Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Effect of Various Types of Herbs on Sensory Properties and Blood Glucosa Response Adan Instant Black Rice Bernatal Saragih; M Marwati; Hadi Suprapto; Bernaulus Saragih; Maulida Rachmawati
International Journal of Science and Engineering Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Chemical Engineering Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.156 KB) | DOI: 10.12777/ijse.5.1.42-48

Abstract

Management based on the carbohydrate diet is very important to do and not to be avoided but how diet and variations of carbohydrate consumed is set mainly the source of rice that does not fast respond to an increase in blood glucose. Therefore, Evaluation of nutritional and instant rice production that is the functional food and have a low glycemic index rice sourced locally as the East Kalimantan native rice black Adan will be very beneficial for health. The aim of this research was to evaluate of the nutritional and effect of various herbal on sensory properties and blood glucose response Adan instant black rice. Adan black rice has a protein content of 8.10%, Fe 3.61 mg/1000g and 3.33 g/100g total dietary fiber and includes a group of rice with low amylose. Organoleptic value of instant rice black Adan produced the most preferred by panellists also from the addition of ginger extract and pandan leaves , water, onion tiwai, tea and last turmeric. The digestibility of starch decreased 19.04 (mg/1000g) after being a functional of instant rice black Adan. Difference in reduction of blood glucose levels in volunteers who consumed black Adan instant rice by 14.20 mg/dL, whereas the provision of a reference food (glucose) of 71.50 mg/dL, this indicates of instant rice functional black Adan provide availability of glucose in the blood longer available.
PEMANFAATAN DAUN TAHONGAI (Kleinhovia hospita L) DALAM PEMBUATAN NUGGET ITIK ALABIO SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL: UTILIZATION OF TAHONGAI LEAF (Kleinhovia hospita L) IN THE PRODUCTION OF ALABIO DUCK NUGGETS AS FUNCTIONAL FOODS Manullang, Julinda; Aswita Emmawati,; Maulida Rachmawati; Servis Simanjuntak; Rafika Toding Allo
Jurnal Peternakan Nusantara Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jpn.v9i1.7227

Abstract

This research was to determine the food quality of Alabio duck meat with the addition of tahongai leaves which contain antioxidants and can reduce cholesterol levels. This research was conducted at the Laboratory of Chemistry and Biochemistry of Agricultural Product Technology, Faculty of Agriculture, Mulawarman University and the Laboratory of Nutritional Biochemistry, Department of Animal Nutrition and Feed, Faculty of Animal Husbandry, Gajah Mada University for 2 months. The design used in this study was completely randomized design with 4 treatments and 4 replications. The variables observed were the quality of protein, fat and cholesterol. The results of the analysis showed that the average protein content (10.17%; 13.15%; 15.12%; and 16.83%), fat content (4.48%; 3.23%; 2.44; and 0.84%), cholesterol content (136.10gr; 123.587gr; 104.37gr; 92.26gr). The conclusion of this study is that tahongai leaves as a mixture of alabio duck nuggets can increase protein content and reduce fat and cholesterol levels as a functional food.
SIFAT FISIK DAN SENSORIS BUBUK ASAM JAWA YANG DIPRODUKSI MENGGUNAKAN BAHAN PENGISI PATI SINGKONG GAJAH DENGAN METODE FOAM-MAT DRYING Yunita Prasasti, Elisa; Prabowo, Sulistyo; Rachmawati, Maulida; Andriyani, Yulian
Jurnal Pengolahan Pangan Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pangan.v8i1.95

Abstract

Powder is a processed food product in the form of a fine powder, easily soluble in water, has a long shelf life and is practical. The problem that often arises in tamarind is that it has to separate the seeds and meat so that it is processed into powder. The purpose of this study was to determine the effect of adding filler concentration and foam-mat drying method on physical and sensory properties. This study is an experimental study of factorial RAL with 2 treatments and 3 replications. The first factor is the use of foam-mat drying method and without foaming, the second factor is the concentration of elephant cassava starch filler (10%, 15%, 20% and 25%). The data were analyzed using two way ANOVA and further tested using the Tukey test =5%. The results showed that the addition of cassava starch concentration as a filler and foam-mat drying method had a significant effect on water content, solubility, speed of dissolution by heating, precipitate, color test and sensory properties of tamarind powder.
SIFAT FISIK, ORGANOLEPTIK, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN RESPONS GLUKOSA KOPI TIWAI Aulia Elviranie Putri; Firsty Finora Putri; Maulida Rachmawati; Sulistyo Prabowo; Saragih, Bernatal
Jurnal Pengolahan Pangan Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pangan.v8i1.102

Abstract

Bawang tiwai (Eleutherine americana Merr) merupakan tanaman khas Kalimantan yang memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh. Dilihat dari kandungan kimianya, umbi bawang tiwai berpotensi sebagai tanaman obat multifungsi yang sangat besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan gula merah dengan bubuk kopi tiwai terhadap sifat fisik, aktivitas antioksidan dan respons glukosa pada kopi tiwai. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam, jika berpengaruh dilakukan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ), sedangkan untuk data respons glukosa dilakukan dengan Uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan gula merah dan bubuk kopi tiwai berpengaruh nyata terhadap hedonik dan mutu hedonik warna, rasa dan aroma, kadar air, kecepatan terlarut, endapan respons glukosa pada parameter detak jantung dan gula darah setelah meminum kopi tiwai. Uji sensoris hedonik warna, aroma dan rasa yang diperoleh yaitu agak suka, suka dan suka sedangkan mutu hedonik warna, aroma rasa yaitu berwarna coklat, beraroma bawang tiwai, gula merah dan kopi dan berasa bawang tiwai gula merah dan kopi. Aktivitas antioksidan yang diperoleh yaitu 99,79-198,29 ppm (kategori kuat hingga lemah). Respons glukosa pada menit ke-0 (sebelum minum) dan menit ke -15 dan menit ke-30 setelah minum kopi tiwai adalah berbeda tidak nyata, yang menunjukkan bahwa tidak adanya pengaruh minuman kopi tiwai dengan perbandingan gula merah dan kopi bubuk tiwai terhadap respons glukosa manusia dengan kondisi kesehatan normal.
Potential of frangipani flower (Plumeria sp.) as a source of antibacterial and antioxidants and its application in the pharmacological activities CANDRA, KRISHNA PURNAWAN; LESTARI, GISTI MALINDA; PRABOWO, SULISTYO; YULIANI, YULIANI; MARWATI, MARWATI; RACHMAWATI, MAULIDA
Jurnal Natural Volume 24 Number 2, June 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jn.v24i2.29356

Abstract

Frangipani (Plumeria spp.) was a flowering ornamental plant with several metabolites that can be used as traditional medicine for various diseases such as laxative, anti-itch, anti-inflammatory, diabetic, and malaria. The Frangipani flower showed antibacterial activity against E.coli, P.aeruginosa, S.aureus, C.albicans, S.pyogenes, S.typhi, B.pumilus, B.subtilis, S.dysenteriae, P.mirabilis, P.fluorescens, B.cereus, S.flexneri, and M.furfur. Frangipani flowers also have high antioxidant activity due to their significant phenol and flavonoid content. This study provided an overview of the application of Frangipani flowers for pharmaceutical purposes.
Pengaruh formula tepung komposit terigu dan tepung kacang hijau (Vigna radiata L.) terhadap nilai gizi, karakteristik fisik dan organoleptik kue ilat sapi Renti, Paskalia; Prabowo, Sulistyo; Rachmawati, Maulida; Andriyani, Yulian
Journal of Tropical AgriFood Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Department of Agricultural Products Technology, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.7.1.2025.16719.17-24

Abstract

Kue Ilat Sapi merupakan makanan tradisional khas Kalimantan timur, makanan ini berbahan baku utama terigu dan gula merah. Kue Ilat Sapi memiliki tekstur yang menyerupai kue bolu kering atau roti dan memiliki rasa manis. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari nilai gizi, serta karakteristik fisik dan organoleptik kue Ilat Sapi yang diolah dari menggunakan tepung komposit terigu (T) dan tepung kacang hijau (TKH). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan, yaitu formula tepung komposit: 200 g T (p0), 200 g T dan 25 g TKH (p1), 200 g T dan 55 g TKH (p2), serta 200 g T dan 85 g TKH (p3). Data nilai gizi dan karakteristik fisik dianalisis menggunakan Anova dilanjutkan dengan DMRT, sedangkan data organoleptik dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula tepung komposit terigu dan tepung kacang hijau berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, serta daya kembang dan karakteristik organoleptik (warna, aroma dan tekstur) kue ilat sapi. Berdasarkan karakteristik organoleptik hedonik, kue ilat sapi yang diolah menggunakan formula p1 (200 g T dan 25 g TKH) mendapatkan respons paling baik (disukai). Nilai gizi kue ilat sapi yang diperoleh adalah kadar air 12,45%, kadar abu 0,010%, kadar protein 9,72%, dan kadar lemak 0,126%.
Pengaruh Waktu Penyangraian Bawang Tiwai Terhadap, Sifat fisik, Detak Jantung dan Tekanan Darah Responden Hardianti, Siti; Sinaga, Umi Teresia; Rohmah, Miftakhur; Rachmawati, Maulida; Saragih, Bernatal
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 19 No. 2 (2024): September
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v19i2.7856

Abstract

Tiwai onion (Eleutherine americana Merr) is a medicinal plants used as an alternative treatment which is processed into herbal drinks. This study aims to determine the effect of roasting time on physical characteristics, heart rate and blood pressure in respondents. This study was arranged using a randomized block design (RBD) with 4 treatments, namely 0 minute roasting time, 5 minute, 10 minute, and 15 minute  with 3 replications. Data analysis of variance and BNT follow-up test (5% level). The results showed that the roasting time of tiwai onions on physical properties had a real influence on the insoluble components,  namely the treatment of 0 minutes and 15 minutes of roasting time. In terms of sensory properties, it has a significant effect on hedonic and hedonic quality of aroma, color, and taste with a description of the aroma of tiwai onions, blackish brown color and the taste of tiwai onions. On the blood pressure and heart rate of  respondents after drinking the roasted tiwai drink, it significa
Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Pengelolaan Hasil Pertanian: Pelatihan dan Pendampingan di Kelurahan Lempake, Kota Samarinda Sari, Kartika; Marwati, Marwati; Rachmawati, Maulida; Hamka, Hamka; Emmawati, Aswita
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.18160

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan kelompok tani di Kelurahan Lempake, Kota Samarinda, dalam mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk bernilai tambah. Kelurahan Lempake memiliki potensi besar dalam produksi hasil pertanian, yang selama ini sebagian besar hanya dimanfaatkan sebagai bahan mentah. Pengolahan hasil pertanian menjadi produk seperti olahan Singkong Thailand, klapertat singkong dan saus sambal pepaya dipilih sebagai solusi untuk mengatasi tantangan nilai jual yang rendah dan memperluas peluang pasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, penyampaian materi, dan pelatihan teknis dan pendampingan. Pada tahap awal, dilakukan survei untuk mengetahui persepsi dan kebutuhan kelompok tani terkait pengolahan hasil pertanian. Sesi materi mencakup penjelasan mengenai pentingnya pengolahan hasil pertanian, tantangan yang dihadapi, strategi memulai usaha, legalitas, dan pemasaran. Pelatihan teknis dan pendampingan dilakukan secara partisipatif, dan peserta dilibatkan secara aktif dalam proses pembuatan produk olahan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 100% peserta tertarik mengikuti pelatihan dan menyatakan pentingnya pengolahan hasil pertanian untuk meningkatkan nilai jual. Setelah pelatihan dan pendampingan, peserta mampu memahami proses pengolahan, pengemasan, dan strategi pemasaran yang relevan untuk pengembangan usaha. Kegiatan ini berhasil memberikan keterampilan praktis kepada kelompok tani, sekaligus membuka peluang usaha berbasis komoditas lokal yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Strategi pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengolahan unggulan mangrove dan ikan lokal Palupi, Nurul Puspita; Utoro, Panggulu Ahmad Ramadhani; Hardi, Esti Handayani; Susmiyati, Haris Retno; Diana, Rita; Andriyani, Yulian; Rachmawati, Maulida; Marwati; Banin, Maghfirotin Marta
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v8i1.22544

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kesadaran warga Desa Muara Badak Ulu dalam memanfaatkan buah mangrove dan ikan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 30 November 2022 dan diikuti oleh 30 peserta, termasuk anggota PKK, Dasawisma, serta pelaku usaha lokal (UMKM). Melalui ceramah, diskusi, dan pendekatan Participatory Action Research (PAR), peserta dilatih dalam mengolah sambal bajak dari buah mangrove pidada, abon dan nugget ikan bandeng, serta es krim berbahan sirup mangrove. Selain itu, pelatihan pengemasan, pelabelan, dan fotografi produk juga diberikan untuk meningkatkan daya saing produk. Keberhasilan program ini diukur melalui tiga indikator. Pertama, seluruh peserta berhasil memproduksi empat jenis olahan dengan tingkat keberhasilan 100%. Kedua, peserta mampu menerapkan teknik pengemasan dan pelabelan yang sesuai. Ketiga, mereka berhasil mengambil foto produk dengan teknik yang baik. Ke depan, pendampingan akan difokuskan pada pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) guna memperluas pemasaran. Pelatihan pemasaran digital melalui media sosial, dengan target peningkatan penjualan 30% dalam enam bulan, serta inovasi varian rasa dan kemasan, akan semakin meningkatkan daya saing produk dan keberlanjutan usaha masyarakat.
Pelatihan Olahan Produk Berbasis Ikan di Ekosistem Mangrove: Upaya Peningkatan Nilai Ekonomi Utoro, Panggulu Ahmad Ramadhani; Andriyani, Yulian; Rachmawati, Maulida; Palupi, Nurul Puspita; Hardi, Esti Handayani
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v4i2.4225

Abstract

Desa Tengin Baru dan Bumi Harapan memiliki potensi besar sebagai desa strategis pendukung perekonomian Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Salah satu sumber daya utama yang dapat dimanfaatkan adalah ekosistem mangrove, yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan serta mendukung sektor perikanan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengolahan hasil perikanan dari ekosistem mangrove, desain kemasan dan pelabelan, serta teknik fotografi produk guna meningkatkan nilai ekonomi produk. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait aturan pelabelan, diversifikasi produk berbasis perikanan, serta keterampilan fotografi produk. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah hasil perikanan secara inovatif dan berkelanjutan. Disarankan agar program lanjutan mencakup aspek legalitas, perizinan, serta strategi pemasaran untuk keberlanjutan ekonomi masyarakat setempat.