Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Studi kelayakan dan Pengembangan Usaha Pada UMKM Beras Merah Di Kota Tenggarong Miftakhur Rohmah; Suheni Suheni; Anton Rahmadi; Yulian Andriani
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 5 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.2856

Abstract

Studi kelayakan adalah usaha atau proyek yang dilaksanakan memberikan manfaat dalam aspek finansial dan aspek non – finansial. Aspek finansial dianalisis dengan menggunakan metode NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return), BCR (Benefit Cost Ratio), PP (Payback Period) dan Aspek Non-Finansial dianalisis secara kuantitatif menggunakan analisis SWOT. Hasilnya aspek finansial menunjukkan bahwa usaha beras merah layak dilakukan dengan NPV sebesar Rp 5.411.66 (> 0) , IRR sebesar 1,57 (> 0), dan PP pengambilan modal dari investasi memakan waktu 4 bulan 7 hari. Pengembangan umkm Beras merah menggunakan aspek non – finansial yaitu aspek pemasaran dan aspek manajemen, bertujuan untuk menilai kelayakan usaha dan menyusun pengembangan UMKM Beras Merah di kota tenggarong. Data non – finansial yang digunakan dalam penelitian adalah data yang diperoleh secara langsung dari responden dan juga melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. hasil aspek non – finansial dalam pengembangan usaha umkm Beras Merah pada diagram analisis SWOT kuadran I (SO) dengan strategi agresif, dapat dilakukan untuk mengembangkan usaha yaitu mengoptimalkan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada.
PENDAMPINGAN LEGALITAS SPP-IRT DAN HALAL PADA UMKM KRIPIK TEMPE KRENYEZZ DAN UMKM ALZA DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Miftakhur Rohmah; Suharni Milenia Wati; Anton Rahmadi; Sulistyo Prabowo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i4.2242

Abstract

Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) menghasilkan berbagai macam produk olahan pangan, namun belum memiliki legalitas izin edar seperti Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) dan Sertifikat Halal, padahal legalitas izin edar tersebut merupakan hal penting yang wajib dimiliki para pelaku usaha yang telah ditetapkan oleh Peraturan Kepala BPOM RI No. HK.031.23.04.12.2206 Tahun 2012 Tentang Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT) dan Undang-undang No. 33 Tahun 2014 mengenai Jaminan Produk Halal (JPH). Salah satu penyebab para pelaku usaha belum memiliki legalitas izin edar adalah kurangnya pengetahuan, kesadaran dan kemampuan dalam mengolah lingkungan produksi sesuai dengan standar. Penerapan CPPB-IRT dan SJPH diharapkan akan menghasilkan pangan yang aman, layak, serta terjamin mutu dan kehalalannya. Tujuan dari pengabdian ini adalah melakukan pendampingan pada UMKM Kripik Tempe Krenyezz dan UMKM ALZA memenuhi dan menerapkan standar CPPB-IRT dan SJPH. Pendampingan dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu: 1) Observasi dan wawancara, 2) Identifikasi gap pemenuhan aspek CPPB-IRT dan SJPH, 3) Pendampingan penerapan CPPB-IRT dan SJPH, 4) Penyiapan dokumen persyaratan dan pendaftaran SPP-IRT dan Sertifikat Halal. Hasil dari pengabdian ini adalah terbitnya SPP-IRT dan Sertifikat Halal, selain itu dampak yang dapat dirasakan yaitu dapat menambah kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan oleh kedua UMKM.
Study of white frangipani flower and bitter grape stem ethanol extract combination on antibacterial and antioxidant activities KRISHNA PURNAWAN CANDRA; WIJAYANTI KUSUMA WARDHANI; ANTON RAHMADI; MIFTAKHUR ROHMAH; YULIANI YULIANI
Jurnal Natural Volume 20 Number 3, October 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jn.v20i3.17175

Abstract

Frangipani flower (Plumeria acuminata) and bitter grape (Tinospora crispa L. Miers) stem extract alone shows antimicrobial and antioxidant activities. However, there is a limited report about the actions from the combination of both extracts. Combinations of ethanol extract of white frangipani flower (EFF) and ethanol extract of the bitter grape stem (EBS), each of 0, 1, 2, and 3% were tested for inhibition against Staphylococcus aureus growth and DPPH (1,1-diphenyl,2-picrylhydrazyl) free radicals. A yield of 3.17 and 2.62 g of EFF and EBS, respectively, were resulted from 100 g of dried powdered of the white frangipani flower and bitter grape stem using 200 mL of absolute ethanol. The antimicrobial test was assayed using a 10% stock solution of extract diluted in water. The combination of EFF and EBS showed a synergistic effect on antimicrobial activity, but it proved an antagonistic effect on antioxidant activity. The combination of EFF 3% and EBS 3% showed the highest inhibition index on the S. aureus growth , i.e. 2.02±0.06, which is higher than the inhibition index of Amoxycillin 2%, i.e. 1.85±0.09. The highest antioxidant activity showed by 1% EFF alone (57.5 ± 0.60%), while the lowest was from the combination of EFF 1% and EBS 3% (23.4±0.30%).  
Pengembangan Usaha melalui Pemenuhan Legalitas Usaha SPP-IRT dan Sertifikasi Halal di UMKM Mak Yie dan Bunda Resky Reyvan Ida Syamsul; Anton Rahmadi; Yulian Andriyani; Marwati Marwati; Miftakhur Rohmah; Panggulu Ahmad Ramadhani
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.568

Abstract

Keamanan pangan menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan produk yang dihasilkan tidak hanya berkualitas, tetapi juga halal. Untuk mencapai hal ini, pelaku usaha bisa menerapkan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT) serta memanfaatkan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Penelitian ini berfokus pada kegiatan pendampingan UMKM Mak Yie dan Bunda Resky Reyvan, dengan tujuan membantu mereka memperoleh legalitas usaha melalui pemenuhan persyaratan P-IRT dan Sertifikat Halal. Pendampingan dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari observasi dan wawancara, identifikasi aspek CPPB-IRT dan SJPH yang perlu diperbaiki, memberikan bimbingan agar standar dapat diterapkan dengan baik, hingga menyiapkan dokumen untuk pengajuan SPP-IRT dan sertifikat halal kategori self declare. Hasil pendampingan menunjukkan kedua UMKM berhasil memenuhi standar tersebut dan memperoleh sertifikasi yang dibutuhkan. Selain memberikan legalitas resmi bagi usaha, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran para pelaku UMKM akan pentingnya sertifikasi produk, sehingga dapat membangun kepercayaan konsumen dan meningkatkan daya saing produk di pasar yang semakin kompetitif
Penguatan Daya Saing Produk Aren Berbasis Pengemasan dan Branding pada Kelompok Dasawisma Kelurahan Lempake Nova Solina Purba; Wiwit Murdiyanto; Isran Mohamad Pakaya; Nuzlul Musdalifah; Melda Nurmaisari; Dikianur Alvianto; Panggulu Ahmad Ramadhani Utoro; Deny Sumarna; Miftakhur Rohmah; Anton Rahmadi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27404

Abstract

ABSTRAK Aren (Arenga pinnata) merupakan komoditas lokal yang berpotensi dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti gula aren, kolang-kaling, dan minuman berbasis nira. Namun, pemasarannya masih menghadapi kendala berupa kemasan yang sederhana, identitas merek yang lemah, serta pemanfaatan media digital yang belum optimal sehingga mengurangi daya saing produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok Dasawisma di Kelurahan Lempake, Kota Samarinda, dalam mengembangkan produk turunan aren melalui pelatihan pengemasan, branding, dan fotografi produk. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan aplikatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan teknis, pendampingan, evaluasi, dan monitoring. Pelatihan meliputi pemilihan kemasan, penyusunan identitas merek, desain label, teknik fotografi menggunakan telepon pintar, serta pembuatan konten promosi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghasilkan kemasan yang lebih menarik, membangun identitas produk, serta menyusun materi promosi yang lebih efektif. Program ini memperkuat kesiapan kelompok Dasawisma untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal sehingga mendukung peningkatan daya saing UMKM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Model pemberdayaan ini direkomendasikan untuk diterapkan pada kelompok masyarakat lain dengan karakteristik sumber daya lokal yang serupa. Kata Kunci: Aren, Branding, Dasawisma, Pengemasan, Produk Lokal.  ABSTRACT Sugar palm (Arenga pinnata) is an important local commodity with significant potential to be developed into value-added products, including palm sugar, palm sugar powder, sugar palm fruit (kolang-kaling), and sap-based beverages. However, these products are commonly marketed using simple packaging, weak brand identity, and limited digital promotion, resulting in low market competitiveness. This community service program aimed to strengthen the capacity of the Dasawisma group in Lempake Village, Samarinda City, through training on product packaging, branding, and product photography. The program employed a participatory and practical approach consisting of preparation, socialization, educational sessions, technical training, mentoring, evaluation, and follow-up monitoring. Training activities covered appropriate packaging selection, brand identity development, label design, smartphone-based product photography, and digital promotional content creation. The program improved participants' knowledge and practical skills in producing more attractive packaging, establishing stronger product identities, and creating effective promotional materials. Furthermore, it enhanced the readiness of the Dasawisma group to develop local resource-based enterprises, contributing to the competitiveness of micro and small enterprises and strengthening community economic empowerment. This integrated empowerment model is recommended for replication in other communities with similar local resource potential. Keywords: Sugar Palm, Branding, Dasawisma, Packaging, Local Products.