Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

The Media Verification of Hoaxes about Human-Crocodile Conflicts Agustin, Herlina; Hidayat, Dadang Rahmat; Supriadi, Dandi; Aunillah, Rinda
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 7 No. 1 (2022): June 2022 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v7i1.666

Abstract

The human-crocodile conflict frequently happens in Indonesia. Based on the data from http://www.crocodile-attack.info/, it is claimed that Indonesia is a country with the most cases of crocodile attacks. Mostly the attacks involved the saltwater crocodile (Crocodylus porosus). On the other hand, this conflict is worsened by the spread of inaccurate information among communities. From October 2019 to October 2021, there were 12 false stories about crocodile attacks. These hoaxes were distributed on social media, causing fear to those who consumed the information. It is crucial to be investigated, especially from the perspective of environmental journalism. This study describes how mainstream media outlets tried to clarify the hoaxes. The results show many materials contained by information disorder, which need to be clarified by the media to ensure clarity and truth for the public. This study finds that most mainstream media still have their conscience to protect the public from false information. It was done by practicing curation journalism that includes the discipline of verification. In conclusion, the media and information sources need to have a good comprehension of crocodile behavior. The research also catches the need for environmental journalism training for media practitioners in Indonesia. Thus, the media will be able to offer the best solution for reducing the attack while at the same time giving adequate education for the public to live in harmony with Indonesian flora and fauna.
Keberpihakan Kompas.id dalam Pemberitaan Perundungan Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Nasywa Permana; Dandi Supriadi; Ika Kusmayadi
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2412

Abstract

Perundungan dalam lingkungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Indonesia menjadi isu krusial yang mendapatkan perhatian luas, terutama setelah munculnya dugaan perundungan yang menyebabkan kematian salah satu peserta program. Media daring secara aktif memberitakan kasus ini dan memiliki peran penting dalam menyampaikan perkembangan serta kompleksitas persoalan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberpihakan media dalam memberitakan kasus perundungan dalam pendidikan dokter spesialis di Indonesia. Media yang diteliti yakni Kompas.id. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik analisis framing model Robert M. Entman dengan empat aspeknya yaitu penjelasan masalah, perkiraan penyebab masalah, penilaian moral, dan penawaran penyelesaian masalah. Hasil penelitian terhadap empat berita yang dipublikasikan pada bulan Agustus 2024 menunjukkan keberpihakan Kompas.id terhadap korban dalam kerangka penegakan moral dan keadilan sosial. Keberpihakan Kompas.id tersebut tercermin melalui adanya pendekatan jurnalisme advokasi, khususnya dalam upaya mengangkat suara korban secara dominan dalam pemberitaan. Dengan demikian, Kompas.id perlu mempertahankan keberpihakan tersebut dengan terus memberikan ruang bagi suara penyintas, dengan tetap menjaga akurasi, verifikasi, dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Keberimbangan yang dimaksud yakni tidak hanya berfokus pada pengalaman individu, melainkan juga tetap konsisten mengangkat dimensi struktural seperti kebijakan institusi, regulasi pendidikan, serta tanggung jawab pihak terkait. 
Environmental Journalism Practices in the Framing of Kaesang Pangarep's Private Jet News from Kompas.id Aprilya, Nisya; Supriadi, Dandi; Sirait, Rinda Aunillah
Jurnal Komunikasi Vol 19, No 1 (2025): Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v19i1.29905

Abstract

Permasalahan dari penggunaan jet pribadi oleh Kaesang Pangarep menarik perhatian masyarakat Indonesia pada bulan Agustus 2024. Banyak media yang memberitakan isu ini dari beberapa sudut pandang, terutama Kompas.id dengan menyoroti tingginya emisi karbon penggunaan jet pribadi berdampak sangat besar terhadap lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji bagaimana pembingkaian media Kompas.id dalam berita berjudul “Jejak Hitam dari Perjalanan Pesawat Anak Presiden”. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode berupa analisis framing Robert Entman. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan landasan teori konstruksi realitas sosial dan pendekatan jurnalisme lingkungan. Hasil dari penelitian ini dirincikan berdasarkan empat elemen analisis framing Robert Entman. Pertama, Kompas.id mendefinisikan masalah lebih menyoroti emisi karbon yang dihasilkan dari pesawat jet dan dampaknya terhadap lingkungan. Kedua, Kompas.id memperkirakan sumber masalah mengkaitkan dengan sumber masalah selanjutnya dengan menjelaskan seberapa tingginya emisi karbon yang dihasilkan dari pesawat jet dan kontribusi orang-orang kaya dibaliknya. Ketiga, Kompas.id menilai pemanasan global adalah ujian yang paling nyata untuk rasa kemanusiaan dan setiap orang di bumi dengan berkontribusi menyumbang emisi rumah kaca serta jejak karbon setiap kapitanya bisa sangat timpang. dari gaya hidup orang-orang kaya lebih tinggi untuk membatasi pemanasan global. Keempat, Kompas.id memberikan rekomendasi penyelesaiannya secara implisit kepada penegak hukum.