Bachruddin Ali Akhmad
Department Of Communication Sciences Faculty Of Political And Social Sciences - Universitas Lambung Mangkurat Jl. Brigjen H. Hasan Basri, Kayu Tangi, Banjarmasin – Indonesia

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Komunikasi Publik Aparat dalam Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kementerian Agama Kota Banjarmasin Muhammad Syah Alam; Bachruddin Ali Akhmad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1809-1818

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh paradoks peningkatan kinerja prosedural PTSP Kementerian Agama Kota Banjarmasin (efisiensi waktu 29,2% dan kepuasan agregat 84,2% ke 91,5%) namun diiringi penurunan indikator komunikasi publik (kejelasan informasi, respons petugas, komunikasi dua arah). Tujuan penelitian mendeskripsikan bentuk praktik komunikasi publik aparat, menganalisis strategi, mengidentifikasi hambatan, dan menjelaskan upaya mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam 6 informan (Kepala PTSP, 2 petugas, 3 masyarakat), observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian: (1) Bentuk komunikasi publik berlangsung dalam empat jenis pelayanan (perizinan, pendaftaran, konsultasi, informasi) dengan integrasi pola satu arah dan dua arah melalui tiga saluran: tatap muka (dominan), media cetak (pelengkap), dan media digital (perluasan jangkauan). (2) Lima hambatan utama: semantik (istilah teknis), teknis (gangguan jaringan), psikologis (persepsi negatif masyarakat), organisasional (koordinasi dan keterbatasan petugas), serta kultural (keragaman budaya). (3) Upaya mengatasi hambatan melalui strategi antisipatif, interaktif, evaluatif, dan kolaboratif. Penelitian menyimpulkan integrasi pola komunikasi satu arah dan dua arah menciptakan sistem komunikasi yang efisien dan responsif. Rekomendasi: penguatan kapasitas petugas, penyederhanaan bahasa layanan, penguatan infrastruktur teknologi, penambahan petugas, dan intensifikasi sosialisasi
Kolaborasi Opinion leader dalam Pengelolaan Masalah Sampah di Kota Banjarmasin Sarwani Sarwani; Bachruddin Ali Akhmad; Sri Astuty; Muhammad Ainani; Nur Tazkia Amalia Hamdie
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 9 No. 1 (2026): September 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.2026v9i1.2393

Abstract

Penutupan TPA Basirih memunculkan tantangan serius pengelolaan sampah di Kota Banjarmasin dan menuntut kolaborasi multiaktor, terutama opinion leader. Penelitian ini bertujuan mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis kolaborasi opinion leader dalam pengelolaan sampah pascapenutupan TPA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui Focus Group Discussion bersama opinion leader serta pemangku kepentingan, wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Verifikasi dan triangulasi data dilakukan antarteknik, sementara analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan kolaborasi opinion leader memainkan peran strategis sebagai katalisator dalam memediasi kebijakan dan mendorong partisipasi publik. Peran ini terwujud melalui pembangunan kredibilitas yang kuat, kolaborasi multiaktor, strategi komunikasi tatap muka dan digital yang efektif, serta implementasi kebijakan partisipatif yang didukung insentif ekonomi. Kolaborasi ini terbukti mampu mengatasi krisis sampah secara berkelanjutan, meskipun tantangan struktural dan budaya masih menjadi kendala. Temuan ini menegaskan bahwa opinion leader merupakan aset vital dalam menormalisasi praktik pengelolaan sampah dan dapat menjadi model rujukan bagi kota lain.
Implementasi Peraturan Daerah Kota Banjarbaru No 5 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Serta Perlindungan Masyarakat di Kota Banjarbaru Riza Khairudin; Budi Suryadi; Bachruddin Ali Akhmad; Setia Budhi
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.18678

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Peraturan Daerah Kota Banjarbaru Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketentraman Masyarakat, serta Perlindungan Masyarakat dengan fokus pada fenomena Sukarelawan pengatur lalu lintas (Pak Ogah). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan model implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi variabel komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Perda sudah berjalan namun belum optimal karena keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi antarlembaga, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Komunikasi antarinstansi cukup baik, tetapi sosialisasi kepada publik masih minim. Disposisi pelaksana positif, namun masih ada toleransi terhadap pelanggaran ringan. Pemerintah perlu meningkatkan sosialisasi, koordinasi, dan pemberdayaan masyarakat agar ketertiban dan ketentraman di Kota Banjarbaru dapat terwujud secara berkelanjutan.