Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : BioCONCETTA

PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING TIPE GUIDED NOTE TAKING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA DI SMAN 15 PADANG Nursyahra, Nursyahra
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.41 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i2.1536

Abstract

Rendahnya hasil belajar biologi siswa dikarenakan kurangnya motivasi siswa untuk belajar, siswa malas mencatat, kurangnya buku pegangan siswa sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan saintifik dengan menggunakan strategi pembelajaran Active Learning tipe Guided Note Taking terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMA 15 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang digunakan adalah Randomized Control Group Only Design. Teknik pengambilan sampel dalam peneltian ini adalah Purposive Sampling. Sehingga diperoleh dua kelas sampel yaitu X MIA I sebagai kelas eksperimen dan X MIA 3 sebagai kelas kontrol. Instrumen hasil belajar afektif berupa lembaran obeservasi sikap sedangkan instrumen hasil belajar psikomotor siswa  berupa lembaran penilian keterampilan dengan melihat aktifitas siswa pada saat siwa mengerjakan lembaran Guide Note Taking (lembaran catatan terbimbing) secara berkelompok. Teknik analisis data hasil belajar yang digunakan adalah uji t. Berdasarkan hasil uji-t pada taraf nyata 0.05 diperoleh thitung= 2.56 dan ttabel =1.67. Hasil penelaian afektif siswa pada kelas eksperimen yaitu 3.5 dengan predikat B+ dan untuk kelas kontrol diperoleh 2.48 dengan predikat C+. Sedangkan untuk hasil penilaian psikomotor siswa eksperimen yaitu 3.09 dengan predikat B dan untuk kelas kontrol diperoleh nilai yaitu 3.29 dengan predikat B+. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dengan menggunakan strategi pembelajaran active learning tipe guided note taking berpengaruh terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMAN 15 Padang baik pada ranah kognitif, afektif maupun psikomotor. 
KEPADATAN VEGETASI DASAR PADA LOKASI BEKAS PENAMBANGAN EMAS DI NAGARI GUNUNG MEDAN KECAMATAN SITIUNG KABUPATEN DHARMASRAYA Nursyahra, Nursyahra; Meriko, Lince
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.117 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1488

Abstract

Vegetasi adalah suatu kelompok atau kumpulan komunitas tumbuhan yang terdiri dari beberapa jenis yang hidup bersama-sama pada suatu tempat dan saling berinteraksi.  Vegetasi dasar  merupakan lapisan tumbuhan penutup tanah yang terdiri dari herba, semak, liana dan paku-pakuan. Pada habitat yang rusak juga dijumpai vegetasi dasar sebagai tumbuhan pionir. Hal ini juga dapat terjadi pada bekas tambang. Kabupaten Dharmasraya merupakan salah satu kota tambang di Indonesia, salah satunya tambang emas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah   dan   kepadatan   vegetasi   dasar   pada   bekas   tambang.   Kabupaten Dharmasraya. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian survey deskriptif dengan metode   petak   ganda.   Pengambilan   sampel   dilakukan   pada   lokasi   bekas penambangan  emas  di  Nagari  Gunung  Medan  Kecamatan  Sitiung  Kabupaten Dharmasraya dengan menggunakan petak-petak contoh yang tersebar secara acak. Struktur vegetasi dasar pada ke empat stasiun. Pada stasiun 1, kerapatan tertinggi adalah Brachiaria eurciform dengan nilai 7,58 individu/m2, pada stasiun 2 adalah Boreria alata 10,58 individu/m2, pada stasiun 3 adalah Sclena sumatrensis 2,5 individu/m2, stasiun 4 adalah Paspalum conjugatum 2,5 individu/m2. 
WILD PTERIDOPHYTA THAT CAN BE USED AS DECORATIVE PLANTS BY THE SOCIALITY Nursyahra, Nursyahra; Putri, Lola Dwi; Zural, Mimin Mardhiah; Meriko, Lince
Jurnal Bioconcetta Vol 7, No 1 (2021): Sinta 4
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/bc.2021.v7i1.4196

Abstract

Abstract. Fern is a plant that is spread so widely that it can be found from the lowlands to the highlands, has a high diversity of Indonesian flora groups and many grow in moist areas such as oil palm plantations, forests, hills and even river flows. In the river there are fern plants that grow attached to the stone. The study was conducted in July-August 2019 and aims to find out the types of fern plants that are used as decorative plants by sociality. The method used in this study is a descriptive survey by field observation and direct collection. Collections obtained were identified using with plant taxonomy books and field guides. Analysis of research data was done descriptively. The results showed that there were 6 types of decorative fern plants consisting of 1 class, 1 nation, 5 tribes, and 6 clans.Keywords: Pteridophyta, The Benefits of Fern