Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

USING DIGITAL SNAKE AND LADDER TO IMPROVE STUDENTS ENGLISH VOCABULARY Tiyas Saputri; Edi Pujo Basuki; Djuwari Djuwari; Mujad Didien Afandi; Novi Rahmania Aquariza; Agista Putri Setianingsih; Ziyada Wulan Wulidha; Silvi Nur Hidayati; Faela Nur Oktaviani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20125

Abstract

Belum terdapat aktivitas rutin pengajaran bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris di Madrasah Tahfidz Darul Qur’an Wal Hadith Bukit Badong, Malaysia. Bahkan, pembelajaran pelajaran lainnya di sana masih menggunakan cara tradisional, tidak ada sentuhan teknologi. Hal ini berakibat pada motivasi santri yang rendah dalam pembelajaran bahasa Inggris dan berpengaruh pada tercapainya tujuan belajar bahasa Inggris terutama dalam hal penguasaan kosakata Bahasa Inggris. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah: 1) untuk meningkatkan penguasaan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris, 2) untuk meningkatkan motivasi santri dalam pembelajaran bahasa Inggris, 3) untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris. Media pembelajaran yang akan digunakan pada pengabdian masyarakat internasional ini adalah media pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami yaitu papan ular tangga digital. Kegiatan dimulai dengan kegiatan webinar via Zoom meeting di Madrasah Tahfiz Darul Quran Wal Hadith Bukit Badong Malaysia. Setelah webinar, dilanjutkan dengan pendampingan terkait media aplikasi pembelajaran tersebut. Target mitra sasaran tersebut yaitu santri di madrasah tersebut. Kegiatan ini dilakukan di sebuah Madrasah Tahfiz Darul Quran Wal Hadith Bukit Badong Malaysia. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, tes dan interview. Data dikumpulkan melalui observasi kelas saat proses belajar mengajar online, pemberian tes dan juga hasil rekaman. Analisis data dilakukan melalui mendeskripsikan data hasil observasi dan interview serta menghitung nilai rata-rata perolehan hasil tes. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penggunaan papan permainan ular tangga digital dapat meningkatkan penguasaan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris santri dan ustadz/ustadzah/guru, motivasi santri dalam belajar bahasa Inggris, dan kosakata Bahasa Inggris santri.
THE USE OF JAMBOARD IN TEACHING ENGLISH TO INCREASE JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS’ MOTIVATION Tiyas Saputri; Novi Rahmania Aquariza; Machmudah Machmudah; Nur Azizah A.S.; Edi Pujo Basuki; Imam Achda; Anita Majidha
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20160

Abstract

Pendidikan adalah salah satu tonggak kemajuan suatu bangsa. Pendidikan masih menjadi atensi serius di tiap daerah agar mengalami peningkatan. Mutu pendidikan di SMP PGRI 6 di Surabaya sudah baik namun masih perlu terus ditingkatkan terutama dalam hal pembelajaran bahasa Inggris berbasis teknologi yang masih minim. Pembelajaran bahasa Inggris akan jauh lebih menarik jika dikemas dengan perpaduan teknologi dan disajikan kepada siswanya dalam bentuk visual learning. Sebagai solusi, dibutuhkan adanya pendampingan dalam pembelajaran bahasa Inggris secara daring berbasis teknologi dengan menerapkan aplikasi jamboard dalam pembelajaran bahasa Inggris. Jamboard adalah aplikasi berperangkat lunak yang handal yang dirancang sebagai papan tulis digital yang memudahkan perubahan secara real-time. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini difokuskan pada penerapan aplikasi jamboard dalam pembelajaran bahasa Inggris pada siswa SMP PGRI 6 Surabaya. Target sasaran kegiatan PKM ini yaitu pada siswa di sekolah tersebut kelas 7, 8 dan 9 sebanyak 30 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan interview. Analisis data dilakukan melalui mendeskripsikan data hasil observasi dan interview. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi jamboard dapat meningkatkan motivasi dalam belajar bahasa Inggris dan penguasaan teknologi siswa SMP tersebut.
MANIPULATIVE DISCOURSE IN GEORGE ORWEL’S ANIMAL FARM Basuki, Edi Pujo; Authar, Nailul
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN MANUSIA Vol 4 No 1 (2019): Education and Human Development Journal
Publisher : Universitas Nahdatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.425 KB) | DOI: 10.33086/ehdj.v4i1.1086

Abstract

Animal Farm has been called George Orwell’s most ferocious propaganda (Voorhees, 1961 quoted in Jasim, M. H. and Aziz, Fatimah H). This novel is a satire referring to a communist regime persistently utilizing the kind of hypocritical propaganda merely for the purpose of keeping its totalitarian regime in power.. Animal Farm demonstrates more of such manipulative discourse, and this will be the focus of the study. The contribution of this study is that understanding manipulative discourse and its strategies gives a view of manipulative mechanism and thereby help people recognizing any hegemony form by those in power. The framework of the study applied Cognitive Pragmatics for Manipulative Discourse and Relevance Theory. The result of the study describes the characters that represent manipulative discourse as well as the types of the employed strategies (both global and local, both linguistic and non-linguistic ones). Manipulative discourses employed in the novel are produced or reproduced for two main general purposes. Firstly, the political discourses produced by Old Major is to convince all the animals of the necessity to fight against the human being for the freedom of the animals. The ideology exercised by the animals is anti-human ideology. Secondly, the manipulative discourses produced and reproduced by the pigs are to exercise their domination over the rest of the animals. The ideology of the pigs’ racism is exercised to gain more power, more privilege, and more access to the farm resources.
Analisis Koherensi Silabi Tematik Terpadu Sekolah Dasar Terkait Tema Binatang dan Tumbuh-Tumbuhan Basuki, Edi Pujo
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN MANUSIA Vol 5 No 2 (2020): Educatioan and Human Development Journal
Publisher : Universitas Nahdatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/ehdj.v5i2.1738

Abstract

Implementasi Kurikulum Tematik Sekolah Dasar di Indonesia telah mengubah fokus pembelajaran dari pembelajaran berfokus pada bidang studi secara terpisah bergeser pada tema dengan beragam kompetensi terpadu (1). Sejalan dengan pendapat Dewey bahwa pendidik perlu menciptakan kegitan kelas yang mengikuti prinsip prinsip keterlanjutan dan keterpaduan (2). Dalam pembelajaran tematik, konten (kompetensi dasar) bidang studi yang relevan terintegrasi dalam pembelajaran tematik. Keterpaduan kompetensi tersebut menunjukkan keterkaitan tema, sub-tema (topik) dan beragam fakta atau informasi (3). Koherensi ketiganya akan memperkuat pemahaman siswa (4). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa koherensi siliabi tematik Sekolah Dasar. Fokus analisis dibatasi pada tema terkait binatang dan tumbuhan. Disain penelitian adalah diskriptif kualitatif. Sumber data dokumen silabi tematik terpadu Kelas I,II, dan III. Instrumen pengumpulan data lembar observasi. Metode analisis adalah Analisis semantik yang fokus pada relasi makna hypernymy dan hyponymy. Hasil analisis menunjukkan koherensi global silabi tematik mendekati sempurna dengan ambiguitas sekitar 12% terkait relevansi dan skop konteks. Sedangkan koherensi lokal mencapai 90% dengan ambiguitas 10%.
ANALYSIS OF FIGURATIVE LANGUAGE OF JALALUDDIN RUMI’S POEMS IN THE” BOOK OF LOVE POEMS” BOOK Basuki, Edi Pujo; Saputri, Tiyas
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN MANUSIA Vol 6 No 3 (2021): Education and Human Development Journal
Publisher : Universitas Nahdatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/ehdj.v6i3.2496

Abstract

Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad Hasin al-Kattabi al-Bakhri, known as Rumi, was born in Wakhsh (1207-1273). Rumi was an influential Sufi figure during his time, he was the number one teacher. Apart from that, he is also a poet. The poetry is widely known and popular in his era until now (Lewis, 2000). Figurative Language is a conspicuous departure from what user of a language apprehend as the standard meaning of words, or else the standard order of words, in order to achieve some special meaning or effect” (Abrams, 2012, p. 130). The method of this research is the descriptive approach. It determined the types of figurative language and described the figurative meaning. The source of data was taken from the first album of the poem of “The Book of Love Poems” by Jalaluddin Rumi. The main research of the study was writer himself as the main instrument. The figurative languages that the writer found were metaphor, simile, paradox, synecdoche, anaphora, personification, allusion, allegory, and alliteration. Stanzas which used figurative language of metaphors appears 51 times, simile was 16 times, paradox was 23 times, synecdoche was 10 times, anaphora appears 13 times, personification appears 8 times, allusion appears 5 times, allegory appears 31 times, hyperbole appears 3 times and alliteration appears 1 time. Rumi's professionalism as a poet could be seen in this Book of Love, which is in this case, he used various figures of speech so that his style of expression was not monotonous in conveying implied and explicit messages. There were several major themes that could be underlined from all the poetry titles in this book. Namely: (1) Out of Bound, (2) How to Find God, (3) Dissolve to God’s qualities (4) Unite with the God, (5) Love. All these major themes were captured by the author by classifying all poems based on systemic ideas. With the appointment of this theme, hopefully that it will become a recommendation for readers to read or not read it or even to research it further.
Penggunaan Teknik Jigsaw untuk Perolehan Kosakata Bahasa Inggris Mujad Didien Afandi; Edi Pujo Basuki; Destita Shari; Machmudah; M. Adrian Amien Anshari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Memaksimalkan Potensi
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v4i2.1416

Abstract

Latar Belakang. Dominannya penerapan teacher-centered learning dan absennya penggunaan teknik jigsaw dalam pembelajaran bahasa Inggris mempunyai andil yang signifikan pada rendahnya perolehan kosakata bahasa Inggris siswa di salah satu sekolah dasar yang berlokasi di Pranti, Sedati, Sidoarjo. Teknik jigsaw sebagai metode pembelajaran kooperatif yang mendukung student-centered learning terbukti efektif dalam pembelajaran bahasa Inggris. Tujuan. Oleh karena itu, program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berjudul "Penggunaan Teknik Jigsaw untuk Perolehan Kosakata Bahasa Inggris" dilaksanakan di sekolah tersebut untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran melalui kerja sama antar kelompok untuk membantu mereka memeroleh kosakata bahasa Inggris. Metode. Metode pelaksanaan program ini terbagi menjadi tiga fase: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada fase perencanaan, tim PKM berkolaborasi dengan guru untuk mengidentifikasi masalah, menemukan solusi, dan menentukan teknik mengajar, media, dan materi pembelajaran. Pada fase pelaksanaan, pembelajaran dilakukan dengan menggunakan teknik jigsaw dengan topik "alat transportasi". Evaluasi dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan siswa yang signifikan pada perolehan kosakata bahasa Inggris, perkembangan kemampuan kooperatif, dan keterampilan problem-solving dalam memeroleh kosakata. Kesimpulan. Program ini berhasil mengoptimalkan teknik jigsaw untuk meningkatkan perolehan kosakata bahasa Inggris melalui peningkatan kerja sama siswa dalam pembelajaran. Program ini juga berpotensi untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam rangka mendukung inovasi pendidikan.
Sosialisasi Teknik Scaffolding to Writing ke Guru Pengajar Bahasa untuk Menambah Teknik Pengajaran Menulis dan Mendukung Gerakan Literasi di MTs. Jabal Noer Taman Basuki, Edi Pujo; Saputri, Tiyas; Djuwari, Djuwari; Afandi, Mujad Didien; Shari, Destita
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024940

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru di MTs. Jabal Noer Taman dalam mengajarkan menulis yang efektif dan terstruktur menggunakan pendekatan scaffolded writing. Sudah dilakukan analisis permasalahan bahwa keterbatasan keterampilan guru dalam mengajarkan menulis menjadi salah satu tantangan utama. Metode yang dilakukan ialah meliputi serangkaian kegiatan yang beragam dan terintegrasi, seperti pelatihan dan wokshop, pemanfaatan media sosial dan platform online. Hasil luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah laporan yang telah dipublikasikan di jurnal scopus dan peningkatan pengetahuan teknik scaffolded writing sebagai teknik pengajaran menulis dan mendukung gerakan literasi di MTs. Jabal Noer Taman
The Effectiveness of Utilizing Nox Android Emulator for Interactive Teaching on Students' Writing Competence and Involvement Edi Pujo Basuki; Novi Rahmania Aquariza
Tell : Teaching of English Language and Literature Journal Vol 7 No 2 (2019): September
Publisher : English Department FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.616 KB) | DOI: 10.30651/tell.v7i2.3326

Abstract

Learning English, as outlined in Curriculum 2013, is more directed at mastering the ability to write text-based genres. In this study the author introduces game by utilizing the Android Emulator. The problem of this research is to find out the effectiveness of using the Andoid Emulator tool as an effective interactive learning media on the ability to write and the involvement of students in the learning process of writing. The design of this study is pre-test-post-test group design. After implementing the Game Before Writing Procedure using the Nox Android Emulator, a post-test is performed. The population is high school students SMA Bhayangkari 10 Porong. Research samples were 39 students. The Research Instruments are tests and observation sheet. Data Analysis is using the T Test and descriptive. From data, the mean difference is 12,435. This means that Learning with Game Before Writing Procedure has an influence on the ability of Writing Report.. 80% of students are actively involved in the game. Based on the results of the T Test for the Utilization of the Nox Android Emuator in the implementation of Game Before Writing Learning Procedures, it is effective in improving report writing skills. The fun game encourages student involvement
Teaching Modeling Using the Total Physical Response (TPR) Technique as a Variation in Learning English at SDN Gampingrowo 02 Sidoarjo: English Basuki, Edi Pujo; Aquariza, Novi Rahmania; Shari, Destita
New Language Dimensions Vol. 3 No. 2 (2022): New Language Dimensions, December 2022
Publisher : English Department, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/nld.v3n2.p102-109

Abstract

This study aims to find out whether there was statistically significant difference of students’ English vocabulary achievement after the implementation of Total Physical Response (TPR) technique, the learning technique focuses on body movement and music. In addition, this research aims to find out how much influence the Total Physical Response (TPR) method has on learning English vocabulary that students can master it correctly during the process of teaching-learning activities. This research was a quantitative-qualitative research design. The subject of this research were 20 students of SDN Gampingrowo 02, Tarik, Sidoarjo. The English vocabulary tests and observation sheets were used to collect the data as the instrument of this study. This data was analyzed using the Paired Sample T-Test. The result of this study showed that there was significant difference of students’ English vocabulary achievement after the implementation of Total Physical Response (TPR) technique in the application of English vocabulary learning, with p=0.00>0.005. This suggests that Total Physical Response (TPR) technique can help the students to understand English vocabulary easily and more interestingly. Keywords: Vocabulary, Total Physical Response method, teaching vocabulary, English learning
Peran Orangtua dalam Membangun Budaya Literasi Kepada Anak Sejak Dini (The Role of Parents in Building a Literacy Culture in Children from an Early Age) Shari, Destita; Hardiningrum, Andini; Rihlah, Jauharotur; Afandi, Mujad Didien; Basuki, Edi Pujo; Asmara, Berda; Maimunah, Siti
Indonesia Berdaya Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251084

Abstract

ABSTRAKOrangtua memiliki peran penting untuk membimbing, mendidik, merawat anak sejak dini. Peran orangtua sangat diperlukan agar mampu memahami kondisi anak serta dapat mengembangkan minat yang dimiliki anak dalam proses tumbuh kembang. Proses belajar pada anak usia dini di dapatkan pada lingkungan keluarga yang pertama. Selebihnya proses belajar anak didapatkan dilingkungan sekolah. Proses belajar dalam mengenalkan literasi pada anak dapat diberikan sejak dini. Literasi yang diajarkan kepada anak dapat meliputi membaca, menulis, mendengarkan serta berbicara. Literasi yang dikenalkan pada anak sejak dini perlu adanya pembiasaan yang diterapkan oleh orangtua dengan aktifitas yang menunjang salah satunya waktu yang efektif dalam mendampingi anak mengenalkan buku cerita bergambar. Buku cerita bergambar dapat menarik anak untuk mengetahui isi buku cerita bergambar yang di dalamnya terdapat tokoh cerita, warna yang menarik, huruf dalam kalimat cerita. Membiasakan mengenalkan literasi anak sejak dini dapat mengoptimalkan mengembangkan aspek bahasa pada anak. Abstract. Parents play a crucial role in guiding, educating, and nurturing their children from an early age. Their involvement is essential for understanding the child's conditions and developing the child's interests during the growth process. Early learning occurs primarily within the family environment, followed by the school environment. The process of introducing literacy to children can begin at an early age. Literacy education for children encompasses reading, writing, listening, and speaking. Introducing literacy to children requires consistent practices implemented by parents, including effective time spent accompanying children in exploring picture storybooks. Picture storybooks can engage children by introducing them to the characters, appealing colors, and the text within the stories. Familiarizing children with literacy from an early age can optimize the development of their language skills.