Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Framing Berita Perundungan pada Media Online Detik.Com dan Tribunnews.Com sebagai Bahan Ajar Teks Berita di SMP Neng Tika Harnia; Ferina Meliasanti; Hendra Setiawan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.309 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.1240

Abstract

Rendahnya kemampuan masyarakat dalam memahami isi teks berita, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana suatu framing berita bekerja dalam membentuk suatu pemberitaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam melakukan framing oleh media Detik.com dan Tribunnews.com terutama pada unsur sintaksis dan tematik. Pada aspek sintaksis media Detik.com menuliskan pemberitaan dengan menggunakan ketenangan dimana dalam setiap judul pemberitaannya ditulis dengan menggunakan kata-kata perdamaian. Sedangkan pada Tribunnews.com dalam menuliskan judulnya bersifat menggeretak dengan penggunaan kata “viral” dan melibatkan Polisi pada judul membuat masyarakat menjadi penasaran terhadap pemberitaannya. Unsur tematik pada media Detik.com terdapat penggunaan kata ganti nama untuk menyebutkan narasumber dan terdapat koherensi penjelas dan sebab akibat dalam penulisan pemberitaannya. Sedangkan pada Tribunnews.com tidak menggunakan kata ganti dan hanya terdapat koherensi penjelas saja. Penggunaan Bahan ajar berupa handout disusun dengan disesuaikan antara materi ajar teks berita dengan KD silabus kelas VIII SMP yang berlaku sehingga dapat meningkatkan keefektifan pembelajaran teks berita bagi siswa dan memudahkannya dalam memahami materi secara keseluruhan dengan lebih efektif
Framing Berita Bencana Alam di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Media Daring Tempo.co dan Jogja.Tribunnews.com Sebagai Rekomendasi Teks Berita di SMP Arfian Zhulfia Isnaini; Hendra Setiawan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1919

Abstract

Media komunikasi cetak pada masanya sangat mudah diakses dan informasinya mudah didapatkan. Zaman terus berkembang sehingga media komunikasi menjadi lebih canggih lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media Tempo.co dan Jogja.Tribunnews.com menyusun suatu berita berdasarkan faktanya pada peristiwa bencana alam di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Peneliti menggunakan objek penelitian berupa teks berita pada media daring Tempo.co dan Jogja.Tribunnews.com. Kedua media daring tersebut memiliki kesamaan dan perbedaan. Persamaannya terdapat pada semua struktur. Akan tetapi, di beberapa struktur media daring Tempo.co dan Jogja.Tribunnews.com pun terdapat berbedaan. Struktur sintaksis memiliki kesamaan, sama-sama memakai piramida terbalik. Struktur skrip, kedua media daring telah memenuhi kriteria yaitu terdapat unsur 5W+1H. Struktur tematik, penulis sama-sama mengubah kata ganti nama narasumber di beberapa kutipan. Struktur retoris, pemilihan serta pemakaian kata dalam pemberitaan sama-sama mudah dipahami. Perbedaannnya terdapat pada sturktur retoris, Tempo.co tidak terdapat kata yang menegaskan suatu arti tertentu, sedangkan Jogja.Tribunnews.com terdapat kata yang menegaskan suatu arti tertentu.
Analisis Framing Berita Penangkapan Anggota MUI Terduga Terorisme pada Media Online Liputan6.com dan Kompas.com Annisa Istiya Wardani; Hendra Setiawan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2451

Abstract

Fenomena pandemi tak pelik menyurutkan isu terorisme di Indonesia. Isu tersebut seolah kian menyala dengan biasnya pemberitaan yang dikonstruksi oleh media massa. Tujuan penelitian ini melihat pembingkaian yang dilakukan Liputan6.com dan Kompas.com dalam memberitakan isu penangkapan anggota MUI yang terduga melakukan terorisme. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif serta memanfaatkan konsep pembingkaian Zhong Dang Pan dan M. Kosicki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Liputan6.com dan Kompas.com memilih isu yang sama dalam memberitakan sebuah informasi. Namun keduanya membingkai isu penangkapan anggota MUI dengan gaya yang berbeda. Liputan6.com cenderung memberitakan isu tersebut dengan mendetail dan mendalam. Sedangkan Kompas.com justru mengemas isu tersebut dengan singkat dan ringkas. Hal ini memperlihatkan bahwa kedua media tersebut memiliki gaya ungkap yang berbeda dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Pemanfaatan hasil analisis dapat dijadikan sebagai salah satu bahan ajar yang mendukung pembelajaran berita sehingga peserta didik dapat memahami pentingnya pemahaman anti radikalisme, ekstremisme, hingga terorisme yang mampu merusak karakter bangsa
Analisis Framing dan Diksi Berita pada Media Online Detik Travel dan CNN Indonesia Sebagai Bahan Ajar Teks Berita Citra Retno Yulianti; Hendra Setiawan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1895

Abstract

Adanya pembangunan ulang Taman Nasional Komodo, membuat masyarakat geram kepada KLHK atau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia dan tepat pada bulan September 2021 staf KLHK tertangkap mengamuk saat pelaksanaan webinar. Berbagai media online pun menyoroti kasus ini, sehingga peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana pengemasan framing, cara kerja framing pada masing-masing media online serta untuk mengetahui pemilihan diksi dalam teks berita. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan model analisis framing Zhong Dang Pan dan Gerald M. Kosicki. Perbedaan pengemasan framing dapat terlihat jelas utamanya pada judul berita. DetikTravel menyisipkan kalimat “Memangnya Kami Penjahat?” pada judul sementara pada CNN Indonesia terdapat kalimat "Kami Bukan Penjahat!”. Preposisi dalam analisis struktur tematik, turut menunjukkan detail perbedaan yang jelas, dimana pada DetikTravel hanya menuliskan mengenai keributan sedangkan CNN Indonesia menjelaskan kronologi keributan. Adapun dalam pemilihan diksi keduanya sama-sama menggunakan beragam diksi dalam penulisan berita. Mulai dari kata baper, berang, nada tinggi hingga terdapat idiom kebakaran janggut. Tentu pengemasan framing serta pemilihan diksi dari DetikTravel dan CNN Indonesia sangat bermanfaat sebagai bahan ajar di SMP, terutama pada materi teks berita sehingga siswa mudah memahami materi secara keseluruhan dan pembelajaran lebih efektif dan variatif.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI WATTPAD TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS DRAMA SISWA KELAS VIII SMP ISLAM YASPIA Putri Harum Aulia; Slamet Triyadi; Hendra Setiawan
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v10i3.5103

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran aplikasi wattpad dalam menulis naskah drama pada siswa kelas VIII SMP Islam Yaspia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ekperimen dan desain penelitian Pre-eksperimental design. Siswa akan diberikan perlakuan setelah pretest dan sesudah posttest. Subjek penelitian ini adalah kelas VIII A SMP Islam Yaspia yang berjumlah 31 siswa. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi, lembar hasil tes siswa dan lembar kuesioner. Teknik pengumpulan data terdiri dari lembar hasil tes, lembar kuesioner dan dokumentasi. Prosedur penelitian yang digunakan adalah (1) Pretest, (2) Perlakuan atau treatment, (3) Posttest.  Berdasarkan hasil penelitian nilai rata-rata tes awal (pretest) kelas eksperimen memperoleh 63,03 dengan nilai simpang baku adalah 7,931. Nilai rata-rata tes akhir (posttest) kelas eksperimen memperoleh peningkatan yaitu 79,48 dengan nilai simpang baku adalah 6,109. Selain itu hasil uji hipotesis (T-test) kelas eksperimen adalah 0,000 < dari 0,05 dan Thitung  > dari Ttabel yaitu 9,150 > 2,042, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Berhasilnya implementasi tersebut dapat dilihat juga dari sikap siswa setelah berlatih menulis naskah drama menggunakan aplikasi wattpad. Oleh karena itu, media aplikasi wattpad tredapat pengaruh menulis naskah drama pada siswa kelas VIII SMP Islam Yaspia.Kata kunci:  Aplikasi Wattpad, Menulis Teks Drama
ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA 3 TAHUN 1 BULAN (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK) Silvi Sri Rahayu; Hendra Setiawan
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5790

Abstract

Penelitian ini akan menganalisis pemerolehan bahasa pada anak usia 3 tahun 1 bulan yang meliputi tataran fonologi dan sintaksis. Pemerolehan bahasa pada manusia diawali dari anak-anak ketika belajar berbicara. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak pada tataran sitaksis melalui kajian Mean Length Of Utterence (MLU) 2) memaparkan pemerolehan bahasa anak usia 3 tahun 1 bulan dari aspek fonologi yang meliputi pemerolehan vokal, pemerolehan konsonan, dan faktor yang mempengaruhi fonologi tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah seorang anak yang berinisial AFA. Data artikel dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian bahwa pada usia 3 tahun 1 bulan ini tampaknya ada huruf konsonan yang dikuasi dan ada juga huruf konsosan yang belum dikuasai AFA. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa fonologi anak usia 3 tahun 1 bulan yaitu faktor alat ucapnya dan faktor lingkungan atau keluarganya Tidak dibiasakannya anak dalam melafalkan ujarannya dan orang tua mengikuti melafalkan huruf vokal/ konsonan yang salah ketika berbicara dengan anak. Masyarakat yang tidak membenarkan ujaran anak tersebut membuat AFA terbiasa mengujarkan kata dengan huruf vokal atau konsonan yang salah, sehingga merasa bahwa yang diujarkannya adalah benar. Kata Kunci: Psikolinguistik, Pemerolehan Bahasa Anak
Penggunaan Media Line Webtoon Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Purwasari Tiara Ika Anggita Dewi; Slamet Triyadi; Hendra Setiawan
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 10, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v10i1.4550

Abstract

Penelitian ini berlandaskan pada keterampilan rendahnya menulis teks cerita fantasi pada peserta didik. Peserta didik mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide dan berimajinasi dalam menulis teks cerita fantasi. Berdasarkan hal tersebut upaya yang diberikan yaitu pembelajaran menulis teks cerita fantasi dengan menggunakan media line webtoon. Tujuan penelitian untuk mengetahui penggunaan media line webtoon dalam pembelajaran menulis teks cerita fantasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Purwasari. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan bentuk nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Purwasari. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling purposive, dengan memilih dua kelas, yaitu kelas VII E (kelas eksperimen) dan VII A (kelas kontrol). Berdasarkan hasil dapat diperoleh bahwa kemampuan siswa dalam menulis teks cerita fantasi meningkat. Nilai rata-rata kelas eksperimen pada saat pretest sebesar 62,79. Setelah diberikan media line webtoon nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 82,42. Selain itu, hasil uji t dengan taraf signifikasi = 0,05 diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,009. Berdasarkan uji t yang telah dilakukan dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis teks cerita fantasi peserta didik dengan menggunakan media line webtoon pada kelas eksperimen dengan peserta didik pada kelas kontrol. Setelah diberikan media line webtoon nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 82,42. Selain itu, hasil uji t dengan taraf signifikasi = 0,05 diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,009. Berdasarkan uji t yang telah dilakukan dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis teks cerita fantasi peserta didik dengan menggunakan media line webtoon pada kelas eksperimen dengan peserta didik pada kelas kontrol. Setelah diberikan media line webtoon nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 82,42. Selain itu, hasil uji t dengan taraf signifikasi = 0,05 diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,009. Berdasarkan uji t yang telah dilakukan dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis teks cerita fantasi peserta didik dengan menggunakan media line webtoon pada kelas eksperimen dengan peserta didik pada kelas kontrol.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN BANJIR DI KALIMANTAN SELATAN PADA DETIK.COM DAN TEMPO.CO Neng Tika Harnia; Rizki Teja Pratama; Hendra Setiawan
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.048 KB) | DOI: 10.24853/pk.5.1.1-9

Abstract

Penelitian yang berjudul “Analisis Framing pada Pemberitaan Banjir di Kalimantan Selatan pada Detik.com dan Tempo.co” bertujuan untuk melihat bagaimana suatu media dalam bercerita dan memaparkan mengenai suatu data berdasarkan sebuah fakta yang sesuai dengan sudut pandang dan kebijakan dalam media tersebut dalam melakukan sebuah framing terhadap pemberitaanya. Salah satunya yaitu media online Detik.com dan Tempo.co. Kedua media tersebut sama-sama memaparkan mengenai bencana banjir yang menimpa Kalimantan Selatan. Namun, kedua media tersebut memaparkan pemberitaan dengan sisi yang berbeda. Media Detik.com melihat penyebab banjir didasari atas curah hujan yang cukup tinggi ditambah drainase yang buruk sehingga sauran air tidak dapat membendung volume air yang cukup besar. Lain halnya dengan media Tempo.co, yang memandang pemberitaan bencana banjir berdampak pada adanya tambang dan lahan sawit yang tidak dikelola dengan baik.  Analisis framing pada pemberitaan tersebut ditinjau melalui struktur sintaksis, tematik, skrip serta retoris. Dalam penelitian ini menggunakan teori Zhong Dang Pan serta M. Kosicki. Metode penelitiannya merupakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa dalam setiap media mempunyai cara pandang dan cara mengemas yang berbeda sesuai dengan apa yang ingin ditonjolkan dalam media tersebut berdasarkan atas data dan fakta yang didapatkan.
ANALISIS FRAMING BERITA PEGAWAI PAJAK KORUPSI PADA SURAT KABAR KOMPAS.COM DAN DETIKFINANCE Maura Frilicia Van Yusat; Hendra Setiawan
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1133.169 KB) | DOI: 10.23917/kls.v7i1.16392

Abstract

The purpose of this study is to explain two different online-based newspaper media with the same news topic to find out the differences in the framing of the two news storiesusing the Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki model framing analysis approach which is divided into four parts, namely; syntax, script, thematic, and rhetorical. News must be based on facts, but each media has its own characteristics through news texts in an effort to lead opinion, display an impressive image, and the public needs to think critically. This research is a qualitative research with descriptive method. The online-based newspaper used are Kompas.com entitled “KPK Tetapkan 2 Pejabat Ditjen Pajak Tersangka Suap dan Gratifikasi” and DetikFinance entitled “Huft… Gaji Pegawai Pajak Hampir Ratusan Juta tapi Masih Korupsi Juga”, the two media have different characteristics in convey news so that it can be seen more efficiently which one is a role model in writing news texts. The topics chosen are according to the 2021 publication year with a discussion of corruption cases by tax officials. The result of the research that can be seen are that the Kompas.com media is more suitable as a role model in news writing because it chooses words that are selective and professional. Meanwhile, DetikFinance media involves gimmicks in news writing which is published as a public attraction. It is known, the delivery of news needs to be serious in an professional manner without sensation.
Analisis Framing Pemberitaan Sindiran Susi Pudjiastuti Kepada Puan Maharani di Tribunnews dan CNN Indonesia Putri Evita Alya Dwi Yuniar Maulina; Hendra Setiawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.136 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4351

Abstract

Akhir-akhir ini media dihebohkan dengan pemberitaan berupa sindiran Ibu Susi Pudjiastuti terhadap aksi yang dilakukan Ibu Puan Maharani selaku ketua DPRD RI yang menanam padi di tengah hujan. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitati dengan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Berfokus pada dua media yaitu Tribunnews dan CNN Indonesia. Analisis framing yang digunakan dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembingkaian yang dilakukan oleh media online Tribunnews maupun CNN Indonesia dalam memberikan pemberitaan terkait kasus sindiran yang dilontarkan Ibu Susi Pudjiastuti kepada Ibu Puan Maharani terkait aksinya yang menanam padi di tengah hujan. Dari hasil penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa secara keseluruhan, pembingkaian berita yang disampaikan oleh Tribunnews dan CNN Indonesia sebenarnya hampir serupa. Namun, ada juga perbedaan dari kedua media ini seperti pembingkaiannya dalam menyampaikan berita. Ini merupakan bukti bahwa masing-masing media mempunyai cara pandangnya sendiri dalam menyampaikan isi berita, walaupun awall dari isu ini beredar berasal dari sumber yang sama yakni melalui media sosial Twitter
Co-Authors Abdu Maulana Arrasyid Maulana Arrasyid Aca Suhendar Achmad Khoiruddin Adinda Salsabila Azfar Aditya Suciati Kusumaastuti Aditya Suciati Kusumaastuti Ahmad Abdul Karim Ahmad Midani Aisyah Asharini Nur Fadilah Aldo Gunawan Alifah Arde Ajeng Hamidah Alma Lutfiyana Anisa Noviani Putri Anisya Rahmawati Annisa Istiya Wardani Arfian Zhulfia Isnaini Ary Rinaldy Rosadi Ayis Sukmawati Ayu Maryani Cicih Paramita Citra Retno Yulianti Dellya Putri Apriliany Desvita Natalia Dewi Herlina Dewi Herlina Sugiarti Dewi Nurkomalasari Dina Amalia Mulyadi Dina Mutia Rahmah Dini Indriani Pauziah Diva Azkya Amalia Nurfadia Dwi Astuti Dzakhirotul Mufidah Elis Sri Wulandari Elza Savira Oktarina Eva Silviana Evelyn Matilda Gracela Silaen Faisal Reza Baihaqi Ferina Meliasanti Fitri Anggraini Aini Fuji Ramdoni Gina Raehani Hana Septiana Jamal Hani Handayani Hanifah Aliyah Febriana Hasri Pebriani Hidayat Putri Haviz Noval Haidar Indana Zulfa Izzatun Nisa Syahidah Jaelani Jaelani Kintan Meidhiani Sujaya Lilis Lisda Suryani Lusi Rahmawati Lusiana Harris Lu’lu Hersya Salsabila M. Januar Ibnu Adham Maura Frilicia Van Yusat Mia Amalia Mia Setiawan Mia Solihat Mimin Widyaningsih Muhammad Hamzah Mutiah Zahra Mutiah Zahra Nabilla Rahma Namis Namis Natasya Putri Hiranti Neng Tika Harnia Neng Tika Harnia Neng Tika Harnia Niken Widya Selsia Nindia Nita Nining Nursakinah Nur Habibah Nurul Hopipah Nurul Mutia Rahmah Oding Supriadi Oding Supriadi Oktavia Indriyani Puji Setia Lestari Putri Evita Alya Dwi Yuniar Maulina Putri Harum Aulia Resta Tyara Dewi Retna Intendyah Siti Nur Hudawati Rina Amelia Rizki Teja Pratama Rizki Teja Pratama Rizkia Putri Septa Dwi Guna Septa Dwi Guna Silma Ariffah Silvana Simanjuntak Silvi Sri Rahayu Sinta Rosalina Siti Jubaedah Siti Maemunah Siti Munawaroh Slamet Triyadi Suci Andini Thari Putri Kinanti Ishak Tiara Ika Anggita Dewi Tralleta Elkana Hayashi Uah Maspuroh Viona Ainun Rizki As Sidiq Wienike Dinar Pratiwi