Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Etnomatematika: Bahan Ajar Digital Berbasis Budaya Pekalongan pada Materi Bentuk Aljabar Diana Ekarini, Elsa; Fatra, Maifalinda; Dwirahayu, Gelar
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 4 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2024.41.1-11

Abstract

Terbatasnya bahan ajar matematika berbasis budaya menjadi sebuah persoalan dalam pembelajaran berbasis etnomatematika. Untuk itu penelitian ini berusaha mengembangkan bahan ajar berbasis budaya pekalongan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kualitas dari bahan ajar digital pada materi bentuk aljabar kelas VII SMP/MTs dengan menggunakan konteks budaya Pekalongan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa angket, yang terdiri dari angket validasi bahan ajar dan angket respon siswa. Instrumen yang digunakan sudah divalidasi secara konten. Bahan ajar yang dikembangkan telah divalidasi oleh 3 orang ahli dan 5 orang praktisi. Bahan ajar ini juga diujicoba kepada 32 orang siswa di salah satu SMP Kabupaten Pekalongan. Bahan ajar yang dihasilkan berupa bahan ajar digital dalam bentuk flipbook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar memenuhi kriteria sangat valid dengan rata-rata 84%, aspek kepraktisan 85% (sangat praktis). Bahan ajar efektif sebagai alat bantu guru dalam pembelajaran matematika yang ditandai dengan tigkat ketuntasan belajar siswa sebesar 84.38%.
Pengaruh Aplikasi Core Math Tools Terhadap Kemampuan Visual Thinking Matematik Siswa kustiawati, Dedek; Dwirahayu, Gelar; alhadi, Mauludin hafiz
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta. Volume 1, Nomor 1, Tahun 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika jenjang Magister, FMIPA, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.476 KB) | DOI: 10.21009/jrpmj.v1i1.4966

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kemampuan visual thinking matematik siswa yang diajarkan dengan media aplikasi core math tools dan yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional serta menganalisis perbedaan kemampuan visual thinking matematik antar siswa yang diajarkan dengan media aplikasi core math tools dan siswa yang diajar dengan media pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di MAN 19 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016. Metode yang digunakan adalah metode quasi eksperimen dengan desain penelitian Randomized Control Group Posttest Only, yang melibatkan 70 siswa sebagai sampel. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan visual thinking matematik siswa yang diajar dengan media aplikasi core math tools lebih tinggi dari pada siswa yang diajar dengan media pembelajaran kovensional. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil tes kemampuan visual thinking matematik siswa yang diajar dengan media aplikasi core math tools adalah sebesar 60,89 dan nilai rata-rata hasil tes kemampuan visual thinking matematik siswa yang diajar dengan media pembelajaran konvensional adalah sebesar 41,61 (thitung = 5,39 dan ttabel = 2,00). Kesimpulan hasil penelitian ini adalah bahwa pembelajaran matematika pada pokok bahasan Menggambar Grafik Trigonometri dengan menggunakan media aplikasi core math tools berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan visual thinking matematik siswa dibandingkan pembelajaran konvensional.
Pengaruh model problem-based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah dan kecemasan matematika siswa Nurofah, Amalia; Dwirahayu, Gelar; Satriawati, Gusni
LINEAR: Journal of Mathematics Education Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguran IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dswz9687

Abstract

Rendahnya kemampuan pemecahan masalah dikarenakan proses pembelajaran yang masih menggunakan pembelajaran konvensional dan rasa cemas yang berlebih saat menyelesaikan masalah matematika. Model Problem Based Learning adalah pembelajaran yang mampu melibatkan siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran sehingga mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan mengatasi kecemasan matematika siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah dan kecemasan matematika. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 29 Jakarta pada tahun ajaran 2023/2024. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Sampel terdiri dari 36 siswa kelas eksperimen dan 36 siswa kelas kontrol yang dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari tes kemampuan pemecahan masalah berupa soal uraian dan angket kecemasan matematika. Hasil penelitian menunjukkan 1) model Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah 2) model Problem Based Learning berpengaruh terhadap kecemasan matematika siswa. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah dan kecemasan matematika sebesar 19,8%.
Multimedia Assisted Analogy: Learning Approach to Developing Mathematical Representation Skills Dwirahayu, Gelar; Tantri K., Dyah; Afidah, Afidah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.915 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v10i1.24371

Abstract

This study aims to examine the application of mathematics learning using a multimedia-assisted analogy approach in developing mathematical representation. The sample used was grade 7 students of two classes, totaling 44 students. The research method used was a quasi-experimental design with randomized posttest only. Two classes were randomly selected as samples, namely class VII-1 as the experimental class and class VII-3 as the control class. The analysis was performed using the t-test at α = 5%, obtained t-count = 4.205> t-table = 2.018. The results indicate that the mathematical representation ability of students whose learning uses the analogy approach is significantly higher than students whose learning uses a conventional approach or in other words, the multimedia-assisted analogy approach can be used as alternative learning in developing student representation abilities especially in algebraic material.
INOVASI PEMBELAJARAN ILMU TAFSIR BERBASIS GOOGLE SITES Robiatul Adawiyah; Dwirahayu, Gelar; Ridholloh
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 12 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v12i1.11370

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan dan menguji validitas dari inovasi pembelajaran ilmu tafsir berbasis Google Sites pada materi asbābun nuzūl. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE. Data penelitian menggunakan data primer yang diperoleh dari angket uji kelayakan media pembelajaran oleh  ahli dan respon peserta didik terhadap media yang dikembangkan. Instrumen yang digunakan berupa angket tertutup dengan menggunakan skala likert. Uji coba dilakukan dalam skala kecil dengan melibatkan 5 peserta didik kelas XI SMA IT Baitul Qurro sebagai sampel penelitian. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran tafsir pada media pembelajaran berbasis Google Sites dikategorikan valid dan sangat layak digunakan dalam pembelajaran dengan perolehan presentasi dari ahli sebesar 100% yang dikategorikan valid dan respon peserta didik  memperoleh nilai rata-rata sebesar 93% dari total responden. Sehingga inovasi pembelajaran ilmu tafsir berbasis Google Sites ini dapat dikatakan valid dan dapat menjadi alternatif atau solusi dalam membantu menciptakan pembelajaran yang menarik dan efektif yang selaras dengan tuntutan pendidikan Islam di era digital.
A RESPONSES OF UNDERGRADUATE STUDENTS TOWARD IMPLEMENTATION OF MBKM CURRICULUM OUTSIDE-CAMPUS Dwirahayu, Gelar; Sobiruddin, Dindin; Satriawati, Gusni; Khairunnisa
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 13 No 1 (2025): JUNE
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/mapan.2025v13n1a11

Abstract

The Ministry of Higher Education's Regulation No. 3, 2020, issued the MBKM curriculum as a foundation for learning development at the University. Since 2021, the mathematics education study program at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta has been carrying out off-campus activities to support the MKBM curriculum. After 4 years of MBKM activities, the study program needs to survey to determine the effectiveness and usefulness of implementing the MBKM program. The purpose of this study is to describe the MBKM program and to find out the undergraduate students’ responses related to this. The research method is qualitative research with a survey method. The population was 288 undergraduate students in the mathematics study program, and the sample was 150. The instrument is a questionnaire to determine the effectiveness of the socialization of the MBKM program, the extent of understanding and perception of the MBKM curriculum, and its implementation. The results showed: 1) 27% of undergraduate students got information from the study program, 2) 78% of undergraduate students understood about the MBKM curriculum, and 3) more than 50% of undergraduate students agreed that outside-campus activities can improve teaching skills, mathematical content, and technology mastery. It was concluded that MBKM activities outside-campus positively impacted undergraduate students and need to continue. Recommendation: study programs need to conduct intense socialization about MBKM, and continue the outside-campus program, to train undergraduate students' pedagogical skills, content knowledge, and technology skills. Abstrak: Permen Ristek Dikti nomor 3 tahun 2020 menerbitkan kurikulum MBKM sebagai landasan pengembangan pembelajaran di Perguruan Tinggi. Program studi pendidikan matematika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah melaksanakan kegiatan di luar kampus sejak tahun 2021 untuk mendukung kurikulum MKBM. Setelah 4 tahun kegiatan MBKM berlangsung, program studi perlu melakukan survei untuk mengetahui efektifitas dan kebermanfaatan program MBKM. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan kegiatan pada program MBKM dan mengetahui respon mahasiswa terkait dengan kegiatan MBKM yang telah dilaksanakan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode survei. Populasinya sebanyak 288 mahasiswa aktif pada Program Studi Pendidikan Matematika,  sampel penelitian sebanyak 150. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Angket digunakan untuk mengetahui efektivitas sosialisasi program MBKM, tingkat pemahaman mahasiswa terhadap kurikulum MBKM dan persepsi  terhadap implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) 27% mahasiswa mendapatkan informasi  tentang  kurikulum MBKM dari program studi, 2) 78% mahasiswa memahami tentang kurikulum MBKM, dan 3) lebih dari 50% mahasiswa memahami menyatakan setuju bahwa kegiatan di luar kampus dapat meningkatkan keterampilan mengajar, kemampuan konten matematika, dan meningkatkan penguasaan teknologi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan  bahwa kegiatan MBKM di luar kampus memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan tetap dilaksanakan. Rekomendasi: program studi perlu melakukan sosialisasi tentang MBKM secara intens, dan tetap melanjutkan program MBKM di luar kampus, untuk melatih kemampuan pedagogis, pengetahuan konten matematika, dan kemampuan memanfaatkan teknologi mahasiswa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR GEOMETRI BERBASIS ETNOMATEMATIKA BUDAYA BETAWI SEBAGAI UPAYA KONTEKSTUALISASI PEMBELAJARAN Sholihah, Afifah; Dwirahayu, Gelar; Atiqoh, Khamida Siti Nur
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol. 6 No. 1 (2024): ALGORITMA Journal of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v6i1.41820

Abstract

AbstractEthnomathematics is defined as the integration between a specific culture and mathematics. This research aims to develop teaching materials as a learning module on geometry building space integrated with Betawi culture. The research method is R&D with the Plomp model, which consists of five phases: preliminary investigation; design; construction/ realization; test, evaluation, and revision; also implementation. The subjects in this study consisted of three Lecturers of Mathematics Education at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, one junior high school teacher, and two high school teachers in the North Jakarta area. In addition, in this study, four junior high school students and four high school students were also involved as respondents in assessing the readability of the modules made.The results of assessments from experts show that the modules made are very feasible. The results of the students' responses to the learning module are included in the perfect category. So, it was concluded that the module could be used as additional material for teachers in teaching the geometry of flat buildings and building spaces using Betawi culture. Abstrak Etnomatematika merupakan integrasi antara budaya tertentu dengan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa modul pembelajaran geometri bangun ruang yang diintegrasikan dengan kebudayaan Betawi. Metode penelitiannya yaitu R&D dengan model Plomp yang terdiri dari lima fase, yaitu fase investigasi awal; desain; konstruksi/ realisasi; tes, evaluasi, dan revisi; serta implementasi. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari tiga Dosen Pendidikan Matematika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, satu orang guru SMP, dan dua guru SMA di wilayah Jakarta Utara. Selain itu, dalam penelitian ini dilibatkan juga empat orang siswa SMP dan empat orang siswa SMA sebagai responden dalam menilai keterbacaan modul yang telah dibuat. Berdasarkan hasil penilaian dari ahli menunjukkan bahwa modul yang dibuat  sangat layak. Adapun hasil respon peserta didik terhadap modul pembelajaran termasuk dalam kategori sangat baik. Sehingga disimpulkan bahwa modul yang dibuat dapat dijadikan sebagai bahan tambahan bagi guru dalam mengajarkan geometri bangun datar dan bangun ruang dengan menggunakan budaya betawi.
Pengembangan Instrumen Tes Kemampuan Literasi Matematis Berbasis Etnomatematika: Rail dan Retail Firmansyah; Gelar Dwirahayu; Femmy Diwidian
Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/lattice.v5i1.9636

Abstract

This study aims to develop a test instrument based on ethnomathematics in the context of rail and retail to assess students’ mathematical literacy. Rail and retail are two essential elements in the development of modern urban areas, where rail-based transportation systems such as MRT and KRL; while retail is developing of shopping centers, such as malls, which play a significant role in supporting urban mobility. The research method used is Research and Development (R&D), following the Borg & Gall model, which consists of 10 stages. The instrument was developed based on three of the mathematical literacy indicators outlined in PISA (formulate, employ, and interpret) for 27 questions. The research involves six mathematics teachers and three mathematics education lecturers as validators of the instrument, and students from SMAN 8 South Tangerang City, a total of 120 students as subjects for the test trial. Based on the results, using Aiken’s coefficient the instrument ware declared valid and testing using Cronbach’s Alpha get  0,964 (very high level of reliability). In addition, item difficulty and discrimination indices were analyzed to assess the quality of the instrument quantitatively. Thus, it can be concluded that the rail and retail ethnomathematics-based test instrument is declared valid and can be used to measure mathematical literacy abilities.   Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes berbasis etnomatematika rail dan retail untuk mengukur kemampuan literasi matematis. Rail dan retail merupakan dua elemen penting dalam pengembangan wilayah perkotaan modern, di mana sistem transportasi berbasis rail seperti MRT dan KRL, sedangkan retail berhubungan dengan petumbuhan pusat perbelanjaan seperti mall berperan besar dalam menunjang mobilitas masyarakat urban. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall yang terdiri atas 10 tahapan. Instrumen disusun berdasarkan tiga indikator kemapuan literasi matematis dalam PISA (formulate, employ, interpret) sebanyak 27 item soal. Penelitian ini melibatkan enam guru matematika dan tiga dosen pendidikan matematika sebagai validator instrumen, dan siswa SMAN 8 Kota Tangerang Selatan sebagai subjek ujicoba instrumen sebanyak 120. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa dengan menggunakan Aiken’s instrumen dinyatakan valid, dan berdasarkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha diperoleh  0,964 (kategori reliabilitas sangat tinggi). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa instrumen tes berbasis etnomatematika rail dan retail dinyatakan valid dapat digunakan dapat untuk mengukur kemampuan literasi matematis.
Pendampingan Pembelajaran Matematika “Math Teaching” dengan Pendekatan Joyful Learning bagi Siswa Madrasah di Kepulauan Seribu Dwirahayu, Gelar; Sobiruddin, Dindin; Fatra, Maifalinda; Satriawati, Gusni; Khairunnisa, Khairunnisa; Ardiansyah, Rangga; Hairani, Risa Cahya
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v9i1.4790

Abstract

Math teaching is one of the off-campus activities supporting the MBKM curriculum. This activity can strengthen undergraduate students' pedagogical, personal, and social competence. The community service was carried out in the Kepulauan Seribu district of DKI Jakarta Province using the Service Learning method. Service Learning means undergraduate students can apply their lecture knowledge at MI and MTs. The community service involved 70 undergraduate students and 12 lecturers. The results show that (1) Math teaching can be carried out effectively and efficiently, (2) undergraduate students can teach in MI and MTs well and provide a new atmosphere in the teaching process, they do not want to be taught by expository, they prefer by game methods or competition, (3) undergraduate students give a positive response to Math Teaching activities. This activity can improve their teaching skills, social care, and personal skills. In fact, according to the undergraduate students, some students from MI or MTs ask them to stay longer in the Kepulauan Seribu to teach more math. The recommendation is that community service activities must be carried out continuously either in the same area or in other areas because Indonesia's territory is very large.
Enhancing Moral Understanding and Character Development in Higher Education: Insight from Skinner Learning Theory Dimyati Sajari; Dwirahayu, Gelar; Muhammad Umudee
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 20 No 1 (2025)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v20i1.16021

Abstract

B.F. Skinner, as a behaviourist, emphasized that Learning is shaped more by observable behaviour than by cognition alone. This study explores the application of Skinner’s theory in moral education, aiming to enhance students’ attitudes and character development. Conducted during the odd semester of the 2022 to 2025 academic year, the research employed a case study involving 154 undergraduate students from the Mathematics Education program at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Findings indicate that applying Skinner’s principles significantly improved students’ cognitive understanding of moral concepts, as reflected in an average score of 82%. More notably, students demonstrated positive behavioural changes through presentations and individual assignments, including reflective activities that encouraged them to connect moral theory with personal conduct. The novelty of this study lies in extending Skinner’s theory—traditionally applied to cognitive Learning—into the domain of moral education, highlighting its relevance for character formation in higher education. While current instructional practices remain predominantly cognitive, this research advocates for a more balanced approach that integrates behaviour-focused strategies to foster moral development. The findings affirm that Skinner’s theory remains a viable pedagogical framework for cultivating both understanding and ethical behaviour among university students.