Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal RAP

Gambaran pengambilan keputusan Pada korban penipuan Peri Lanser; Yolivia Irna Aviani
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.76 KB) | DOI: 10.24036/rapun.v5i1.6641

Abstract

ABSTRACT: Description of making decision by victim of deception. This research  focused to see the fault of an aspirant victims of deception to become a victims of deception. Research aimed to look the dynamics of decision making happened to victims of fraud. Method used a qualitative approach with phenomenological research design. Subject used two people with the criteria who had experienced act of deception and had lossed in material. The result of this research showed that the victims did not get decision making stage goodly and completely. Deception was  happen because there were the importaint think that hide by deceiver.Keywords:  Decision making, Victim of deception, fault of an aspirant victims of deception. ABSTRAK: Gambaran Pengambilan Keputusan Pada Korban Penipuan. Penelitian ini berfokus pada mencari penyebab kesalahan seorang calon korban penipuan dalam memutuskan menuruti keinginan pelaku penipuan, sehingga ia menjadi korban penipuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan desain penelitian fenomenologis. Subjek berjumlah dua orang dengan kriteria orang yang  mengalami tindakan penipuan dan kerugian secara materil. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa korban tindak penipuan tidak menjalani tahapan pengambilan keputusan dengan baik dan utuh. Keputusan untuk menuruti permintaan pelaku terjadi pada subjek dikarenakan terdapat informasi penting yang dikaburkan oleh pelaku.Kata kunci: Pengambilan Keputusan, Korban Tindak Penipuan, Kesalahan Calon Korban Penipuan.
Perbedaan kepuasan pernikahan antara pasutri yang serumah dan terpisah Dari orangtua/mertua Febrian Saputra; Niken Hartati; Yolivia Irna Aviani
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.211 KB) | DOI: 10.24036/rapun.v5i2.6628

Abstract

Abstract: Differences between satisfaction wedding couples at home and separated from the parent/laws. This research was conducted divorce phenomenon cases that occur as a result of dissatisfaction with couple to the interference of parents or in-laws. This prompted the researchers to determine differences in marital satisfaction among couples who live with their parents/in-laws with couples who live apart from their parents/in-laws. Descriptive quantitative research using 38-item Likert scale. Scale reliability was analyzed through Cronbach Alpha formula. Subjects 60 persons. Data analyzed using different test methods (t-test). The t-test results analysis, (r) 0.870 with p=0.001 (p<0.05). It is advisable for couples to live apart from their parents/in-laws in order to get the marriage satisfaction.Keywords: Satisfaction, marriage, marital satisfaction Abstrak : Perbedaan kepuasan pernikahan antara pasutri yang serumah dan yang terpisah dari orangtua/mertua. Penelitian ini dilakukan dengan fenomena banyak kasus perceraian yang terjadi akibat ketidakpuasan pasangan dikarenakan adanya campur tangan orangtua atau mertuanya. Hal ini mendorong peneliti untuk mengetahui perbedaan kepuasan pernikahan antara pasutri yang tinggal bersama orang tua/mertua dengan pasutri yang tinggal terpisah dari orang tua/mertua. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif menggunakan skala Likert dengan 38 aitem. Reliabilitas  skala dianalisis melalui formula Alpha Cronbach. Subjek penelitian 60 orang di kota Bukittinggi. Data dianalisis menggunakan metode uji beda (t-test). Hasil analisis t-test yaitu (r) sebesar 0,870 dengan p= 0,001 (p<0,05). Sehingga disarankan bagi pasutri untuk tinggal terpisah dari orang tua/mertua agar mendapat kepuasan pernikahan.Kata kunci : Kepuasan, pernikahan, kepuasan pernikahan
Pengaruh Kecanduan Mengakses Media Sosial Instagram Terhadap Kualitas Tidur dan Gangguan Depresi Pada Mahasiswa Universitas Negeri Padang yolivia Irna Aviani
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 12, No 2 (2021): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/rapun.v12i2.115808

Abstract

Abstract: Instagram Addiction, Deppression and Sleeping Quality among Universitas Negeri Padang College Students. Internet addiction is a common phenomenon among students and one type of internet addiction is addiction to social media. Instagram is the type of social media most widely used by students for self-existence. In recent years, internet addiction has become a serious concern to the researchers because people tend to spend hours of their time at the gadget. Studies show that Internet addiction caused significant mental health problems, such as depression, suicide, insomnia, lack of well-being and low academic achievement. Preliminary study shows that instagram addiction is the most internet addiction experienced by the college students. Thus, the main goal of this paper was to describe the impact of instagram addictions to depression and sleep quality among college students. Methods: The subject consist of 272 college students of Universitas Negeri Padang. The Data were collected by self-report. Data collection tools were instagram addiction questionnaire, BDI (Beck Depression Inventory) and Sleep Quality Index. The research data were analyzed using multivariate regression analysis and the results showed that Instagram addiction affected the high depression and lack of sleep quality of students. The quality of student sleep is also related to the level of student depression. But there is no significant evidence that instagram addiction and depression together affect the sleep quality of students, both on gender, age and different reasons for using Instagram. Keywords : Internet addiction, instagram, depression, sleep quality Abstrak : Pengaruh Kecanduan Mengakses Media Sosial Instagram Terhadap Kualitas Tidur dan Gangguan Depresi Pada Mahasiswa Universitas Negeri Padang. Dalam beberapa tahun terakhir, kecanduan internet telah menjadi perhatian serius bagi para peneliti karena orang cenderung menghabiskan berjam-jam waktu mereka menggunakan gadget. Studi menunjukkan bahwa kecanduan internet menyebabkan masalah kesehatan mental yang signifikan, seperti depresi, bunuh diri, insomnia, kurangnya kesejahteraan dan prestasi akademik yang rendah. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa kecanduan instagram adalah kecanduan internet paling banyak dialami oleh mahasiswa. Oleh karena fenomena jejaring sosial ini baru maka amat sedikit penelitian yang menggambarkan dampaknya pada kesehatan fisik, apalagi kesehatan psikologis. Dengan demikian, tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pengaruh kecanduan media sosial instagram terhadap depresi dan kualitas tidur di kalangan mahasiswa. Metode: Subjek terdiri dari 948 mahasiswa Universitas Negeri Padang. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala self report. Alat pengumpulan data adalah kuesioner kecanduan instagram, BDI (Beck Depression Inventory) dan The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi multivariat. Penelitian ini terdiri dari tiga tahapan yaitu, formulasi alat ukur kecanduan instagram pada mahasiswa, pengukuran level depresi dan kualitas tidur mahasiswa dan analisis pengaruh kecanduan instagram terhadap depresi dan kualitas tidur mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecanduan Instagram mempengaruhi tingginya depresi dan kualitas tidur siswa. Kualitas tidur siswa juga berhubungan dengan tingkat depresi siswa. Tetapi tidak ada bukti yang signifikan bahwa kecanduan instagram dan depresi secara bersama-sama mempengaruhi kualitas tidur siswa, baik pada jenis kelamin, usia, dan alasan penggunaan Instagram yang berbeda.Kata Kunci: Kecanduan Instagram, Kualitas Tidur, Depresi
Gambaran Penerimaan Diri Orangtua terhadap Anak yang Menjadi Korban Pelecehan Seksual Lathifa Hermayeni; Yolivia Irna Aviani
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.714 KB) | DOI: 10.24036/rapun.v7i1.6607

Abstract

Abstract: Overview acceptance of parents to children who are victims of sexual abuse. This study aimed to obtain the picture of self-acceptance parents of children who were victims of sexual abuse. The method used qualitative method with phenomenological approach. This study used two subjects who was husband and wife with the criteria of having children 6-12 years old, caring, nurturing and guiding children at home. Data were obtained through semi-structured interviews and in depth interviews. The resulted of this study indicated that the picture self-acceptance parents of children who are victims of sexual abuse is determined by how the subjects through a process of self-acceptance.Keywords: Self-acceptance, parents, children, victims of sexual abuse.  Abstrak: Gambaran penerimaan diri orangtua terhadap anak yang menjadi korban pelecehan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran penerimaan diri orangtua terhadap anak yang menjadi korban pelecehan seksual. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggunakan 2 orang subjek yang merupakan pasangan suami istri dengan kriteria memiliki anak berusia 6-12 tahun yang menjadi korban pelecehan seksual, merawat, mengasuh dan membimbing anak dirumah. Data diperoleh melalui wawancara secara semi terstruktur dan mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran penerimaan diri orangtua terhadap anak yang menjadi korban pelecehan seksual ditentukan oleh bagaimana subjek melewati proses penerimaan diri, yaitu: diri sebagai konten, diri sebagai proses dan diri sebagai konteks.Kata kunci: Penerimaan diri, orangtua, anak, korban pelecehan seksual.
Efikasi Diri Akademik Mahasiswa Tunanetra Meify Bahar; Yolivia Irna Aviani
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.737 KB) | DOI: 10.24036/rapun.v6i2.6620

Abstract

Abstrack: Academic Self-efficacy of blind students. The purpose of this research is to find out academic self efficacy blindness students. This research is using qualitative approach with using phenomenology as research design. Subjects are 3 peoples with criteria: student which study in collage in west sumatera. Result of this research found blindness students have problems in running study in university, in terms of social, facilities and infrastructure and accessibility. Subject in this research has differnt sources of academic self efficacy which come from theirselves or from influence of others who make subject feel capable and confident to running the course of study until reaching their goals.Keywords: academic self efficacy, blindness students, qualitative.Abstrak: Efikasi Diri Akademik Mahasiswa Tunanetra. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efikasi diri akademik mahasiswa tunanetra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan desain penelitian fenomenologis. Subjek berjumlah tiga orang dengan kriteria mahasiswa yang berkuliah aktif di Perguruan tinggi Sumatera barat. Hasil penelitian ini didapatkan mahasiswa tunanetra memiliki kendala dalam menjalankan perkuliahan di Perguruan Tinggi, dari segi sosial, sarana dan prasaran serta aksesibilitas. Subjek dalam penelitian ini, memiliki sumber efikasi diri akademik yang berbeda-beda baik yang berasal dari diri sendiri, maupun pengaruh dari orang lain yang membuat subjek merasa mampu dan yakin untuk dapat menjalankan perkuliahan hingga tujuannya tercapai.Kata kunci: Efikasi Diri Akademik, Mahasiswa Tunanetra, kualitatif.
Perbedaan Tingkat Kecanduan (Adiksi) Games Online pada Remaja Ditinjau dari Gaya Pengasuhan Rosi Kusumawati; Yolivia Irna Aviani; Yosi Molina
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.365 KB) | DOI: 10.24036/rapun.v8i1.7955

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat perbedaan tingkat kecanduan game onlinepada remaja ditinjau dari gaya pengasuhan. Teknik pengambilan sampel menggunakaninsidental sampling, subjek penelitian berjumlah 82 orang. Pengumpulan data untukvariabel kecanduan game online menggunakan skala kecanduan game online yang terdiridari 57 aitem, sedangkan untuk variabel gaya pengasuhan menggunakan skala yang terdiridari 50 aitem. Teknik pengumpulan data menggunakan skala Likert. Analisis datamenggunakan teknik uji beda Kruskall-wallis. Berdasarkan hasil pengujian hipotesismembuktikan terdapat perbedaan yang signifik an antara tingkat kecanduan games onlinepada remaja ditinjau dari gaya pengasuhan pada taraf signifikansi p= 0.024.
Conflict Resolution Dan Subjective Well Being Pasangan Suami Istri Masa Awal Pernikahan di Kurai Limo Jorong Bukittinggi Yolivia Irna Aviani; Rida Yanna Primanita
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.786 KB) | DOI: 10.24036/rapun.v10i2.106266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara resolusi konflik dan kebahagiaan pada pasangan suami istri di masa awal pernikahan di Kurai Limo Jorong Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan subyek sejumlah 37 pasangan (74 orang suami dan istri) yang diperoleh dari teknik sampling incidental purposive, dengan kriteria subyek: suami dan istri, tinggal bersama, usia pernikahan di bawah 10 tahun, memiliki anak. Alat ukur yang digunakan yaitu skala resolusi konflik dan kebahagiaan yang dirancang oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukan kolerasi sebesar 0,632 dengan nilai p= 0,004 (p<0,05) dan berada pada kategori sedang. Hasil lain menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara resolusi konflik pada suami dan istri di masa awal pernikahan dengan nilai p= 0,425 (p>0,05), begitu juga tidak ada perbedaan signifikan antara kebahagiaan suami dan istri di masa awal pernikahan dengan nilai p=0,194 (p>0,05). Artinya sebagian besar pasangan suami istri di awal masa pernikahan di Kurai Limo Jorong ini pada beberapa situasi tertentu mampu mengelola konflik menjadi konflik yang konstruktif dan seiring itu merasakan kepuasan hidup dan afeksi positif yang meningkat, namun pada situasi lainnya mereka gagal mengelola konflik sehingga menjadi konflik yang destruktif dan mengurangi kebahagiaan dan meningkatkan afeksi negatif dalam diri mereka.