Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

TREN PENELITIAN PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR BERDASARKAN DATABASE SCOPUS DARI TAHUN 2013 HINGGA 2022: ANALISIS BIBLIOMETRIK Umar Umar; Mei Indra Jayanti; Abdussahid Abdussahid; Ade Rahman
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 7 No 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v7i2.2382

Abstract

Penelitian secara umum bertujuan untuk mengetahui peta perkembangan publikasi berdasarkan kata kunci (co-word) Bidang pembelajaran IPS. Pengumpulan data dengan cara melakukan penelusuran melalui scopus dengan kata kunci learning, social education, dan primary school dengan katagori, judul artikel, abstrak, dan kata kunci, dalam kurun waktu 2013-2022. Data berupa jumlah publikasi pertahun, jurnal yang memuat artikel bidang pembelajaran, penulis, asal penulis dan subjek dianalisis menggunakan Microsoft Excel. Sedangkan untuk tren perkembangan publikasi internasional bidang pembelajaran sosial dianalisis dengan menggunakan Software VosViewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan pertumbuhan bidang ilmu pembelajaran IPS tahun 2013-2022 yang terindeks di scopus tertinggi terjadi pada tahun 2022, mencapai 103 publikasi (14,94 %). Publikasi internasional bidang pembelajarn sosial terbanyak dipublikasikan pada jurnal Social Work Education. Universiti Teknologi Malaysia merupakan lembaga yang paling banyak mempublikasikan penelitian bidang pembelajaran sosial dan Amerika Serikat merupakan kontributor terbanyak. Al-Rahmi W.M., Oktavia T. dan Othman, M.S. merupakan penulis yang terproduktif di bidang IPS. Peta perkembangan penelitian IPS berdasarkan co-word ditemukan 8 kluster yang terdiri dari 88 tema terkait perkembangan penelitian bidang pembelajaran IPS
METODE PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BAHASA DALAM PENGUATAN TUJUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) Sukrin HT; Abdussahid Abdussahid
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 1 No 2 (2019): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v1i2.343

Abstract

Metode Pengembangan Pembelajaran Bahasa Dalam Penguatan Tujuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yakni: menggunakan metode dan tekhnis yang terukur dalam pembelajaran dan pengajaran Pendidikan Anak Usia Dini yang perlu diterapkan dalam proses pengembangan bahasa adalah: Metode pengembangan Pembelajaran Bahasa di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dengan metode: (1) Metode Berdialog atau bercakap-cakap, (2) Metode Bercerita, (3) Metode Tanya Jawab, Sedangkan Penguatan Pengajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yakni: “bermain sambil belajar”, sedangkan untuk memacu kecerdasan bahasan (linguistik) pada pendidikan anak usia dini: (1) kecerdasan kebahasaan merupakan kecerdasan yang paling universal. Ada dua tipe perkembangan kebahasaan (berbicara) yaitu (1) egosentric speech terjadi ketika anak berusia 2 sampai 3 tahun, karena anak mulai berbicara pada dirinya sendiri, (2) Socialized speech ketika anak berinteraksi dengan teman atau lingkungannya mngembangkan adaptasi sosial anak yakni saling bertanya, bertukar informasi.
DAMPAK NIKAH SIRI ORANGTUA TERHADAP POLA ASUH ANAK USIA DINI Lukman Lukman; Abdussahid Abdussahid
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v3i1.646

Abstract

Nikah siri masih menjadi fenomena sosial yang cukup marak sekaligusmenjadi ajang perdebatan di masyarakat. Praktik nikah siri dilakukanoleh masyarakat awam yang tidak paham akan hukum, walaupun tidakmenutup kemungkinan bahwa pernikahan siri dilakukan oleh orangorangyang memahami hukum. Bagi sebagian masyarakat yang masih awamhukum menganggap bahwa nikah siri sebagai jalan keluar terbaik dantidak ada unsur dosa di dalamnya karena telah dilakukan menurutagama, hanya saja tidak dicatatkan melalui pegawai pencatat nikah olehkantor urusan agama sehingga tidak mempunyai bukti otentik. Padahaljika ditelusuri secara akibat hukum, maka pernikahan siri berdampakpada persoalan-persoalan yang akan terjadi tidak hanya pada isteritetapi terhadap status anak. Meskipun nikah siri merupakan pernikahanyang meski telah memenuhi syarat rukun nikah, tetapi karena alasantertentu, tidak dicatatkan di kantor urusan agama. Problem mendasaryang dirasakan oleh para perempuan pelaku nikah sirih seperti; problempsikis dan tekanan batin sebagai akibat dari ketidakpastian hukumtentang status pernikahannya. Beban psikis tersebut juga terjadi karenastereotype masyarakat terhadap perempuan pelaku nikah siri yangdianggap sebagai isteri simpanan, hamil di luar nikah, selingkuhan dansebagainya, dan akan berpengaruh terhadap pendidikan dan yang palingutama sekali adalah pendidikan agamanya. Penelitian ini menggunakanpenelitian pustaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode penelitian yuridis normatif.Penelitian yuridis normatif adalahsuatu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahanpustaka atau sekunder. Dalam metode penelitian kepustakaan, penulismenggunakan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari bahan-bahanpustaka, seperti; buku-buku, jurnal, dan lainnya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SAINS MELALUI BAHAN ALAM Retno Ningsih; Abdussahid Abdussahid; Wiwin Sari
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i2.1062

Abstract

Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 15 peserta didik di TK Aisyiah 2 Kota Bima. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan Kelas mengacu pada model Kemmis dan Taggart dengan satu siklus tiga pertemuan. Data kualitatif merupakan hasil belajar yang menunjukkan perkembangan kemampuan sains yang dianalisis secara satistik deskriptif. Hasil penelitian adalah proses pembelajaran sains melalui strategi pembelajaran sentra bahan alam dapat menunjukkan adanya lima komponen proses sains meliputi mengamati, membandingkan, mengklasifikasi dan mengukur,srategi pembelajaran sentra bahan alam dapat meningkatkan kemampuan sains peserta didik dari pertemuan ke 1 sampai pertemuan ke 3 dengan nilai rata-rata rata-rata 2,70,2,80 dan 3,00 dalam kategori peserta didik berkembang dan persentase ketentuan juga meningkat dari pertemuan ke 1 sampai pertemuan ke 3 dengan nilai rata-rata 54,8 %, 77,6 % dan 100%.
Peran Orangtua dalam Meningkatkan Literasi Anak di Desa Labuan Jambu Kabupaten Sumbawa Mujahidah Mujahidah; Abdussahid Abdussahid; Abdul Haris
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.311

Abstract

Di Desa Labuhan Jambu, Kabupaten Sumbawa, terdapat beberapa permasalahan yang menghambat pengembangan literasi anak. Dua permasalahan utama yang di hadapi adalah kurangnya kesadaran orangtua tentang pentingnya literasi dalam meningkatkan kualitas hidup anak, sehingga mereka tidak memprioritaskan kegiatan literasi di rumah selain itu keterbatasan ekonomi menjadi hambatan literasi di Desa Labuhan Jambu. Banyak orangtua yang lebih banyak bekerja di landang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, sehingga mereka tidak memiliki waktu dan sumber daya yang cukup untuk mendukung literasi anak-anak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman orangtua mengenai pentingnya literasi bagi anak, dan untuk mengetahui strategi apa saja yang diterapkan orangtua untuk meningkatkan literasi anak di Desa Labuan Jambu Kabupaten Sumbawa. Dalam riset ini, pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan dengan orangtua dan anak sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tiga metode yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa orangtua mengemban fungsi ganda dalam meningkatkan literasi anak, yaitu sebagai orangtua dan juga bertindak sebagai pendidik di lingkungan rumah, sekaligus memberikan dorongan semangat kepada anak. Studi ini juga menemukan berbagai hambatan yang dihadapi orangtua dalam proses pengembangan literasi anak, meliputi: keterbatasan latar belakang pendidikan orangtua, keterbatasan kondisi ekonomi keluarga, tantangan dalam mengatur waktu, serta pendekatan pembelajaran yang diimplementasikan. Dampak positif adalah untuk meningkatkan kesadaran orangtua, meningkatkan kemampuan literasi anak meningkatkan kualitas Pendidikan dan meningkatkan prestasi orangtua. Namun penelitian ini juga memiliki dampak negatif seperti keterbatasan sumber daya, dan tergantungan pada orangtua.
Pendidikan Perdamaian dalam Kehidupan Tiga Pemeluk Agama Pada Masyarakat di Dusun Tolonggeru Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima Suciyati Suciyati; Ruslan Ruslan; Abdussahid Abdussahid
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.320

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya suatu fenomena yang terjadi di Dusun Tolonggeru Desa Monggo Kecematan Madapangga Kabupaten Bima bahwa terdapat berbagai macam peristiwa sosial dan ketegangan antar kelompok beragama contohnya seperti adanya sikap stereotip yang memungkinkan munculnya potensi konflik antar masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga tujuan dari pada penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi penerapan pendidikan perdamaian di kalangan masyarakat tiga pemeluk agama pada masyarakat di Dusun Tolonggeru Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.  Pendidikan perdamaian di tengah keberagaman agama sangatlah penting dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, saling menghargai dan hidup berdampingan secara damai. Penelitian ini dilakukan di Dusun Tolonggeru Desa Monggo, Kec. Madapangga Kab. Bima. Waktu penelitian ini berlangsung sejak tanggal 24 Februari hingga 6 Maret 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui studi kasus. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang merupakan sumber data utama atau data pokok yang langsung dikumpulkan peneliti dari informan yang diwawancara yaitu tokoh agama, tokoh pendidikan, dan anggota masyarakat tiga pemeluk agama yang berbeda. Data diperoleh melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan pendekatan teori modifikasi dari Miles dan Huberman diantarannya reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau penarikan Kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Dusun Tolonggeru mampu membangun saling pengertian dan toleransi meskipun terdapat perbedaan keyakinan. Hal ini dapat dicapai melalui berbagai program pendidikan informal yang melibatkan tokoh agama, tokoh pendidikan, dan masyarakat secara keseluruhan. Penelitian ini menyarankan pentingnya kolaborasi antar agama dalam menciptakan lingkungan yang damai dan inklusif. Penelitian ini bukan hanya meningkatkan pemahaman masyarakat Dusun Tolonggeru tentang nilai toleransi, tetapi juga dapat menjadi acuan bagi masyarakat yang berkeragaman agama serupa di Indonesia. Melalui penelitian ini masyarakat Dusun Tolonggeru dapat  mengintegrasikan nilai-nilai perdamaian dalam kurikulum pendidikan formal dan non-formal di Dusun ini serta perlunya penguatan peran tokoh agama dan masyarakat dalam membimbing generasi muda untuk memahami dan menghargai perbedaan agama yang ada dengan mengadakan program pendidikan perdamaian di wilayah Tolonggeru secara rutin. Diharapkan pada penelitian ini dapat memperkuat kurikulum pendidikan perdamaian yang memupuk nilai toleransi antar agama di sekolah tersebut, peran tokoh agama agar lebih aktif dalam mengedukasi umatnya tentang pentingnya kerukunan hidup beragama, serta meningkatkan kegiatan sosial kemasyarakat yang melibatkan ketiga pemeluk agama yang berbeda.
STRATEGI PEMBINAAN AKHLAKUL KARIMAH MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PADA SISWA KELAS IV B MIN TOLOBALI KOTA BIMA Aryulianti Aryulianti; Sukrin Sukrin; Abdussahid Abdussahid; Nurdiniawati Nurdiniawati
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 5 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v5i2.722

Abstract

Pendidikan guru madrasah ibtidaiyah (PGMI) adalah program studi yang dibentuk dari kepedulian Fakultas Tarbiyah dalam meningkatkan mutu guru MI. PGMI bertujuan untuk menghasilkan calon-calon guru kelas di MI yang memiliki kompetensi peadagogik, kepribadian, professional, dan sosial. Pendidikan guru madrasah ibtidaiyah bertujuan untuk mengembangkan aspek spiritual siswa dengan bimbingan-bimbingan dan arahan yang akan selalu mengokohkan akhlakul karimah siswa. Tipe penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Masalah dalam penelitian ini ada dua; pertama, bagimana bentuk pembinaan akhlakul karimah melalui kegiatan ekstrakurikuler sehingga mampu memanimalisir permasalahan yang terjadi pada siswa. Kedua, apa faktor penghambat yang mempengaruhi pembinaan akhlakul karimah dalam diri siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler yang telah dikembangkan oleh sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pembinaan Akhlakul Karimah Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pada Siswa Kelas IV B MIN Tolobali Kota Bima, yaitu: bentuk pembinaan yang dilakukan, kegiatan ekstrakurikuler yang dijalankan, dan presentase perubahan perilaku siswa sesudah kegiatan dilaksanakan.
PENDEKATAN KONSTRUKTIF DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR: KONSEP TEORI, STRATEGI, DAN MODEL BELAJAR TERINTEGRATIF Umar Umar; Ichwan P. Syamsuddin; Abdussahid Abdussahid
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 7 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v7i1.1448

Abstract

Penelitian ini secara teori menguraikan konsep pendekatan konstruktif dalam pembelajaran IPS khususnya di Sekolah Dasar. Umumnya pendekatan kontruktif dipahami sebagai suatu pendekatan pembelajaran yang dapat mendorong siswa agar mampu mengkonstruksikan pengetahuan dalam dirinya. Pendekatan kontruktif juga dimaknai sebagai pendekatan pembelajaran yang memposisikan seorang orang siswa secara aktif membangun atau membuat pengetahuan mereka sendiri. Dalam konteks inilah pengembangan pembelajaran IPS di Sekolah Dasar dengan pendekatan kontruktif, dapat dilakukan dengan beberapa strategi dan model antra lain; 1) Strategi pembelajaran kemampuan berfikir, 2) strategi pembelajaran kemampuan proses, 3) Strategi pembelajaran berbasis kooperatif, 4) Strategi pembelajaran berdasarkan nilai, 5) Strategi pembelajaran dengan peta dan globe, dan 6) Strategi pembelajaran berbasis pada aksi sosial. Dengan menggunakan ragam strategi pembelajaran dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar bidang studi IPS bagi siswa di Sekolah Dasar.
TREN PENELITIAN PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR BERDASARKAN DATABASE SCOPUS DARI TAHUN 2013 HINGGA 2022: ANALISIS BIBLIOMETRIK Umar Umar; Mei Indra Jayanti; Abdussahid Abdussahid; Ade Rahman
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 7 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v7i2.2382

Abstract

Penelitian secara umum bertujuan untuk mengetahui peta perkembangan publikasi berdasarkan kata kunci (co-word) Bidang pembelajaran IPS. Pengumpulan data dengan cara melakukan penelusuran melalui scopus dengan kata kunci learning, social education, dan primary school dengan katagori, judul artikel, abstrak, dan kata kunci, dalam kurun waktu 2013-2022. Data berupa jumlah publikasi pertahun, jurnal yang memuat artikel bidang pembelajaran, penulis, asal penulis dan subjek dianalisis menggunakan Microsoft Excel. Sedangkan untuk tren perkembangan publikasi internasional bidang pembelajaran sosial dianalisis dengan menggunakan Software VosViewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan pertumbuhan bidang ilmu pembelajaran IPS tahun 2013-2022 yang terindeks di scopus tertinggi terjadi pada tahun 2022, mencapai 103 publikasi (14,94 %). Publikasi internasional bidang pembelajarn sosial terbanyak dipublikasikan pada jurnal Social Work Education. Universiti Teknologi Malaysia merupakan lembaga yang paling banyak mempublikasikan penelitian bidang pembelajaran sosial dan Amerika Serikat merupakan kontributor terbanyak. Al-Rahmi W.M., Oktavia T. dan Othman, M.S. merupakan penulis yang terproduktif di bidang IPS. Peta perkembangan penelitian IPS berdasarkan co-word ditemukan 8 kluster yang terdiri dari 88 tema terkait perkembangan penelitian bidang pembelajaran IPS
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA MATA PELAJARAN IPS DALAM MENDORONG KREATIVITAS SISWA SDN 21 TOLOMUNDU KOTA BIMA Abdul Haris; Aulya Aulya; Abdussahid Abdussahid; Astrid Wulandari
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 8 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v8i1.2855

Abstract

Pembelajaran Berbasis Proyek atau Project Based Learning (PBL) dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SDN 21 Kota Bima bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa melalui pendekatan pembelajaran yang aktif dan kontekstual. PBL memaksa siswa bekerja dalam tim untuk menyelesaikan proyek yang berkaitan dengan dunia nyata. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dan berjenis penelitian lapangan. Untuk mengumpulkan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi, Proses pengolahan dan analisis data yang digunakan oleh Miles dan Huberman termasuk penyesuaian, penyajian, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Studi ini menemukan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat membantu peserta didik Kelas V di SDN 21 Kota Bima menjadi lebih aktif, bersemangat, dan antusias. Selain itu, kegiatan pembelajaran berbasis proyek membantu siswa dalam mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif mereka. Oleh karena itu, PBL tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang materi IPS, tetapi juga mengajarkan mereka keterampilan yang sangat penting untuk menghadapi kesulitan di masa depan. Pembelajaran berbasis proyek ini, dianggap sebagai pendekatan pembelajaran yang efektif untuk menciptakan karakter tingkat sekolah dasar. keterlibatan dalam model Project-Based Learning yang dapat dianggap sebagai pendekatan pembelajaran yang efektif dalam membentuk karakter tingkat Sekolah Dasar.