Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENGERJAKAN SOAL MATEMATIKA KELAS V SDN KARANG TENGAH 11 KOTA Rizky Nurma Yunita; Candra Puspita Rini; Aam Amaliyah
Berajah Journal Vol. 2 No. 2 (2022): May
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v2i2.85

Abstract

Dalam proses pembelajaran matematika, ditemukan berbagai kesalahan yaitu banyak siswa beranggapan bahwa mengerjakan soal matematika itu adalah pembelajaran yang sulit dan membosankan, sehingga siswa tidak bisa menyelesaikan permasalahan nya. Ini yang menyebabkan siswa menjadi kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika. Kesalahan siswa juga dapat dilihat dari penguasaan materi yang membuat siswa sulit memahami konsep materi yang diberikan penjelasan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan siswa dalam mengerjakan soal matematika di kelas V SD Negeri Karang Tengah 11 dan faktor-faktor yang mempengaruhi siswa melakukan kesalahan dalam mengerjakan soal matematika di kelas V SD Negeri Karang Tengah 11. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu hasil tes penilaian tengah semester, pedoman observasi, pedoman wawancara, dan studi dokumen. Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa melakukan kesalahan memahami soal, kesalahan kesalahan dalam transformasi proses, kesalahan Kesalahan dalam keterampilan proses, dan kesalahan dalam menuliskan jawaban. Masing-masing siswa melakukan kesalahan tersebut dengan indikator yang berbeda-beda. Faktor penyebab pada kesalahan siswa adalah sebagian besar siswa tersebut mengakui bahwa tidak meneliti jawaban yang sudah dikerjakan. Jadi siswa kurang teliti dalam mengerjakan soal.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SDN KALIDERES 09 PAGI Lailatul Barkah; Candra Puspita Rini; Aam Amaliyah
Berajah Journal Vol. 2 No. 2 (2022): May
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v2i2.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep IPA siswa kelas IV SDN Kalideres 09 Pagi Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengambilan data melalui observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman konsep IPA pada siwa kelas IV SDN Kalideres 09 Pagi Jakarta Barat.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA PEMBELAJARAN DARING SISWA KELAS III DI SDN PORIS GAGA 06 KOTA TANGERANG Melani Iknesya Siskanti; Candra Puspita Rini; Aam Amaliyah
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): December
Publisher : PENERBIT LAFADZ JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.74 KB) | DOI: 10.54443/sibatik.v1i1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan-kesulitan belajar yang dialami siswa dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar yang dialami siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskripstif, subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 SDN Poris Gaga 06 Kota Tangerang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan tes matematika. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kesulitan belajar matematika dapat dilihat dari kecenderungan rendahnya hasil latihan soal. Kesulitan yang dialami siswa dalam belajar matematika yaitu kesulitan dalam memahami soal, kesulitan dalam melakukan operasi hitung pembagian, kesulitan dalam memecahkan masalah matematika. Faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar adalah faktor internal diantaranya yaitu, lamban dalam memahami materi, faktor kejiwaan berupa perasaan tidak suka terhadap mata pelajaran matematika sehingga menyebabkan sikap negatif tidak memperhatikan ketika guru menjelaskan materi dan tidak aktif saat pembelajaran, dan faktor fisiologis berupa siswa merasa kebingungan saat pelajaran matematika. Faktor eksternal meliputi metode yang digunakan masih belum bervariasi yaitu hanya memberikan tugas dan tidak melibatkan siswa ikut terlibat aktif secara daring dalam pembelajaran.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SDN KARANG TENGAH 11 KOTA TANGERANG Aisah Amalia; Candra Puspita Rini; Aam Amaliyah
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): December
Publisher : PENERBIT LAFADZ JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.226 KB) | DOI: 10.54443/sibatik.v1i1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dalam pembelajaran IPA di SDN Karang Tengah 11 dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dalam Pembelajaran IPA di SDN Karang Tengah 11. Fokus penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dalam pembelajaran IPA di SDN Karang Tengah 11 dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dalam pembelajaran IPA di SDN Karang Tengah 11. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN Karang Tengah 11 Kota Tangerang. Diantaranya siswa kategori kemampuan berpikir kritis tinggi, siswa kategori kemampuan berpikir kritis sedang dan siswa kategori kemampuan berpikir kritis rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan kategori kemampuan berpikir kritis tinggi dapat memenuhi semua indikator berpikir kritis, siswa dengan kategori kemampuan berpikir kritis sedang mampu memenuhi tiga indikator berpikir kritis dan siswa dengan kategori kemampuan berpikir kritis rendah hanya mampu memenuhi dua indikator berpikir kritis rendah. Hal ini juga dikarenakan adanya beberapa faktor yang memepengaruhi kemampuan berpikir rkitis siswa yaitu sebagai berikut : faktor internal seperti faktor kondisi fisik, motivasi, kecemasan, perkembangan intelektual dan interaksi dan faktor eksternal berhubungan dari luar individu berupa lingkungan sosial.
Analisis Tipe Gaya Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPA di Kelas IV SD Negeri Cikokol 4 Kota Tangerang Widya Nur Aini; Candra Puspita Rini; Erdhita Oktrifianty
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.75 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6163

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan gaya belajar visual auditorial dan kinestetik bertujuan untuk mengetahui gaya belajar siswa di kelas 4 dalam berbagai macam gaya belajar yang dimiliki siswa tersebut. Berfokus pada gaya belajar visual auditorial dan kinestetik dari gaya belajar visual siswa tersebut siswa memahami materi dengan menggunakan bantuan media gambar sedangkan gaya belajar auditorial siswa lebih memahami materi yang disajikan dengan mendengarkan. Adapun gaya belajar kinestetik siswa lebih suka belajar diajak dengan melakukan eksperimen. gaya belajar adalah cara seseorang dalam menerima informasi dengan menggunakan tingkat kefokuskan yang berbeda-beda agar mendapatkan hasil belajar yang optimal. Metode penelitian berupa angket, observasi dan wawancara. Simpulan dari penelitian gaya belajar siswa didominasi oleh gaya belajar visual 28,79 %, gaya belajar auditorial 32,42 (%), gaya belajar kinestetik 51,82 %. Perilaku siswa yang mencerminkan gaya belajar kinestetik dengan cara siswa melakukan eksperimen dengan membuat mengembang balon dengan cuka dan soda.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Siswa Kelas III di SD Negeri Jati 1 Kota Tangerang Herlin Wizy Astuty; Candra Puspita Rini; Rizki Zuliani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.641 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika di kelas III Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas III sebanyak 9 orang dan guru kelas III. Prosedur pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi menghitung lamanya waktu antara lain: kesalahan membaca dilakukan sebanyak 10 kali, kesalahan memahami masalah dilakukan sebanyak 21 kali, kesalahan transformasi dilakukan sebanyak 10 kali, kesalahan kemampuan proses dilakukan sebanyak 22 kali, dan kesalahan penulisan jawaban dilakukan sebanyak 31 kali. Selain itu terdapat faktor penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika yaitu siswa kesulitan dalam memahami masalah, kesulitan dalam menentukan operasi perhitungan, kesulitan dalam proses perhitungan, saat siswa mengerjakan proses perhitungan tidak teliti dan tergesa-gesa, terjadi kesalahan pada sebelumnya sehingga hasil diakhir jawabannya salah, siswa tidak menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan.
Pengembangan Media Pembelajaran Ensiklopedia IPA Berbasis Pendekatan Contextual Teaching & Learning (CTL) pada Materi Energi dan Perubahannya untuk Siswa Kelas III Sekolah Dasar Rieska Hadisumarno Putri; Candra Puspita Rini; Ferry Perdiansyah
FONDATIA Vol 6 No 3 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.535 KB) | DOI: 10.36088/fondatia.v6i3.2087

Abstract

This research is a development research that aims to produce learning media products in the form of a science encyclopedia book based on Contextual Teaching & Learning (CTL) on energy material and its changes for third grade elementary school students and to determine the quality of learning media based on aspects of validity and feasibility aspects. This research refers to the 4D model (Define, Design, Development, Disseminate). The population subjects in this study were third grade students at SD Negeri Sukasari 7, Tangerang City. The instruments used to measure the quality of the learning media developed in this study were the validity aspect assessment sheet by media experts and material experts, the feasibility aspect assessment sheet by the classroom teacher, and student response questionnaires. an average score of 3.95 which indicates "valid" learning media with good criteria, the assessment of material experts who get an average score of 4.00 and 4.15 which indicates "valid" learning media with good criteria, the assessment of class teachers who get an average an average score of 4.26 which indicates the learning media is "very feasible" to be used, and based on student questionnaires, an average score of 4.6 is obtained for small-scale trials and an average score of 4.7 for large-scale trials which show media This learning has a quality that is "very feasible" to be used by students.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPA Siswa Kelas V SDN Cogreg I Kabupaten Tangerang Puspa Anggraini; Aam Amaliyah; Candra Puspita Rini
ISLAMIKA Vol 4 No 4 (2022): OKTOBER
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v4i4.2153

Abstract

This research is backgrounded by low student learning outcomes which refers to students' critical thinking ability hampered by the use of learning models. This study aims to determine the difference in science critical thinking skills between students who are given the Problem Based Learning (PBL) learning model and students who are given conventional learning models. This research uses a Quasi-Experimental research method with a Nonequivalent Control Group Design design. The population subjects in this study were grade V students of SDN Cogreg 1 Tangerang Regency by taking a sample of two classes of 64 students, V A class which totaled 32 people as a control class, and V B class which amounted to 32 people as an experimental class. Data collection technique using critical thinking ability test question instruments in the form of 10 questions. Based on the results of hypothesis test data analysis using a t-test at a significance level of 0.05, it is calculated > ttabel which is 2.11 > 2.00, so that H0 is rejected and accepted. Thus, it can be said that there are differences in the ability to think critically in science between students who are given the Problem Based Learning (PBL) learning model and students who are given conventional learning models.
Analisis Keaktifan Siswa pada Pembelajaran IPA Siswa Kelas IV SDN Karawaci 8 Kota Tangerang Rizki Zuliani; Candra Puspita Rini; Aulya Novyanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat keaktifan pada siswa kelas IV SD di kota Tangerang pada pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan jenis metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD di kota Tangerang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, tingkat keaktifan kelas IV SD di kota Tangerang sangat tinggi. Peneliti menemukan kegiatan yang memicu keaktifan siswa. Keaktifan tersebut meliputi, aktif dalam mendengarkan, aktif dalam membaca, aktif dalam memberikan pendapat, aktif dalam bertanya, aktif dalam mengerjakan soal, dan aktif dalam menjawab pertanyaan dari guru. Siswa kelas IV di SD Kota Tangerang memiliki 2 tingkat keaktifan siswa. Dua tingkat keaktifan tersebut yaitu “sangat tinggi” dan “sedang”. Terdapat 16 siswa yang memiliki persentase 75% - 100% dapat dikategorikan pada kategori sangat tinggi tingkat keaktifan siswanya. Terdapat juga 12 siswa yang memiliki persentase 51% - 74% dapat dikategorikan pada kategori sedang tingkat keaktifan siswanya.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Make A Match terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas 4 di Sekolah Dasar Candra Puspita Rini; Rizki Zuliani; Tia Anggestin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9690

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hasil belajar matematika siswa yang diberi Model Cooperative Type Make A Match dengan yang diberikan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental design dengan menggunakan bentuk desain mengunakan bentuk desain Nonequivalent control group design. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Perumnas 1 yang berjumlah 54 siswa terdiri dari 28 siswa kelas IV A dan 26 siswa kelas IV B . kelas IV A dijadikan kelas kontrol dan kelas IV B sebagai kelas ekperimen, sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, dimana seluruh populasi digunakan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, tes dan dokumentasi.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, tes, dan dokumentasi. Pengujian hipotesis pretest dalam penelitian ini digunakan uji t, dari hasil uji t diperoleh thitung = 1,41 dan ttabel = 2,007, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai posttest kelas eksperimen dan kelas dan kelas kontrol. Hal ini dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran Make A Match dari pada menggunakan metode konvensional.