mengurangi biaya perawatan yang dikeluarkan oleh perusahaan dengan menggunakan metode Modularity Design. Dari hasil perhitungan dengan Modularity Design didapatkan hasil total biaya perawatan usulan sebesar Rp 274.696.305,68 dimana biaya tersebut lebih kecil dibandingkan dengan total biaya perawatan perusahaan sebesar Rp 374.982.723,00
Co-Authors Abdul Rouf, Imron Achmad Gufron Adelia Hernalis Agustin Afiady Fitsal Ubaidillah Agraprana, Al Aileen Al Habri, Muhammad Anjab Al-Zaher, Abdulqader Ali, Munawar Amanullah Fathurrahman Amastasia Cindy Umami Amelia, Avril Firda Ananta Agung Purwoko Anthony Surya Wirawan Ardlianti , Rana Atikah Ardlianti, Rana Atikah Ardyani, Anggarnis Dwikalyana Ario Adityawarman Dessy Indra Puspitasari Dewi, Ratna Sari Dewi2 Dzannisa Ghotrun Nada Endang Pudji W Endang Pudji Widjajati Enny Aryanny Erlina Purnamawati Erwan Adi Saputro Fajrina Rizki Izzati Fanani, Syahrul Nur Farida Pulansari Farrel Azriel Septrianto Fawwazy , Neyzard Alby Firmansyah, Mokhamad Ghani, Mukhammad Rivaldi Gladies Putri Suprapto Handoyo Handoyo Handy Natan Permana Imam Qulub Mustaqim Indah Yansi Nofianto Indiyanto, Rus Iriani Iriani Irma Dian Isna Nugraha Isna Nugraha Juliardi A. R., Naniek Ratni Kartikasari, Bintang Andita Khakiki, Elin Ken Laksono Trisnantoro Laurentius Urip Widodo Liora Darista Zahra M. Wildan Kautsar Masdani Irfan Prakoso Karmawan Mega Cattleya Prameswari Annissaa Islami Moch Abu Naim Moch Tutuk Safirin Mohammad Nailul Falah Muhammad Miftahul Hamdi Naniek Ratni Juliardi A.R Noventya Cahyani, Salma Nugraha, Isna Nugraha, Yaskie Cahyana Septiviandra Ade NUR RAHMAWATI Nur Rahmawati Nur Rahmawati Nur Rahmawati PAMUNGKAS, CATUR ARTA Prasetya, Adi Tulus Prasetyo Ari Bowo, Prasetyo Ari Rahsya Akbar Muhammad Amin Rana Atikah Ardlianti Rangga Dwi Saputra Rendy Christian Riamto, Mohammad Shodiq Wahyu Rizky Setiawan Rizquina Aldila Putri Rofiatul Adawiyah Rus Indiyanto Safirin, M. Tutuk Safirin, Moch Tutuk Satriya Dwi Santoso Satya Winarung Ekauji Shania Andra Fitriana Sholihin, Qouman Siswanto Moenandar Siswanto Moenandar Sulistyo Wibowo, Arief Sumiati Sumiati Syamsiah, Yuliatin Ali Tegar Garin Widodo Teo Billy Chandra Yunanto Tranggono Tranggono Tranggono Tranggono Tranggono Tranggono Ubaiyi, R. Vanji Abdillah Ulfa Chusnia Wahyunita Virga, Avril Wahyu Kurniawan Wening, Marshanda Citra Widjajati, Endang Pudji Yekti Condro Winursito Yoga Andys Strada Yuliatin Ali Syamsiah Yuliatin Ali Syamsiah Yuniar Nur Latifah Yustina Ngatilah Zharfan Hamzah Zulfiqa Irfidianis Ifada