Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of 3D Animation Videos on 2D Video Projections in IT Learning Among Students in Batam City Jimmy Pratama; Zoey Julyance; Deli Deli
Jurnal Infomedia: Teknik Informatika, Multimedia, dan Jaringan Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Infomedia
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jim.v10i2.7341

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan video animasi 2D dan 3D terhadap pemahaman dan minat belajar mahasiswa dalam pembelajaran IT, khususnya pada mahasiswa non-IT di Kota Batam. Video animasi dikembangkan menggunakan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC), menghasilkan dua media pembelajaran yang berisi materi pengenalan perangkat keras dan lunak komputer dalam format 2D dan 3D. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan 20 mahasiswa yang dipilih secara purposive, yaitu mereka yang tidak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang IT. Responden diminta menilai lima aspek utama, yaitu pemahaman terhadap materi, ketertarikan, sinkronisasi audio-visual, kualitas visual, serta keakuratan informasi yang disampaikan. Hasil menunjukkan bahwa 57,14% responden lebih menyukai animasi 3D karena visualisasi yang imersif dan realistis, sedangkan 42,86% lebih memilih animasi 2D karena tampilannya yang sederhana dan mudah dipahami. Sebanyak 95% responden menilai narasi, musik, dan suara telah sinkron dengan tampilan visual. Sebanyak 85% menilai kualitas visual baik, dan 90% menganggap isi informasi yang disampaikan jelas, akurat, dan dapat dipercaya. Temuan ini menunjukkan bahwa animasi 2D dan 3D sama-sama efektif sebagai media pembelajaran visual, namun animasi 3D memberikan keunggulan lebih dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mahasiswa. Oleh karena itu, animasi 3D layak dipertimbangkan dalam pengembangan konten pembelajaran interaktif ke depan.Kata Kunci : animasi 2D; animasi 3D; MDLC; pembelajaran multimedia; pembelajaran IT
Yolov12N: Implementation and Measuring an Ingredient-Detection Recipe App for Household Food-Waste Reduction Suwarno Suwarno; Jackson Jackson; Deli Deli
JOURNAL OF INFORMATICS AND TELECOMMUNICATION ENGINEERING Vol. 9 No. 2 (2026): Issues January 2026
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jite.v9i2.16494

Abstract

Household food waste remains pervasive, driven by suboptimal meal planning and the underuse of available ingredients, with particularly acute impacts in Indonesia. This study presents a mobile application using YOLOv12n for multi-ingredient detection that translates recognized items into actionable recipes, and it evaluates user acceptance through the Technology Acceptance Model. On this implementation, the detection module attains mAP at 0.5 of 0.579 and mAP from 0.5 to 0.95 of 0.331. This study implements a Flutter application with YOLOv12n multi-ingredient detection integrated with TheMealDB and observes 219 users. The instrument validity is established and reliability is strong. While, Structural Equation Modelling supports 3 hypotheses, meanwhile Perceived Usefulness to Behavior Intention is not significant, indicating an indirect pathway via attitude. In conclusion, the solution is feasible for daily use, and strengthening perceived usefulness and ease of use appears to be a promising route to increase adoption and help reduce household waste.