Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

TREN PENELITIAN PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR BERDASARKAN DATABASE SCOPUS DARI TAHUN 2013 HINGGA 2022: ANALISIS BIBLIOMETRIK Umar Umar; Mei Indra Jayanti; Abdussahid Abdussahid; Ade Rahman
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 7 No 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v7i2.2382

Abstract

Penelitian secara umum bertujuan untuk mengetahui peta perkembangan publikasi berdasarkan kata kunci (co-word) Bidang pembelajaran IPS. Pengumpulan data dengan cara melakukan penelusuran melalui scopus dengan kata kunci learning, social education, dan primary school dengan katagori, judul artikel, abstrak, dan kata kunci, dalam kurun waktu 2013-2022. Data berupa jumlah publikasi pertahun, jurnal yang memuat artikel bidang pembelajaran, penulis, asal penulis dan subjek dianalisis menggunakan Microsoft Excel. Sedangkan untuk tren perkembangan publikasi internasional bidang pembelajaran sosial dianalisis dengan menggunakan Software VosViewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan pertumbuhan bidang ilmu pembelajaran IPS tahun 2013-2022 yang terindeks di scopus tertinggi terjadi pada tahun 2022, mencapai 103 publikasi (14,94 %). Publikasi internasional bidang pembelajarn sosial terbanyak dipublikasikan pada jurnal Social Work Education. Universiti Teknologi Malaysia merupakan lembaga yang paling banyak mempublikasikan penelitian bidang pembelajaran sosial dan Amerika Serikat merupakan kontributor terbanyak. Al-Rahmi W.M., Oktavia T. dan Othman, M.S. merupakan penulis yang terproduktif di bidang IPS. Peta perkembangan penelitian IPS berdasarkan co-word ditemukan 8 kluster yang terdiri dari 88 tema terkait perkembangan penelitian bidang pembelajaran IPS
METODE PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BAHASA DALAM PENGUATAN TUJUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) Sukrin HT; Abdussahid Abdussahid
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 1 No 2 (2019): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v1i2.343

Abstract

Metode Pengembangan Pembelajaran Bahasa Dalam Penguatan Tujuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yakni: menggunakan metode dan tekhnis yang terukur dalam pembelajaran dan pengajaran Pendidikan Anak Usia Dini yang perlu diterapkan dalam proses pengembangan bahasa adalah: Metode pengembangan Pembelajaran Bahasa di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dengan metode: (1) Metode Berdialog atau bercakap-cakap, (2) Metode Bercerita, (3) Metode Tanya Jawab, Sedangkan Penguatan Pengajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yakni: “bermain sambil belajar”, sedangkan untuk memacu kecerdasan bahasan (linguistik) pada pendidikan anak usia dini: (1) kecerdasan kebahasaan merupakan kecerdasan yang paling universal. Ada dua tipe perkembangan kebahasaan (berbicara) yaitu (1) egosentric speech terjadi ketika anak berusia 2 sampai 3 tahun, karena anak mulai berbicara pada dirinya sendiri, (2) Socialized speech ketika anak berinteraksi dengan teman atau lingkungannya mngembangkan adaptasi sosial anak yakni saling bertanya, bertukar informasi.
DAMPAK NIKAH SIRI ORANGTUA TERHADAP POLA ASUH ANAK USIA DINI Lukman Lukman; Abdussahid Abdussahid
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v3i1.646

Abstract

Nikah siri masih menjadi fenomena sosial yang cukup marak sekaligusmenjadi ajang perdebatan di masyarakat. Praktik nikah siri dilakukanoleh masyarakat awam yang tidak paham akan hukum, walaupun tidakmenutup kemungkinan bahwa pernikahan siri dilakukan oleh orangorangyang memahami hukum. Bagi sebagian masyarakat yang masih awamhukum menganggap bahwa nikah siri sebagai jalan keluar terbaik dantidak ada unsur dosa di dalamnya karena telah dilakukan menurutagama, hanya saja tidak dicatatkan melalui pegawai pencatat nikah olehkantor urusan agama sehingga tidak mempunyai bukti otentik. Padahaljika ditelusuri secara akibat hukum, maka pernikahan siri berdampakpada persoalan-persoalan yang akan terjadi tidak hanya pada isteritetapi terhadap status anak. Meskipun nikah siri merupakan pernikahanyang meski telah memenuhi syarat rukun nikah, tetapi karena alasantertentu, tidak dicatatkan di kantor urusan agama. Problem mendasaryang dirasakan oleh para perempuan pelaku nikah sirih seperti; problempsikis dan tekanan batin sebagai akibat dari ketidakpastian hukumtentang status pernikahannya. Beban psikis tersebut juga terjadi karenastereotype masyarakat terhadap perempuan pelaku nikah siri yangdianggap sebagai isteri simpanan, hamil di luar nikah, selingkuhan dansebagainya, dan akan berpengaruh terhadap pendidikan dan yang palingutama sekali adalah pendidikan agamanya. Penelitian ini menggunakanpenelitian pustaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode penelitian yuridis normatif.Penelitian yuridis normatif adalahsuatu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahanpustaka atau sekunder. Dalam metode penelitian kepustakaan, penulismenggunakan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari bahan-bahanpustaka, seperti; buku-buku, jurnal, dan lainnya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SAINS MELALUI BAHAN ALAM Retno Ningsih; Abdussahid Abdussahid; Wiwin Sari
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i2.1062

Abstract

Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 15 peserta didik di TK Aisyiah 2 Kota Bima. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan Kelas mengacu pada model Kemmis dan Taggart dengan satu siklus tiga pertemuan. Data kualitatif merupakan hasil belajar yang menunjukkan perkembangan kemampuan sains yang dianalisis secara satistik deskriptif. Hasil penelitian adalah proses pembelajaran sains melalui strategi pembelajaran sentra bahan alam dapat menunjukkan adanya lima komponen proses sains meliputi mengamati, membandingkan, mengklasifikasi dan mengukur,srategi pembelajaran sentra bahan alam dapat meningkatkan kemampuan sains peserta didik dari pertemuan ke 1 sampai pertemuan ke 3 dengan nilai rata-rata rata-rata 2,70,2,80 dan 3,00 dalam kategori peserta didik berkembang dan persentase ketentuan juga meningkat dari pertemuan ke 1 sampai pertemuan ke 3 dengan nilai rata-rata 54,8 %, 77,6 % dan 100%.
Peran Orangtua dalam Meningkatkan Literasi Anak di Desa Labuan Jambu Kabupaten Sumbawa Mujahidah Mujahidah; Abdussahid Abdussahid; Abdul Haris
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.311

Abstract

Di Desa Labuhan Jambu, Kabupaten Sumbawa, terdapat beberapa permasalahan yang menghambat pengembangan literasi anak. Dua permasalahan utama yang di hadapi adalah kurangnya kesadaran orangtua tentang pentingnya literasi dalam meningkatkan kualitas hidup anak, sehingga mereka tidak memprioritaskan kegiatan literasi di rumah selain itu keterbatasan ekonomi menjadi hambatan literasi di Desa Labuhan Jambu. Banyak orangtua yang lebih banyak bekerja di landang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, sehingga mereka tidak memiliki waktu dan sumber daya yang cukup untuk mendukung literasi anak-anak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman orangtua mengenai pentingnya literasi bagi anak, dan untuk mengetahui strategi apa saja yang diterapkan orangtua untuk meningkatkan literasi anak di Desa Labuan Jambu Kabupaten Sumbawa. Dalam riset ini, pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan dengan orangtua dan anak sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tiga metode yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa orangtua mengemban fungsi ganda dalam meningkatkan literasi anak, yaitu sebagai orangtua dan juga bertindak sebagai pendidik di lingkungan rumah, sekaligus memberikan dorongan semangat kepada anak. Studi ini juga menemukan berbagai hambatan yang dihadapi orangtua dalam proses pengembangan literasi anak, meliputi: keterbatasan latar belakang pendidikan orangtua, keterbatasan kondisi ekonomi keluarga, tantangan dalam mengatur waktu, serta pendekatan pembelajaran yang diimplementasikan. Dampak positif adalah untuk meningkatkan kesadaran orangtua, meningkatkan kemampuan literasi anak meningkatkan kualitas Pendidikan dan meningkatkan prestasi orangtua. Namun penelitian ini juga memiliki dampak negatif seperti keterbatasan sumber daya, dan tergantungan pada orangtua.
Implementasi Mata Pelajaran Akidah Akhlak dalam Pembentukan Karakter Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bima (MIN 3 Bima) Jumkhairiyah Jumkhairiyah; Abdussahid Abdussahid; Ilham Ilham
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v1i2.42

Abstract

Pendidikan karakter diartikan sebagai usaha untuk mengembangkan kecerdasan dalam berpikir, penghayatan dalam sikap, dan pengalaman dalam perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai luhur yang menjadi identitas diri seseorang. Dalam pendidikan Islam, pendidikan karakter berfokus pada pembentukan fitrah siswa yang memiliki akhlakul karimah. Pentingnya pendidikan karakter disebabkan oleh krisis akhlak yang dialami generasi sekarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dalam penelitian lapangan. Analisis data menunjukkan bahwa materi pendidikan karakter dalam pembelajaran akidah akhlak di MIN 3 Bima mencakup pengajaran, keteladanan, dan refleksi akhlak, ibadah, serta aqidah. Hal utama dalam pendidikan karakter adalah mengajarkan anak untuk berperilaku sesuai dengan al-Quran dan Sunnah. Implementasi pendidikan karakter di MIN 3 Bima dilakukan melalui tiga cara: kegiatan pembelajaran di dalam kelas, kegiatan di luar kelas, dan kegiatan di luar sekolah. Sarana dan prasarana yang ada telah membantu mempermudah pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran akidah akhlak di MIN 3 Bima dengan materi yang ada dan metode pembiasaan, keteladanan, refleksi, serta metode-metode yang mengaktifkan peserta didik dalam proses pembelajaran
Pemanfaatan Multimedia dalam meningkatkan Implementasi Teknologi Informasi pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Yael Niat Christina Gulo; Abdussahid Abdussahid; Khairudin Khairudin
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v1i3.57

Abstract

Multimedia didefinisikan sebagai kombinasi lebih dari satu jenis media yang digunakan untuk meningkatkan pemahaman atau pemahaman. Keunikan/kebaruan penelitian ini berfokus pada pengembangan multimedia interaktif yang dirancang khusus untuk materi IPA, seperti penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungan dan daur air. Jenis penelitian ini termasuk dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan dua siklus yaitu siklus yang I dan II. Peneliti menggunakan desain ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan multimedia terhadap pembelajaran siswa pada mata pelajaran IPA dikelas V SD. Tempat penelitian ini dilaksanakan di SDN 076093 Hilisangowola. Penelitian ini melibatkan 22 siswa dari kelas V SD. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Telah dilakukan penelitian Tindakan kelas dengan pemanfaatan multimedia sebagai peningkatkan Implementasi Teknologi Informasi pada Pembelajaran IPA di SD Kelas V. Penelitian ini menggunakan PTK dengan dilakukan pelaksanaan pra-Siklus. Berdasarkan data yang diperoleh dari pengamatan dan tindakan dalam penelitian tindakan kelas bahwa hasil belajar siswa banyak yang mengalami peningkatan dan perkembangan pada siklus yang ke II ini dengan hasil yang sangat memuaskan. Selain itu hasil dari post test juga menunjukan nilai yang baik dengan ini dapat diartikan siswa sudah memahami materi pembelajaran yang telah disampaikan dengan baik. Hal ini terlihat dari jumlah hasil pembelajaran peserta didik sebanyak 22 siswa dari siklus I sebanyak 9 siswa dengan presentase 55%, sedangkan di siklus yang ke II sebanyak 17 siswa mengalami peningkatan menjadi 90%, serta hasil pembelajaran siswa di siklus yang ke I mencapai presentase 65%, dan mengalami peningkat di siklus yang ke II ini menjadi 100%