Claim Missing Document
Check
Articles

Factors Influencing Mothers’ Interest In Monitoring Infant Development at Fathya General and Maternity Clinic, Medan Putri, Miranda Sari; Listiani, Listiani; Mahmudiah, Mahmudiah; Tampubolon, Manis Nopel P.; Misma, Misma; Paninsari, Debora
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20087

Abstract

ABSTRACT Monitoring infant development is essential to ensure optimal achievement both physically and cognitively. In Indonesia, the implementation of infant monitoring still faces various challenges, particularly those related to maternal sociodemographic factors. This study aims to identify the sociodemographic factors that influence mothers’ interest in monitoring infant development at Fathya General and Maternity Clinic in Medan in 2024. The study employs a cross-sectional design involving 30 mothers with infants aged 0–12 months, selected using simple random sampling. Data were collected through a structured questionnaire and analyzed descriptively using SPSS. The results indicate that the majority of respondents belong to the 25–35 years age group (50%), with higher education being the dominant level (43.3%), and 53.3% of the respondents are housewives. The distribution of mothers’ interest in monitoring infant development shows that 50% of respondents stated “Disagree,” 33.3% “Agree,” and 16.7% “Strongly Agree,” with no respondents choosing “Strongly Disagree.” These findings suggest that although most respondents have a high educational background, their interest in monitoring infant development is not optimal. Enhancing educational and socialization programs regarding the importance of infant monitoring is necessary to encourage more proactive participation among mothers. Keywords: Knowledge, Age, Education, Interest, Infant Development ABSTRAK Pemantauan tumbuh kembang bayi sangat penting untuk memastikan pencapaian optimal baik secara fisik maupun kognitif. Di Indonesia, pelaksanaan pemantauan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama yang berkaitan dengan faktor sosiodemografi ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosiodemografi yang mempengaruhi minat ibu dalam pemantauan tumbuh kembang bayi di Klinik Umum dan Bersalin Fathya Medan pada tahun 2024. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 30 responden ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan, dipilih secara simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara deskriptif menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kelompok usia 25–35 tahun (50%), dengan tingkat pendidikan yang dominan adalah Perguruan Tinggi (43,3%), serta 53,3% merupakan ibu rumah tangga. Distribusi minat ibu dalam pemantauan tumbuh kembang bayi memperlihatkan bahwa 50% responden menyatakan “Tidak Setuju”, 33,3% “Setuju”, dan 16,7% “Sangat Setuju”, sedangkan tidak terdapat responden yang memilih “Sangat Tidak Setuju”. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun sebagian besar responden memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi, minat dalam pemantauan tumbuh kembang bayi belum optimal. Peningkatan program edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya pemantauan bayi perlu dilakukan untuk mendorong partisipasi ibu secara lebih proaktif. Kata Kunci: Pengetahuan, Usia, Pendidikan, Minat, Tumbuh Kembang Bayi
Perilaku Ibu Dalam Pemantauan Tumbuh Kembang Bayi di Era Digital di Desa Tri Jaya Kecamatan Sungai Bahar Jambi Ariati, Ucik; Paninsari, Debora; Mawati, Tia; Lubis, Yusniati; Juniyanti, Yustina
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20349

Abstract

ABSTRACT Monitoring children's growth and development is one of the important aspects in ensuring that children grow up healthy, smart, and optimal. Good child development is the main foundation for children's physical, mental and social health in the future. The purpose of this study was to determine the behavior of mothers in monitoring infant growth and development in the digital era. The type of research used is quantitative using an analytical observational design research design with a cross sectional approach. This research was conducted in Tri Jaya Village, Sungai Bahar District, Jambi. The population in this study were all mothers who had children 0-12 months as many as 55 people. The technique of taking subjects using total sampling of 55 people. The data collection method used was to use questionnaires and observation sheets that were prepared to measure variables. Variables measured behavior and growth and development of children 0-12 months. The research data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results of the study explained that there was a relationship between maternal behavior and infant growth and development in the digital era (P = 0.002),. The conclusion of this study is that there is a relationship between maternal behavior and infant growth and development in the digital era.  Keywords: Behavior, Growth and Development, Baby, Digital Era  ABSTRAK Pemantauan tumbuh kembang anak merupakan salah satu aspek penting dalam memastikan anak tumbuh sehat, cerdas, dan optimal. Tumbuh kembang anak yang baik menjadi fondasi utama bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial anak di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku ibu dalam pemantauan tumbuh kembang bayi di era digital. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Tri Jaya Kecamatan Sungai Bahar Jambi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu yang memiliki anak 0-12 bulan sebanyak 55 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan total sampling sebanyak 55 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi yang disusun untuk mengukur variabel. Variabel yang diukur perilaku dan tumbuh kembang anak 0-12 bulan. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat hubungan perilaku ibu dengan tumbuh kembang bayi di era digital (P=0,002),. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan perilaku ibu dengan tumbuh kembang bayi di era digital.  Kata Kunci: Perilaku, Tumbuh Kembang, Bayi, Era Digital.
Perilaku Ibu Generasi Z Dalam Pola Asuh Bayi di Klinik Fatimah Ali I Marindal I Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang Nasution, Ade Putri Rosalinda; Salwati, Salwati; Fitri, Mai; Asiah, Nur; Siregar, Nurul Amal; Paninsari, Debora
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.20056

Abstract

ABSTRACT Infancy is a crucial period in a child’s development that requires optimal parenting, especially from mothers. This study aims to describe the parenting behavior of Generation Z mothers and identify the factors influencing their parenting styles. Using a descriptive quantitative method, the research was conducted at Klinik Fatimah Ali I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, with a sample of 50 Generation Z mothers with infants aged 0–12 months. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using descriptive statistics. The findings indicate that most Generation Z mothers have a high level ofeducation (D3/S1) and areactivesocial mediausers. About 83.2 % of the respondents practiced good parenting, including exclusive breast feeding, active interaction with their babies, and regular monitoring of their child’s growth and development. However, social media significantly influenced parenting, with 58.4% of respondents obtaining parenting information from social media, though not all sources were credible. Additionally, social and environmental factors, such as family support and healthcare facilities, played a crucial role in shaping parenting behaviors. This study concludes that Generation Z mothers tend toadopt modern parenting approaches based on digital information but still require education and family support to filter information wisely. Therefore, educational programs and training on digital literacy-based parenting are essential to enhance the quality of infant care in the digital era. Keywords: Parenting, Generation Z Mothers, Social Media, Infants, Social Factors  ABSTRAK Masa bayi merupakan periode krusial dalam perkembangan anak yang memerlukan pola asuh optimal dari orang tua, khususnya ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku ibu Generasi Z dalam pola asuh bayi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif, penelitian ini dilakukan di Klinik Fatimah Ali I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, dengan sampel sebanyak 50 ibu Generasi Z yang memiliki bayi usia 0–12 bulan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu Generasi Z memiliki tingkat pendidikan tinggi (D3/S1) dan aktif menggunakan media sosial. Sebanyak 83,2% ibu menerapkan pola asuh yang baik, termasuk pemberian ASI eksklusif, interaksi aktif dengan bayi, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Namun, pengaruh media sosial terhadap pola asuh cukup signifikan, di mana 58,4% responden mengaku memperoleh informasi pola asuh dari media sosial, meskipun tidak semuanya berasal dari sumber yang kredibel. Selain itu, faktor sosial dan lingkungan, seperti dukungan keluarga dan fasilitas kesehatan, turut berkontribusi dalam menentukan pola asuh yang diterapkan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa ibu Generasi Z cenderung mengadopsi pola asuh modern yang berbasis informasi digital, tetapi tetap membutuhkan edukasi dan dukungan keluarga agar dapat menyaring informasi dengan bijak. Oleh karena itu, diperlukan program edukasi dan pelatihan terkait pola asuh berbasis literasi digital untuk meningkatkan kualitas pengasuhan bayi di era digital. Kata Kunci: Pola Asuh, Ibu Generasi Z, Media Sosial, Bayi, Faktor Sosial
Penyuluhan Kesehatan tentang Kontrasepsi pada Ibu Menyusui Paninsari, Debora; Silaban , Verawaty Fitrinelda; Harahap, Rahmaini Fitri; Artiani , Litri
Jurnal Mitra Prima Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan penduduk, khususnya bagi ibu dan anak. Melalui penggunaan metode kontrasepsi yang tepat, program KB bertujuan untuk mencegah kehamilan yang terlalu dini setelah persalinan, sehingga ibu memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan diri dan bayi dapat memperoleh nutrisi optimal, terutama melalui pemberian ASI secara eksklusif. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengetahuan ibu menyusui tentang pemilihan metode kontrasepsi yang aman dan efektif tanpa mengganggu proses laktasi. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman ibu menyusui mengenai jenis- jenis kontrasepsi hormonal dan non-hormonal, serta faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih metode kontrasepsi yang sesuai selama masa menyusui. Penyuluhan dilaksanakan di Klinik Pratama Sunggal, Medan, pada tanggal 29 Mei 2024 dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Materi yang disampaikan mencakup konsep keluarga berencana, jenis kontrasepsi, serta pemilihan kontrasepsi aman bagi ibu menyusui. Evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman terkait kontrasepsi, khususnya dalam membedakan jenis kontrasepsi yang sesuai untuk ibu menyusui. Kegiatan ini diharapkan mampu mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak serta membantu pengaturan jarak kehamilan secara aman.
HUBUNGAN PEMBERIAN MPASI PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DENGAN KEJADIAN GANGGUAN PENCERNAAN PADA BAYI Jayanti , Astri Dwi; Astuti , Astuti; Asnawati, Asnawati; Sihombing, Arta Mariam; Sitompul , Asrina Polanisa; Paninsari, Debora
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol : 3 No : 1 (2024 ) : Periode Januari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v3i1.3555

Abstract

Selama enam bulan pertama kehidupannya, ASI dapat menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan bayi baru lahir, namun seiring dengan perkembangan bayi, hal ini tentu saja tidak cukup. Pada usia enam bulan, bayi baru lahir akan mulai sering mengonsumsi MPASI. Memberikan MPASI pada bayi baru lahir terlalu dini dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Hal ini disebabkan oleh sistem pencernaan bayi yang belum matang, yang belum siap untuk memecah apa pun selain ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kejadian penyakit pencernaan dengan MPASI. Metode: pendekatan cross-sectional, 311 individu mewakili populasi seluruh ibu yang memiliki bayi berusia 0 hingga 6 bulan; Sampel berjumlah 175 orang, yang dipilih melalui purposive sampling, yaitu teknik nonprobability sampling. Temuan: Dari seluruh responden, 121 perempuan (69,1%) memberikan MPASI kepada anaknya yang berusia antara 0 dan 6 bulan, sedangkan 54 responden (30,9%) tidak. Kelompok YA sebanyak 138 responden (yaitu mengalami gangguan pencernaan) dengan persentase 78,9%, dan kelompok TIDAK sebanyak 37 responden (yaitu tidak mengalami gangguan pencernaan) dengan persentase 21,1%. Sedangkan Pvalue = 0,000 menunjukkan adanya hubungan antara MPASI dengan kejadian penyakit pencernaan, hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara MPASI dengan kejadian gangguan pencernaan menurut hasil analisis penelitian yang dihasilkan dengan menggunakan SPSS. Penyelidikan yang dilakukan para ahli mengungkapkan hal itu. Peneliti menemukan adanya korelasi antara prevalensi penyakit pencernaan di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Datar dengan MPASI berdasarkan datanya.
Analysis of Early Detection of Growth and Development in Toddlers at Simpang Gambir Health Center, Mandailing District Dewi Mega Br. Simbolon; Paninsari, Debora; Sucitrawaty, Qisthi Aulia; Rangkuti, Suciana; Br. Sitepu, Sari Dayang
INDOGENIUS Vol 5 No 1 (2026): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v5i1.697

Abstract

Background & Objective: Toddlerhood is a golden period that significantly influences a child’s future growth and development. One key effort to detect developmental delays is through the Early Detection and Intervention for Growth and Development (SDIDTK) program. Low program coverage in certain areas, including the Simpang Gambir Community Health Center, calls for an evaluation of its implementation. Method: This study used a quantitative approach with a descriptive-analytic design. A total of 30 toddlers registered at the Simpang Gambir Health Center were selected as samples. Data were analyzed using univariate and bivariate methods with the chi-square test to assess the relationship between birth weight, nutritional status, family income, and parental education with developmental status. Result: Most toddlers (24 out of 30, or 80%) demonstrated development appropriate to their age. Bivariate analysis revealed no significant relationship between birth weight (p = 0.169), nutritional status (p = 0.169), or family income (p = 0.531) and developmental status. However, parental education showed a near-significant association (p = 0.059), indicating its likely impact on toddler development. Conclusion: Most toddlers showed appropriate development. Although birth weight, nutrition, and income were not significantly related, parental education likely influences developmental outcomes and should be a focus of future interventions.
PERILAKU IBU DALAM PENERAPAN TEKNIK MASSASE PADA BAYI USIA 2-12 BULAN Murniwati Laia; Debora Paninsari; Saskia Sitindoan; Shanty Satria; Sintia Mutiara Yohana; Sinur Hanna Putri
Jurnal Ilmiah Citra Kebidanan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Citra Kebidanan
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/jick.v1i1.516

Abstract

Infant massage is a form of health care that involves touch therapy by applying certain techniques. This therapy aims to provide touch stimulation that supports infant health. The design of this study uses a descriptive type with a quantitative method that aims to determine maternal behavior in applying massage techniques to infants. This study took a population of mothers who had babies aged 2-12 months as many as 38 people. The simple random sampling method was used to determine the research sample of 35 people. The variables in this study were maternal behavior in applying massage techniques to infants. The study used a questionnaire of 10 positive and negative statements as an instrument covering the parameters of maternal knowledge, actions and attitudes. The study processed data by Editing, Coding, Scoring. Based on this study, it was found that maternal behavior in applying massage techniques to infants, there were 13 respondents (34.3%) who had sufficient behavior, 12 respondents (34.1%) had good behavior and 10 respondents (28.6%) had poor behavior. In conclusion, there is still a lack of maternal behavior in applying massage techniques to infants.
Co-Authors Ade Irawati Ulfa Tanjung Adelia, Novi Adies Afriza , Nurul Agusdiana Agusdiana Agusnidar, Fitriya Amdani, Riska Andrayani, Kiki Helmaliya Angel Graciela Anggriany, Liana Aoudry Purba Ariati, Ucik Arifa. AF, Nurlaili Arijah . Armansyah , Andini septiana Artiani , Litri Asnawati Asnawati Astuti , Astuti Aulia , Marshanda Putri Azira Hazni Azkiah, Novi Azmarani, Azmarani Azzahra, Nasywa Firja B.P, Santri Paramita Barus, Elfriza Putri Bidaya, Delni Suarsih Br. Naibaho, Samini Br. Sitepu, Sari Dayang Brahmana, Sania Tawanta Br Bunga Anggraini Buulolo , Eunike Stefhani Cecilia Arnas B Harefa Cerina Er Hagana Chiou Feng Lin Clarita Angelina Dara Sakinahtul Dipa Debora Debora Dedy Husrizal Syah, Dedy Husrizal Deo Demonta Panggabean Deswita E.K.C Gulo Devi Arista Dewi Mega Br. Simbolon Dewi, Novie Kartika Eka Kristina Hulu Ekawati Sagala Elly Meilany Br Sinaga Elsa Situmorang Emma Oktaviani Endang Herdiyanti Erika Fatrecia Erlinda Erlinda Esmeralda . Eva Latifah Nurhayati Fadillah Fadillah Faridah Faridah Fatika, Dhea Fira Mumek Fitri, Mai Fitriana Fitriana Fitriani Fitriani Fitrianita, Fitrianita Flaviana Oktaviani Flori Niscaya Ria Zebua Fransiska Apriyani Tarigan Friska Nora Wati Marpaung Gaol, Rita Lumban Garamba, Indah Purnama Sari Gebby S. A. Tarigan Gelora Pertiwi Giawa, Nur Indah Gulo , Nanda Putri Berlian Halimatussakdiah Hanna Kloudia Ginting Harahap, Melda Marni Pajariah Harahap, Samsidar Rasmi Harefa, Libertina Hasnita Treesna Sandi Hasnita Treesna Sandi Harefa Hasnita, Erly Hasugian, Arsita Herfan Feronika Bago Hikmalia Sekartika Syahputri Hutapea, Yessy Febrina Uli Ines Novita Sarin Nainggolan Irma Suryani Isma Muliana Jayanti , Astri Dwi Jensari Ariani Sarumaha Jessica Margareth Harefa Jonny Haratua Panggabean, Jonny Haratua Julianti Samosir Juniyanti, Yustina Juwita, Norma Karmila Syari Khairani Khairani Khairani, Rizza Khoir, Umul Kurniawati Buulolo Latifah Nurhayati Linda Mala Sari Harahap Lioni Masta Lubis Listiani Listiani Loi, Emerensia E Lubis, Yusniati Mahmudiah, Mahmudiah Malasari, Novi Manik, DiniLa Putri Olina Br. Manja Riskawati Riskawati Marbun, Romasta Diana Mardhiah, Eni MARIA BINTANG Maria Mutiara Saragih Mariani Br Panjiatan Marlina, Elvia Marni Hutabarat Marpaung, Okta Elvina Mauliana, Emmi Mawati, Tia Meilindasari Zandroto Melvina Ariani Zenderato Minda Silvia S. Hasibuan Misma, Misma Mukti Hamjah Harahap, Mukti Hamjah Munthe, Eka Idana Br Munthe, Elvinar Murniwati Laia Nababan, Bunga Hariani Nasution, Ade Putri Rosalinda Nasution, Iftiqhori Nelfian Laia Novalinda, Chrismis Nur Asiah Nurhikmah Nurhikmah Nurmaini, Ima Oinike Septiani Wau Oktarina, Eli Oktavia, Rini Firdayeni Pasaribu, Friska Yanti Patimah Pertiwi, Rizky Nustanti Pohan, Rini Astuti Primawty Dwi Rijsubo Purba, Novita Bintara Purba, Valentina Puti Lestari Putri Damaiyanti Putri Shamila Sari Putri, Miranda Sari Putri, Puspa Mutia Syah Putri, Vivi Satria Putri Rahma Yani Nasution Rahmaini Fitri Harahap Rangkuti, Suciana Rini Aisyah Hasibuan Rini Puspa Sari, Rini Puspa Rizki Ananda, Muliana Gea Sakinah, Rizki Salwati, Salwati Salyani, Salyani Samosir , Hernawati Romauli Samsinar Samsinar Sapitri , Anggiani Saputri , Fatmawaty Sari , Delia Permata Sari , Eni Novita Sari Wahyu Diana Sari, Hesti Kumala Saskia Sitindoan Sembiring , Elva Elvionita Br Sembiring , Juni Kristiani Br Sembiring, Rinawati Sephira, Intan Nadya Septiana Hulu Septina Lestari Laowo Shanty Satria Siahaan, Gustien Siburian, Elsa Sidabutar , Liontin Sidabutar, Santa Greace Sihombing, Arta Mariam Sihombing, Laura Simamora , Apriyanti Simangunsong , Eva Zhurnita Simangunsong, Phoebe Simanjuntak, Ellida Friska Sinaga , Jesika Kristin Sintia Mutiara Yohana Sinur Hanna Putri Siregar, Dian Yulfani Siregar, Elvina Rizki Siregar, None Atika Fatra Siregar, Nurul Amal Sitanggang, Ester Aprilda Sitepu, Perariken Sitohang, Roma Ria Br. Sitompul , Asrina Polanisa Sitti Zaitun Phonna Situmorang, Riris Talenta Sondang, Mega Sri Swarti Subang Aini Nasution Sucitrawaty, Qisthi Aulia Sunarti Susanti, Falasifah Susi Susanti Aritonang Suyoko, Cica Syafrida, Elli Syahadah, Nurul Fatehah Tamba, Yulita Sari Tambunan, Jesika Triana Tampubolon, Manis Nopel P. Taringan, Pebriani Br. Tasya Pratiwi Tiarnida Nababan Tinambunan, Mella Santika Tobing, Evelyn Luciana Tondang, Kesya Nirina Utami, Rizka Ananda Verawaty Fitrinelda Silaban Veronica Tiolenti Tambunan Viona Rozalina Waruwu, Febriati Wau, Yesdita Rohanita Windi Astuti Yenny Sri Windia Sari Hutagalung Yenti Kusnani Duha Yohana Nelviana Melani Ambarita Yohana Tumanggor Yossy Juwita Veronica S Yulia Hanim Pane Yuliyanti, Laeli Yunita, Rini Sandra Yutika Zai , Lady Angelita Zega, Ningsisari