Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH BRAND IMAGE (CITRA MEREK) TERHADAP PREFERENSI KONSUMEN DALAM MEMBELI BUAH PISANG ‘SUNPRIDE’ DI KOTA YOGYAKARTA Agni Novita Sari; Danang Manumono; Ari Astuti
JURNAL ILMIAH AGRITAS Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As we know that the current product offer is very diverse and numerous, including agricultural products, especially fresh fruits. Banana is a fruit commodity that is favored by many people in Indonesia, but the branding of its comodity in Indonesia is still lacking. By knowing the preference of consumer for banana, in this research using the brand from SUNPRIDE, the writer want to know how the brand image ot its comodity.            This study aims to determine the effect of brand image, price, and income on consumer preferences in buying Sunpride bananas in the city of Yogyakarta. The basic method used is descriptive method. The sampling method uses accidental sampling with 40 respondents. The method of data analysis uses multiple linear regression analysis with the test coefficient of determination, F test, and partial t test (α = 0.05). The results of the study show that brand image and revenue have a positive and significant effect on consumer preferences. While prices do not significantly affect consumer preferences.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHA TANAMAN HIAS DI PASTY KOTA YOGYAKARTA Eka Fatmawati; Ari Astuti; Susi Widiatmi
JURNAL ILMIAH AGRITAS Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan di PASTY (Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta) yang berada di daerah Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha tanaman hias di PASTY Kota Yogyakarta. Hipotesis penelitian yang di ajukan adalah diduga biaya sewa, biaya tenaga kerja, harga beli tanaman hias, harga jual tanaman hias, lama masa perawatan, sekam, pot/polibag dan biaya transportasi berpengaruh terhadap pendapatan pedagang. Metode pengambilan sample dilakukan dengan cara mengambil seluruh sample yang ada di PASTY dengan jumlah 30 pedagang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan dan analisis pendapatan dengan pengujian hipotesis menggunakan persamaa regresi linier berganda, uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya tenaga kerja, harga beli, sekam, dan biaya transportasi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang tanaman hias di PASTY, sedangkan harga jual tanaman hias, pot dan lama masa perawatan tidak signifikan terhadap pendapatan pedagang tanaman hias di PASTY.
CONSUMER PREFERENCES ANALYSZE TO BUYING "GULAKU" BRAND of SUGAR PRODUCTS IN YOGYAKARTA CITY Farhiyatul Islamiyah; Danang Manumono; Ari Astuti
JURNAL ILMIAH AGRITAS Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of the branded sugar industry in Indonesia is increasing every year. This makes consumers faced with a variety of alternatives that exist so that consumers tend to have certain preferences before making a purchase process for the product. Consumer characteristics and preferences are important things that the company must know in order to be able to compete with other companies. The purpose of this study is to find out the characteristics of consumers and analyze the factors that influence consumer preferences in buying Gulaku brand sugar products in the city of Yogyakarta. The research method used descriptive quantitative method, the sampling technique in the form of accidental random sampling with the number of respondents as many as 70 people. The results of this study are: (1) Consumers who buy Gulaku brand sugar in Yogyakarta City are dominated by female consumers, aged 20-25 years, married and working as private employees with an income of Rp. 1,000,000.00; -Rp. 2,000,000.00 / month. (2) Variables Culture, personal, brand image and promotion have a significant influence on consumer preferences in buying Gulaku brand sugar products in Yogyakarta City. (3) Price and product packaging variables have no significant effect on consumer preferences in buying Gulaku brand sugar products in Yogyakarta City.
ANALISIS PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN KRETEK KABUPATEN BANTUL Isnaini Tris Tiasa; Ignatius Suprih Sudrajat; Ari Astuti
JURNAL ILMIAH AGRITAS Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis tingkat pendapatan rumah tangga petani bawang merah, 2) kontribusi pendapatan rumah tangga petani bawang merah, 3) tingkat kesejahteraan rumah tangga petani bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Bantul Kecamatan Kretek, kemudian Desa Parangtritis dipilih sebagai lokasi penelitian karena merupakan daerah terbesar penghasil bawang merah di Kecamatan Kretek. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode acak sederhana (simple random sampling) dengan responden sebanyak 52 orang yang berprofesi sebagai petani bawang merah. Metode yang digunakan pada penilitian ini adalah analisis kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa pendapatan rumah tangga petani bawang merah di Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul sebesar Rp. 75.447.020,17/tahun yang bersumber dari pendapatan usahatani bawang merah sebesar Rp. 61.454.910,09 (81,45%) dan non bawang merah (on farm) sebesar Rp. 6.911.263,93 (9,16%). Pendapatan dari luar kegiatan usahatani (off farm) sebesar Rp. 1.165.461,53 (1,54%), dan pendapatan dari aktivitas di diluar kegiatan pertanian (non farm) sebesar Rp 5.915.384,61 (7,84%). Berdasarkan kriteria BPS (2014) petani bawang merah di Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul masuk dalam kategori sejahtera sebesar 96.15 persen.
ANALISIS RISIKO PENDAPATAN PETANI BAWANG MERAH (Allium cepa L. ) LAHAN PASIR DESA SRIGADING KECAMATAN SANDEN KABUPATEN BANTUL Rosnia Rosnia; Ignatius Suprih Sudrajat; Ari Astuti
JURNAL ILMIAH AGRITAS Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul. Tujuan dari penelitian yaitu untuk menganalisis risiko yang di hadapi petani bawang merah dilahan pasir khususnya di Desa Srigading Sanden Bantul dan sikap petani terhadapat risiko harga. Hipotesis penelitian yang diajukan adalah diduga risiko pendapatan petani bawang merah dilahan pasir yang terjadi di Desa Srigading Sanden Bantul yaitu tergolong besar. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara Purposive sampling sedangkan dalam metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah 30 responden. Metode yang digunakan adalah dengan pengujian hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani bawang merah di Desa Srigading Sanden Bantul yaitu sebesar Rp.73.989.826,92 perhektar. Risiko pendapatan petani bawang merah di lahan pasir yang terjadi Di Desa Srigading Sanden Bantul yaitu sebesar 0,5717 % atau 57,17. Sikap petani terhadap risiko harga yaitu menerima harga ≥13.000 (63,33)  dan  menerima harga <13.000 (36,67 %). Hasil uji t risiko pendapatan petani bawang merah di lahan pasir yang terjadi di Desa Srigading Sanden Bantul menunjukkan bahwa t-hitung sebesar 3.1821 dan t-tabel 1,699 dengan  = 0,05. Risiko pendapatan petani bawang merah di lahan pasir yang terjadi di Desa Srigading Sanden Bantul yiatu besar.
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI TUMPANGSARI JAGUNG DAN KACANG TANAH DENGAN MONOKULTUR JAGUNG DI KECAMATAN PONJONG KABUPATEN GUNUNGKIDUL Siti Kholizah Lubis; Ari Astuti; Susi Widiatmi
JURNAL ILMIAH AGRITAS Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This reseach aims to compare of income from cropping patterns of intercropping of maize and peanuts with corn monoculture in sub-district Ponjong. The method of determining the research area was purposive sampling while in the method of sampling using simple random sampling with a number of 65 respondents namely 42 farmers intercropping corn - peanuts and 23 farmers of monoculture corn. Data analysis methods used are income analysis and efficiency analysis by testing the hypothesis using the t test. The results showed that the income of intercropping maize-peanut farming was Rp. 19.341.850 / ha with an average land area (0,28) ha greater than the income of corn monoculture farming is Rp 9.086.973 / ha with an average land area (0,26) ha. While the efficiency analysis shows that the income of intercropping corn - peanut farming with an R/C Ratio of 4.16 and monoculture jag farming with an R / C Ratio of 2.57. T test results between farm income of intercropping corn-peanuts and corn monoculture farming showed that the t-count was 4.4095 and t-table 1.669 with α = 0.05 while the t-test on R / C Ratio with t-value of 5.257 and t-table 1.669 with α = 0.05. Farming of intercropping systems of corn-peanut is more efficient compared to corn monoculture farming pattern. 
Effectiveness of Black Cumin Extract (Nigella Sativa) in Inhibiting The Growth of Staphylococcus Aureus Bacteria in Vitro Lusi Ernawati; Sumantri Sumantri; Wedagama Wedagama; Ari Astuti; Diyah Fatmasari
Jurnal Kesehatan Gigi Vol 10, No 1: Juni 2023
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkg.v10i1.9531

Abstract

Karies gigi yang mencapai pulpa dapat menyebabkan nekrosis pulpa. Bakteri yang dapat menyebabkan nekrosis pulpa, salah satunya Staphylococcus aureus. Perawatan terhadap nekrosis pulpa adalah dengan melakukan perawatan saluran akar (PSA). Salah satu tahapan dalam PSA adalah sterilisasi saluran akar dengan menggunakan kalsium hidroksida (calcium hydroxide) atau kresotin (cresotin). Penggunaan obat kimia, utamanya dalam jangka panjang, dapat menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan bahan alternatif lain yang lebih aman dan alami, seperti penggunaan jintan hitam (Nigella sativa). Zat aktif yang terkandung dalam jinten hitam dapat bersifat sebagai antibakteri diantaranya adalah tannin, terpenoid, saponins, alkaloids. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak jinten hitam dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus secara invitro dengan metode difusi agar.  Penelitian ini menggunakan  ekstrak biji jintan hitam (Nigella sativa) dengan konsentrasi 50%, 75% dan 100%. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian Post Test Only Control Group Design, yang terdiri dari lima kelompok yakni, kelompok kontrol negatif (aquadest steril), kelompok perlakuan 1 (ekstrak jintan hitam konsentrasi 50%), kelompok perlakuan 2 (ekstrak jintan hitam konsentrasi 75%), kelompok perlakuan 3 (ekstrak jintan hitam konsentrasi 100%) dan kelompok kontrol positif (cresotin). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923, dan besar sampel yakni pengulangan sebanyak lima kali untuk setiap kelompok. Hasil uji statistik dengan man witney U terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro. Simpulan deari penelitian ini bahwa ekstrak jintan hitam (Nigella sativa) dengan konsentrasi 50%, 75% dan 100% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro.
APLICATION OF ELECTROCOAGULATION METHOD TO REDUCE HYPOCHLORITE IONS LEVELS IN THE WATER POOL WITH ALUMINUM-GRAPHITE ELECTRODE Ari Astuti; Suyanta Suyanta
Jurnal Elemen Kimia Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Kimia Dasar
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study aims to determine the optimum potential and optimum time of elektrocoagulationprocess, with aluminum and graphite electrodes to reduce hypochlorite ions form the water pool anddetermine the concentration of hypochlorite ions before and after electrocoagulation process. Thesubject of this research was optimum electric potential and optimum time of electrocoagulationefficiency against hypochlorite reduction. The Object of this research was hypochlorite ions in poolwater Hercules Maguwoharjo Yogyakarta. The Optimization of the electrical voltage was done onvariation 4, 6, 8, 10, and 12 volts and optimization of the time electrocoagulation process was doneon variations 2, 4, 6, and 8 hours. Parameters used are concentration of hypochlorite ions in thewater. The Effectiveness of electrocoagulation was seen from the graph of changes in theconcentration of hypochlorite ions after electrocoagulation process. The determination ofhypochlorite content was using uv-vis spectrophotometry with wavelength 556 nm. The resultsshowed that the highest electric potential is 12 volt and the longest time of electrocoagulation processis 8 hours. The Use of electrocoagulation method for pool water treatment effectively decreases theconsentration of hypochlorite ions.Keywords : elektrocoagulation, hypochlorite, aluminum, graphite.
Implementation of the Transparency Principles and Accountability of Indonesian Zakat Management Organizations through Providing Information and Financial Reports on the Website Ari Astuti; Bijan Bidabad
Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry Vol. 2 No. 2 (2024): Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry
Publisher : Tinta Emas Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59535/sehati.v2i2.235

Abstract

Zakat has an important role in driving social and economic welfare in Indonesia. However, to ensure its effectiveness, it is important to ensure transparency and accountability in the management of zakat by Zakat Management Organizations (OPZ). This study aims to explore the implementation of transparency and accountability principles of OPZ in Indonesia through the provision of information and financial reports on their websites. Using descriptive qualitative method, data was obtained from 12 LAZNAS that published their financial reports for 2019-2021. The results show that most OPZs have not maximally utilized the internet for financial information. However, OPZs that have published financial reports on their respective websites can be categorized as "good" in implementing accountability and transparency. Suggestions include increasing the utilization of the website by OPZ, the establishment of regulations by related institutions, and supervision by the government to improve OPZ accountability. Thus, it is expected that the level of public trust in OPZ can increase, supporting the acceptance of zakat, infaq and sadaqah.
NILAI TAMBAH OLAHAN PEDANG (C. ENSIFORMIS) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI DESA KEDUNGSARI, KECAMATAN PENGASIH, KABUPATEN KULONPROGO Ari Astuti; Maria Theresia Darini; Ag.Eko Susanto; Driska Arnanto; Sri Wahyu Handayani; Wahyu Setya Ratri1
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koro pedang (Canavalia ensiformis Jack) merupakan salah satu dari suku polongan yang mempunyai prospek ekonomi untuk dikembangkan. Melalui program Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Kemendikbud Dikti, Fakultas Pertanian, Teknik dan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa kegiatan pengolahan koro pedang dengan sasaran kelompok tani Rukun Maju dan Dadi Arum Sari desa Kedungsari, Pengasih, Kulonprogo. Kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama adalah sosialisasi mengenai kelebihan, pemanfaatan dan prospek ekonomi tanaman koro pedang. Tahap kedua adalah pelatihan pengolahan koro pedang menjadi tempe, kecap dan bahan isi (chip) kue ku, bakpia, onde-onde.Tujuan kegiatan dapat mengolah biji koro pedang menjadi berbagai olahan makanan yang dapat meningkatkan nilai tambah koro pedang, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota kelompok tani tersebut. Untuk mendukung kegiatan pengolahan biji koro pedang diserahkan berbagai peralatan meliputi alat pengupas dan pengrajang koro, panci, siler, alat pemanggang bakpia, alat penggiling koro menjadi susu, dan wajan. Dari hasil pelatihan tersebut warga merasakan manfaat pelatihan dan tertantang untuk mencoba dan berkreasi, hanya saja warga masih memerlukan pendampingan terutama untuk pemasaran hasil. Berdasarkan perhitungan HPP dari masing-masing produk antara lain, bakpia Rp 2000/ biji atau Rp 20.000/pack, kue ku Rp 3000/biji, onde-onde Rp 3000/biji, dan tempe Rp 2500/plastik. Nilai kelayakan dari masing-masing produk adalah 1.7 untuk bakpia, 1.8 kue ku, 1.03 untuk onde-onde, dan 2.08 untuk tempe. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 10 (sepuluh) mahasiswa yang terdiri dari program studi Agribisnis, Agroteknologi dan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (boga).