Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : HelFin Journal

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN SKRIPSI Yulia Susanti; Qania Nabila; Rina Anggraeni
HelFin Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v1i1.5356

Abstract

Setiap mahasiswa diwajibkan menyelesaikan skripsi atau tugas akhir sebagai persyaratan untuk meraih gelar Sarjana. Mahasiswa perlu memiliki pemahaman terhadap metode penelitian dan kemampuan menulis secara ilmiah. Penyusunan skripsi memerlukan kesiapan, dan tidak jarang mahasiswa mengalami kecemasan ketika menghadapinya. Kecemasan yang dirasakan mahasiswa mencakup perasaan khawatir, takut, was-was, dan stres. Dalam proses ini, dukungan keluarga berupa informasi, dukungan instrumental, penilaian, dan dukungan emosional sangat diperlukan oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan mahasiswa dalam penyusunan skripsi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah skripsi, dan sampel diambil secara total sebanyak 41 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 21 tahun, dengan 82,9% berjenis kelamin perempuan. Dukungan keluarga dinilai baik oleh 63,4% responden, dan sebanyak 58,5% tidak merasakan tingkat kecemasan yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan mahasiswa dalam penyusunan skripsi. Dukungan keluarga yang memadai dapat mempengaruhi tingkat kecemasan mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA: THE RELATIONSHIP BETWEEN MOTHER'S PARENTING PATTERNS AND THE INCIDENCE OF STUNTING IN TODDLERS Febriyani, Bunga Rizki; Yulia Susanti; Dona Yanuar Agus Santoso; Lestari Eko Darwati
HelFin Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v3i1.7607

Abstract

Gizi tetap menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang paling signifikan di banyak negara berkembang, terutama di antara balita, anak-anak, dan wanita usia subur. Salah satu masalah gizi yang telah mendapat perhatian besar adalah stunting pada anak. Faktor tidak langsung yang terkait dengan stunting adalah praktik pemberian makan oleh ibu. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa hanya satu jenis pendekatan pemberian makan yang dianggap paling seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara praktik pemberian makan oleh ibu dan kejadian stunting. Studi ini dilakukan di Desa Kebonharjo, Patebon, Kendal, menggunakan desain korelasional deskriptif pendekatan cross-sectional dengan populasi sebanyak 413 ibu balita dan sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin didapatkan sebanyak 203 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitiannya, dan penilaian stunting dilakukan berdasarkan standar WHO perhitungan Z-score TB/U atau PB/U. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan Rank Spearman. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar responden menerapkan gaya pemberian makan secara demokratis 74 responden (36,5%), mayoritas balita tidak mengalami stunting 130 responden (64%), dan terdapat hubungan yang signifikan antara praktik pemberian makan ibu dengan stunting pada balita. Ibu yang anaknya mengalami stunting dianjurkan untuk mengadopsi pendekatan pemberian makan secara demokratis, seperti menyiapkan makanan untuk anak mereka, menawarkan makanan yang disukai anak, dan memperkenalkan makanan baru untuk membantu anak mengembangkan pengalaman makan yang positif, sehingga kebutuhan nutrisi mereka terpenuhi.