Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Metode Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di SDN Legok II Tangerang Metha Rahmatika; Een Unaenah; Eka Yulyawan Kurniawan
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 12 No 3 (2026): September
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v12i3.35520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian dilakukan karena kemampuan berpikir kritis siswa masih relatif rendah, yang diduga dipengaruhi oleh praktik pembelajaran konvensional yang belum sepenuhnya mendorong peserta didik untuk menganalisis informasi, mengevaluasi permasalahan, serta menemukan solusi secara mandiri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui desain non-equivalent control group. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran berbasis PjBL dan kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis data mencakup uji normalitas, homogenitas, Independent Sample t-test, serta perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelompok relatif sama, ditunjukkan oleh rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 56,75 dan kelas kontrol 56,31. Setelah perlakuan diberikan, rata-rata nilai posttest kelas eksperimen meningkat menjadi 88,22, sedangkan kelas kontrol mencapai 78,78. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan penerapan Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan ini diperkuat oleh nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 75,06 yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 51,58. Dengan demikian, model Project Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar dan dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 melalui kegiatan berbasis proyek dan penyelesaian masalah yang kontekstual.
ANALISIS KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS 1 SD NEGERI KOHOD III KABUPATEN TANGERANG Siti Novianti; Een Unaenah; Candra Puspita Rini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4718

Abstract

Penelitian ini membahas tentang keterampilan membaca permulaan kelas I pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SDN Kohod III Kabupaten Tangerang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasir seperti Triangulasi Teknik. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keterampilan membaca siswa kela I SDN Kohod III Kabupaten Tangerang sudah baik, akan tetapi dari 20 siswa ada beberapa siswa yang belum lancar membaca. Dalam membaca permulaan seperti khusus yang terjadi di kelas I SDN Kohod III Kabupaten Tangerang adalah sebagai berikut : Memahami isi teks bacaan, membaca dengan lancar, menjawab pertanyaan dari hasil bacaan, mengenali huruf secara visual, mengidentifikasi kata umum, penggunaan kosakata baru, antusias mengikuti kegiatan membaca, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan literasi.
Peran Sekolah Dasar dalam Menumbuhkembangkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa di MIN 6 Tangerang Syifani Yasmin; Een Unaenah; Eka Yulyawan Kurniawan
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 12 No 3 (2026): September
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v12i3.35731

Abstract

Clean and Healthy Living Behaviour (PHBS) is one of the important efforts in instilling healthy living habits in elementary school students. However, studies on PHBS in schools generally focus more on the role of teachers or school health programs, so the involvement of the entire school community has not been comprehensively examined. This study aims to describe the role of elementary schools in fostering PHBS among students at MIN 6 Tangerang. This study uses a qualitative approach with a phenomenological type. The research informants consist of the principal, teachers, administrative staff, cleaning staff, and students selected purposively. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and then analysed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The study results indicate that the implementation of Clean and Healthy Living Behaviour (PHBS) at MIN 6 Tangerang is carried out through the active involvement of all school members. The principal plays a role in policy formulation and facility provision, teachers contribute to education, habituation, and role modelling, while administrative and cleaning staff support the creation of a clean and healthy school environment. In addition, adequate facilities and various school programs support the formation of clean and healthy living habits among students.
The Effect of School Environment on Students' Learning Outcomes At SDN Legok II Tangerang Shafaa Brilianti; Een Unaenah; Eka Yulyawan Kurniawan
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 4 (2026): July
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v10i4.1641

Abstract

A supportive school environment significantly improves students' learning outcomes in Natural and Social Sciences (IPAS) at the elementary school level. This study aims to determine whether the school environment influences IPAS learning among fourth-grade students at SDN Legok II Tangerang. A quantitative ex post facto approach was employed to analyze the impact of the school environment on students' IPAS learning outcomes, involving 54 students from classes IV-A and IV-B. Data were collected using a questionnaire regarding the school environment and a test to measure students' IPAS learning outcomes. The results indicate that the school environment plays a role in enhancing the quality of students' IPAS learning. A relationship exists between the school environment and IPAS learning, with a correlation coefficient of 0.455, indicating that improvements in the school environment are associated with better student learning outcomes. The study reveals that the school environment accounts for 20.7% of the influence on students' IPAS learning, while the remaining 79.3% is attributable to factors outside the scope of this research. Thus, creating a supportive school environment can facilitate better IPAS learning and play a crucial role in student achievement in Natural and Social Sciences.